Are You Human?

Are You Human? (너도 인간이니)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

너도 인간이니ㅡKBS' Are You Human Too E05-E06 180611 HDTV H264-NEXT
A Commentary by Artha Regina
IDFL™ SubsCrew || i died everytime the robot nam shin winks. Wellpp!!

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2018-06-11
Downloads: 47
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sudah kuduga.

Beginilah akhirnya.

Bagus!

So Bong! Bagus!

Bagus!

Wasit! Head butting!

Dia menyundul kepalanya! Wasit!

Dia tidak bisa lihat!/ Berhenti curang.

Kau.

Dia mencolok matanya!

Dia tidak bisa lihat!

Hentikan pertandingannya! Wasit! Hentikan pertandingannya!

Dia tidak bisa lihat! Wasit!

Dia tidak bisa lihat! Hentikan pertandingannya!

So Bong!

Jangan!

Mau apa kau? So Bong./ Lepas.

Lepaskan aku!

So Bong. Kau butuh dokter.

Bajingan!

Bajingan.

Bajingan! Brengsek kau.

[Kang So Bong Dikeluarkan Secara Permanen Dari DFC]

Kenapa kau baca ini?

Mereka tidak akan pernah bisa mengeluarkanmu.

Takkan bisa.

Menurut pihak persatuan DFC aku yang salah.

Menurut mereka wasit tidak salah.

Semua bajingan itu sekongkol.

Pelatih, wasit, dan ketua persatuan.

Akan Ayah tuntut mereka semua karena suap...

...dan Ayah akan mengurus semuanya. Mereka pasti akan berlutut sama Ayah.

Hentikan.

Kau tahu kuatnya tinju Ayah, 'kan?

Jika hukum tidak berfungsi, maka Ayah yang akan...

Hentikan, kubilang!

So Bong.

Memang apa yang bisa dilakukan tangan kosong Ayah?

Tangan Ayah saja tak sekuat uang. Jadi apa gunanya?

Ayah tidak lihat kakiku patah?

Ayah tak lihat kalau hidupku ini sudah berakhir?

Aku takkan bisa masuk ke ring lagi.

Semuanya sudah berakhir!

Kehidupan Kang So Bong. Game over.

Lagipula hidupku sudah hancur. Cari uang pun susah.

Kau selama ini menjual fotoku, bukan?

Foto-foto yang terpampang di Internet juga dari kau, 'kan?

Anda salah paham. Ini tidak adil.

Jika aku ketahuan, aku selalu pura-pura tak tahu...

Beraninya kau bohong padaku?

...dan rela menerima pukulan.

Tapi apa yang kau lakukan ini, Kang So Bong?

Jaga dirimu sendiri saja, kau tak bisa.

Kenapa kau selalu ikut campur?

Baguslah.

Kau memang pantas mati.

Tapi... ini tidak adil.

Aku takut, Ayah.

Ayah.

Selamat tinggal.

Jangan salah paham.

Itu pasti suara detak jantungmu.

Aku tidak punya jantung.

Direktur Nam.

Anda baik-baik saja?

Ini dimana?

Kenapa aku menggendongmu?

Apa?

Direktur Nam.

Direktur Nam.

Tolong! Ada orang?

Disini! Tolong bantu!

Direktur Nam...

Jangan biarkan mereka menyentuhnya.

Aku akan cari cara.

Oppa!

Oppa kenapa? Apa dia terluka?

Minggir.

Jangan sentuh dia.

Kenapa Anda ini? Kami harus mengecek kondisi dia.

Dia baik-baik saja, jadi hentikan.

Dasar orang ini. Kalau dia mati, bagaimana?

Ini tanggung jawabku!

Cepat ke RS! Cepat!

Kenapa mobil itu?

Dasar gila.

Hei sialan. Kau tidak tahu kami lagi bawa pasien?

Maaf. Soalnya, ada mobil yang tiba-tiba melabas.

Kenapa dia?/ Hentikan dia.

Kalian ini...

Apa yang kau lakukan?

Kau sudah gila? Kau ini menculik pasien.

Aku akan bertanggung jawab penuh. Aku minta maaf.

Anda bisa memperbaikinya?/ Akan kuusahakan.

Menepilah dulu.

[Kebakaran di Acara Resepsi PK, Nam Shin Menyelamatkan Nyawa]

Apa? Dia berlari ke dalam gedung yang kebakaran?

Shin?/ Ya.

Artikel sudah menjulukinya pahlawan.

