The first 200 lines.
The Sleuth of Ming Dynasty
Di antara ke 12 orang ini,
selain penjaga di Kediaman Putri Raja Muda,
terbagi menjadi 2 kelompok.
5 di antaranya lebih dulu tiba,
para penjaga dibacok sampai mati.
6 orang berbaju hitam yang tersisa datang belakangan.
Mereka membunuh 5 orang yang datang sebelumnya
Mereka benar-benar saling membunuh.
Mengapa kamu berpikiran seperti itu?
6 orang berbaju hitam ini
semuanya mati terpanah oleh panah yang berasal dari kereta kuda ini.
Namun di tubuh ke 5 orang ini
sebaliknya malah tidak ada bekas luka panah.
Yang juga berarti,
sebelum anak panahnya dilepaskan,
ke 5 orang ini
sudah dibunuh oleh 6 orang yang berbaju hitam.
Tidak hanya begitu.
Ini adalah Golok Orang Hu.
Benar sekali.
Walaupun ke 5 orang ini menyamar menjadi Orang Han,
tetapi bentuk badan dan wajahnya sulit untuk disamarkan.
Lebih-lebih...
dibadan mereka ada tato totem dari padang rumput.
Tulang betis ke 5 orang ini kuat.
Harusnya diakibatkan oleh menunggangi kuda dalam jangka waktu yang panjang.
Kalau seperti itu,
bisa dipastikan mereka berasal dari suku luar.
Lalu bagaimana memastikan ke 6 orang yang lainnya adalah komplotannya?
Ini lebih mudah lagi.
Golok Orang Han.
Benar.
Ke 6 orang ini semuanya menggunakan Golok
atau Pedang Panjang.
Yang lebih penting adalah
aku sudah memperhatikan dengan seksama tekstur
baju hitam yang dikenakan oleh mereka.
Semuanya dibuat dari bahan kain yang sama.
Mungkin identitas dari beberapa orang ini bisa diselidiki.
Sekalipun membuka mata batinku,
aku juga tidak bisa menyelidikinya.
Tubuh beberapa orang ini sangat bersih.
Tidak ada petunjuk apa pun.
Tubuh beberapa orang ini sehat dan kuat,
pasti diakibatkan oleh latihan yang diterima dalam jangka waktu yang panjang.
Mereka bukan orang biasa.
Tidak hanya begitu,
di antara ke 5 orang ini,
seharusnya ada 2 orang penjagal.
Bagaimana melihatnya?
Apakah kamu tidak merasakannya?
Ada aura yang kejam di dalam sini.
Aura yang kejam?
Ada beberapa hewan ketika sedang menghadapi maut,
akan melepaskan sebuah hawa yang khas.
Itu dikeluarkan sebagai peringatan kepada sesamanya.
Hanya penjagal yang akan terkontaminasi
oleh hawa ini selama bertahun-tahun,
dan tidak bisa dihilangkan.
Ini adalah aura yang kejam.
Ternyata ada hal yang menakjubkan juga?
Aku bercanda saja.
Sebenarnya sangat mudah sekali.
Coba kamu lihat dua orang ini.
Ada bekas luka lama dan baru yang merata di tangan kiri ke 2 orang ini.
Tangan kanan sebaliknya malah sangat bersih.
Ini adalah penjagal yang selama bertahun-tahun
menggunakan tangan kirinya untuk menekan daging dan tangan kanannya untuk memegang golok.
Baru bisa seperti ini.
Baiklah, ayo jalan.
Berikutnya.
Berikutnya.
Pergi.
Pergi ke sana.
Pergi ke sana.
Berikutnya. Kamu.
Pergilah ke sana.
Pergi, pergi, pergi.
Cepat pergi.
Hanya karena Wang Xian, menantu Raja,
dia adalah orang yang bodoh.
Hidup atau mati?
Kenapa Putri Raja Muda ingin menikah dengan orang yang bodoh?
Bukan dia sendiri yang ingin menikah.
Ini karena Yang Mulia yang menghadiahkan pernikahan ini.
Pernikahan Putri Gu'an bisa dikatakan
sebagai hal yang sangat menggembirakan,
sebenarnya Yang Mulia ingin mempersulitkan mereka.
Benar.
Ayahnya yang harus disalahkan karena pada waktu itu dia merebut takhta.
Benarkah?
Keponakanku yang mengatakannya kepadaku.
Itu pasti adalah hal yang benar.
Membuat kabar bohong dan menyebarkannya,
dengan sembarangan membicarakan rahasia Keluarga Kerajaan,
kepalanya akan dipenggal.
Kamu jangan sembarangan berbicara.
