The first 200 lines.
"Episode 53"
Aku bahagia sekali.
Aku tidak percaya kamu memasak untukku.
Aku juga bahagia.
Siapa itu?
Itu ibu dan kakak iparku.
Apa?
Kita harus bagaimana?
Aku belum siap bertemu mereka.
Astaga.
Kenapa dia tidak membuka pintu? Apa dia tidak di rumah?
Apa dia mengubah kode sandinya?
Apa tidak bisa?
Ibu sudah bilang akan datang. Dia pergi ke mana?
Kamu ada di rumah.
Kenapa lama sekali?
Kenapa Ibu datang tiba-tiba?
Maaf, Kyung Shin.
Kalian bisa datang lain kali saja?
Aku harus segera pergi.
Kami membawakan lauk untukmu.
Kami akan pergi setelah menaruh ini di kulkas.
- Ibu. - Ada apa denganmu?
Masuklah.
- Ayo. - Ibu.
Siapa yang memasak?
Aku yang memasak. Siapa lagi?
Kamu?
Tapi tampaknya wanita yang memasak makanan ini.
Astaga, aku juga pintar memasak. Aku tinggal sendiri bertahun-tahun.
Kenapa kamu memasak banyak sekali untuk sendiri?
Selera makanku besar belakangan ini karena cuaca dingin.
Kamu minum kopi dengan siapa?
Aku minum sendiri.
Kamu memakai dua cangkir yang warnanya berbeda.
Aku tidak memakai kembali cangkir yang sudah kupakai.
Astaga, Bu. Ibu tidak perlu membawakan lauk untukku.
Aku bisa memasak sendiri.
Astaga.
Terima kasih untuk ini.
Kami membawakan lauk untukmu.
Kami akan pergi setelah memasukkan ini ke kulkas.
Apa kamu benar-benar sendirian?
Kenapa kamu lama sekali membuka pintunya?
Aku sedang di kamar mandi. Aku segera keluar tadi.
Bukankah kalian mau pergi? Aku harus pergi sekarang.
Saat sedang memasak?
Aku terlambat, jadi, aku hendak meneruskan setelah pulang.
Apa itu ruang pemanas?
Apa?
Tidak, itu tempat unit AC disimpan.
Bu, sudahlah. Ibu tidak bisa masuk ke sana.
Kenapa tidak?
Kenapa dia menelepon?
Halo?
Kamu di mana sekarang?
Kita harus makan malam dengan Presdir Jung. Kamu lupa?
Astaga. Aku benar-benar lupa.
Apa kamu bodoh?
Kemarilah sekarang juga!
Baiklah, aku akan segera ke sana.
Astaga, Ibu pelupa sekali.
Ibu lupa kami mau makan malam dengan Presdir Jung dan istrinya.
Ayo kita pulang.
- Dia marah sekali. Ayo pergi. - Baiklah.
Sampai jumpa, Bu. Terima kasih, Kyung Shin.
Astaga, mereka mengejutkanku.
Ji Young.
Ji Young.
Astaga, mereka sudah pergi.
Astaga.
Apa kamu terkejut? Lihat, kamu berkeringat.
Maaf tentang ibuku.
Seperti yang sudah kamu lihat, dia keras kepala sekali.
Tidak apa-apa. Aku yang mau minta maaf.
Seharusnya aku memperkenalkan diriku dengan percaya diri kepadanya.
Tapi kekuranganku banyak sekali.
Ji Young, kamu berjanji untuk tidak berpikir begitu.
Percayalah padaku.
Kita tidak perlu buru-buru memperkenalkanmu kepada orang tuaku.
Katakan padaku saat kamu sudah siap.
Keringatmu banyak sekali.
Apa kamu mau mandi?
Bukankah tampaknya seseorang ada di sana?
Ya.
Apa dia punya pacar?
Kudengar dia berpacaran dengan seseorang.
Benarkah? Kamu tahu?
Lalu kenapa kamu diam saja?
Aku terlalu kaget tadi.
Seharusnya aku melihat siapa pacarnya.
Kenapa kamu lama sekali? Kita terlambat.
- Ambilkan pakaianku! - Baiklah.
Astaga.
Kamu tampak manis memakai bajuku.
Makanannya enak.
Kamu bahkan pintar memasak.
Terima kasih atas pujianmu.
Kamu mau minum di sofa?
Manis sekali.
Aku?
Anggurnya.
Astaga.
Setelah minum anggur, aku agak mengantuk.
Jika begitu, menginaplah.
Aku sangat mengantuk.
Kemari.
Kemarilah.
Bagus.
Tidurlah.
Sebaiknya aku pergi sekarang. Ini sudah terlalu larut.
