Release info

[Wibusubs] Kuzu no Honkai Live Action - 03
A Commentary by wibu_subs
Subtitle diterjemahkan langsung dari RAW secara manual, timing-nya pun juga demikian. Terjemahannya sudah dicek ulang, serta telah diberi artian pada lagu penutup. Berikan rate jika memang bagus. Kunjungi kami di wibusubs.wordpress.com! Sekian dan terima

Tags

other
Published on: 2017-02-04
Downloads: 49
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 137 lines.

Ini adalah bagian dari perjanjian kami.

"Tak boleh saling mencintai."

"Bila salah satu dari kita mendapatkan cintanya yang sesungguhnya, maka hubungan ini pun berakhir."

"Bersedia menjadi pelampiasan kapan pun."

Kenapa harus Awaya?

Apakah kamu besok mau menginap di rumahku?!

Orang yang kamu sukai itu ... bagaimana orangnya?

Hanabi ....

Sebenarnya ... kamu tidak begitu menyukai Amaya, 'kan?!

Lantas kenapa?!

Lantas kenapa kamu pura-pura suka seperti itu?!

Setidaknya beritahu aku alasannya ....

Aku tahu, kok.

Karena aku senantiasa memerhatikanmu, Hanabi.

Maka dari itu, aku paham.

Hanabi ....

Ada orang lain ... yang kusukai.

Tapi orang itu ...

... tak akan pernah menyukaiku.

Maka dari itu ...

... aku sama Mugi.

Apa kamu terkejut?

Sama aku saja ....

Kalau begitu, sama aku saja!

Mungkin aku juga bisa membuatmu merasa nyaman.

Pandanglah aku juga!

Aku jadi teringat sesuatu yang mirip dengan ini,

Aku ingin segera mendapat jawabannya darimu ....

"Jawaban"?

Ah, jawaban atas pernyataan cintaku ....

Oh itu toh ....

Maafkan aku.

Sudah dulu, ya!

Tunggu sebentar, dong!

Aku berharap banyak padamu, tahu.

Padahal aku juga telah menunggu selama seminggu!

Merepotkan saja.

Tiada lagi yang lebih mengesalkan dari dicintai oleh orang yang tak kita sukai, 'kan?

Kenapa waktu itu aku bilang begitu, ya?

Aku sama sekali tak mengetahuinya ...

... bahwa cinta setiap insan bisa seberat ini.

Pertemuan pertamaku dengan Hanabi terjadi

pada musim dingin dua tahun yang lalu.

Apa kamu lagi digangguin?

Makasih!

Aku sangat tertolong!

Yuk bareng, karena tempat ujianku juga sama.

Heh?

Jangan berpura-pura.

Tadi itu sangat menakutkan, kan?

Oh iya, ini buatmu.

Itu adalah kisah cinta pertamaku.

Sampai saat itu, kupikir aku hanyalah pembenci laki-laki

atau memang diriku pada dasarnya tidak tertarik akan hal-hal percintaan.

Dan, yang membuatku menyadari itu semua,

adalah dirimu, Hanabi.

Tu ... wa!

Hanya berada di dekatmu saja, aku sudah merasa bahagia.

Hanya karena hal itu saja, aku sudah merasa bahagia.

Mungkin karena aku menyukaimu!

Akan tetapi ....

Kenapa?

Kenapa malah begini?

Aku sampai melakukan hal seperti itu ....

Namun ...,

bila sudah sekali bersentuhan, maka tak akan terhentikan.

Izinkanlah aku untuk tetap berada di dekatmu.

Kebahagiaan dan kesedihanmu ...

... aku ingin menggenggamnya.

Salam kenal! Namaku Minagawa Akane, mulai sekarang aku akan menjadi guru privatmu.

Selamat, Mugi!

Ternyata di sini pun, hubungan kita sebagai guru-murid tetap berlanjut, ya.

Iya!

Hm?

Bukan apa-apa.

Eh?!

Ba-Bagaimana caranya kamu masuk ke sini?

Belnya sudah kubunyikan, dan lagian pintunya enggak dikunci.

-Jangan, jangan, jangan, tunggu sebentar! -Ah lagian tak masalah, 'kan?!

Ngaceng, tuh.

Mau coba memegangnya?

Eh?

Apa kamu enggan?

Sa-Sakit! Kenapa kamu megangnya kayak begitu?!

Ha-ha-habisnya, mana aku tahu.

Perlakukan sama lembutnya seperti "milik"-mu, lah.

Hah?!

Kalau milikmu kuremas dengan kasar, pasti kamu pun kesakitan, 'kan?

Y-Yah lagian mana kutahu, aku kan bukan cowok!

Iya deh iya, enggak usah ngotot.

-Karena cewek memang enggak mau kalah. -Berisik!

Dasar bodoh!

Dasar Mugi bodoh!

Begini cara memegangnya.

Seperti ini?

Mantap ..., terasa panas.

Coba kamu gerak-gerakkan sendiri.

Heh?

Oke deh.

Apa rasanya nikmat?

Oh, begitu.

Ternyata rasanya memang nikmat.

Rasanya ....

Rasanya ekspresinya itu ...

... sungguh imut.

Padahal aku bisa menyentuh Mugi dengan sebegitu mudahnya,

tapi pada saat itu,

aku sangat ketakutan untuk menyentuh Ecchan.

Kenapa bisa begitu, ya?

Apa karena dia itu perempuan?

Aku ...

... merasa tenang bila berada di dekatmu.

Kok bisa?

Entahlah.

Mugi ....

Aku ingin jatuh cinta padamu ...!

Aku lapar, nih.

Bajumu nanti kucuci.

Padahal itu baju favoritku.

Aku kan sudah minta maaf.

Apa benar sudah kamu "bersihkan"?

Jelas sudah!

Bayangkan saja kalau enggak.

Kayak di hotel nantinya.

Oh 'gitu.

Kamu enggak makan?

Makan, dong.

Hm?

Selamat malam.

Akane?

Mereka adalah murid di sekolah tempat kukerja.

Oh ....

Maaf nih sebelumnya, tapi apa kamu bisa duluan saja?

Enggak mau, ah.

Eh?

Ayo dong, ikut aku!

Walah?

More Indonesian subtitles for Kuzu no Honkai (Scum's Wish / クズの本懐)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left