The first 200 lines.
"Di Ambang Musim Panas yang Cerah"
Senang melihatmu. - Senang melihatmu.
Sang penata gaya superstar,
Han Hea Youn ada di sini.
Halo.
Kamu sudah lama tidak kemari. - Memang.
Syaratmu untuk datang ke studio
adalah bersama Bayi Wilson.
Ya, kubilang aku tidak akan syuting acara tanpanya.
"Kali terakhir, Hea Youn memeluknya dengan erat"
"Untuk menutupi perutnya"
Dia Bayi Wilson atau Perut Wilson?
Astaga. - Maaf, aku tidak seharusnya begitu.
Tidak ada yang tahu.
Baik. - Ya.
Pasti tidak ada yang tahu.
Bukankah ini kali pertamamu
bertemu Henry?
Tidak. Apa kamu... - Tidak.
Kami pernah bertemu sebelumnya. - Kami...
Itu sulit. Kami menari bersama. - Kami melakukan ini.
Kalian grounding? - Kami menari bersama.
"Kalian grounding?"
Kami bertemu untuk syuting iklan.
"Mereka menampilkan tarian Amerika dalam sebuah iklan"
"Tarian itu tampak tidak begitu aneh"
Dia sangat pandai menari.
Tidak. - Benarkah?
Kamu menari? - Aku sama sekali tidak pandai.
Dia bintang utamanya.
Bukan! - Dia bintang utamanya.
Bukan! - Tunjukkan.
Dia bintang utamanya. - Tunjukkan.
Tunjukkan. - Tidak.
Aku sudah lupa. - Tunjukkan.
Kamu sangat hebat.
Itu - Hea Youn.
semacam tarian Amerika. - Tunjukkan.
Itu lagu ini.
Itu diputar. - Sekali ini saja.
Kumohon. - Aku tidak ingat.
Apa? Musik diputar? - Seperti apa itu?
"Dia mendadak berubah"
Tunggu. - Ayolah.
Itu seperti... - Seperti ini.
Itu sesuatu seperti ini. - Itu seperti ini.
Lalu dia pakai pinggulnya.
Kamu ingat? - Tidak.
"Tubuhnya mengingat alurnya"
Tidak, itu seperti ini.
Kamu tidak bisa melihat tungkaiku.
Itu sangat sulit. - Seperti ini.
Kamu seperti ini.
Kamu meneruskan saja.
Ini saja?
"Dia disetujui sebagai penari utama"
Berhubung kita sudah melihat
tarian Amerika...
Ada dua penari di sini.
"Dua bintang tari Klub Pelangi"
"Penyanyi dance Roiii Bang"
"Dance84 dengan langkah"
Mereka langsung menari.
Kian84 bahkan mengeluarkan ponselnya
untuk menari. - Dia mengeluarkan ponselnya.
Kenapa kamu begitu serius? - Tunggu.
Kenapa kamu sangat serakah? - Apa kamu akan lakukan head spin?
Itukah sebabnya kamu mengeluarkan ponselmu?
Haruskah kuambil kembali? - Tidak.
Sakuku terlalu penuh. - Baik.
Kalau begitu sekarang,
para penari resmi Klub Pelangi.
Satu, dua... - Seperti apa musiknya?
"Mereka mulai menggoyangkan kaki mereka"
Bagaimana aku harus melakukannya?
Lakukan saja itu.
Seperti ini? - Lututmu harus bersentuhan.
Tiga, empat.
"Terbang"
"Sayap kiri membubung"
Seperti ini? - Lututmu harus bersentuhan.
"Ceroboh"
"Latihan tungkai yang tidak terduga"
Seperti ini? - Astaga.
Sekarang, lebih rendah.
Kian84!
Na Rae cukup bagus melakukannya. - Kamu lumayan bagus, Na Rae.
Lihat Na Rae.
"Goyangan dansa yang eksentrik"
"Dia mencuri tarian itu"
Aku tidak percaya. Astaga.
"Putra penari juga bergabung"
Hebat. Astaga.
"Astaga"
Bagus.
Baik. Putraku. - Aku suka kamu.
Putraku. - Kemarilah.
"Liburan Roiii Bang"
Itu hari...
Astaga, kamu mengambilnya? Aku tidak tahu kamu mengambilnya.
Matahari terbenam, dan kamu masih tidur?
"Apa dia masih tidur?"
Apa kamu akan bangun sekarang?