Aku tidak bisa tidur di sini selagi Jenny ada di rumahku.
Lain kali.
Kamu benar.
Ayo pergi. Aku akan mengantarmu pulang.
Kurasa Sang Hyuk takut memperkenalkan kita dengan pacarnya.
Kita tidak begitu baik terhadap Min Kyung.
Kenapa kalian tidak menemuinya lebih dahulu?
Kyung Shin juga mengatakan hal yang sama.
Dia mungkin merasa terbebani saat bertemu kalian,
jadi, dia bilang sebaiknya kami menemuinya dahulu.
Benar.
Dia berpacaran dengan gadis macam apa?
Kenapa dia tidak bisa memperkenalkannya kepada kita saja?
Bagaimana jika pacarnya manja seperti mantan istrinya?
Itulah sebabnya aku meminta mereka menemuinya sebelum bertemu kita.
Kita tidak akan perlu menemuinya jika ternyata dia tidak cukup baik.
Baiklah, Bu.
Kami akan memberi tahu Ibu setelah kami menemuinya.
Cepat telepon dia.
Astaga. Baiklah.
Astaga.
Ini aku. Apa kamu sibuk?
Aku tertawa mendengar lelucon Kyung Shin.
Dia pikir Hye Rim hamil bayimu.
Apa? Apa maksudmu?
Kurasa kamu belum tahu.
Hye Rim hamil.
Dia memberitahuku
bahwa dia akan hamil dengan donasi sperma.
Kurasa dia benar-benar melakukannya.
Ya, ternyata begitu.
Kyung Shin berpikir dia berhubungan semalam denganmu.
- Bukan begitu, bukan? - Tentu tidak.
Jika begitu, kurasa Hye Rim bukan pacarmu.
Tentu saja. Kenapa aku mau berpacaran dengan Hye Rim?
Kapan kamu akan memperkenalkan kami dengan pacarmu?
Bagaimana jika kita berempat bertemu dan makan malam?
Kamu bisa menemui mereka lain kali jika kamu tidak mau.
Tidak apa-apa. Aku akan menemui mereka.
Benarkah? Kamu tidak keberatan?
Ya.
Aku sudah bersikap tidak sopan saat ibu dan kakak iparmu
berkunjung ke rumahmu.
Kurasa tidak baik jika aku terus menghindari mereka.
Itu bagus.
Sebenarnya aku mau memperkenalkanmu dengan keluargaku secepat mungkin.
Kapan sebaiknya kita menemui mereka?
Masuklah.
Hye Rim, kamu sangat hebat.
Aku tidak percaya kamu melakukannya.
Apa rumornya sudah menyebar seluas itu?
Hei, mereka bahkan bertanya apa kamu hamil bayiku.
Seharusnya kamu menyuruh mereka berhenti bicara omong kosong.
Selamat.
Kamu selalu melaksanakan apa yang kamu pikirkan.
Aku cemas karena rasanya kamu memilih jalan yang sulit.
Tapi aku juga menghormatimu karena memegang kepercayaanmu.
Kami makan siang dengan Hyun Joon dan Kyung Shin akhir pekan ini.
Hei, aku sangat ingin tahu siapa pacarmu.
Kurasa sebaiknya kamu tidak memberitahunya.
Kenapa tidak?
Aku bertemu dengannya sebagai dokter kandungan. Dia akan tidak nyaman.
Dia akan kuperkenalkan setelah kita bertemu Hyun Joon dan Kyung Shin.
Baiklah.
Astaga, makanmu banyak sekali.
Apa kamu tidak mual-mual di pagi hari?
Banyak wanita kesulitan makan begitu mereka hamil.
Hei, makanku banyak sekali.
Astaga, syukurlah.
Sang Hyuk, kamu suka buah apa?
Aku?
Aku suka anggur dan melon. Kenapa?
Aku hanya penasaran.
Kenapa aku merasa mual belakangan ini?
Apa aku menyantap makanan busuk?
Masuklah.
Kamu ingin menemuiku?
Aku bicara dengan temanku yang punya agensi tentang Jenny.
Dia memintanya datang audisi minggu ini.
Benarkah?
Aku ada audisi minggu ini.
Astaga, Jenny! Selamat!
Ji Young, aku akan berlatih keras dan memastikan aku lulus.
Tolong sampaikan terima kasihku kepada Pak Shin.
- Bong Kyu, aku mau latihan. - Baiklah. Akan kunyalakan musiknya.
"Aku akan menatap"
"Tepat ke matamu"
"Aku akan terus menyentuhmu"
"Kamu satu-satunya kekasihku"
No comments yet. Be the first to leave one.