The first 200 lines.
"Episode 38"
Terima kasih untuk makanannya.
Ayo pergi ke mobilku. Aku akan mengantarmu pulang.
Tidak perlu. Aku bisa naik bus.
Tunggu.
Ukurannya pas.
Apa?
Aku beli arloji ini karena menurutku ini cocok untuk seorang guru TK.
Terima kasih telah membantuku hari ini.
Kamu tidak perlu melakukan ini.
Ada apa? Apa itu terlalu kekanak-kanakan?
Tidak, bukan itu maksudku.
Arloji ini akan menjadi pelindungmu.
Ini akan membantumu mengubah kesedihanmu menjadi kebahagiaan.
Jadi, teruslah memakainya.
Ini tidak mahal, jadi, jangan merasa bersalah.
Aku membeli ini bukan untuk mendesakmu.
Tapi aku merasa tertekan.
Astaga, itu bukan masalah besar.
Kamu mengatakan kepadaku bahwa kamu tidak akan mendesakku.
Tapi kamu membelikan aku buku, mengirimkan musik, dan foto.
Dan itu tidak apa-apa.
Aku bersyukur karena aku tahu kamu melakukan semuanya untukku.
Tapi aku jarang melanggar ucapanku begitu aku memutuskan sesuatu.
Aku tahu kenapa kamu bertingkah seperti ini,
jadi, aku merasa tidak nyaman menerima barang pemberianmu.
Itu tidak ada artinya. Kenapa kamu begitu serius?
Aku hanya memberikannya karena aku berterima kasih.
Kamu sudah mentraktirku makan.
Membantu memilih hadiah keponakanmu bukanlah masalah besar.
Itu tidaklah sulit.
Tapi dengan hal-hal seperti ini, aku berpikir kamu punya niat lain.
Aku agak kuno.
Aku bisa melihat itu.
Aku tahu.
Aku tidak seperti itu di masa lalu.
Tapi perasaanku menjadi tumpul setelah melalui masa sulit.
Aku bukan orang yang santai.
Sudah kubilang aku akan pelan-pelan.
Lantas kenapa?
Apa kamu ingin aku menikmati kenyataan bahwa kamu menyukaiku?
Astaga, kamu sangat tegang hari ini.
Maafkan aku. Aku pasti terlalu jujur.
Aku harap kamu bersenang-senang di ulang tahun keponakanmu.
Kalau begitu, sampai jumpa.
Tunggu.
Apa kamu mau aku mengembalikan ini ke toko?
Atau haruskah aku memakainya saja?
Aku akan pergi sekarang.
Sampai jumpa.
Arloji ini akan menjadi pelindungmu.
Ini akan membantumu mengubah kesedihanmu menjadi kebahagiaan.
Jadi, teruslah memakainya.
Terima kasih.
Bu Choi, aku baru saja mengirimimu tanggal dan jam
kelahiran putramu melalui pesan teks.
Ji Young melahirkan bayimu dalam perjalanan ke rumah sakit.
Ibu Ji Young memberitahuku ini, jadi, ini benar.
Dia bahkan langsung ke rumah sakit untuk dirawat.
Jadi, catatan rumah sakitnya ada.
Ini hari kelahiran anakku.
Selamat ulang tahun anakku.
Ini hari kelahiranmu dan kematian ibuku.
Hari ini memang seperti itu.
Hai.
Sedang apa kamu di sini? Kamu datang bekerja lebih awal.
Apa yang akan kamu masak hari ini?
Aku lupa. Aku harus melihat menu.
Ini hari ulang tahun Tony.
Benar. Aku akan membuat sup rumput laut.
Aku harus melakukan itu.
- Biar aku saja. - Kamu ingin memasak?
Ya, aku pandai memasak sup rumput laut.
Aku akan membantumu hari ini.
Tidak usah. Ini pekerjaanku, jadi, aku yang harus melakukannya.
Ayolah. Aku hanya akan membantu sedikit.
Baik.
Hari ini, kamu asistenku. Aku manajermu.
Baik, aku akan bersiap-siap.
Selamat ulang tahun, Tony.
- Selamat ulang tahun, Tony. - Selamat ulang tahun, Tony.
Bagaimana kalau kamu meniup lilin ketika berterima kasih pada ibumu
karena melahirkanmu pada hari ini?
Baik.
Keinginanku adalah
memasak makanan untukmu.
Aku ingin memasak makanan ulang tahunmu.
Joon Su.
Ini hari peringatan saat ibu melahirkanmu.
- Selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun.
Terima kasih.
Tony, ini dariku.
Terima kasih.
Ini aku. Ini keren sekali.
- Bisakah Ibu menggambar untukku? - Aku juga.
Baik, ibu guru akan melakukannya.
- Apa itu enak? - Ya.
- Makanlah. - Baik.
Cobalah sup rumput laut ini.
Ini lezat sekali.
Tony, apa kamu sudah berterima kasih kepada ibumu karena melahirkanmu?
