The first 200 lines.
"Episode 11"
Aku Seo Hye Young.
Ada apa ini?
Kamu datang untuk menjual sesuatu?
Aku tidak akan membeli apa pun.
Kamu mengenal pria bernama Lee Sung Wook, bukan?
Ada apa dengannya?
Aku polisi.
Apa hubungan kalian?
Apa dia menghubungi atau menemuimu baru-baru ini?
Apa maksudmu?
Terakhir aku melihatnya sekitar tiga atau empat tahun lalu.
Kenapa menanyakan tentang dia kepadaku?
Kami tidak punya hubungan apa-apa.
Jadi,
kamu tidak tinggal dengan Lee Sung Wook?
Dengar.
Aku tidak tahu ini soal apa,
tapi kamu mendatangi orang yang salah.
Kami tidak tinggal bersama. Aku baru bertemu dia sekali.
Kamu
ibunya Sa Rang, bukan?
Kurasa kamu tidak bisa menyangkal ini.
Kamu menulis surat kepadanya sekali atau dua kali setahun.
Dia terus mengirimiku foto Sa Rang
padahal aku tidak memintanya. Jadi, kukembalikan.
Sa Rang menghilang.
Sepertinya dia kemari usai membaca surat itu.
Kamu tidak melihatnya?
Aku
tidak punya alasan untuk menemuinya.
Aku menyerahkan hak asuhku saat pergi rumah itu.
Pergilah ke tempat lain.
Apa? Tunggu.
Astaga, tidak sopan sekali.
Bagaimana ini?
Sekarang kita harus mencari anak-anak ke mana?
Begini...
Aku melihat anak-anak.
Anak-anak? Kamu melihat anak lelaki dan perempuan?
Sekitar beberapa jam lalu, mereka mau menemui Bu Seo,
jadi, kusuruh mereka pergi.
Suaminya ada di rumah
dan dia tidak boleh tahu soal ini.
Mereka pergi ke mana?
Aku tidak bisa menyuruh mereka pergi begitu saja.
jadi, kusuruh menemui ibu mereka.
Lalu? Mereka ke mana?
Hei.
Sedang apa kalian di sini?
Ada apa, Pak?
Anak-anak tidak boleh di sini.
Pergilah.
Tidak apa-apa, Sa Rang.
Astaga. Panas sekali.
Kakak.
Kakiku sakit.
Kasihan sekali.
Kamu pasti kepanasan.
Omong-omong, apa itu?
Aku memetik ini di jalan.
Akan kuberikan kepada Ibu. Apa dia akan menyukainya?
Tentu saja.
Omong-omong, kapan Ibu datang?
Dia sudah pergi?
Tidak.
Tunggulah sebentar lagi. Dia akan segera datang.
Kakak, apa Kakak
bisa mengenali Ibu begitu bertemu dengannya?
Kakak punya foto.
Ini.
Astaga. Dia cantik sekali.
Apa aku mirip dengannya?
Mirip.
Apa yang akan Ibu katakan saat melihatku?
"Putri ibu manis sekali."
Aku tidak sabar ingin menemui Ibu.
Kakak, bagaimana ini?
Ada apa?
Aku ingin buang air besar.
Aku harus belok kiri di sana?
Bisakah kamu menepi sebentar?
- Apa? - Cepat menepilah.
Astaga.
Ada apa?
Kita harus mencari mereka.
Menurutmu kita harus ke sana?
Begitu ditemukan, mereka akan dikirim ke panti asuhan.
Mungkin sebaiknya kita
membiarkan Seo Hye Young mengurus...
Astaga, yang benar saja.
Kamu tidak melihat dia seperti apa?
Dia akan berubah begitu bertemu anak-anak.
Dia seorang ibu.
"Dia seorang ibu?"
Menurutmu dia seorang ibu?
Banyak ibu yang menyiksa anaknya sendiri.
Kamu iblis atau apa?
Kenapa selalu berpikiran negatif?
Apa?
Astaga.
Kamu bilang
kamu kehilangan ibumu di bus saat berusia lima tahun.
Mungkin sebenarnya
ibumu meninggalkanmu.
Astaga. Hei!
Ayo.
Bu Kang!
Astaga.
