The first 200 lines.
ORANG, KELOMPOK, TEMPAT, DAN INSIDEN DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI
Seharusnya kau sudah mati.
Bagaimana jika orang mengenalimu? Jangan kemari!
Setidaknya aku harus mengambil jasad orang tuaku.
Bagaimana mereka bisa beristirahat jika tubuhnya tak dikubur?
Kemungkinan burung gagak telah merusak jasad mereka.
Jika kau datang ke ibu kota karena dibutakan oleh balas dendam,
pergilah sekarang juga.
Lalu siapa
target balas dendamku?
Pejabat berjasa
yang menghancurkan keluargaku demi memusnahkan Sarim ?
Atau mungkin
Paduka Raja
yang menjebak ayahku demi melindungi Putra Mahkota?
Siapa
yang harus menjadi target balas dendamku?
Tapi aku akan hidup.
Aku akan hidup dan menyiksa pelaku yang membantai orang-orang yang kusayang.
Jadi, kumohon, tetaplah hidup.
Tolong tetap hidup dan jadilah kuat.
Aku akan memilih untuk hidup, Tuan.
Kau menyelamatkanku dari kematian
dan aku akan memanfaatkan hidupku kali ini untuk membantu
mereka yang membutuhkanku.
BLOODY HEART EPISODE 2
Aku sempat mengira kau tak datang hari ini.
Maka kau seharusnya pergi. Itu yang selalu kukatakan.
Tapi, kau selalu datang.
Kau sungguh menakjubkan.
Kau yang menceramahiku tentang harganya yang setara
dengan beberapa porsi makanan para perajin.
Ambillah kembali.
Omong kosong. Kau pantas memakainya.
Pungmulnori sedang dipentaskan di pasar.
Kita akan melewatkannya jika tak bergegas.
Kau tak akan percaya betapa...
Nona, ada apa?
Ini barang yang berharga.
Kalau begitu, aku saja.
Tidak, Tuan. Aku punya ide.
Bisa pegang tanganku?
Bisa ulurkan tanganmu sedikit lagi?
Sudah dapat?
Tidak, belum.
Kenapa kau bersikeras mengambil...
Jangan banyak bicara, tolong ulurkan tanganmu lagi.
Baiklah.
Berhasil.
Syukurlah.
Apa nilainya sangat tinggi?
Tuan,
aku yakin belum pernah memberimu kipas.
Kau tak menyukainya?
Aku belum terlalu mahir.
Ini indah.
Aku juga memasukkan puisi.
Anak haram antara bambu dan kertas
Adalah angin yang bersih
Itu salah satu puisi lama yang menarik perhatianku.
Maukah kau
menerimanya?
Nona,
sebaiknya kita sudahi malam ini.
Apa? Tapi...
Tunjukkan dirimu.
Sekarang juga.
Kau mengincarku
atau nona itu?
Tuan, ada apa?
Ttonggeum, Hyang.
-Ttonggeum, Hyang. -Nona!
-Sedang apa kalian di sini? -Jangan bergerak
selagi aku mengajukan beberapa pertanyaan kepada bangsawan ini.
-Apa? -Tunggu.
-Kulitnya tak cerah. -Dia juga tak terlalu tinggi.
Dia tak meninggalkan kesan baik.
Aku yakin kepribadiannya buruk.
Apa niatmu dengan Nona?
Sebesar apa rasa sukamu kepadanya?
Apa jantungmu berdebar saat memikirkannya?
Jika kau membuatnya menderita...
Mereka ingin tahu orang yang aku temui.
Cukup.
Kami mau tahu...
Mungkin kita berlebihan.
Tatapannya bisa membelah kaca.
-Kurasa dia bukan orang yang tepat. -Dia orang yang tepat.
Tuan.
Mereka hanya mencemaskanku, jadi, kuharap kau mengerti.
Cara mereka tak sopan.
Mereka menguping lagi.
Aku tahu kau menyelamatkan mereka,
tapi jangan sampai kau terjebak
dalam bahaya lagi.
Aku berutang nyawa kepadamu, Tuan.
Karena itu aku akan menjalani hidup yang membuatmu bangga.
Sampai jumpa lagi tanggal 15 berikutnya.
Hyang, ayo makan kue beras madu.
-Baiklah. -Makan punya Ttonggeum juga.
Baik, Nona.
Tapi kita harus mencari tahu tempat tinggalnya!
"Tuanku, aku menyukaimu.
Menikahlah denganku."
Dengan begitu dia akan mengerti.
Tak ada pria di dunia ini yang menganggap kipas sebagai tanda kasih sayang.
