The first 200 lines.
Kau tahu apa yang terjadi pada ketinggian tersebut?
Otak mati karena kekurangan oksigen ...
sel demi sel.
Itu mati begitu saja...
dan begitu juga badan.
Aku tidak bisa berhenti memikirkan nya jika itu terjadi.
Mengapa kau tidak mulai dari awal?
Itu selalu jadi yang paling mudah.
Baik aku mulai dari awal.
Aku besar di dataran rendah Indiana.
Aku orang yang biasa hidup di dataran rendah.
Sejujurnya ...
Kenyataannya tidak ada yang patut diingat.
Hampir tidak ada famili dan hanya sedikit teman.
Oh ya, saat itu bulan Januari.
Aku sudah satu setengah tahun di London.
Pada 6 bulan pertama aku sangat kesepian.
Lalu aku bertemu Jake.
Apa yang aku paling suka...
adalah bagaimana kita saling nyaman satu sama lain.
Aku merasa dilindungi.
Baiklah, mari kita pergi.
Aku mendesain CD-ROM dan situs ...
untuk beberapa perusahaan.
Mereka harus membayar mahal.
Kedengarannya lebih hebat dari kenyataan nya.
Jake seorang insinyur.
Terowongan dan jembatan, pokoknya hal yang seperti itu.
Dia mengumpulkan karcis kereta cepat ...
di dompet nya sejak dia berumur 12 tahun.
Di dompet yang sama, di saku yang sama.
Alice? Alice?
Sampai nanti ya.
Hei, Alice.
Kau mau mampir?
Yah.
Aku akan menemuimu sebentar lagi.
Konfigurasi ulang pelatihan manual program ...
agar terlihat seperti permainan di website.
Kami mencoba pada alat-alat kebutuhan Raja.
Ya, ini bukan tentang mesin cuci.
Sekarang kita ada di pelatihan tenaga penjualan untuk seluruh dunia.
Kalian pelopor media baru.
Pikirkanlah sesuatu.
Alice, kau masih punya contoh yang lama, bukan?
Apakah kau ikut dengan kami, Alice?
Aku mau pergi memotong rambut.
Aku akan kembali setelah makan siang.
Oh, gawat!
Dan kau ikut?
Ya ...
Aku ikut
Siapa namamu?
Alice.
Alice.
Jangan berpaling.
Datang ke sini besok.
Aku harus bekerja.
Kalau begitu datang lagi malam ini.
Aku tidak bisa.
Terserah padamu, Alice.
Kau yang memutuskan, dan aku akan ada di sini.
Aku tidak percaya apa yang terjadi hari itu.
Aku tahu itu tidak seharusnya terjadi lagi.
Aku ingin semuanya kembali seperti sebelumnya.
Apa yang kau ingin, aku lakukan?
Tidak satupun, teruskan saja yg kau lakukan.
Saat itulah aku tahu namanya ...
Adam Tallis ...
dan dia itu pendaki gunung.
Dia cukup ahli di bidang itu.
Dia menyelamatkan enam orang di atas sana ...
dengan tanpa oksigen.
Hentikan aku kapan saja kau mau.
Kumohon jangan hentikan.
Aku membelikan buku buatmu hari ini.
Itu bukan buku untukku.
Buku itu bercerita tentang aku.
Kelihatannya bagus.
Itu tentang kematian banyak orang, Alice.
Sesuatu berjalan dengan sangat salah.
Ada seorang wanita bernama Francoise Collette.
Aku tidak bisa menyelamatkan seluruh anggota kelompok.
Aku masih tidak mengerti apa yang terjadi.
Tidak boleh ada sedikitpun salah.
Semuanya sudah diperiksa.
Aku jatuh cinta padanya.
Apakah kau tahu rasanya berada di ketinggian 6.000 m?
Itu seperti ini.
Tanpa udara, sel-sel otak mati.
Itu menjadi tdk berfungsi.
Dan kemudian selanjutnya itu terjadi pada badan juga.
Sudah dua tahun ...
dan itu tidak bisa dilupakan.
