The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 77"
Kamu salah rumah.
Kamu harus meminta maaf kepada Hae Rim.
Aku tidak datang untuk meminta maaf.
Aku mau menemui Bu Park.
Kamu tahu pukul berapa sekarang?
Maafkan aku.
Izinkan aku melihatnya sebentar saja.
Hanya karena dia bersikap baik kepadamu,
pikirmu kamu bisa bersikap tidak sopan pada keluarga kami?
Itu tidak benar.
Aku harus menyampaikan sesuatu.
Bibi, kemarilah. /- Ya, Pak?
Dia akan pulang. Pastikan kamu mengunci pintunya.
Pak.
Pulanglah.
Waktunya tidak pas.
Maafkan aku,
tapi izinkan aku melihat Bu Park yang sedang tidur sebelum pulang.
Aku hanya mau melihat wajahnya.
Anggota Dewan Jin melarangnya.
Pulanglah. Aku bisa terkena masalah.
Apa? Kamu memberitahunya?
Suh Ra harus mengetahuinya.
Dia harus bersama-sama dengan orang tua kandungnya.
Kita sepakat akan memikirkannya selama beberapa hari!
Kenapa kamu memutuskan seenaknya?
Mana bisa aku hidup tanpa dia?
Mana bisa aku hidup tanpa Suh Ra?
Mana bisa aku hidup tanpa dia?
Kenapa aku tidak mengetahuinya?
Aku sangat sering menemuinya.
Kenapa aku tidak mengenalinya?
Saat masih kecil,
putriku Yuh Rim sangat senang saat aku menguncir rambutnya
setiap pagi.
Kamu seharusnya tersenyum setelah menemui orang tua kandungmu.
Kenapa malah menangis?
Ibu.
Kenapa kamu menangis?
Ini air mata kebahagiaan?
Kamu menangis karena amat bahagia
telah bertemu dengan ibu kandungmu?
Maafkan aku, Ibu.
Kubilang enggan mencari mereka,
tapi akhirnya malah pergi ke sana.
Maafkan aku. /- Tidak.
Ibu yang salah.
Meski kamu menjauhi mereka,
hubungan darah tetap akan mendekatkan kalian.
Ibu tahu Bu Park ibumu,
tapi tidak sanggup memberitahumu.
Ibu tidak bisa mengatakannya karena takut kehilangan dirimu.
Tidak. Ibu tidak memberitahumu.
Aku tahu.
Aku pasti akan melakukan hal serupa.
Ini bukan salah Ibu.
Suh Ra, maafkan ibu.
Sayangku...
Kamu mau membunuh putri kandungmu demi membalas dendam putra angkatmu?
Hae Rim itu putrimu.
Dia anak yang kamu lahirkan.
Ibu. Kumohon tolong aku.
Jika ibuku mengetahuinya, dia akan mengusirku.
Dia akan membatalkan adopsiku.
Itu juga tidak menguntungkan Ibu.
Kalian berdua bersekongkol dan membunuh putraku Jae Wook.
Apa hubungannya denganku?
Pikirmu aku akan memaafkan kalian?
Aku akan mencari tahu orang yang membantu kalian membunuh
lalu menghancurkanmu dan Ji Sup dengan tanganku sendiri.
Ibu.
Kenapa kamu belum tidur?
Aku tidak bisa tidur.
Biar kuambilkan.
Ibu.
Bagaimana?
Ibu
memberi tahu ayahku?
Belum.
Ayahku
tidak melakukan kesalahan. Dia tidak bisa menolakku.
Semuanya kesalahanku.
Kenapa menyembunyikan fakta bahwa Suh Ra
adalah putri kandung mereka?
Jika mereka menemukannya,
mereka akan
membatalkan adopsiku.
Hal itu
aman menakutimu?
Saat usiaku sembilan tahun, ibuku membatalkan adopsiku
dan mengirimku kembali ke panti asuhan.
Aku ketakutan.
Saat itu buruk sekali.
Untungnya, Ayah membawaku kembali,
tapi ibuku
menatapku seakan-akan aku monster.
Aku...
Setiap kali ibuku mencari Yuh Rim,
ketakutan akan pembatalan adopsi
menyelimuti diriku.
Jika dia mengetahui bahwa Suh Ra adalah Yuh Rim,
ibuku akan membuangku lagi.