Cepat pergi.
Tuan,
8 orang yang kemarin menculik Wang Xian,
semuanya tertangkap.
Benda apa ini?
Sebenarnya benda apa ini?
Aku sedang bertanya kepadamu.
Sebenarnya benda apa ini?
Aku sedang bertanya kepadamu.
Ini terakhir kali aku bertanya kepadamu.
Sebenarnya benda apa ini?
Jika kamu kembali tidak memberikan jawaban kepadaku,
aku akan segera membakar syal-mu ini.
Jawab aku!
- Tuan Pejabat. - Benda apa ini semuanya?
Apakah ada yang dilarang?
Semuanya adalah perkakas besi yang biasa.
Desain apa ini?
Senjata yang dilarang.
Aku akan menyitanya.
Tuan Pejabat,
aku menggunakannya pada saat makan daging.
Datanglah 2 hari lagi untuk mengambilnya.
Baik.
Hati-hati di jalan.
Tuan.
Apa ini?
Mengapa ada tulisan di atasnya?
Ini adalah pesanan dari seorang Kasim Istana.
Di sekelilingnya dituliskan kata-kata keberuntungan.
Kasim yang mana?
Kalau begitu, kamu minta Kasim Sun untuk mengambilnya di tempatku.
Tuan.
Ini... ini...
Ayo jalan, ke tempat yang lain.
Ada apa? Mengapa pintunya ditutup?
Hari ini bengkel sedang membuat inventarisasi, jadi tidak buka.
Apa yang mau di-inventarisasi dari sebuah bengkel kereta kuda?
Kamu benar-benar hebat.
Aku lihat kamu adalah begundal pada malam kemarin.
Berhenti.
Tuan Xue,
di sini ada seorang pencuri dari suku Hu yang menolak untuk ditangkap.
Wuyun,
kami juga hanya menjalankan perintah.
Biarkan aku membawa anak buahku untuk berkeliling.
Aku jamin tidak akan ada masalah.
Lupakan saja tempat ini, kita akan pergi ke tempat berikutnya.
Tetapi...
Apanya yang tetapi?
Aku yang akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu.
Aha, itu Jin...
Menyebalkan sekali.
Apakah ada kabar dari Suamiku?
Untuk saat ini belum ada.
Sudah 12 jam,
sedikit pun belum ada kabar.
Masih ada beberapa pertanyaan mengenai kasus Menantu Raja Muda yang diculik.
Putri silakan untuk menjelaskannya.
Silakan berbicara.
Apakah Menantu Raja pernah memiliki musuh?
Suamiku selama ini tidak pernah memperebutkan sesuatu.
Tidak perlu memulainya dari bagian ini.
Inspektur Wang,
apakah kamu juga merasa Suamiku adalah orang yang bodoh?
Memang benar ada beberapa kabar burung di kedai pinggir jalan.
Tetapi Menantu Raja pandai membuat senjata perang,
dia pasti adalah orang yang sangat pintar.
Inspektur Wang, silakan ikut denganku.
Tuan Inspektur, apa cita-citamu yang paling besar?
Yang Mulia diberikan kesehatan.
Selir Raja diberikan umur yang panjang.
Dinasti Ming aman dan rakyatnya sejahtera.
Masyarakatnya bahagia dan sehat.
Tuan Inspektur benar-benar memikirkan negara.
Kamu adalah orang yang bisa mengutarakan isi hatimu.
Tetapi Suamiku tidak sama dengan Tuan Inspektur.
Cita-citanya yang paling besar adalah terbang.
Terbang?
Benar.
Terbang.
Terbang dengan bebas di angkasa.
Mungkin kamu merasa dia mengatakan omong kosong belaka.
Tetapi aku malah merasa,
ini adalah cita-citanya yang sebenarnya.
Sekalipun semua orang di dunia
menertawakan dia sebagai orang yang bodoh,
memberikan dia sindiran yang pedas dan kiasan yang tajam kepadanya.
Tetapi dia selalu teguh menjaga cita-citanya sendiri.
Dia tidak pernah sedikit pun berkompromi.
Ini adalah mimpi Suamiku untuk terbang.
Apa kamu dapat memahaminya?
Kalian orang-orang yang biasa
telah membuat Suamiku dengan perlahan menutup hatinya.
Tidak lagi berhubungan dengan orang biasa.
Tetapi sekalipun demikian,
pasti akan ada orang yang melihat bakat dan nilainya.
Hanya saja sayang sekali,
kebanyakan orang
hanya ingin memperalatnya.
Tuan Inspektur,
di dalam kereta ini...
No comments yet. Be the first to leave one.