Start-Up

Start-Up (스타트업)

Download Indonesian Subtitle

Release info

스타트업-Start-Up-E14-NEXT-NF
스타트업-Start-Up-E14-WEB-DL-NF
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-11-29
Downloads: 38
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua Karakter Tempat Kejadian Dalam Drama Ini Sepenuhnya Fiksi"

EPISODE 14

Dal-mi!

Maksudku, Nona Seo. Apa yang terjadi?

Kau kena perangkat pemeras?

Sudah selesai.

Kunci dekripsinya ditemukan dan semua dipulihkan.

Bagaimana bisa?

Do-san datang kemarin.

Chul-san, Sa-ha, juga Yong-san.

Mereka semua datang membantuku.

Lalu, masalahnya sudah selesai?

Ya.

Syukurlah.

Kau tak apa-apa?

Aku sudah dengar itu ratusan kali.

Jadi,

kau tak apa-apa?

Ya. Tentu saja.

Syukurlah sudah berakhir.

Tapi…

aku merasa payah.

Kenapa kau payah? Pentagon pun bisa diserang perangkat pemeras.

Kau hanya sial.

Tidak.

Alasan itu tak berguna.

Aku sangat payah.

Demo sebentar lagi, tapi aku tak mengecek rekam cadangnya.

Aku tak bisa menyelesaikan masalah, dan hanya kebingungan.

Aku sangat menyedihkan.

Kenapa harus sekarang?

Kenapa dia datang saat begini?

Kau juga tahu itu.

Aku tak pernah sepayah ini.

Kau tak pernah payah.

Kenapa dia datang berlibur saat begini?

Pada saat keadaanku sangat buruk.

Seharusnya dia bilang jika akan datang.

Aku sangat malu.

Kenapa aku menangis karena ini?

Jangan bilang kepada siapa pun bahwa aku menangis.

Aku juga berharap kau melupakan ini semua.

Aku tak mau ada yang tahu.

- Nona Seo! - Nona Seo!

Dia tak ada?

Apa dia pulang setelah bergadang?

Kemarilah. Hati-hati.

Biarkan semua begini sampai kau tenang.

Kunci pintunya.

Pak Han.

Terima kasih. Selalu.

Bicara sebentar denganku.

Tak ada yang mau kubicarakan denganmu.

Kau datang untuk menemui Dal-mi, 'kan?

Kalau begitu, jangan hari ini.

Apa aku butuh izinmu untuk bertemu Dal-mi, Direktur Han?

Ya.

Apa hakmu?

Kurasa aku berhak.

- Apa kalian… - Ya, kau benar.

Tiga tahun adalah waktu lama. Cukup lama…

untuk mengubah hubungan.

Sebenarnya, apa yang aku lakukan?

DIREKTUR HAN JI-PYEONG

Halo?

Barusan aku bertemu Do-san di lift.

Dia bilang mau menemuimu, jadi, aku menghalanginya.

Perkataanku membuat dia salah paham soal hubungan kita.

Maafkan aku.

Begitu. Tak apa-apa.

Kau bisa bertemu dia jika mengejarnya.

Tidak. Lagi pula, dia akan kembali ke Amerika.

Selain itu…

hubungan kami sudah berakhir tiga tahun lalu.

Terima kasih sudah bicara begitu.

Baiklah kalau begitu.

Benar.

Ini yang terbaik.

DO-SAN

Selama tiga tahun,

aku berada jauh darimu, hanya untuk melupakanmu.

MEMATIKAN DAYA

Bagimu, semua hanya tiga detik.

Dalam tiga detik, kau membuat semua waktu dan jarakku…

DAL-MI

Nomor yang Anda tuju tidak aktif. Silakan tinggalkan pesan

setelah nada berikut. Anda akan dikenakan biaya.

…menjadi tak berarti.

UNTUK NAM DO-SAN

IKUTI MIMPIMU

Ada lagi.

Waktu itu tak sempat kuberi.

Benar.

"Ikuti mimpimu."

Perkataan yang bagus.

IKUTI MIMPIMU

Pada akhirnya, waktu…

tak bisa mengobati.

PIDATO ELEVATOR

UCAPAN SINGKAT DAN PERSUASIF

SAAT MENAIKI LIFT

Aku tak pernah membayangkan kita akan kembali ke sini.

Ini hanya sementara.

Setelah dirikan perusahaan, kita pindah ke Gangnam atau Yeouido.

