The Five Juanas

The Five Juanas (La venganza de las Juanas)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Five Juanas S01E11 NF-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝕹𝖊𝖙𝖋𝖑𝖎𝖝 𝕽𝖊𝖙𝖆𝖎𝖑

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-05-08
Downloads: 35
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX

Menyusun puzzle membutuhkan rencana, metode,

dan menguasai kepingannya,

mengalahkannya seolah-olah mereka musuh.

TIGA BULAN KEMUDIAN

Sudah kubilang jangan!

Astaga!

Beberapa kepingannya sulit,

tapi kau suka tantangan dalam mencarinya.

Apa, Berengsek?

Pemabuk sialan!

Kau terobsesi dengan beberapa kepingan karena hanya melihatnya dari jauh.

- Ada tikus! - Di mana?

- Hubungi polisi. - Bagaimana kita bisa tahu itu ulah Pocho?

Kau punya perintah penahanan,

dan bukankah itu cincin kawin yang kau kembalikan kepadanya?

Kau tahu itu tak cukup untuk membuatnya ditahan.

Di mana uangnya?

- Di laci. - Ambil.

Yang lainnya sulit,

jika kau kurang berpengalaman.

Lepaskan rokmu.

Tenang saja.

Yang lain tak seperti kelihatannya.

Itu menguntungkanmu.

Atau melawanmu.

Masuklah.

- Kau tak apa-apa? - Ya.

López, siap masuk.

Apa kau biarawati?

Dahulu, kini aku bekerja untuk polisi, menyelamatkan wanita sepertimu.

Akhirnya, ada kepingan yang menyembunyikan semua rahasia.

Lihat, Sayang. Untuk Rose .

Valentina.

Hai.

Hai. Aku tak tahu kau ada di Meksiko.

Aku tiba hari ini.

Lihat, Sayang.

Maaf. Hai.

Perkenalkan. Dia Isabel, pacarku.

Dan dia…

Saudarimu.

Tiri.

Dari Ayah.

Senang bertemu denganmu.

Senang bertemu juga.

Aku jauh lebih menyukaimu. Seleramu bagus.

- Aku harus pergi. - Baiklah.

- Senang bertemu. - Sama-sama.

- Dah. - Jaga dirimu.

- Sampai jumpa. - Dah.

Bagiku, kepuasan sebenarnya

adalah prosesnya.

Mengetahui dengan tiap kepingan yang cocok kau lebih dekat ke tujuan.

Melengkapi gambarnya.

Lalu menghancurkannya.

Seperti aku akan menghancurkan gadis-gadis itu.

Sampai mereka dilupakan di kotak tua tanpa ada yang tertarik.

Tapi pertama, kita kumpulkan mereka.

Selamat siang. Pak Marroquín menunggu kalian.

- Pak Rogelio akan segera kemari. - Permisi. Apa dia tinggal di sini?

Bagaimana kita memanggilnya? Kakek?

Ya.

Kenapa dia ingin bertemu kita?

Untuk membagikan harta Simón. Apa? Kita butuh uangnya.

Kita tak bisa menerimanya.

Kita berhak, meski kita bukan anak tak sah.

Kita membuat Simón bunuh diri.

Tak baik jika membahas hartanya dengan ayahnya, 'kan?

Itu akibat rasa bersalahnya karena memanfaatkan ibu kita, bukan…

Bukan apa?

Dia dapat penglihatan.

Suruh Víctor menunggu di mobil. Mereka tak boleh melihatnya.

Siap.

- Apa yang kau lihat? - Kematian.

Kartu tarot.

Apa artinya?

Aku senang sekali kalian menerima undanganku.

Kita harus saling mengenal.

Valentina.

Bautista.

Caridad.

Manny.

Matilde.

Selamat datang. Apa aku benar?

Terima kasih.

Apa kalian ada yang pandai memanah?`

Kita mulai dengan 501 poin,

kita kurangi poinnya,

dan tujuannya sampai k nol.

Kau…

Kau suka?

Aku minta dibuatkan oleh seniman dari Catemaco.

- Ini seperti… - Tanda lahir kalian dari Simón.

Yang dia dapat dariku dan dari ibuku.

Simbol ini sangat istimewa.

Bagaimana kau tahu aku dan saudariku punya tanda lahir itu?

Simón memberitahuku.

Dia juga menceritakan bagaimana kalian bisa lahir.

Tapi aku tak meminta kalian membahas masalah menyedihkan.

Kau ingin mengajari kami cara memakai busur dan panah?

Aku tak butuh pelajaran.

