The first 200 lines.
Chim chiminy, chim chiminy Chim chim cheree
Penyapu adalah orang yang paling mujur
Chim chiminy, chim chiminy Chim chim cheroo
Kau akan mujur di saat dia berjabat tangan denganmu
Chim chiminy chim chim cheree
Chim cher...
Rum diddly-diddly-diddly rum diddle-die Rum diddly-diddly-diddly rum diddle-die
Baiklah, semua, puisi yang lucu untuk acara ini,
tanpa persiapan dan dikarang langsung di depan kalian.
Baiklah, kita mulai.
Cukup ruangan untuk semua yang berkumpul...
Polisi yang bertanggung jawab. Bagaimana menurut kalian?
Halo, Nona Lark, aku ada sesuatu buatmu
Nona Lark senang jalan-jalan di taman dengan Andrew.
Halo, Andrew.
Mrs Cory, ada cerita buatmu
Putrimu lebih pendek darimu...
tapi mereka menjadi besar.
Untuk Nona Persimmon...
Ya?
Angin dari timur...
Kabut datang...
Seperti sesuatu akan terjadi
Aku tak bisa mengatakan yang akan terjadi
Tapi aku merasakan yang akan terjadi...
Pernah terjadi sebelumnya.
Maafkan aku. Sampai mana aku tadi?
Terima kasih, semuanya, atas dukungan kalian.
Nona Lark, terima kasih.
Astaga.
Terima kasih, tuan. Kau memang murah hati.
Gratis.
Itu dirimu! Halo.
Cherry Tree Lane nomor 17, kau bilang?
Baiklah. Ikut aku.
Ini Cherry Tree Lane.
Tempat yang bagus, bisa dikatakan.
Nomor 17 ada sedikit di depan.
Gedung menakjubkan pertama yang menyambut mata
adalah rumah Laksamana Boom, mantan Angkatan Laut kerajaan.
Dia suka rumahnya rapi, selalu rapi dengan gaya Bristol.
- Meriam waktu sudah siap? - Siap dan sudah diisi, pak.
- Tiga menit enam detik. - Ya, pak.
Dia terkenal dengan ketepatan waktunya.
Seluruh dunia mengambil patokan waktu dari Greenwich.
Tapi Greenwich, kata mereka, mengambil patokan dari Laksamana Boom.
Apa kabar, Laksamana?
Selamat sore, anak muda. Kau mau ke mana?
Nomor 17. Ada beberapa orang yang ingin melihatnya.
- Catat itu di jurnal. - Ya, pak.
Aku sarankan, anak muda:
Ada pertanda badai di nomor 17.
Akan ada cuaca buruk di sana.
Terima kasih, pak. Aku akan perhatikan.
Ini dia. Cherry Tree Lane nomor 17.
Kediaman George Banks, Bangsawan.
Halo, halo, halo. Ternyata Laksamana benar.
Akan ada cuaca buruk di nomor 17, dan tidak salah.
- Jangan ganggu dia! - Diam!
Aku hajar kau. Jangan coba halangi wanita sengsara itu!
Biarkan dia pergi, itu yang kubilang.
Aku tak pernah suka dia dari sejak awal.
Tapi siapa yang merawat anak-anak di rumah tanpa pengasuh? Aku, itulah orangnya!
Dia dan aturannya yang ketat!
Dan wajahnya dapat menghentikan tongkang batu bara.
Benar, Mrs Brill! Aku takkan tinggal di rumah ini lagi,
walaupun kau limpahkan aku dengan semua permata di dunia.
- Jangan, jangan, Katie Nanna, jangan pergi! - Menjauhlah dari pintu itu, nak!
Tapi aku harus bilang apa pada majikan tentang anak-anak itu?
Itu bukan urusanku. Anak-anak nakal itu sudah kabur dariku untuk terakhir kalinya.
Mereka pasti ada di suatu tempat. Kau sudah cari di kebun binatang di taman?
Kau tahu sifat Jane dan Michael itu.
Menurutmu singa bisa memakan mereka, bukan?
