The first 200 lines.
Blackberry! Aku punya blackberry!
Untuk masa kanak-kanak, hari Sabtu ---bebas dari sekolah---
umumnya kebiasaan-kebiasaan tak berubah---
apakah itu di kota, desa, jalan utama, atau di jalan-jalan vital itu,
jalan-jalan ramai yang mana itu Brooklyn beberapa dekade yang lalu.
Ini akan jadi yang terakhir sekarang, Francie.
Ini saja, bu? Bisa kami pergi sekarang?
Jangan keras-keras, Neeley. Kau mau buat ayahmu terbangun?
Ya ampun, Francie, kau belum selesai dengan piring-piring itu?
Dia akan sebentar lagi.
Ibu harap kalian seingin sekali
sekolah tiap pagi seperti kalian di hari Sabtu.
Ayah kemalaman semalam.
Ya, ibu sudah tidur lelap waktu dia datang, ibu rasa.
Ayah bilang bila orang-orang tak bicara begitu banyak saat makan malam,
para pelayan bisa habiskan lebih banyak waktu sama keluarga mereka.
Itu tak banyak buat sebuah pekerjaan, ibu rasa.
Klub-klub makan malam itu tak beri tip banyak.
Ini saja, bu?
Ya, ya. Pergilah. Ibu yang keringkan.
Kau sepertinya tak suka cuci banyak seminggu ini.
Beberapa hari ini,
Mrs. Gaddis hendak buang pengering cucian lamanya.
Carney akan bayar kami banyak buat tembaga bagian bawah dari pengering itu.
Dia takkan membayarmu lebih dari yang dia haruskan.
- Kau perhatikan dia dengan timbangan itu sekarang. - Ya, bu.
Orang tua harusnya punya hari yang seperti hari Sabtu buat anak-anak. Pergilah.
Mungkin bila ibu mulai dari koridor di bawah ini
untuk menggosoknya hingga ke atas hari ini,
itu bisa mendatangkan sesuatu yang spesial buat ibu.
- Awasi baik-baik dia, Francie. - Ayo!
Ya, bu!
Pakaian usang! Besi tua! Pakaian usang! Besi tua!
Pakaian usang! Besi tua!
Mereka melakukannya dengan baik hari ini. Ayo.
Naik! 89th Street!
Neeley!
Naik! 89th Street!
Dasar pemulung!
Ayo.
Sekarang, dengar. Beradalah di sisi sama seperti dia waktu dia menimbangnya
agar dia bisa menjangkaunya.
Dan jangan lupa untuk berada di sana setelah dia membayarmu.
Kau lupa itu terakhir kali, dan satu sen itu satu sen, kan?
Aku rasa aku tahu itu.
Baiklah, kalau begitu.
- Tiga sen. - Ini barang nilainya lebih dari itu.
Diam! Aku yang bilang berapa barang-barang itu nilainya di sini.
Berikutnya siapa?
Halo, gadis kecil. Ayo.
Diam! Diam!
Kau mengumpulkannya dengan baik. Sembilan sen.
Tiga, lima, sembilan.
Ini, satu sen tambahan
karena kau mengagumkan, gadis kecil.
Itu lebih baik. Aku sungguh berharap Carney suka dengan pencuri laki.
Sembilan dan satu sen tambahanku.
- 39! - Itu pensil!
Kasih aku satu.
- 26. - Penghapus pena.
Ada yang kau inginkan, gadis kecil?
Aku hanya lihat-lihat, terima kasih. Aku punya hak.
Aku punya uang.
Menginjak yang retak, mematahkan tulang belakang ibumu.
Tremnya datang! Lekas menyingkir!
Neeley. Neeley, kita harus pulang!
Pergilah!
Kata ibu.
- Kata ibu! - Kata ibu!
Aku akan kalahkanmu!
Tidak, kau takkan!
Astaga. Ini sudah selambat itu?
Ibu rasa ibu akan lewati tangga ini sampai nanti.
