The first 200 lines.
Bayi ini mungkin bukan bayimu.
Apa?
Sampel spermamu bukan satu-satunya sampel yang aku gunakan.
Aku menggunakan sampel lain.
Apa kamu bilang?
"Shin Sang Hyuk, Jung Jin Kook"
Aku secara acak memilih satu dari dua sampel.
Aku hanya memilih satu secara acak
dan memasukkannya ke dalam tubuhku
saat aku berovulasi.
Jadi, aku tidak tahu siapa ayahnya yang sebenarnya.
Apa kamu memilih satu secara acak?
Jadi, kamu tidak tahu siapa ayahnya?
Hye Rim, kenapa...
Kenapa kamu melakukan itu?
Aku khawatir aku mungkin mulai terobsesi denganmu,
dan aku tidak menginginkan itu.
Aku pikir aku lebih baik tidak tahu bayi siapa itu.
Berarti bayi itu mungkin bayi orang lain?
Lalu kenapa kamu bilang aku ayahnya?
Kamu sangat yakin ketika memberitahuku.
Setelah aku hamil,
perasaanku kepadamu makin kuat.
Aku tidak tahu apa itu karena hormon,
tapi aku makin menyukaimu
dan aku terus berharap kamu akan menjadi ayah bayiku.
Aku terus mencari persamaan
antara kamu dan bayi dalam kandunganku.
Dan keinginanku bahwa kamu akan menjadi ayah bayi itu
perlahan mulai menjadi keyakinan.
Itu tidak masuk akal.
Bagaimana kamu bisa mengatakan itu? Kamu seorang dokter.
Maafkan aku.
Aku juga manusia yang bisa terbawa emosi.
Jika Min Kyung tidak mencari tahu,
aku hendak merahasiakan hal itu selamanya.
Tapi setelah orang-orang tahu,
kamu datang menemuiku dan bertanya apa itu bayimu.
Saat itulah
semua perasaan yang kupendam mulai meledak.
Dan aku pun berpikir bahwa bayi harus tumbuh dengan seorang ayah.
Tapi sekarang aku kembali berpikir seperti dahulu.
Setelah melalui banyak masalah,
aku menyadari bahwa bukan ini kehidupan yang kuinginkan.
Aku tidak ingin menikah dengan pria yang tidak mencintaiku,
dan aku tidak ingin ditekan oleh mertuaku.
Tidak ada satu pun dari ini yang aku inginkan.
Lagi pula,
aku ingin membesarkannya sendiri untuk menghindari semua ini.
Tapi masih ada kemungkinan itu merupakan bayiku.
Apa pentingnya itu?
Sekarang, ini bayiku seorang.
Tidak masalah siapa ayahnya. Ini bayiku mulai sekarang.
Jadi, kamu harus melanjutkan hidupmu sendiri.
Kamu tidak perlu terikat denganku.
Astaga.
Maafkan aku. Aku tidak akan melakukannya lagi.
Dasar berengsek. Apa kamu masih belum jera?
Kamu selalu membual tentang bisnismu itu.
Apa yang terjadi dengan bisnis besar itu?
Kenapa kamu harus mencuri uang dariku?
Maafkan aku.
Bosku bangkrut dan kabur.
Para kreditur ingin aku mengembalikan 200.000 dolar,
dan mereka mengirimkan preman untuk mengancamku.
Aku juga korban.
Astaga, itu bagus.
Pergilah.
Ayolah, Bu Jo.
Bu Jo.
Silakan masuk.
Apa kamu merasa lebih baik?
Ibu mertuaku sangat khawatir.
Dia mengirimku ke sini untuk menjagamu.
Kamu belum tahu apa-apa.
Aku sudah memberi tahu Sang Hyuk.
Apa?
Bayi ini
mungkin bukan anak Sang Hyuk.
Apa?
Apa maksudmu?
"Kosmetik TS"
Silakan masuk.
Rancangan desainnya sudah jadi hari ini,
jadi, aku harus pergi ke percetakan.
Aku akan pergi bersamamu. Aku ingin melihatnya juga.
Aku tidak percaya ini.
Bagaimana kamu bisa melakukan hal seaneh itu?
Kamu seharusnya mengatakan bahwa kamu tidak tahu siapa ayahnya.
Kamu mempermainkan keluarga kami.
Maaf sudah membuatmu bingung.
Aku pantas dimarahi.
Bayi ini adalah bayiku. Keluargamu tidak berhak atas dia.
Jadi, aku tidak ingin lagi berhubungan dengan keluargamu.
Aku tidak yakin apa itu mungkin.
Masih ada kemungkinan bayi itu keturunan keluarga kami.
Tidak ada yang akan berubah meski Sang Hyuk adalah ayahnya.
Jadi, tolong katakan itu kepada mertuamu.
Tolonglah aku, Kyung Shin.
Coba kulihat.
Desainnya bagus. Aku suka warnanya.
Kamu memang desainer terbaik.
