The first 200 lines.
Kota sudah dikuasai zombi.
Dia pergi bersama Nicholas.
Dia punya ide bahwa...
...jika dia nyalakan api, itu akan hentikan zombi datang ke sini.
Aku berusaha pergi bukannya dia.
Aku ingin melakukannya.
Api itu tak pernah dinyalakan.
Kami harus melanjutkan.
Aku turut prihatin.
Katanya jika dia terjebak...
...dia akan temukan cara untuk mengirim tanda.
Tanda?
Buka gerbangnya!
Buka gerbangnya!
Buka gerbangnya sekarang!
Season 6 Episode 5 NOW
Kalian bisa mendengarnya.
Beberapa dari kalian melihatnya.
Mereka kembali ke sini, separuh dari mereka.
Masih cukup untuk mengepung kita cukup dalam.
Aku tahu kalian takut.
Kalian belum pernah melihat hal seperti ini.
Kalian belum pernah mengalami hal seperti ini.
Tapi kita aman untuk saat ini.
Panel yang ditabrak truk itu tampak utuh.
Kita sudah perkuat itu untuk jaga-jaga.
Bagaimana pun, tembok itu akan bertahan.
Apa kalian bisa?
Yang lainnya, mereka akan kembali.
Mereka akan kembali.
Daryl, Abraham, Sasha, mereka punya kendaraan.
Mereka akan menjauhkan mereka, seperti yang lainnya.
Glenn dan Nicholas akan pulang lewat gerbang utama nanti.
Mereka tahu tindakan mereka...
...dan kita tahu hal yang harus kita lakukan.
Kita kecilkan suara sebisa mungkin.
Memasang penutup jendela di malam hari.
Bahkan sebaiknya, matikan lampu.
Kita akan buat tempat ini sehening kuburan, siapa tahu mereka pergi.
Tempat ini memang kuburan.
Tambang batu terbuka...
...dan para zombi itu mengarah ke sini.
Semuanya.
Rencana yang Rick laksanakan...
...untuk menghentikan hal itu terjadi.
Dia menjauhkan separuh dari mereka.
Aku di luar sana merekrut bersama Daryl.
Aku coba ingin masuk ke pabrik pengalengan dan menjarah...
...dan Daryl ingin terus mencari orang.
Kami melakukan keinginanku...
...dan kami terjebak dalam perangkap mereka.
Dan aku kehilangan ranselku.
Mereka pasti mengikuti jejak kami.
Orang-orang itu yang menyerang kita...
...mereka temukan jalan ke sini gara-gara aku.
Akan ada lagi yang harus dibicarakan.
Deanna?
Deanna?
Jangan.
Kita tidak mengubur pembunuh di dalam tembok.
Kita tidak akan keluar ke sana.
Jadi kita harus bagaimana?
Kita menunggu.
Aku tak bisa membuat dua hidangan dengan ini.
Sup dan saus bisa diperbanyak dengan menambahkan air.
Apa bedanya jika kita akan mati besok?
- Kita harus menjatah sekarang... - Aku tak bisa.
Aku tak bisa habiskan sisa waktuku menyaksikan keluargaku kelaparan.
- Tunggu. - Maafkan aku.
Maaf, Olivia. Aku hanya tak paham maksudmu.
Hei. Hei!
Hentikan.
Sekarang juga, hentikan itu.
Barang ini untuk semua orang.
Kita harus berhemat jika ingin bertahan hidup.
Kenapa kau tak pastikan gerbang itu tertutup, Spencer?
Ya, Itu karena aku.
Aku yang lakukan itu.
Tapi truk di luar tembok itu...
...pasti sudah masuk jika bukan karena aku.
Aku juga yang lakukan itu.
Jika tak kulakukan, mungkin kita sedang tak bicara saat ini.
Kau tadi di mana, Bruce?
Lakukan ini akan buat kita mulai tak peduli apa pun.
Tak peduli dengan siapa pun.
Lalu kita akan mengingat lagi saat ini...
...ketika kita sudah hancurkan tempat ini.
DALAM KENANGAN KITA
Kau mau keluar?
Lampu senter, besi rangka, tali.
Besi diturunkan dari tembok dengan jarak cukup...
...mungkin alihkan mereka.
Dengan begitu, zombi tertarik ke setiap besi...
...dan kau membuka jalan keluar.
