The first 200 lines.
Kota pelabuhan Revere... tempatku berhenti dalam perjalanan dengan Akari.
Di pantai yang lepas itu,
terdapat kabut tebal yang berisi salah satu dari empat bencana besar,
yaitu "Penjara Berkabut".
Aku mengurung Akari di "Penjara Berkabut" itu.
Dan mencoba untuk membunuhnya.
Tapi, Akari menggunakan konsep murni "Waktu",
dan kembali dengan mudahnya.
Mamama-ma...
= SHOKEI SHOUJO NO IKIRU MICHI=
= Episode 8 Ramuan =
Indahnya!
Akari, jangan melihat ke belakang begitu.
Aku dulu,
aku ingat ketika aku hampir tenggelam.
Menou-chan, kau pernah jatuh ke laut?
Saat aku masih kecil, di kota ini.
Di Revere? Aku baru dengar itu.
Aku yakin saat tenggelam Menou-chan terlihat lucu.
Dasar kau ini.
Ada yang lain?
Aku belajar bahwa master adalah algojo yang membunuh orang dunia lain,
adalah di kota ini.
Tidak ada yang spesial.
Itu sudah lama sekali.
Akhirnya aku menemukanmu, Flare.
Ramai sekali!
Bukan hanya turis saja,
bahkan penduduk setempat juga datang kemari.
Mungkin kota ini,
adalah kota yang tersibuk.
Oh, ikan dan buah...
Apa itu?
Sebuah konduktor.
Konduktor?
Item yang berfungsi sebagai media sihir,
sepertinya digali dari reruntuhan kuno.
Di kota-kota yang berbatasan dengan wilayah yang belum dijelajahi...
Di toko ini...
Akari?
Terima kasih.
Kau ini, padahal baru saja bertanya...
Ini, Menou-chan.
Bukalah mulutmu...
Teiya, teiya, teiya...
Apa ini? Enak sekali!
Itu semangka.
Oh, semangka?
Rasanya sedikit berbeda dari semangka yang pernah aku makan.
Tidak, tapi rasanya memang seperti semangka.
Semangka seperti apa yang pernah Akari makan?
Kalau itu...
- Pada dasarnya bewarna merah, ada juga yang kuning.
- Pada dasarnya bewarna merah, ada juga yang kuning. - Pria itu jalannya seperti dibuat-buat.
Pria itu jalannya seperti dibuat-buat.
- Bijinya menyebar jadi tidak ganggu saat di makan. - Pria itu jalannya seperti dibuat-buat.
Bijinya menyebar jadi tidak ganggu saat di makan.
Sangat mencolok sampai aku menyadarinya. - Bijinya menyebar jadi tidak ganggu saat di makan.
Bijinya menyebar jadi tidak ganggu saat di makan.
Apa ini, Menou-chan?
Apa ini, Menou-chan?
Semuanya, tenang!
Menunduklah.
Kenapa terjadi di tempat seperti ini...
Akari, pegang ini.
Menou-chan, kenapa harus aku?
Berhenti.
Seperti yang di harapkan dari murid "Kagerou",
sangat menarik.
M-Menou-chan, maafkan aku...
Kalian Faust, 'kan?
Ini adalah sambutan yang luar biasa.
Apa motif kalian?
Tentu saja kami ingin menyingkirkanmu, Flare.
Jadi kau tidak mengincar Akari, ya.
Bagaimana kau tahu siapa aku?
Seorang rekan yang bekerja di Grizarica,
memiliki informasi bahwa kau akan mengganggu.
Sejak saat itu, aku telah membuntutimu.
Teroris di kereta itu juga bukanlah sebuah kebetulan, ya?
Mereka juga bagian dari Faust?
Setelah kau berkata seperti itu semuanya semakin jelas.
Gerakan amatir...
Kurang ajar, apa kau tidak sadar posisimu sekarang?
Kau sendiri juga tidak tahu, 'kan?
Si bodoh itu adalah umpan.
Apa?
Uwah!
Mati kau!
Sialan!
Beres juga.
Kau hebat, Menou-chan.
Hei! Dimana bajingan itu?
Akhirnya, para ksatria datang.
Wah, aku sangat terkejut.
Kalau tidak salah dia memang ingin menyerang,
tapi tidak kusangka terjadi secepat itu.
Dia adalah Flare.