Usai sudah.
Aku yakin dia akan mati sebagai perawan.
Mustahil.
Tapi Nona,
cendekiawan itu tampak kasar dan menakutkan.
Kau benar-benar suka pria seperti dia?
Kau bilang dia tak memberi tahu tempat tinggal dan pekerjaannya.
Dia pasti tahu perasaanmu,
dan aku kesal karena dia tak membahas pernikahan.
Kehidupannya tak stabil, dia diburu.
Aku ragu dia bahkan memikirkan pernikahan.
Itu dia. Kenapa dia diburu?
-Kejahatan apa yang dia lakukan? -Benar sekali.
-Hyang. -Ya, Nona?
Sudah menyelidiki tamu di rumah Anggota Dewan Kiri?
Tak ada yang boleh berada di dekatnya. Tamunya pasti seseorang yang penting.
Beri tahu aku hasilnya.
Ttonggeum, bagaimana keadaan Menteri Perang?
Setiap tahun, keluarganya membeli 3 sampai 4 kotak bambu.
Boleh aku berkunjung?
Aku sudah mengatakan hal baik.
Nona Yeonhee menyebabkan masalah,
jadi, mungkin mereka tak membeli kotak lagi.
Masalah apa?
Kasim Heo,
aku telah ditunjuk untuk melayani di Istana Raja.
Pengabdianmu yang hebat di Istana Ratu
harus dihargai.
Aku tak sabar menunggu bimbinganmu.
Apa Paduka Raja masih tidur di perpustakaan?
Ya, Anggota Dewan Park. Paduka Raja menderita insomnia akut.
Tabib kerajaan menyarankan agar Paduka Raja tidur
di mana pun Paduka Raja bisa beristirahat.
Perhatikan gerak-geriknya dan layani Paduka Raja dengan baik.
Jangan sampai
kau kehilangan jejaknya meski sebentar.
Sebelum pelarangan pernikahan,
Ibu Suri dan Anggota Dewan Kiri akan memilih Ratu.
Keluarga mana
yang akan diizinkan masuk ke Istana Ratu?
Anggota Dewan Kiri ingin bertemu.
Silakan duduk.
Kau membuatku takut.
Masalah besar apa yang ingin kau bicarakan?
Aku meminta Anda memercayakan masalah ini kepadaku.
Ini adalah bukti kesetiaanku.
Kau membuatku jijik.
Yang Mulia.
Aku hanya perlu tahu satu hal.
Apa
yang harus kulakukan untukmu?
Bawa Yeonhee ke hadapanku!
Sebelum larangan pernikahan diberlakukan,
kau harus segera menikah.
Kenapa kau membuang-buang waktu?
-Aku tak akan menikah. -Kenapa?
Kau akan menikahi keponakan Anggota Dewan Kiri.
Dia akan mendapat posisi di istana.
Setelah pernikahan dilarang,
apa aku akan disertakan dalam pemilihan menjadi ratu?
Jangan khawatir karena Ayah akan memastikan kau tak terlibat.
Yeonhee.
Ayah mengerti masalahmu,
tapi kau tak bisa terus hidup di bawah pengawasan Ayah.
Ayah tak akan menikahkanmu dengan keluarga yang akan menyulitkanmu.
Aku tak menginginkan ini, jadi, jangan memaksaku!
Kenapa...
Kau sebagai pengasuhnya seharusnya bekerja lebih baik.
Kenapa dia tumbuh menjadi arogan?
Aku menyalahkanmu karena
memanjakannya setelah ibunya meninggal.
-Jangan hanya berdiri. -Apa?
Pergi dan hibur dia sekarang juga.
Kau tahu betul dia akan
menangis berhari-hari lalu jatuh sakit.
Baik, Tuan.
Mungkin dia akan mogok makan lagi,
jadi, setidaknya beri dia tarak-juk .
Kau mengerti?
Jadi, putri Menteri Perang masih menunda pernikahan?
Ya. Dia terus bilang pada ayahnya bahwa dia lebih baik gantung diri
daripada menikah.
Rupanya kabar bahwa dia putri kesayangannya benar.
Kenapa dia sangat menentang pernikahan?
Tanganmu lembut untuk ukuran orang rendahan
dan kau juga terampil.
Terima kasih, Nona.
Sang perajin ada di sini bersamaku,
jadi, Anda bisa mengubahnya sesuka hati.
Apa Anda mau
melihat kotak pernikahan?
Kotak pernikahan?
Sudut-sudutnya dibalut sutra sehingga tampak bagus dan menarik perhatian.
Itu tak berguna.
No comments yet. Be the first to leave one.