The first 200 lines.
Mimpinya kembali lagi semalam.
Lebih aneh, lebih jelas dari sebelumnya.
Aku memimpikan dunianya, dunia yang pernah ada...
sebelum para Votan tiba.
Ayo pergi!
Ayo!
33 TAHUN KEMUDIAN
BUMI YANG TELAH DI-TERRAFORMA
Aku terlahir ke dunia yang muncul setelahnya...
setelah kendaraan yang membawa bangsaku hancur...
setelah Arkfall dimulai...
setelah para pen-terraforma mengubah planet ini selamanya.
Bumi yang dulu dia kenal sudah tiada.
Mati seperti sistem bintang yang bangsaku tinggalkan.
Saat aku kecil, Nolan sering berkata kepadaku...
"Dunia ini tak punya penduduk asli."
Yang berarti ini milik semua orang.
Dia bilang Antarktika akan menjadi surga.
Aku ingin memercayainya,
tetapi, aku sudah terlalu sering dikecewakan.
Aku menyayangi ayahku...
tetapi janjinya biasanya cuma omong kosong.
Jadi, apakah kau mendiamkan aku
ataukah ini lebih diam dari biasanya?
Bingung. Mungkin kau bisa beri sedikit petunjuk.
Kau tahu, anggukan, sentakan, napas?
Ya. Sesuai dengan vektor ancangan. Aku sudah lihat.
Dengar, bagaimana aku tahu dia sudah menikah?
Mereka tak memakai cincin atau semacamnya.
Itu semua hanya feromon alien aneh
dan sejujurnya aku tak terlahir dengan hidung untuk itu.
Tidak akan pernah lagi.
Aku tak akan pernah lagi melibatkanmu dalam situasi membahayakan seperti itu.
Aku berjanji.
Perkiraan benturan dalam 20 kilometer.
Akhirnya, jaminan dapat uang.
Mari lihat apa yang bisa diselamatkan.
Aman.
Ratusan tahun di antariksa hanya untuk mati ditidur mereka.
Ayo.
Ya, lihatlah pucuk-terra itu, tak tergores sedikit pun.
Tampak utuh.
Kau membawanya?
Mari lihat jika kita bisa nyalakan benda ini.
Berhasil.
Berapa harganya.
Republik Bumi membayar mahal untuk Teknologi Votan.
Bola-terra kondisi sempurna begini...
tiga juta, langsung.
Jadi, kita kaya?
Kurasa kita kaya.
Kita bisa melunasi Varus!
Dengan cukup sisa untuk perjalanan ke Antarktika.
Hanya ada kau dan aku, Nak...
berbaring di pantai dari sekarang sampai Ark bangkit lagi.
Spirit Riders.
Sebaiknya kau tetap...
Tenang, Kawan.
Kami tak mencari masalah.
Anak kecil.
Kenapa kau bermitra dengan manusia ini?
Kenapa tak pergi dengan kaummu sendiri?
Karena kalian bau seperti tahi.
Berani sekali. Jelas kau Irathient.
Dia hanyalah piaraan manusia ini.
Apa dia memberimu camilan?
Kami kanibal. Bagaimana jika kau ikut makan malam?
Cukup!
Kau.
Keluar.
Baiklah.
Cepat!
Cepat!
Tenang.
Hei! Ayolah.
Ayolah, Bung.
Kau tahu apa yang kami lalui untuk dapatkan itu?
Bagus sekali.
Hei!
Kau tak butuh mobilku untuk bertahan hidup, bukan?
Lagi pula itu hanya rongsokan.
Bahan bakarnya boros. Pemanasnya tak bekerja. Lihat?
Tak berharga!
Kosongkan tasmu.
Barang bagusnya masih di dalam Ark.
Kosongkan tasmu.
Kosongkan tasmu.
Irisa! Ayo!
Bagaimana dengan mobil kita?
Lupakan mobilnya.
Jelas seorang Irathient.
Ayo, terus bergerak.
Ada hal-hal di hutan ini yang tak ingin kita temui.
Baiklah, ada pemukiman di arah ini, ya?
Aku melihatnya di pemindai, tetapi aku tak tahu sejauh apa.
Kita harus istirahat.
Tidak, jalan terus.
Irisa, ada apa?
Aku tertembak.
Ayo!
Ini akan terasa sakit, ya?
Maafkan aku.
Itulah gadisku. Ayo.
Baiklah, Makhluk besar. Ayo.
Sial.
Berhati-hatilah dengannya.
Kau aman bersama kami.