Aku hidup bersama seseorang.
Tapi kau di sini.
Aku harus pergi.
Jangan pakai itu.
Hai. Di mana kau?
Aku sedang menjalankan beberapa pekerjaan.
Apakah kau bisa mengambilkan jam tanganku ...
saat pulang?
Jadwalku sudah terlambat.
Aku pasti tidak bisa lakukan itu.
Tentu saja aku bisa.
Aku rindu padamu hari ini, Alice.
Aku juga.
Aku sayang padamu.
Aku juga sayang padamu.
Hentikan itu! Itu tidak baik.
Dan berikan itu!
Masuk!
Sebuah kartu? Ref, itu agak terlalu keras.
Yah. Maaf. Aku hanya ...
Tidak ada orang di sana!
Aku harus meninggalkanmu.
Apa?
Aku tidak bisa terus seperti ini. Maafkan aku.
Aku harus pergi.
Kau benar mau meninggalkanku?
Kita selalu berdua.
Kita cocok hidup bersama.
Aku mau menikahimu.
Aku bertemu seseorang.
Siapa yang kau temui?
Kau tidak mengenalnya.
Maafkan aku.
Kapan kau bertemu dengannya?
Aku tidak bermaksud menyakitimu.
Bukan hanya ini masalahnya ...
Ini sangat banyak masalah nya!
Kita pergi ke pasar bersama-sama setiap hari Minggu!
Aku yang membelikan ticket kereta api cepat buatmu!
Jesus!
Kemana kau mau pergi?
Kalau kau sedang mencari Adam.
Dia tidak ada di sini sekarang ...
tetapi di luar dingin. Masuklah.
Silahkan, masuk
Aku pernah mendaki di Chile.
Adam selalu menghindar untuk dipoto...
atau kalau dipoto selalu membelakangi.
Oh, silahkan, duduk.
Bagiku, poto bisa bercerita siapa diriku ...
tapi buat Adam, itu bisa mencuri jiwanya.
Mau?
Tidak, terima kasih.
Tidak, ini cukup enak.
Aku adiknya.
Kau adiknya?
Yep. Aku Debora.
Kami sering mendaki bersama.
Dia sedang mengerjakan pekerjaan di rumah nya...
jadi dia tinggal di sini selama aku pergi.
Ini ...
ini dia Tuan Tahu Segalanya.
Itu namanya.
Ini Francoise, kan?
Alasan sebenarnya ...
saudara ku tdk mau di poto...
karena ...
berat baginya untuk melihatnya.
Saudaraku orang yg berani, tapi kadang-kadang ...
dia takut mengingat sesuatu.
Dia menganggap saat dia bisa lupakan sesuatu ...
itu berarti bukan tanggung jawabnya lagi.
Aku juga ada disana.
Dia sahabatku, Alice.
Ya, aku tahu nama mu.
Kau sangat cantik.
Aku bisa mengerti mengapa dia begitu jatuh cinta.
Kalau bicara tentang saudaraku...
kau harus memilih bersamanya atau tidak bersamanya.
Dan suatu saat tiba2 kau mau bersama nya ...
itu yg terjadi ...
tidak perlu di bahas.
Boleh aku tahu alamatnya?
Ya, tentu saja.
Terima kasih.
Aku meninggalkan dia.
Kau menyakitiku.
Pagi.
Alice, ini Joanna. Joanna, Alice.
Joanna Noble dari "The Guardian."
Aku mewawancarai Adam
tentang Proyek Melindungi Himalaya.
Senang kenalan dengan mu.
Dimana bisa aku temukan kemeja?
Telepon mu?
Bisa kau jawab itu?
Tidak ada orang di sana.
Dalam beberapa hal, itu hanya menjadi ...
taman bermain untuk orang kaya dan berpengalaman.
Terima kasih.
Aku harus pergi kerja.
Apakah kau memikirkan aku hari ini?
Ya. Apa yang kamu lakukan hari ini?
Berpikir tentang mu.
Apakah kau ingin belajar mendaki?
Tentu.
No comments yet. Be the first to leave one.