Astaga, kenapa ribut-ribut?
Aku menyuruhmu jaga toko. Kenapa kamu kemari
dan membuat keributan seperti itu?
Apa?
Lihat aku baik-baik.
Apa yang Anda lihat?
Kenapa kamu bertanya?
Aku melihat wajahmu dengan rambut berantakan
seperti kepala singa.
Astaga, Bu Kang.
Astaga.
Kamu terus saja mengutip kalimat.
Astaga, aku membencinya. Kenapa kamu seperti ini?
Aku muak sekali.
Bu Kang, tidakkah Anda melihat
domba polos di depan Anda?
Hei, kamu sungguh ingin aku
mengumpat dan memaki dalam bayang-bayang Yang Mahakuasa?
Hasil persidangan keluar hari ini. Aku dijatuhi hukuman percobaan.
Aku bukan mantan narapidana lagi. Kini aku bebas.
Aku harus memberitahukan ini kepada Dong Joo dan Detektif Cha.
Di mana mereka?
Astaga, mereka menyebalkan.
Dia tidak punya hubungan dengan anak-anak itu,
tapi dia dan cucuku pergi mencari mereka.
Astaga.
Dunia ini sangat aneh.
Ibu mereka dan Dong Joo
memiliki nama yang sama, Eun Dong Joo.
Tapi salah satu menelantarkan anak dan yang satunya menjemput.
Mereka dua orang dengan nama yang sama.
- Dua orang dengan nama sama? - Ya.
Nama mereka sama, tapi kepribadian amat berbeda.
Benar, bukan?
Astaga.
Dia bahkan tidak tahu artinya.
Astaga. Kamu ini.
Astaga.
Sabina, kau masih mau bersamaku jika aku tak punya apa-apa?
Bagaimana jika aku pria biasa
dan bukan direktur di I dan K?
Kamu masih menginginkanku?
Tanahnya akan tenggelam.
Kenapa kamu menghela napas? Apa yang kamu pikirkan?
Aku takut dia terlalu naif.
Dia tidak akan
menentang Pimpinan Jin karena ucapanku, bukan?
Kurasa kamulah yang naif.
Kamu tidak bisa memutuskan hubungan antara orang tua dan anak.
Tetap saja, jangan mencari masalah.
Kita harus berbuat sesuatu jika dia menentang pernikahan kalian.
Apa maksud Ibu?
Bagaimana dengan ibunya?
Percayalah kepada ibu.
Ibu sudah merencanakan pernikahanmu
dengan keluarga itu sejak lama.
Ibu sudah memimpikannya selama 30 tahun.
Ibu punya rencana.
Apa rencana Ibu?
Konon, anak-anak nakal selalu punya orang tua yang buruk.
Ada orang tua yang tidak sadar sebelum anaknya menumpahkan darah.
Sayang sekali,
tapi Joon Ki harus menumpahkan darah.
Wanita ini ibunya?
Namanya Shin Hannah.
Dia menikahi orang Spanyol bernama Michael 12 tahun lalu
dan mendapatkan izin menetap.
Tapi ada rumor bahwa itu pernikahan palsu.
Pernikahan palsu?
Itu pernikahan keempatnya,
dan dia menceraikan semua istrinya dalam tiga tahun.
Mereka harus tetap menikah agar bisa tinggal di permukiman permanen.
Shin Hannah juga sama.
Keadaan menjadi lebih buruk.
Apa pekerjaannya?
Dia mengelola toko kecantikan
untuk orang Afrika-Amerika di Flushing, New York.
Toko kecantikan?
Ibunya ini satu-satunya keluarga?
Ya. Itu yang kudengar.
Aneh dia tidak berhubungan dengan orang Korea.
Dia juga mengubah namanya menjadi nama Inggris,
jadi, sulit menemukan riwayatnya di Korea.
Aku menyewa beberapa orang untuk mencari tahu lebih banyak.
Aku yakin akan ada informasi lain.
Pastikan kamu bergegas.
Dia tampak sangat licik.
Menjauhkannya dari Joon Ki tidak akan mudah.
Jangan khawatir, Pimpinan Jin.
Aku takut itu akan mengganggu kesehatan Anda.
Kuharap
No comments yet. Be the first to leave one.