Jangan lupa untuk berterima kasih kepadanya setelah kamu pulang, ya?
Baik.
"Young Ran"
Young Ran.
Apa kamu baik-baik saja?
Tentu saja. Bagaimana denganmu?
Aku baik-baik saja seperti biasanya.
Bagaimana keadaan Ji Young?
Dia mengajar di taman kanak-kanak dan kabarnya baik-baik saja.
Begitu rupanya.
Ini hari peringatan saat dia melahirkan anak laki-laki itu.
Jadi, aku menelepon untuk mencari tahu keadaannya.
Benar juga. Sekarang harinya. Aku hampir lupa.
Ji Young mungkin sudah selesai mengajar sekarang.
Cobalah meneleponnya.
Dia tidak mau menerima teleponku.
Aku meneleponnya setiap tahun pada tanggal ini karena aku khawatir
dengan keadaan putriku, tapi dia tidak mau menjawab.
Aku yakin dia menderita hari ini.
Maaf, tapi tolong jaga dia dengan baik.
Baik. Sampai jumpa.
Bu Wendy memberimu ini sebagai hadiah?
- Ya. - Coba kulihat.
Ini kamu, Tae Woong.
Astaga, ini luar biasa.
Dia pasti menggambarnya sendiri.
Dia menggambarnya dengan mendetail. Itu menghabiskan waktu berhari-hari.
Benar sekali.
Astaga, dia pasti sangat sayang pada Tae Woong.
Kenapa matahari selalu mencoba melelehkan kita
setiap kali kita keluar seperti ini?
Astaga.
Jika kita pingsan ketika membagikan ini,
apa itu akan dianggap sebagai kecelakaan industri?
Apa yang kamu bicarakan?
Cukup pakai topi dan minum secangkir kopi dingin.
Ayo kita bergegas, lalu kembali.
Kami akan tetap di sini. Kalian harus pergi ke sana.
"Kosmetik TS"
Baik.
Ayo pergi.
Sampai bertemu nanti.
Bergegaslah!
Baik, aku akan segera ke sana.
Mi Hyun benar-benar kejam pada anak itu.
Dia senior cantik di kantor yang tidak membelikannya makanan.
Cantik?
Dia senior jahat yang seperti bos dan tidak membelikannya makanan.
"Mainan Bayi"
Hei, Hye Rim.
Baik, terima kasih.
Kamu tidak pernah melupakan ulang tahun Tae Woong.
Bagaimana aku bisa lupa?
Aku sangat bahagia dan bersyukur bahwa Tae Woong dilahirkan.
Tolong ucapkan selamat ulang tahun kepadanya untukku.
Katakan padanya aku bersyukur dia tumbuh dengan sehat.
Aku mengirim hadiahnya melalui kurir.
Jadi, apa seluruh keluarga berkumpul hari ini?
Bahkan Sang Hyuk?
Sangat senang rasanya bisa berkumpul bersama semuanya.
Melihatmu membuatku ingin cepat hamil.
Astaga, apa yang akan kami lakukan tanpamu?
Kita akan berada dalam masalah besar.
Cium kakek juga.
Cium nenekmu juga.
Astaga.
Aku belum pernah melihat keluarga kita sebahagia ini
sejak aku mulai berjalan.
Ibu, apa perutmu sakit ketika melahirkanku?
Apa?
Ya.
Ya, tentu saja. Dia kesakitan. Dia sangat kesakitan.
Terima kasih sudah melahirkan aku.
Astaga.
Aku ingin main.
- Baik, pergilah. - Kamu tidak menghabiskan makan?
- Pergilah. - Kamu boleh pergi.
Apa kamu sudah dengar tentang itu, Sang Hyuk?
Bukankah Hye Rim sudah memberitahumu?
Dia sudah bercerita kepadaku.
Gadis itu melarikan diri dan bersembunyi.
Dia memberi kami masalah.
Ketika kami berhasil mengambil bayi itu darinya,
dia datang jauh-jauh ke sini dan terus meminta bayinya kembali.
Dia membuat keributan setiap hari.
- Lalu apa yang terjadi? - Kami memerintahkan
penjaga kami menyeretnya, tapi dia pantang menyerah.
Ayahmu membawanya ke suatu tempat dan memberinya pelajaran.
Akhirnya, semuanya berjalan lancar, jadi, kita melakukan hal yang tepat.
Kita memiliki putra, keturunan kita masih ada, dan keluarga kita tenang.
Kamu telah menyelesaikan tugasmu.
Terima kasih.
Apa kamu begitu suka hadiah dari Paman Sang Hyuk?
Ya, ini robot favoritku.
Bagaimana kamu tahu apa yang disukai anak-anak?
Ini semua berkat kemampuan menghiburku.
Kamu harus segera menikah
agar kamu dapat membeli barang untuk anakmu sendiri seperti itu.
Kenapa kamu menyulitkan ibu, bukannya melakukan permintaan ibu?
No comments yet. Be the first to leave one.