Enemies from the Past

Enemies from the Past (전생에 웬수들)

Download Indonesian Subtitle

Release info

전생에 웬수들-Forever Enemies Episode 112 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-05-18
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 112"

Choi Go Ya, turun sekarang juga.

Turun saat kusuruh!

Ji Seok, ada apa?

- Kamu di mana? - Di lobi kantor Go Ya.

- Kenapa? - Kamu gila?

Keluar dari sana sekarang juga!

Tidak akan kubiarkan kamu hidup jika memberitahunya.

Tidak. Bibi akan menceritakan segalanya.

Bahwa ayahmu meninggal karena ayahnya.

Bahwa kamu bermimpi buruk lagi

karena dia.

Ji Seok!

Apa?

Kamu belum puas dengan video yang kamu rekam tempo hari?

Kamu mau memprovokasiku lagi?

- Dasar tidak tahu malu... - Jadi,

juru kameramu juga ada di sini?

Aku ingin tahu apa kamu

masih bisa bicara begini setelah mendengar perkataanku.

Kenapa?

Kamu mau mengatakan hal buruk tentang adikku yang sakit lagi?

Kudengar Ji Seok bermimpi buruk.

Kamu tahu kenapa dia kambuh?

Apa yang ingin kamu katakan sekarang?

Semua itu karenamu.

Dasar berandal licik.

Semua itu karenamu.

Apa?

Ya, Ji Seok.

Siapa ini?

Apa?

Di mana dia sekarang?

- Astaga. - Go Ya.

Ada apa?

Ada apa dengannya?

"Departemen Radiologi"

Ji Seok!

Apa yang terjadi kepadanya? Kenapa dia tidak sadarkan diri?

Kami menjalankan pindaian CT.

Mari tunggu hasilnya.

Pindahkan dia ke bangsal.

Ji Seok.

Ji Seok.

Kumohon.

Ji Seok.

Kumohon.

Ji Seok.

Go Ya.

Kamu mengenaliku?

Maafkan aku.

- Kenapa kamu menangis? - Kukira

kamu akan meninggal.

Aku cemas sekali.

Ji Seok.

Apa ini hari istimewa?

Bukan.

Aku akan meminta Ji Seok dan Go Ya datang.

Kamu merasa bersalah setelah memarahi Go Ya?

Sedikit.

Ini perjamuan.

Aku sangat beruntung jika soal makanan.

Kamu benar. Kamu lebih beruntung dari siapa pun.

Hai, Go Ya.

Ibu.

Ibu baru saja hendak menghubungimu.

Kapan kamu akan pulang?

Begini...

Ji Seok

kecelakaan.

Kecelakaan?

Kecelakaan apa?

Dia kecelakaan saat berkendara.

Bibi.

Bibi baik-baik saja?

Ada apa?

Astaga.

Hei.

Pasir itu menempel di pakaianmu. Sedang apa kamu?

Dia membawa semua pasir dari daerah itu kemari.

Tampaknya lantai rumahku tidak bisa bersih.

Hai, Go Ya.

Apa?

Baik, aku akan ke sana.

- Go Ya. - Go Ya.

Kalian sudah di sini.

Bagaimana kondisi Ji Seok?

Dia sudah siuman. Dia mendapat perawatan darurat

dan hasil pindaian CT-nya normal.

Berapa kali dia kecelakaan sejak bertemu denganmu?

Bibi.

Ji Seok.

Permisi.

Ini soal Min Ji Seok.

Apa dia cedera?

- Dia kecelakaan, - Apa?

"Departemen Radiologi"

Kecelakaan?

Kamu gila?

Keluar dari sana sekarang juga!

Tidak akan kubiarkan kamu hidup jika memberitahunya.

Mustahil.

Apa dia menuju ke tempatku saat kecelakaan?

Tidak.

Kuharap dia baik-baik saja.

Tidak.

Jika sesuatu terjadi kepadamu, bibi juga tidak akan bisa hidup.

Ibu di mana?

Dia ingin bersama Ji Seok lebih lama.

Ji Seok baru saja tidur setelah diberi analgesik.

Baiklah. Kalian pasti terkejut.

Kamu juga pasti terkejut.

Aku cemas Nenek akan sakit.

Aku akan membawanya pulang.

Ya, silakan. Jangan mencemaskan kami.

- Nenek akan kembali besok. - Besok.

Sampai jumpa.

"Rumah Sakit Hanguk"

Ji Seok.

Ibu.

Ibu mau bicara denganmu.

Maaf

ibu sudah membentakmu.

Kamu juga pasti terkejut.

Ibu sadar seharusnya tidak seperti ini,

tapi sepertinya Ji Seok sering cedera

sejak bertemu denganmu.

Ibu malah menyalahkanmu.

Ibu rasa kamu membenci ibu.

Mertua ibu pun

sering menyalahkan ibu

atas kematian putranya.

Tiap kali dia menyumpahi ibu,

ibu berjanji kepada diri sendiri tidak akan melakukan itu.

Belakangan ibu cemas.

Ibu cemas?

Ya.

Meski bilang telah memaafkan kalian,

Ji Seok

tidak tampak bahagia.

Terlebih,

dia terus meminta maaf kepada ibu.

Itu membuat ibu

sedikit cemas.

"Kamu harus tegar, Go Ya. Ji Seok akan baik-baik saja"

Kamu harus tegar, Go Ya.

Ji Seok akan baik-baik saja.

Meski bilang telah memaafkan kalian,

Ji Seok tidak tampak bahagia.

Ji Seok.

Sedang apa kamu di sini?

Mau menemui Ibu?

- Ya. - Lantas kenapa tidak masuk?

Ini sudah larut. Ibu pasti sudah tidur.

Mungkin.

Ada apa?

Kamu ingin berterima kasih kepadanya?

- Apa? - Tunggu.

Kamu tidak menerima pesan suara dariku?

Ibu tidak mengusirku.

Dia memberiku kesempatan kedua.

- Benarkah? - Ya.

Dia akan fokus kepadaku.

Dia akan melupakan hal lain.

Ada apa?

Kukira kamu akan senang.

Aku senang. Aku hanya terlalu senang.

Aku akan berusaha maksimal demi Ibu.

Aku tidak akan melupakan kebaikannya.

Baiklah.

Benar.

Dia juga tampak sedih pada hari itu.

Ibu, ada apa?

Bawakan ini ke tempat kakakmu.

Apa isinya?

Ibu benar-benar akan putus hubungan dengannya?

Astaga.

"Ibu"

Ibu akan datang

membawakan makanan untukmu.

Baiklah.

Kamu belum memberi tahu ibumu, ya?

Belum.

Dadamu masih sakit?

Sudah lebih baik dari kemarin.

Tunggu.

Kenapa tiba-tiba kamu keluar mengendarai mobil?

Saat kita bicara lewat telepon,

kamu bilang sudah di rumah.

Ada yang tertinggal di kantor.

Rupanya kamu hendak ke kantor.

Halo?

Ini departemen lalu lintas Kepolisian Gangnam.

Anda wali Pak Min Ji Seok?

Benar.

Bolehkah jika aku ke sana?

Baiklah.

Siapa itu?

Polisi membutuhkan pernyataan korban.

Mereka memintaku datang dan mengambil formulirnya.

Enemies from the Past subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Enemies from the Past

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left