The first 200 lines.
Apa kau percaya aku?
Apa kau percaya aku?
Apa kau percaya Tuhan?
Ini adalah darah perjanjianku,
Ditumpahkan untuk pengampunan dosa banyak orang.
Ambillah. Minum.
Sekarang, aku tanyakan sekali lagi.
Apa kau percaya aku?
Dengan segenap hatiku.
Maka kukatakan padamu aku tak akan meminum buah anggur ini dari sekarang,
Hingga hari aku meminum yang baru bersamamu di Kerajaan Bapa.
Tuhan selalu baik kepada kita di dunia sulit ini,
Bukan begitu, semuanya?
Dan Ia selalu berkata padaku akan ada waktunya...
...ketika aku akan membawamu kawananku,
Dan mengirimkanmu kepadanya.
Itu sebabnya kau harus percaya aku sekarang.
Kau harus percaya aku untuk memberimu makan, memberimu pakaian,
Dan menyediakan seluruh kebutuhan duniawi,
Dan sekarang kau harus percaya aku untuk mengirimmu ke Surga.
Tolong jangan takut atau panik,
Jika aku bilang padamu kau baru saja meminum racun.
Maggie!
Dia lebih ingin aku berbohong, atau kau ingin menatap mata Tuhan...
...dengan antisipasi mencintai seiring kau menemui Ia?
Saat ini racun telah mengalir didalam darah kita,
Tapi apakah kita habiskan 5 menit terakhir menangis dan ketakutan,
Atau akankah kita membaringkan hidup kita dengan kehormatan,
Bergabung bersama sebagai keluarga?
Maggie, kemari. Kemarilah, sayang.
Bergabung dengan kami agar kita melaluinya bersama-sama.
Ya, ya, ya, ya, ya...
Percaya aku. Percaya Tuhan.
Terima kami, Tuhan-ku, ke dalam dekapan kasih-Mu.
Itu harus dilakukan.
Maggie, kemari. Duduk bersama kami.
Aku minta maaf kita harus melakukan itu,
Tapi saat ini Tuhan tahu bahwa kau percaya aku dengan segenap hatimu.
Hanya itu yang Ia inginkan dan Ia minta.
Ini waktunya untuk kita membaringkan nyawa kita,
Tuhan akan tersenyum mengetahui kau memercayai Ayah kalian.
Dan hari itu akan datang,
Tapi hingga itu terjadi, ketahuilah aku akan lakukan semuanya untukmu.
Aku takkan biarkan kau terluka, kau mengerti?
Mengerti, Ayah.
Maggie?
Kenapa kau tidak beritahu kami?
Mengapa harus ada tes?
"Percayalah kepada Tuhan,"
"Dan jangan bersandar pada pemahamanmu sendiri,"
"Akui Ia dalam seluruh lakumu,"
"Maka Ia akan meluruskan jalanmu."
Amsal 3:5./ Benar.
Tuhan sangat bangga dengan kalian malam ini.
Aku bangga denganmu, sayang.
Maggie?
Sayang, ada satu cucian lagi, bisa tolong bawa itu keluar?
Sebelum kau pergi keliling,
Pastikan piring kotor bekas sarapan sudah dicuci.
Sudah ku cuci.
Baiklah.
Pastikan kau pulang sebelum makan malam, oke?
Baik, Ibu.
Kau sudah pulang?/ Ya.
Maggie.
Maggie, sayang./ Apa?
Biar aku yang buka.
Tetap ditempatmu.
Semuanya, tetap di tempatmu.
Hai.
Maaf, ban mobil kami pecah.
Tak jauh dari sini.
Kami ingin tahu jika kami bisa meminjam teleponmu.
Apa kau percaya Tuhan?
Ya.
Aku ingin membantumu,
Tapi aku sudah lama tak memiliki telepon.
Tapi masuklah. Kami akan memberimu minuman,
Lalu kita lihat ban yang pecah itu.
Tentu, kenapa tidak?/ Masuklah.
Terima kasih./ "Aku haus dan kau beri aku minum,"
"Aku orang asing dan kau menyambutku."
Terima kasih./ Silakan.
Terima kasih.
Terima kasih./ Terima kasih kembali.
Apa yang terjadi?
Aku tidak yakin.
Pecah bannya cukup parah.
Dua ban kanan kami pecah.
Kami mampu sudah ganti salah satunya dengan ban serep,
Tapi aku tak yakin dengan ban satunya.
Aku yakin kami takkan mengalami pecah ban...
...seandainya kau tetap di jalan beraspal.
Dan aku ingin ini dicatat, jika aku menyarankan...
...melewati jalan raya didekat pom bensin dan peradaban.
Maksudku, desa ini indah, kami hanya...
Kami berharap memotong ke Selatan...
...dan menemukan jalan raya 56.
Kau mungkin perhatikan tak banyak kemacetan di sini.
Ya, kami memperhatikan.
Kita pasti berada sekitar 35 mil dari tempat terdekat.
