The first 62 lines.
Spark -
Spark - Episode 5 - "Apa kau terluka? Aku juga terluka."
Hei!
Bagaimana ini?
Hei, apa kau baik-baik saja? Bagaimana ini?
Ga On, masuklah.
Aku akan berbicara dengan anak-anak.
Yoon Ga On.
Apa itu sangat sakit?
Tidak, ajumma bilang dia kesulitan, jadi...
Kau.. Aku sudah bilang jangan berpisah dariku.
Aku bilang padamu untuk tetap berada di sisiku.
Tunggu sebentar.
Alih kata dipersembahkan oleh The Accidentally Bright Team @ Viki
Aku tahu dari mana kau datang dan kau merasa bersalah. Aku benar-benar mengerti.
Apa yang harus aku lakukan? Itu sudah berlalu.
Mulai sekarang, aku akan menjaga tubuhku dengan baik.
Minum ini dan lepaskan. Tolong?
Gadis tebal muka...
Apa? Kau tidak memerlukan aku?
Apa kau tidak akan menulis lagu?
Aku membiarkannya kali ini.
Astaga, telemarketer ini. Tidak memberikan waktu istirahat.
Dering teleponmu...
Park Eun Hee?
Bagaimana bisa kau tahu tentang lagu itu?
Aku tidak sebiasa itu di mana aku hanya mengetahui dia. Aku bisa memainkannya.
Ini adalah lagu yang ayahku berikan padaku.
Kenapa? Ada masalah?
Itu masalah.
Ini juga lagu kesukaanku.
Kata-kata tidak melakukan keadilan.
Aku ingin mendengar lagu ini sebelum aku mati.
Apa mungkin, ayahmu, membuat musik?
Itu pasti tidak mudah bagi ayahmu untuk memberikan lagu ini kepada putrinya yang masih kecil.
Saat dia masih muda, dia bilang menjadi penyanyi adalah mimpinya.
Dia menulis musik dan liriknya sendiri.
Penyanyi yang asli dan juga membuat musik.
Ayahmu keren.
Tapi, mereka bilang kalau anak perempuan mirip dengan ayahnya, tapi kau sedikit...
Hei, apa kau pernah mendengar lagu ini sebelumnya?
Kau baru saja menyinggung aku, dan kau berpindak ke topk lain.
Ini sebuah karya seni, kan?
Direktur.
Aku tidak menghubungimu karena aku ingin kau menulis lagu dengan baik.
Aku tidak ikut campur saat kau memilih anggota baru. Tapi apa ini, hah?
Kau berpacaran sambil kau mengumpat?
Ini. Kau tahu produser baru Jae Kyung yang menulis lagu solo dia, kan?
Ini dia. Mari rilis lagu ini sebagai lagu baru di konser.
Aku bilang aku akan menyanyikan lagu yang aku buat sendiri.
Masih ada beberapa hari sebelum konser digelar. Mengapa kau sangat terburu-buru?
Itu karena aku tidak mempercayaimu.
Ada sebuah lagu yang benar-benar ingin aku tulis, jadi tolong berikan aku waktu.
Baik. Ingat ini. Jika ada yang salah pada konser kali ini,
aku juga tidak akan tinggal diam seperti ini.
Jangan khawatirkan itu.
Aku akan membuat lagu yang bagus sebelum konser digelar bagaimanapun caranya.
Ah.. Baiklah.. Sampai bertemu lain waktu.
Kemana kita akan pergi?
Pelan-pelan, ya?
Mengapa kau sangat mudah marah?
Apa kau akan mengancam nyawamu hanya karena kau marah?
No comments yet. Be the first to leave one.