Itu sebabnya aku menyembunyikannya. Tidak ada pilihan lain.
Tidurlah.
Aku lelah. /- Ibu.
Aku akan bersikap lebih baik.
Aku rela mati jika ibu mau,
jadi, kumohon
berikan aku kesempatan.
Tidurlah. /- Ibu.
Tidak masalah jika mereka membatalkan adopsimu,
aku akan melindungimu.
Seperti kamu yang melindungiku,
aku akan melindungimu.
Ji Sup...
Jae Wook.
Sudah waktunya untuk merelakanmu.
Ibu yang akan menerima hukuman
atas kematianmu yang tidak adil.
Ibu mohon...
Mohon maafkan ibu.
Park Ji Sook.
Jadi, kamu alasan
Hae Rim menjadi seperti itu.
Kurasa hariku akan baik hari ini,
jadi, aku membelikan ini untuk dibagi denganmu.
Aku sudah menyatukan dokumen untuk presentasi hari ini.
Aku mau keluar sebentar untuk menemui seseorang.
Asisten memang tidak boleh seenaknya keluar begini,
tapi tolong maklumi aku sekali saja.
Tidak apa-apa.
Aku akan memaklumimu selamanya.
Apa? Gugatan?
Kamu tidak mau menceraikanku, jadi, harus kubawa ke pengadilan.
Haruskah kamu melakukan ini?
Gedung dan tanahku
yang kamu balik nama tanpa persetujuanku.
Kembalikan semuanya sekaligus.
Apa kata orang nanti
jika mengetahui ada anggota dewan yang melanggar hukum
karena mencuri aset istrinya?
Kenapa kamu...
Pikirmu selama ini aku bertahan karena bodoh?
Aku hanya bersabar karena ingin menemukan Yuh Rim.
Tapi kamu
tidak pernah ingin menemukannya.
Tapi yang kamu pikirkan hanyalah Hae Rim, putrimu
dengan Sun Ae.
Aku salah?
Aku juga mencoba sebaik mungkin.
Aku juga sudah mencari Yuh Rim.
Jangan bohong!
Kini aku mengerti.
Aku mengerti alasanmu bersikeras menikahkan Hae Rim dengan Jae Wook.
Kamu tahu Jae Wook anak angkat,
dan ingin menjadikan Hae Rim,
putrinya Sun Ae, sebagai menantu Grup Gangin.
Omong kosong macam apa itu?
Kamu mengorbankan Yuh Rim
demi putrimu Hae Rim.
Memang kamu berhak berkata begini?
Pikirmu aku tidak tahu?
Kamu menganggapku bodoh karena aku berpura-pura tidak tahu?
Apa maksudmu?
Pria yang kamu cintai sebelum menikah denganku...
Pria yang harus kamu tinggalkan karena perintah ayahmu.
Yuh Rim adalah anak dari pria itu.
Kita sama-sama bersalah.
Kamu tidak boleh menghakimiku.
Benar.
Kamu melarangku mencari Yuh Rim karena dia bukan anak kandungmu.
Baik.
Yuh Rim memang bukan anakmu.
Tahukah kamu betapa leganya aku
karena Yuh Rim bukan anakmu?
Apa?
Saat kamu mengadopsi Hae Rim dari panti asuhan,
aku sudah bisa menebak bahwa dia anakmu.
Kamu menipuku dan mengadopsi anak sendiri.
Kamu mencampakkan wanitamu
yang sedang mengandung anakmu demi bisa menikahiku.
Tahu yang kupikirkan saat itu?
Aku tidak akan pernah sudi melahirkan anakmu.
Ji Sook.
Pria yang diusir ayahku kembali ke Korea saat itu,
jadi, aku mau bercerai.
Tapi apa yang kamu lakukan?
Kamu mengancamku dan ayahku, lalu membuatku tetap tinggal.
Kini kamu menuntut cerai
karena dia telah kembali? Begitu?
Jika bisa mencarinya,
pasti akan kulakukan.
Kamu mau mencarinya?
Seperti ucapanmu, aku mengakui bahwa kita sama-sama bersalah,
jadi, mari akhiri ini.
Aku akan menghubungi para reporter dan mengumumkan perceraian kita.
Siapa bilang kamu bisa mengumumkan perceraian kita?
No comments yet. Be the first to leave one.