Apa kau memiliki tetangga terdekat yang mungkin memiliki telepon?
Ada yang dekat.
29 mil ke arah tenggara ada tetangga pertama kami.
Bagaimana kalian bertahan tanpa telepon?
Alkitab mengajarkan kami untuk menghindari ocehan kurang pantas.
Itu menuntun orang untuk semakin menuju kesesatan.
Baiklah.
Jadi kalian sangat hidup mandiri, ya?
Menurutku itu menakjubkan.
Hidup dari pertanian, menjaganya tetap sederhana.
Hidup dari pertanian?
Apa, kau akan meminta George untuk beritahu kau tentang kelinci berikutnya?
Aku tidak bilang mereka "Grapes of Wrath" atau lainnya...
"Of Mice and Men".
Apa?
George dan Lenny dari "Of Mice and Men".
Kami suka membaca.
Benar.
Maaf, aku meminta maaf untuk temanku ini.
Dia orangnya suka blak-blakan.
Omong-omong, air limun ini membuatku ingin buang air kecil.
Kau memiliki air mengalir di sini, bukan?
Ya, Betty akan tunjukkan kau dimana tempatnya.
Sebelah sini.
Maaf aku tak bisa membantumu dengan telepon,
Tapi aku punya kunci ban.
Mungkin kita bisa ke sana dan memeriksanya.
Itu tidak perlu,
Mungkin cukup tumpangan ke rumah terdekat...
...atau tempat lainnya dimana kami bisa menghubungi seseorang.
Traktor hanya melaju 3 mil/jam,
Dan kami tak punya mobil.
Tunggu, kau juga tak punya mobil?
Tidak. Kami pernah punya kuda,
Dan kami bermaksud untuk memilikinya lagi, tapi...
Kita masih punya sinar matahari. Aku bisa bawa kotak perkakasku,
Menambal banmu, lalu kau bisa lanjutkan perjalanan.
Kami sangat menghargai itu. Terima kasih.
Bagus.
Apa-apaan?
Kami memasang ban serep di belakang...
...sebelum kami sadar ban ini juga pecah.
Jalanan ini merepotkan.
Syukurlah kau berhenti didekat tempatku,
Jika tidak kau bisa tersesat./ Kami tidak tersesat, kami...
Kami sangat hargai ini. Terima kasih.
Aku yakin ada alasan mengapa kau di sini.
Tuhan selalu memiliki alasan,
Kau hanya perlu memahami apa alasannya.
Masukkan gigi netral,
Lalu aku akan sambungkan pada kerekan disana.
Apa ini?
Ambillah jika kau mau.
Alkitab berkata agar tidak meminum buah anggur,
Khususnya demi berpesta pora.
Lebih baik penuhi dirimu dengan roh.
Hei, ayolah, Bung.
Bung, apa yang kau lakukan?/ Apa kau tak dipenuhi dengan roh?
Kau akan membayar itu? Hanya itu sisa minuman kami.
Maafkan aku. Aku tak ingin ini berada didekat keluargaku.
Tapi aku akan menggantinya.
Maaf.
Bir hitam.
Maggie.
Tolong potong ini setelah kau selesai.
Menurut Ibu mereka berbahaya?
Sayang...
Ibu rasa Ayahmu tidak berpikir begitu.
Dan Tuhan ajarkan kita untuk membantu orang asing yang membutuhkan.
Bagaimana dengan seluruh peringatan bahaya orang asing?
Jangan menyinggung. Kau dulu masih kecil.
Kau memang masih kecil.
Lalu apa, apa kita mengunci pintu, atau mengundang mereka masuk?
Serahkan itu pada Ayahmu.
Kau tak perlu mengundang orang asing ke sini.
Maggie.
Khususnya anak laki-laki.
Hal seperti ini takkan terjadi lagi.
Ibu yakin ayah kalian akan buat mereka segera lanjutkan perjalanan.
Dan seluruh sukacita ini akan berakhir.
Ya, mereka sangat mengganggu jadwal sibukku...
...dari membuat kentang tumbuk.
Berhenti bersikap sok pintar, Putriku.
Ada apa denganmu?
Mungkin mereka bisa ikut makan malam./ Sayang, tidak.
Ibu yakin mereka punya rencana lain saat bisa melanjutkan perjalanan.
Ayah tak ingin mereka disini lebih lama dari yang seharusnya.
Aku bisa katakan itu kepadamu.
Boleh aku tanyakan dia terlebih dulu?
Maggie, tidak. Tinggalkan mereka sendiri.
Kau cukup urus wortel itu.
Buat makan malamnya lebih,
Ini akan butuh lebih lama dari yang aku kira.
Kalian familiar dengan ungkapan...
..."Lari seperti ayam yang kepalanya terpotong"?
Seperti itulah hidup tanpa Tuhan membimbing jalanmu, hanya...
Apa-apaan?!
Apa, kau ingin makan malam,
Tapi kau tak ingin melihat dari mana itu berasal?
No comments yet. Be the first to leave one.