Baik. Begitu saja.

Jika investor tahu kantor kita di sini, kita pasti diremehkan.

Hei. Kita harus menolak orang yang menilai hanya dari keadaan.

Astaga, kau berlagak. Tapi perkataanmu benar.

- Siapa yang mau jadi CEO? - Siapa lagi?

Tentu kau.

Aku sudah tersiksa tiga tahun. Harus aku lagi? Tak mau.

CEO-nya salah satu di antara kalian. Siapa yang mau?

- Tak mau. - Aku juga.

Suten saja. Batu, gunting, kertas.

- Yang kalah menjadi CEO, 'kan? - Tidak, yang menang.

- Tiga kali, 'kan? - Sekali.

Mana bisa begitu. Ulang. Batu, gunting…

Pak CEO. Kita harus mulai dari mana?

Harus lakukan apa dulu?

- Dirikan perusahaan… - Lalu?

Ikut pekan retas lagi?

Kenapa kau mengatakan hal menakutkan begitu?

Aku merinding.

Sekarang level kita sudah tak di situ.

Kita pernah juara satu di Sand Box,

dan bekerja tiga tahun di 2STO.

Bukankah kita harus promosi dulu jika mau mendapat investor?

Kita harus beri tahu

kita berhenti dari 2STO dan memulai bisnis di Korea.

Benar. Promosi itu penting.

Tapi, bagaimana caranya?

Hei. Mau hubungi Cheon-ho?

STUDIO JAKDU CEO NAM CHEON-HO

Tersenyum ke sini.

Sekarang, lihat satu sama lain.

Tersenyumlah sekali lagi.

- Bagus. - Tersenyumlah.

Bagus sekali.

Pose semangat. Satu, dua, tiga.

- Semangat! - Bagus.

Sekarang angkat tangan.

Sekali lagi! Angkat tangan!

- Tenang. - Kalian tampak hebat.

Sangat bagus.

Pria ini. Dia adik sepupuku.

Tampan, 'kan?

Kalian keren!

Lihat ke sini. Berpose natural.

- Senyum. - Senyum.

Sekarang, berpose sedang mengobrol.

- Ya. - Baik.

Hei. Hari ini kita RGB lagi.

Benar. Aku merah, kalian hijau, dan biru.

Sepertinya konsep kita RGB.

Jadikan itu nama perusahaan kita.

- Tidak. - Tidak.

Sekarang, berfoto masing-masing. Mulai dari CEO.

- Baik. - Ya.

- Astaga. - Hei! Tukar tempat.

- Fokuslah! - Kau juga!

- Sialan. - Dasar.

Tolong foto yang bagus.

Hei. Kalian sangat keren.

Tampan sekali.

Melihat kalian begini, aku tersadar kalian sudah sukses.

Kalian terlihat hebat.

Tidak begitu.

Ini semua berkat para penata busana dan rias,

jadi, kami bisa difoto dengan bagus. Begitu.

Bukankah begitu?

Kau lihat apa?

Bukankah itu Pak Han? Maksudku, Direktur Han.

- Ternyata itu majalah dari sini. - Kau benar.

Berkatmu, kami menjadi sukses.

Peluk aku.

Kapan lagi kami bisa diwawancara untuk majalah begini?

Waktunya memang tepat sekali.

Penyunting di sini juniorku,

dia sedang mencari pengembang untuk diwawancara,

dan pengembang hebat itu adalah adik sepupuku.

- Aku tak hebat. - Kau hebat.

Aku bilang kenal pengembang yang pernah kerja di 2STO.

Lalu, dia langsung batalkan janji dengan pengembang sebelumnya

agar bisa mewawancarai kalian.

Apa kami sehebat itu?

Tentu. Kalian sangat hebat.

Sudah tahu ide bisnisnya apa?

Akan segera ditentukan.

Jika sudah mulai bisnis baru, jangan lupa.

- Satu persen saham? - Ya.

- Aku tahu itu. - Kau memang adikku.

Bilang saja jika butuh apa pun. Akan aku bantu.

- Tentu. - Baik.

- Pak Nam. - Ya.

- Aku foto dulu. - Ya.

- Keren. - Belum bagus.

- Benarkah? - Senyum.

Jangan tegang. Cobalah berpose.

- Senyum. - Lagi.

- Kau hebat. - Bagus.

More Indonesian subtitles for Start-Up

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left