Mereka memanggilnya Menou-chan.
Cantik dan kuat... Ini buruk...
Tolong yang ini.
Orang-orang itu,
aku yakin mereka tidak akan tutup mulut.
Lalu...
Pria itulah yang berbicara buruk tentang ibumu di pertemuan.
Hei, ada apa?
Apa yang akan kau lakukan setelah ini, Menou-chan?
Apa ya...
Aku mendapat panggilan dari gereja malam ini.
Apa itu?
Akari tunggu di sini.
Apa yang terjadi?
Mereka tiba-tiba berubah jadi monster.
Monster?
Lezatnya.
Masuklah.
Permisi.
Kau pasti Menou, 'kan?
Benar, pendeta Sisilia.
Sebuah kehormatan bisa bertemu.
Tidak perlu menyanjung.
Padahal sebelumnya,
aku dengar kau memiliki reputasi yang bagus.
Benar.
Seorang algojo dengan orang dunia lain,
aku tidak bisa mentoleransi tindakanmu itu.
Itu adalah situasi yang tak terhindarkan.
Dan setelah itu,
segala macam hal yang membingungkan terjadi...
Ya, tapi pertama-tama...
Mari kita bicara tentang,
hal yang tak terduga pada pihak kita.
Formulir permohonan biaya perjalanan yang kau kirimkan.
"Bagaimana cara menghadapi orang dunia lain yang menemani kita?"
poin terpentingnya belum diputuskan.
Itu...
Kau tidak benar-benar akan membawanya ke Tanah Suci, bukan?
Tidak ada yang namanya tempat untuk melindungi orang dari dunia lain.
Aku akan terus mencari cara untuk membunuhnya!
Pasti akan kutemukan sebelum sampai ke tanah suci.
Dengan janji yang tidak pasti seperti itu,
"Tolong beri aku uang untuk melanjutkan perjalanan?"
Aku harap kau tidak bercanda.
Tetapi,
akan ada kompensasi jika kau mau bekerja sama denganku.
Ini bukanlah hal yang tidak mungkin.
Begitu ya, seperti biasanya.
Apa yang harus aku selidiki?
"Ramuan Penyihir"?
Ya.
Tertulis "Obat Iblis" dan "Ramuan Penyihir".
Itu adalah obat yang bisa membuat halusinasi.
Kudengar itu ada di seluruh kota.
Ini contohnya.
Reaksi konduktif ini,
bukankah itu sihir dosa asal?
Itulah maksudku.
Ketika mengaktifkan sihir dosa asal.
Pada umumnya,
ini akan mengambil tubuh manusia pikiran manusia dan jiwa manusia.
Dengan kata lain...
Ada orang yang dikorbankan.
Sungguh memalukan.
Iya.
Tapi, hal yang aneh adalah...
Orang yang hilang di kota ini sangatlah sedikit.
Mungkin mereka belum mengajukan laporan orang hilang?
Ada lebih banyak hal aneh yang terjadi.
Sebenarnya, aku diserang oleh Faust tadi...
Benarkah?
Setelah tertangkap mereka berubah menjadi monster.
Menurut pendeta Sisilia,
sepertinya ramuan penyihir ini ada hubungannya dengan itu.
Kenapa kalian berteman?
Bagaimanapun, kita harus memeriksanya.
Demi biaya perjalanan.
Bisakah kau menjelajahi saluran distribusi?
Baik.
Jika itu akan memudahkan Senior.
Aku akan melakukan apapun untukmu.
Menyadari bahwa kau bepergian dengan wanita itu,
benar-benar menjengkelkan...
Terima kasih, Momo.
Aku ingin lebih di manja...
- Sementara kau menyelidikinya. - Aku ingin lebih di manja...
Aku akan menyerang dari arah lain.
A-Aku tidak bisa melihat.
Kau ini.
Kau ini.
Zaba...
Bulbulbul...
Selamat pagi, Menou-chan.
Ah tidak, kau menghindariku.
Akari, kau ingin membuatku remuk dengan berat badanmu itu?
Jahatnya!
Karena kau tidak kunjung bangun,
aku hanya ingin membangunkanmu!
Kau bisa bangunkan aku dengan cara yang lebih baik.
Ehe... Aku sangat bersemangat karenamu jadi tidak bisa menahannya...
S-A-K-I-T!
No comments yet. Be the first to leave one.