Kamu benar. Hasilnya bagus.
Tapi warnanya sedikit berbeda dari yang aku pilih sebelumnya.
Aku pikir sebaiknya sedikit lebih cerah.
Pak, bisakah kecerahannya dinaikkan dari 80 persen menjadi 82 persen?
Baik, aku akan melakukannya.
Kurasa warna magenta ini tidak pas.
Ini seharusnya agak lebih gelap.
Omong kosong apa ini?
Jika itu anak kita, maka itu anak kita.
Apa maksudmu itu mungkin anak kita?
Kyung Shin, apa kamu yakin kamu tidak keliru?
Kenapa orang waras melakukan hal seperti itu?
Dia rupanya tidak ingin tahu siapa ayahnya.
Dia ingin membesarkan bayi itu sebagai bayinya seorang.
Hye Rim mampu melakukan hal seperti itu.
Dia wanita yang tahu apa yang dia mau.
Tapi dia bersikap seolah Sang Hyuk adalah ayahnya.
Maksudmu dia membawa orang tuanya ke rumah kita
padahal dia tidak yakin itu bayi Sang Hyuk?
Aku tidak tahu dia bisa begitu ceroboh.
Dia bilang itu karena hormon.
Dia menyukai Sang Hyuk selama ini.
Dan setelah dia hamil,
dia terus merasa bahwa bayi itu adalah bayi Sang Hyuk.
Lalu dia yakin tentang itu.
Apa itu mungkin?
Selera makannya mulai berubah
dan mulai menyantap makanan yang Sang Hyuk suka.
Jadi, itulah yang membuat dia berpikir seperti itu.
Wanita cenderung berpikir secara intuitif.
Kamu yakin dia mengatakan itu
bukan karena dia kesal?
Mungkin karena Sang Hyuk terus menolak menikahinya.
Kamu benar, Sayang.
Aku pikir itu sebabnya dia menolak gedung itu.
Tidak, itu tidak benar.
Hye Rim tidak tampak berbohong.
Mungkin semuanya benar.
Astaga, ini sangat membingungkan.
Aku harus bertanya kepada Sang Hyuk.
Hai, Bu.
Ya, aku sudah dengar.
Ya, itulah yang Hye Rim katakan.
Berarti semuanya benar?
Aku rasa begitu.
Baik, sampai jumpa.
Hye Rim menunjukkan tanda-tanda keguguran,
jadi, aku membesuknya di rumah sakit.
Apa dia baik-baik saja?
Ya, untungnya begitu.
Hye Rim...
Kami putuskan untuk tidak memperumit hubungan kami.
Dia juga tidak ingin menikah denganku.
Tapi dia hamil.
Kalian harus memutuskan dengan lebih hati-hati.
Aku pribadi berpikir kalian seharusnya.
Kami sudah mengambil keputusan, jadi, jangan membicarakannya lagi.
Ayo semua pulang sekarang.
Aku harus pulang
supaya kalian bisa pulang dengan tenang.
Tentu saja.
Aku lebih suka jika kamu merasa sedikit tidak nyaman.
Kamu selalu pulang ketika aku pulang.
Aku?
Apa kalian tidak akan pulang?
Tidak, aku masih punya pekerjaan sedikit lagi.
Kalian pulanglah saja.
Tidak, tunggu. Kamu tidak biasanya seperti ini.
Kamu selalu menolak menjadi bawahan.
Bawahan?
Bawahan yang patuh terhadap perusahaan.
Ya, itu benar. Tapi aku harus menyelesaikan tugasku.
Aku benci menjadi bawahan,
tapi yang lebih aku benci adalah karyawan yang tidak kompeten.
Bagaimana mungkin ini terjadi?
Serendah apa kamu memandang keluarga kami?
Maafkan aku.
Astaga, ini tidak bisa dipercaya.
- Benarkah itu? - Ya.
Dia berlagak terhormat.
Tapi dia tidak bisa berkata apa-apa sekarang.
Lalu bagaimana dia begitu yakin bahwa itu bayi Sang Hyuk?
Mungkinkah dia merasakan itu karena hormonnya?
Rupanya dia selalu menyukai Sang Hyuk.
Hye Rim mungkin ingin dia menjadi ayah bayinya karena perasaannya,
dan itu membuatnya meyakini itu.
Tapi dia seorang dokter.
Bagaimana bisa seorang dokter bersikap emosional?
Dia seorang wanita. Mungkin dia menginginkan pria yang dia suka
menjadi ayahnya.
Astaga.
Hyun Joon, cari tahu cara mengetahui siapa ayah bayinya.
Dia benar. Tidak bisakah kita melakukan tes DNA?
Tidak, tunggu.
Bisakah kita mengetahuinya dengan melakukan tes cairan ketuban?
Tes DNA dan tes cairan ketuban
akan memungkinkan kita mengetahui jenis kelamin dan ayahnya.
Kalau begitu cepatlah lakukan itu.
No comments yet. Be the first to leave one.