Aku ada pekerjaan sampai larut malam sebelumnya.
Kamu bekerja sepanjang malam? - Pukul berapa kamu pulang?
Kapan kamu pergi tidur?
Aku hanya ingat itu dilakukan waktu pagi.
Kenapa aku begitu lelah?
"Dia membangunkan tubuhnya yang berat"
"Terhuyung"
Dia tidur pakai baju trendi.
Tentu saja, warna neon.
Kamu melihatku pekan lalu?
Manusia neon. - Ya.
Neon dari kepala sampai kaki.
"Namun..."
Astaga. Dia kuyu. - Astaga.
Astaga, dia tampak begitu letih. - Sung Hoon...
Itu mengingatkanku pada "Oldboy".
Kamu baik-baik saja?
Aku tampak agak letih.
Itu tampan. - Kamu kelihatan tampan.
"Sampul standar novel romansa"
"Astaga"
Apa itu kamu? - Kukira itu Sung Hoon.
"Apa tidurmu nyenyak?"
Aku mungkin tidur hanya 12 jam lebih sedikit.
Kamu tidur untuk apa yang kamu lewatkan.
Akhir-akhir ini, aku tidur dua tiga jam sehari.
Aku tidak akan menyintas.
Kapan pun aku dapat hari libur,
aku melewatkan sebagian besar hari itu dengan tidur.
Kamu tidur untuk apa yang kamu lewatkan.
Itu saat aku bangun.
Matanya merah.
Aku datang langsung
dari drama syuting
sehingga bahkan tidak bisa mengubah rambutku.
Itu gaya rambutmu dalam drama?
Ya, ini untuk drama. - Bagaimana dengan bajumu?
Tapi rupamu tampan hari ini. - Kamu kelihatan tampan.
Aku terkejut melihatnya tadi.
Kamu menyukainya? - Ya.
Dia terlihat seperti
gangster dengan kisah sedih.
"Dia terlihat seperti gangster dengan kisah sedih"
Dia terlihat seperti punya kisah yang amat sedih.
Dia terlihat sangat tampan.
Gangster? - Kisah macam apa?
"Pertama, dia pergi ke ruang tamu"
"Dia mengambil topi dari lantai"
Kamu pakai topi?
Kenapa mendadak pakai topi? - Kenapa mendadak pakai topi?
Aku masih setengah tertidur.
"Dia memakai topi dengan sembrono"
"Dan membuka kulkas"
"Buah membangunkannya di malam hari"
"Dia mengambil sebuah melon Korea dengan sinis"
"Setetes cuka?"
Sung Hoon makan buah tanpa dikupas.
"Astaga!"
Dia bahkan makan kiwi tanpa dikupas.
Kiwi? - Ya.
Lihat.
Aku tidak percaya. Kiwi? - Dia memakannya seperti itu?
Astaga!
"Dia mensterilkan melon Korea dalam air yang dicampur cuka"
"Lalu memindahkannya langsung ke mulutnya"
Astaga.
Bukankah katamu
kamu bahkan makan telur tanpa dikupas?
Benar. - Tidak.
Aku hanya bilang sebagian orang melakukan itu.
Di pesta pindah rumah Kapten Orang Bodoh,
kamu mau makan cangkang kepiting.
Cangkang kepiting?
Kamu sangat suka kupasan.
Itu berbahaya. Tidak mungkin.
"Dia dengan tenang menatap sebuah gunung yang jauh"
"Mengerkah"
Astaga. Dia benar-benar menikmatinya.
Dia membuat kita ingin memakannya.
Dia tahu cara menikmati makanan.
"Dia menikmati meditasi dengan melon Korea"
"Dia berjalan dengan lambat seolah masih mengantuk"
"Dia bergerak tiga langkah"
"Dia dengan terampil makan segigit melon Korea itu"
"Dia berdiri dengan tenang di tengah ruang tamu"
"Garing"
Di akhir... - Batang?
Ya, itu pahit
jika dimakan.
"Dia kembali ke ruang tamu sambil membuat ASMR"
"Dia mencari sesuatu"
"100 Cara untuk Meredakan Stres".
"Pilih beberapa cara kamu bisa berlatih."
"Kupas jeruk."
"Aroma jeruknya membantu meredakan stres."
Bolehkah itu kumakan saja?
"Dia tidak menyukainya"
No comments yet. Be the first to leave one.