Kau tahu mereka suka kandang itu.
Aku sudah bilang yang aku bilang, dan itu saja yang kubilang. Aku tak mau lihat rumah ini selamanya.
Hip, hip, hore! Dan jangan kesandung waktu kau keluar, sayang.
Sabarlah, Katie Nanna!
Mrs Banks! Dia sudah pulang!
Anak-anak putri kita akan memuja kita Kita akan bernyanyi dengan serasi
Selamat, Saudari pendukung wanita.
Selamat sore, Katie Nanna, Ellen.
Kami punya pertemuan yang menakjubkan!
Mrs Whitbourne-Allen merantai dirinya di kereta perdana menteri.
- Harusnya kau ada di sana. - Mrs Banks, aku mau bicara denganmu.
Dan Mrs Ainslie, dia diseret ke penjara,
sambil bernyanyi, dan menyebarkan pamflet!
Aku senang kau sudah pulang, nyonya. Aku selalu berusaha sebisa mungkin...
Oh, terima kasih, Katie Nanna.
Aku selalu tahu kau anggota keluarga kami.
Sudah jelas kita serdadu memakai rok dalam
Dan pejuang berani untuk hak asasi manusia
Walaupun kita menyukai semua pria
Kita sepakat, sebagai kelompok, mereka sebenarnya bodoh
- Mrs Banks... - Buanglah belenggu masa lampau
Bersama masuk ke kehebohan
Anak-anak putri kita akan memuja kita
Dan mereka akan bernyanyi dengan serasi
Selamat, Saudari pendukung wanita
Walaupun itu benar, aku tak ingin menyinggung, tapi aku...
Dari Kensington ke Billingsgate Kita dengar tangis yang menggelisahkan
Dari seluruh penjuru negeri, para wanita bangkit
Hak politik yang sama
Dan hak yang sama dengan pria
Beranilah, karena Mrs Pankhurst dipenjarakan lagi
Kita bukan penurut dan pembantu yang patuh lagi
Kita berjuang keras demi hak-hak kita
Jangan pernah kau takut
Boleh aku bicara, Mrs Banks.
- Maka buanglah belenggu masa lampau - Mrs Banks!
Dan bersama masuk ke kehebohan
Anak-anak putri kita akan memuja kita
Dan mereka akan bernyanyi dengan serasi
- Selamat... - Mrs Banks.
- Selamat - Mrs Banks.
- Selamat, Saudari pendukung... - Mrs Banks!
Ada apa, Katie Nanna?
Mrs Banks, aku ada sesuatu untuk disampaikan padamu.
Anak-anak mana?
Anak-anak, nyonya, tepatnya, tidak ada di sini. Mereka menghilang lagi.
Katie Nanna, kau terlalu ceroboh.
Bukankah ini yang ketiga kalinya minggu ini?
Keempat, nyonya. Dan aku, tentunya, sudah sering mengalaminya.
- Aku tak pernah mencela anak-anak... - Kapan kau pikir mereka pulang?
Aku sungguh tak bisa bilang. Dan kalau kau bisa hitung gajiku, aku akan...
Astaga, Katie Nanna, kau jangan pergi. Apa kata Mr Banks nanti?
Dia akan gusar waktu dia pulang anak-anak tak ada di rumah.
Ellen, taruh ini ke tempatnya. Kau tahu itu membuat Mr Banks marah.
Ya, nyonya.
Katie Nanna, aku mohon padamu. Tolong pertimbangkan kembali.
Pikirkan tentang anak-anak. Pikirkan tentang Mr Banks.
Dia baru saja mulai terbiasa denganmu.
Semua ke pos masing-masing!
4, 3, 2, 1... Tembak!
- Katie Nanna, aku mohon padamu... - Upahku, bila kau berkenan.
- Sedikit sore malam ini, Laksamana? - Tak mungkin. Tepat pada waktunya, seperti biasa.
Bagaimana keadaan dunia keuangan?
Tak pernah lebih baik. Uang aman, tarif kredit semakin meningkat,
dan mata uang Inggris jadi dambaan seluruh dunia.
