The first 147 lines.
Aku datang untuk menemuimu.
Kau tiba-tiba muncul,
dan berkata datang menemuiku, apa maksudmu?
Kita sudah berakhir sejak lama.
Masalahnya sudah seperti ini, tidak perlu datang meminta maaf kepadaku lagi.
Mizuho.
Aku tidak ingin mendengar apa pun.
Selama tiga tahun ini aku terus berpikir
kenapa Kizuki menghilang dari hadapanku?
Kenapa...
Teruslah dipenuhi olehku.
Aku selalu merasa takut...
PERUSAHAAN PINDAHAN
Namaku Kizuki Hazawa.
Karena aku merasa Kizuki berada di sisiku adalah hal yang wajar.
Mi-chan, ayo bermain.
Mi-chan, aku merasa tidak enak.
Kizuki, sebentar lagi sampai, tahan sedikit lagi.
Suatu hari nanti...
Lalu, tentang itu...
Mizuho, aku akan pulang bersamamu.
Aku ingin menjadi pacar Mizuho.
Mizuho.
Suatu hari nanti...
Meskipun kita harus berpisah
aku masih menginginkan Kizuki yang sekarang.
Mizuho.
Apakah aku masih hanya seorang adik?
Mizuho...
Bukan.
Pacar.
Mulai sekarang, kau adalah pacarku.
Permisi.
Aku menginginkan seluruh bagian dari Kizuki.
Baru saja Mizuho bilang...
Aku adalah pacarnya.
Ayo, senyum.
Oke.
Yey!
Yey! Oke.
- Keren, tidak? - Sangat keren.
- Terpotret dengan sangat jelas. - Bagus sekali.
Tunggu, foto ini coba potret agak dari atas lagi.
Sekalian saja langsung memotret tepat dari atas ke bawah.
Yey!
Mizuho...
Hei, lambat sekali.
Kenapa kau berdiri di sini?
Aku baru saja ingin menjemputmu.
Terima kasih atas kerja kerasnya saat belanja.
Seluruh tubuhmu sudah tertutup salju.
Sudahlah, ayo cepat masuk.
Maaf, Airu.
Tidak bisa.
Aku tidak bisa ikut pesta Natal sekarang.
Aku mau pergi mencari Chika, maaf.
Airu?
Ada apa?
Ayo kita kembali makan ayam panggang.
Mizuho berkata, dia mau pergi ke rumah Chika.
Eh?
Shin-chan...
Mulai sekarang, apa pun yang terjadi
tolong menjaga dari sisi Mizuho dan Kizuki saja.
Kalau begitu, kami pulang dulu.
Benarkah tidak perlu dibantu merapikan?
Ya.
Semuanya sudah hampir selesai dirapikan.
Aku juga akan segera kembali.
Oke, kalau begitu sisanya maaf merepotkanmu.
Baik.
Orang yang paling ingin makan malah tidak datang ke pesta.
Apa-apaan ini?
Dasar Mizuho, tidak memakan kue buatanku
sungguh kerugian besar dalam hidup.
BESOK MULAI LIBUR MUSIM DINGIN
BESOK MULAI LIBUR MUSIM DINGIN
Jadi, apa rencanamu?
Aku ingin bicara dengan jelas kepada Shin.
Begitu, ya.
Eh?
SHIN, MAU PERGI BERMAIN SELUNCUR ES
BERSAMA SETELAH PULANG SEKOLAH? Mau pergi bermain seluncur es bersama?
Eh?
Apakah sakit?
Tidak.
Oke.
Ayo.
Sakit sekali.
Jatuhnya parah sekali, ya?
Apakah kemampuan meluncurmu lebih buruk dari sebelumnya?
Shin, kenapa tiba-tiba mengajakku bermain seluncur es?
Setiap kali datang ke sini, kita selalu berlima, 'kan?
Syugo sama Airu bermain dengan heboh.
Lebih berisik dari biasanya.
Namun, aku selalu berharap suatu hari bisa datang berdua saja bersamamu.
Berjalan berdua sambil bergandengan tangan.
Minum cokelat panas yang dibeli di kedai bersama-sama.
Memberikanmu hadiah Natal di sini.
Sekarang, sepertinya aku sedikit mengerti ucapan yang kau ucapkan sebelumnya.
Yaitu "lebih baik menjadi teman saja" dan ucapan tentang "tidak ingin berubah".
Namun, waktu tidak akan berhenti menunggu kita.
Kita terus berubah di setiap momen.
Mizuho.
Apakah aku kalah dari Kizuki?
Shin...
Aku...
Aku memutuskan untuk berpacaran dengan Kizuki.
Rupanya begitu.
Akhirnya kau menyadari perasaanmu sendiri.
Tadinya aku ingin membuatmu menyukaiku terlebih dahulu sebelum itu terjadi.
Tidak disangka kau menyadarinya secepat ini.
Eh?
Shin, kau mau ke mana?
Manis sekali.
Ternyata begini rasanya cokelat panas.
Aku mungkin tidak bisa kembali lagi ke hubungan sahabat masa kecil.
Apa?
Seharusnya juga tidak akan bisa dekat seperti dulu lagi.
Ki-Kita sudah tidak bisa kembali lagi.
Aku hanya bohong.
Apa?
Aku akan tetap berteman denganmu.
Jadi, jangan menunjukkan ekspresi seperti itu.
Tersenyumlah.
Saat kau kesulitan, aku akan tetap mendengarmu mengeluh
karena kau sangat payah.
Payah apanya...
Payah sekali.
Me-meskipun aku sangat payah, aku juga sedang berusaha dengan caraku sendiri.
Semangat, ya.
Sakit!
Dingin sekali!
Tadi kau sengaja mengatur waktunya agar meleset, 'kan?
Aku menyukaimu.
Aku menyukaimu.
Aku menyukaimu.
Aku menyukaimu.
Aku menyukaimu.
Aku menyukaimu.
Eh?
Salju mulai turun lagi.
Aku selalu menyukaimu.
Sangat indah.
Maaf, Mizuho.
Aku tidak bisa membayangkan diriku akan melepaskanmu setelah dewasa.
Kau dan Kizuki harus berjalan lancar.
No comments yet. Be the first to leave one.