Kini kau bersiap.
Menunggu gelap, ya?
Bagaimana jika kakimu terkilir saat melompat turun?
Atau kau dihambat oleh salah satu dari mereka.
...lalu kau harus menghadapi mereka semua?
Aku tak bisa membiarkanmu lakukan ini.
Kau tak bisa menghentikanku.
Aku akan membantumu.
Dan aku tahu jalan keluar yang lebih aman.
GEREJA
HASIL PANEN
BARLEY - ALFAFA - GANDUM
PENGGILINGAN
PENDIDIKAN - PELATIHAN DOKUMEN PANDUAN
OBAT DAGANG - PENGETAHUAN KEAMANAN - ENERGI
PEMILIHAN UMUM - PERLUASAN EKSPLORASI
- Spencer? - Ya.
Aku...
Salahku.
Kau mabuk?
Akan begitu.
Ini dari ruang persediaan makanan.
Kau mencurinya?
Aku takkan menyebutnya begitu.
Jadi ucapanmu pada semua orang...
...itu hanya omong kosong?
Tidak. Jika mereka semua datang dan menjarah ruang persediaan makanan...
...dan semua orang mengetahuinya, melihatnya...
...maka habislah sudah kita.
Tapi satu orang?
Satu orang, dan tak ada satu orang pun yang tahu.
Jadi, kenapa bukan aku?
Aku menghentikan perampokan kecil di bank.
Aku pantas dapat hadiah.
Satu perayaan terakhir.
Karena mereka benar, Ibu...
...dan Ibu tahu itu.
Kita akan segera mati.
Astaga, Spencer!
Aku?
Itu baru omong kosong!
Ibulah alasan kita celaka.
Ibu yang jadikan kita seperti ini.
Kita tidak pernah aman di sini.
Tapi Ibu tak mau melihat itu.
Ibu tak ingin kami melihat itu.
Ibu hanya ingin bermimpi.
Yang terjadi pada Ayah, pada Aiden...
...semua itu salah Ibu.
Hei.
Kau baik-baik saja?
Kenapa aku tak baik-baik saja?
Apa kau melihat Enid?
Tidak sejak aku melihatnya bersamamu.
Kurasa dia melompati tembok sebelum kawanan itu datang...
...dan kini dia terjebak di luar.
Kenapa kau mengira dia belum mati?
Ayolah.
Dengar...
...aku akan mencarinya.
Aku hanya butuh bantuanmu.
- Jika kau memanjat... - Aku tak akan membantumu, Carl.
Ini bukan untukku.
Tapi untuk Enid.
- Temanmu. - Pacarku.
Atau maksudku, karena begitulah dulu dia, ya?
Jadi kau mau biarkan dia di luar?
Sudah kukatakan padanya agar jangan lompati tembok...
...sudah kubilang padanya ada orang jahat di luar sana...
...dan bahwa itu tindakan bodoh dan berbahaya.
Tidak jika kita tahu tindakan kita.
Aku tak akan membiarkanmu pergi.
Carl.
Carl, kau takkan keluar.
Mundurlah.
Baik.
Akan kuberi tahu ayahmu.
Dia akan keluar mencarimu, lalu yang lain juga akan ikut.
Lalu akan ada yang tewas.
Kau sudah selamatkan nyawaku dan kini aku selamatkan nyawamu.
Maaf.
Menjauhlah dariku.
Kau masih di sini?
Jangan.
Baiklah.
Aku juga takkan bilang kau pemberani.
Dia belum sadar. Lukanya terinfeksi.
Entah aku harus bagaimana...
...jadi tak penting bagaimana keadaanku.
Ya, tapi kau masih di sini.
Kenapa kau di sini?
Kepalaku sakit.
Dari skala 1 sampai 10, seberapa parah?
Aku berbohong.
Aku hanya ingin tahu keadaanmu.
Nah...
...di sinilah aku.
Di lantai entah harus bagaimana.
Kau mengobati orang.
Kau membantu agar keadaan jadi lebih baik.
Kurasa dia akan mati.
Dan aku sangat takut tentang apa yang terjadi di sini...
...sehingga aku tak bisa memikirkan tentang apa yang terjadi di luar sana.
Dan itu bagus.
Dan aku tak tahu harus bagaimana dengan itu.
Aku hanya ingin dia hidup dan para zombi itu pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.