- Empat sen, bu. - Itu bagus sekali.
Buang air embernya, Neeley.
Bu, boleh aku...
Tidak. Buang air embernya lalu bawa embernya.
Hari ini harinya penagih asuransi
dan ibu jelas tak ingin dia pergoki ibu terlihat seperti ini.
Panas, kan?
Ya, tapi Natal akan tiba sebelum kau mengetahuinya.
Aku sudah punya cukup masalah dengan tidak khawatirkan hal itu.
Bagaimana adikmu hari ini, Henny?
Buruk, terima kasih.
Halo, Flossie, sayang.
Halo, Mrs. Nolan. Anda tak perhatikan sesuatu?
Kau kelihatannya merasa lebih baikan,
jauh lebih baikan. Benar, kan, Francie?
Tidak, aku tidak! Aku tidak!
Panaskan kopinya selagi ibu dandan.
Tepat di sana. Itulah yang harusnya dilakukan.
- Bu? - Ya, Neeley?
Bu, bila ada sebuah aturan akan sesuatu,
itu bukan berarti ibu tak bisa langgar sesuatu lagi sesekali waktu.
Neeley, kau tak boleh ambil uang-uang satu sen itu buat beli kerucut es krim.
Itu akan disimpan di bank, seperti biasanya. Bawa itu kemari, Neeley.
Separuh dari yang kita punya disimpan di bank itu.
Seperti itu yang dilakukan dan seperti itulah yang harus dilakukan sekarang.
Masukkan ke dalam sana.
Aku yakin kita punya sekitar $100 di bank tua itu sekarang.
90 lebih tepatnya.
Bu! Bu, mereka tebang pohonnya!
Oh, sayang sekali.
Itu indah di sana karena burung-burung hinggap di sana kadang kala.
Ayah sayang pohon itu.
Oh, berhentilah menyayangkannya. Itu berada di jalan untuk mencuci.
Pohon tak hasilkan satu sen pun di bank.
Itu Mr. Barker.
Keluarkan cangkir bagusnya, lepek, dan kasih tisu.
Dan, Francie, kau boleh tetap di kamar,
bila kau mau, selagi Mr. Barker di sini.
Apa kabar, Mr. Barker?
Apa kabar, Francie?
Ibu sementara tertahan, tapi akan menemuimu segera.
- Halo, Neeley. - Halo.
Francie, kau punya tata krama seperti di buku.
Dan tamu atau tak ada tamu,
Mrs. Nolan selalu seperti wanita terhormat.
Kau harusnya temui sejumlah saudaraku,
bahkan wanita dengan suaminya itu bekerja terus-menerus.
Kau tak mau masuk ke ruang tamu untuk minum secangkir kopi?
Itu aku mau. Dan keramahanmu itu baik sekali, Mrs. Nolan.
Suaminya Gentry masuk penjara lagi.
Oh, kasihan.
Tapi dia akan lanjutkan bayar asuransinya, meski begitu.
Dan ini kewajiban kami. 10 sen buatku, 10 sen buat Mr. Nolan,
lima sen buat masing-masing anak.
Dan kau takkan pernah menyesalinya, Mrs. Nolan.
Pemakaman layak buat setiap anggota keluarga, semoga itu tak terjadi.
Dan sekarang tanda terima mingguanmu, Mrs. Nolan.
Sekarang ada salah satu pihak tidak jauh dari sini,
aku tak mau bilang itu siapa, yang tidak dapat tanda terima minggu ini.
Dan tanpa sebutkan nama, aku akan bilang
itu keluarga yang telah malaikat kematian
tandai dalam daftar undangannya. Semoga itu tak terjadi.
Henny bilang adiknya berada di ambang kematian.
Neeley!
Itu berarti pemakaman tak layak, kemungkinan besar.
Dan terima kasih, Francie.
Itulah yang orang-orang terima.
Membuang uang berharga untuk belikan dia pakaian daripada asuransi.