Turunkan jaringnya. Kami akan masuk.
Diterima.
Bersiap untuk protokol masuk.
Monumen Arch itu?
Apa ini St. Louis?
Dulunya.
Kini kami menyebutnya "Defiance".
Akhir dari Pale Wars memiliki permulaan.
Kita semua tahu ceritanya.
Sementara bentengnya terbakar di sekeliling mereka,
anggota dari pasukan manusia dan Votan meletakkan senjata mereka.
Berbagai komandan mereka memerintahkan untuk bertempur
tetapi para tentara ini, para Defiant Few, menolak.
Melainkan, mereka bersatu menyelamatkan warga sipil yang terjebak reruntuhan.
Kekuatan dari peristiwa perintis itu membangkitkan kedelapan ras.
Kabar menyebar di penjuru dunia, yang lain menolak untuk bertempur.
Lima belas tahun lalu hari ini
gencatan senjata diumumkan dan Pale Wars berakhir.
Dalam rangka perayaan peristiwa ini,
dengan bangga kudedikasikan patung ini
dan memulai perayaan Hari Gencatan Senjata tahun ini.
Aku harus berterima kasih kepada beberapa orang.
Kita semua tahu ini baru minggu ketiga jabatanku.
Proyek ini dirintis oleh pendahuluku yang kita cintai,
Wali Kota Nicolette Riordan.
Mantan Wali Kota!
Butuh delapan tahun bagiku untuk berhenti dari pekerjaan payah ini.
Dengan senang hati kuserahkan.
Aku juga harus berterima kasih kepada dua donatur
yang melimpahkan bantuan dana membuat perayaan ini bisa dilaksanakan.
Di kananku, Tn. Datak Tarr.
istrinya, Stahma, dan putra mereka, Alak.
Dan di kiriku,
pemilik Tambang McCawley...
Rafe McCawley, dan anak-anaknya, Luke, Quentin, dan Christie.
Tepuk tangan amat berarti bagimu, ya?
Kau ingin tepuk tangan, Datak?
Berkemaslah dan tinggalkan kota ini. Kau akan dapat tepuk tangan meriah.
Defiance!
- Defiance! - Defiance!
Defiance!
Defiance! Ya!
Ya!
Baiklah, aku akan muntah.
Itu yang terburuk, kaku...
Omong kosong. Kau hebat.
Tidak.
Aku secara genetik tak bisa menginspirasi orang.
Omong kosong.
Bukan omong kosong.
Aku sudah cukup lama menjadi asistenmu
untuk membuat semua tepat waktu, tetapi hanya itu saja.
Percayalah, saat kubilang bahwa bakatmu alami.
Aku bisa melihat bakat.
Hei, Nona-nona?
Terima kasih.
- Baiklah. - Terima kasih.
Berapa lama kau akan di Cedars?
Sayangnya
aku punya keponakan yang bersikeras agar aku tinggal di sana.
Republik Bumi telah menyerap semua warna dari tempat itu.
Terlalu diatur. Orang-orang berjalan seperti robot.
Ada orang Republik Bumi yang bertanya-tanya di sini,
bersedia untuk berbagi sumber daya.
Jangan percaya itu.
Begitu mereka mencengkerammu, mereka tak akan lepaskan.
Ingatlah, Belalang, di sini, kita menghargai kebebasan.
"Belalang"?
Kau membuatku merasa tua.
- Bagaimana pasiennya? - Mereka akan baik-baik saja.
Aku menyiapkan si Irathient untuk dioperasi.
Si manusia berusaha membuat kita berpikir bahwa dia sedang tidak sadar.
Minum.
Kau dehidrasi.
Tommy.
Sudah kubilang awasi dia, bukan borgol dia.
- Dia bersenjata. - Sekarang dia tak bersenjata.
Lihat tanda di bahunya?
Jika dia ingin menyakitimu, borgol itu tak akan menahannya.
Ayo, kemarikan pergelanganmu.
Ya. Kau terlalu lama. Aku menjadi bosan.
Namaku Garret Clancy.
Aku Penegak Hukum kota.
Anak ini deputiku, Tommy LaSalle.
Itu Dok Yewll di sana.
Nolan. Rekan seperjalananku itu adalah Irisa.
Kau pernah bertugas.
Ya. Divisi 31, Yellow Jackets.
Jackets?
Kalian bertahan hingga akhir.
Ya. Kau anggota Divisi 9, Defiant Few.
Defiance. Ya, aku tahu.
Kota ini dinamakan dari pertempuran itu.
No comments yet. Be the first to leave one.