Seolah-olah karena dia, tidak ada orang yang meninggal.

Pahlawan? Apaan.

Si bocah egois, berhati dingin, menyelamatkan seseorang?

Ye Na aman, 'kan?

Ya.

Dia ada di UGD bersama korban lain.

Dari siapa itu?/ Dari Ceko.

Dia bahkan tidak bisa kerja yang becus.

Angkatlah.

Ya.

Dia ditabrak truk.

Jadi mana mungkin dia bisa ke Seoul dalam keadaan sehat?

Kenapa kau tanya itu padaku?

Apa yang ingin kau katakan?

Berkas perkara dan rekam medis menghilang.

Aku tahu dari paramedis.

Kalau ada yang kutemukan, akan kuhubungi kau.

Hujan turun.

Kau pasti merasa sesak, 'kan?

Hiruplah udara segar ini.

Dia seperti orang yang sangat berbeda.

Begitu kami keluar, dia bertanya...,

"Ini dimana?"

"Kenapa aku menggendongmu?"

Serius aku.

Aku tahu.

Aku bersyukur dia menyelamatkan nyawaku...,

...tapi menurutku ini aneh saja.

Kau 'kan juga lihat Direktur Nam menggendongku keluar.

Kau lagi? Kembalikan ponselku.

Intinya dia menyelamatkanmu, bukan menggendongmu.

Kenapa kau terus menekankan dia menggendongmu?

Yang bisa kupikirkan dia menggendongku...,

...tapi bukan itu maksudku.

Kenapa? Apa kau akan terus bicara omong kosong kalau dia berbeda atau aneh?

Ayah.

Ayah khawatir kalau kau kenapa-kenapa.

Maaf karena membuat Ayah khawatir..

Ayah tadi ada lihat Shin Oppa?

Dia kelihatannya terluka parah...,

...tapi dia belum sampai disini.

Shin?

Putri Ayah pasti khawatir.

Caritahu dimana dia.

Ya./ Aku juga ikut.

Terlalu sesak disini.

Baiklah, ayo.

Ayahnya baik dan lembut.

Ayah dia baik sekali.

So Bong, kau baik-baik saja?

Ayah.

Aigoo! Lihatlah kau ini!

Apa kau itu jadi tukang kurir briket batu bara atau apa?

Kenapa?

Kenapa tidak sekalian mati saja?

Kenapa tidak sekalian mati saja?

Kenapa aku dipukul?

Jadi mereka menghalangi ambulans kalian dan membawanya pergi?

Ya. Aku baru kali ini merasakan kejadian ini.

Dia tidak mau membiarkan kami menyentuh pasien...

...dan dia menculik pasien tepat di depan rumah sakit.

Apa dia ada bilang mereka mau kemana?

Tidak. Wali-nya bilang dia akan bertanggung jawab...

...selain itu, dia tak ada bilang apa-apa lagi.

Aku harus mengurus pasien lain. Permisi.

Ye Na.

Mobilnya sudah disini, jadi pulanglah dulu.

Tidak.

Aku takut kalau ada apa-apa sama Shin Oppa.

Kaulah yang paling utama bagi Ayah daripada Shin.

Pulanglah. Percayalah pada Ayah, dan tunggulah kabar dari Ayah.

Pak Park./ Ya.

Ayo.

Ya?

Kau dimana sekarang?

Kau lagi sama Direktur Nam?

Ya. Dia sedang dioperasi karena cedera punggungnya.

Tapi kata orang 119 tadi, ada yang aneh.

Shin kaubawa kemana?

Rumah sakit.

Kalau operasi sudah selesai, akan kukabari Anda.

Ketua tadi bilang, dia mau pergi.

Apa kau tidak peduli jika aku memberitahunya apa yang kau lakukan?

Di rumah sakit mana kau?

Rumah Sakit PK.

Anda...

Direktur Eksekutif Seo akan menuju rumah sakit.

Pasti ada yang aneh.

Aku harus segera mencari tahunya.

Berangkat.

Apa ada korban kecelakaan kebakaran hari ini yang dioperasi...

Ya.

Baiklah.

Katanya, tak ada jadwal operasi satu pun hari ini.

Sudah kuduga.

Ji Young Hoon. Apa yang kau lakukan tanpa sepengetahuanku?

Hubungi Ketua sekarang.

Halo.

Direktur Nam masih dioperasi.

Jika Anda mau menunggu, aku...

Mau apa Anda?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left