Pakaian itu akan hidup lebih lama daripada dia.
Semua tergantung pada apa yang orang tuanya pikir itu penting.
Tapi ayah bilang pakaian...
Itu benar, Mr. Barker.
Semua tergantung pada apa yang orang tuanya pikir itu penting.
Oh, dan bagaimana Mr. Nolan? Dia kerja atau tidak kerja?
Ada yang bilang padaku satu hal, ada yang bilang sebaliknya. Tentu saja aku tak dengarkan.
Mr. Nolan, jadi pelayan bernyanyi, Mr. Barker,
dan apa yang kira-kira kau sebut artis,
pekerjaannya tak tetap seperti pekerjaan orang lain.
Tapi aku yakin kau akan mengingat waktu kau bicara ke orang-orang
bahwa keluarga Nolan selalu bayar asuransi mereka tepat waktu.
Oh, kau tentunya jangan berpikir aku pergi ke mana-mana
menyebarkan gosip tentang klien-klienku, Mrs. Nolan.
Tentu tidak. Dan bagaimana ibuku, Mr. Barker?
Baik sekali, Mrs. Nolan. Sebaik seperti yang diharapkan.
Dan dia bilang untuk memberitahumu dia akan...
Kemari malam ini, seperti biasanya.
Dan aku yakin kau senang akan kabar soal kakakmu?
Sebenarnya kabar mana yang kau maksud, Mr. Barker?
Dia pasti menyimpannya untuk mengejutkanmu malam ini
ketika keluarga semuanya kemari sama-sama.
Aku anggap itu baik sekali bila kau beritahu yang kau maksud.
Aku pergi ke sana, seperti biasanya, untuk menagih 10 sen mingguannya
dan menurutmu apa yang terjadi?
Jadi, pak, dia memberiku 20 sen.
Ya, pak, dia melakukannya lagi.
Dia telah dapatkan dirinya seorang suami baru.
Oh, tidak!
Aku menduga kau inginkan dia tetap dengan pernikahan sebelumnya.
Aku tak berat mengatakan aku sendiri punya pemikiran yang sama.
Tapi aku yakin itu pasti baik saja.
Dia pasti telah buat sebuah perencanaan.
Aku yakin sekali dia begitu, Mr. Barker.
- Dan aku yakin kalau... - Dia memanggil yang ini Bill juga?
Kalian anak-anak pergilah sekarang dan belanjalah.
Ayo. Ambil sejumlah uang dari mangkuk...
Ambil uangnya dari mangkuk...
dan belilah sup tulang diskon lima sen dari toko Hassler.
Jangan beli daging tumbuk darinya, akan tetapi.
Dia menumbuknya diam-diam dan tak ada yang mengetahuinya.
Pergilah ke toko Werner untuk dagingnya.
Minta steik bundar, ditumbuk, seharga 10 sen.
Dan jangan biarkan dia berikan padamu yang tidak ditaruh di piring.
Belilah bawang bombay, Neeley! Dan minta dia menumbuknya.
Dan yang terakhir, mintalah selembar daging putih untuk digoreng bersamaan.
Tapi dia tak selalu lakukan itu, bu.
Bilang padanya yang ibu bilang.
Setelah itu pergilah beli roti.
Ini Sabtu, bu.
Baiklah. Mintalah pai yang bagus, dan jangan terlalu gosong.
- Sekarang, pergilah. - Tapi, bu, kami tahu
bibi Sissy sudah menikah sebelumnya.
- Tak ada... - Tentu. Aku bisa ingat dua paman Bill.
Tak ada alasan buat kalian membicarakannya.
Sekarang, pergilah sekarang dan laksanakan semuanya.
Kau tak punya hak, Mr. Barker, untuk menceritakan cerita soal kakakku
seolah ada sesuatu yang salah.
Dia mungkin aneh dalam beberapa hal, tapi dia sama sekali takkan melakukan hal yang salah,
No comments yet. Be the first to leave one.