Aku suka permainan.

Tapi aku meminta kalian kemari untuk memberi hadiah.

Hai.

Ada yang bisa kubantu?

Kau Camilo.

Ya.

Hai. Aku Isabel.

- Baik. - Cardenas.

Spesialis humas perusahaan.

- Perusahaan ini? - Ya.

Camilo.

Kenapa kau tak meneleponku? Aku akan menjemput di bandara.

Tak perlu. Ini kejutan.

- Baik. - Terima kasih kau bekerja tiga bulan ini.

Lagi pula, kau bukannya berlibur.

Kini kau kembali selamanya.

Kau harus tahan denganku.

Kenapa kau tak memberitahuku tentang spesialis humas baru kita?

- Dan… - Pacar.

Aku sudah cerita tentang dia. Ingat?

Benar. Aku bodoh. Kau disambut dua kali.

- Terima kasih. - Mau berkeliling?

- Mau. - Bagus. Ikuti aku.

Mari kita lihat.

Ini tempat kami menyimpan tong,

dan kami mengolah bir di sini.

WANITA PEMBERANI BIR ARTISAN

Perkenalkan. Dia Isabel, pacarku.

Astaga! Rumah ini luar biasa!

Lima kamar, jacuzzi, sasana olahraga. Ada segalanya!

Sudah lama tak ada yang menempati. Auranya terlalu ringan.

Luar biasa!

Luas kamarnya dua kali kamar di biara.

Tiga atau empat kali lipat.

Jika dia memang memberi kita rumah dan 5.000 dolar…

Aku mau menandatangani apa pun.

Kita harus meluangkan waktu dan merenungkannya.

Aku akan segera ke sana.

Kalian suka rumahnya?

Kalian bisa pindah besok jika mau.

Apa syaratnya?

Tak boleh ada yang tahu kebenarannya.

Tak ada yang diuntungkan jika tahu perbuatan Simón pada ibu kalian.

Atau upayanya, untuk melakukannya.

Aku hanya melindungi keluarga.

Yang kini termasuk kalian, tentu saja.

Saudariku dan aku hanya ingin keadilan.

Sudah. Simón membayar dengan nyawanya atas derita yang dia sebabkan.

Terima kasih, tapi aku tak mau.

Aku bahkan tak mau bertemu ayahku.

Kami tutup mulut dan rumah ini milik kami?

Ya, tapi jika kalian semua menerimanya.

Rumah ini milik kalian sepanjang hari ini.

Nikmatilah, dan pikirkan.

Tapi apa pun keputusan kalian,

terima kasih banyak untuk sore ini, yang kuharap menjadi awal bagi kita.

Terima kasih, Kakek.

Kakek?

Apa mereka menerimanya, Bos?

Tiga orang masih perlu diyakinkan

bahwa tinggal di sini adalah pilihan satu-satunya.

Kita tak akan punya kesempatan seperti ini seumur hidup kita.

Aku tak butuh rumah.

Kita boleh punya banyak rumah, Valentina.

Ini kesempatan kita untuk hidup bersama.

Rumah ini cukup besar untuk saling menjauh selama dua minggu jika kita mau.

Ya, aku mau!

Aku harus tanya ayahku.

Bagaimana menurutmu?

Hanya jika kalian semua mau.

Aku tak mau apa-apa dari keluarga Marroquin.

Aku akan minta Rogelio mengizinkan kalian pindah.

Dia tak bisa ditembus. Auranya tak bisa dibaca. Dia akan menolak.

Jawabanku tetap tidak.

Sombong atau takut?

Karena kau masih menginginkan Federico. Dan kau akan mengacaukan kami.

Manny, diamlah.

Apa yang kau lakukan?

Bagaimana rasanya payudara diraba saudara sendiri?

Menjijikkan.

Jangan, Manny! Rambutku!

Aku singkat saja.

Saat kita bertemu,

kau ingin logo dan merek baru, ingat?

Apa alasannya? Ini sudah bagus.

Aku punya ide lain, tapi kita sudah memasarkannya,

jadi, tak akan menguntungkan, makanya begitu.

Bukankah ini dia?

Wanita yang menghancurkan hatimu?

Ya, ini dia.

Aku mengabadikan mantanku di logoku.

Aku bercanda!

Baiklah.

Jadi, kenapa cinta kalian mustahil?

Apa dia sudah menikah?

Tidak.

Lesbian? Alien?

Aku harus tahu hantu macam apa yang kulawan.

More Indonesian subtitles for The Five Juanas

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left