Bagus.
Bagaimana situasinya?
Menurutku agak beresiko. Angin mulai berhembus dan tekanan atmosfir menurun.
- Tak suka gelagatnya. - Bagus, bagus, bagus.
Banks, bukankah sebaiknya kau pikirkan kau akan terjerumus ke suatu masalah?
Banks! Kau mendengarku?
Halo, Katie Nanna. Itu pasti berat. Perkenankan aku.
- Huh! - Cantik sekali topinya.
Aku merasakan kepuasan yang mendalam
Seperti raja yang duduk di kudanya yang gagah
Terima kasih.
Waktu aku kembali dari kehebohan sehari-hari ke kehangatan dan istriku
Betapa nyaman hidupku
- Sayang, ini tentang anak-anak... - Ya, ya, ya.
Aku atur rumahku tepat pada jadwalnya
Pukul 6.01, aku masuk melalui pintuku
sandal, sherry, dan pipaku tersedia pada pukul 6.02
Hidupku tetap stabil
- George, mereka hilang. - Bagus, bagus.
Senang sekali jadi orang Inggris tahun 1910
Raja Edward berkuasa Inilah masa jaya
Aku penguasa istanaku Penguasa tertinggi, paduka
Aku memperlakukan pegawai, pembantu, anak-anak, istriku
Dengan tangan yang kukuh tapi lembut Tugas bangsawan
Pukul 6.03, dan pewaris kekuasaanku
Sudah dibersihkan, dimandikan, dan cukup diberi makan
Maka aku elus kepala mereka lalu menyuruh mereka tidur
Hidupku agung
- Winifred, anak-anak mana? - Mereka tak ada di sini, sayang.
Apa? Tentu saja mereka ada di sini! Di mana lagi mereka berada?
- Aku tak tahu, George. - Kau tak tahu?
Mereka hilang. Katie Nanna sudah mencari ke mana-mana.
Baiklah. Aku urus ini sekarang juga.
Sambungkan aku ke kantor kepolisian. Cepat, tolong.
Aku tak berpikir kita harus merepotkan kepolisian, sayang. Fakta yang sebenarnya...
Jangan mempersulit masalah dengan fakta.
Satu fakta saja sudah jelas sekali! Katie Nanna gagal mengerjakan tugasnya.
Dia mengecewakan keluarga. Aku harusnya bawa dia ke...
Dia sudah meninggalkan kita, kan?
Ya, sayang. Baru saja.
Apa? Ya. George Banks di sini. Ya.
Cherry Tree Lane 17. Ini masalah penting.
Aku harus memintamu mengirim polisi kemari sekarang juga.
Polisinya sudah ada di sini, George!
Apa? Oh, cepat sekali. Pelayanan yang sangat mengagumkan.
Terima kasih banyak. Selamat malam. Masuk, pak polisi. Masuk.
Terima kasih, pak. Selagi aku melaksanakan tugasku di sisi taman yang lain,
aku lihat sesuatu yang berharga tersesat. Aku yakin mereka milikmu, pak.
Berharga?
Ayo masuk, sekarang. Ayo masuk.
- Jane! Michael! - Winifred, tolong jangan emosional.
Jangan hukum mereka, pak. Hari ini mereka lelah dari jalan jauh.
Anak-anak, kemari sekarang juga.
- Bagaimana? - Aku sedih kami kehilangan Katie Nanna, ayah.
- Angin berhembus kencang... - Dan layangannya terlalu kuat buat kami.
Sebenarnya, pak, layangan itu yang hilang, bukan anak-anak.
Terima kasih, pak polisi. Aku pikir aku bisa atasi ini.
Sebenarnya, layangan itu tidak terlalu bagus. Kami membuatnya sendiri.
Mungkin jika ayah bisa membantu kami membuatnya...
Begitulah adanya, pak.
Layangan itu gesit, baru minggu kemarin bersama anak-anakku...
Aku berterima kasih sekali padamu, pak polisi, karena telah memulangkan anak-anak.
No comments yet. Be the first to leave one.