The first 200 lines.
Kenapa kau mengikutiku? Katakan! Kenapa mengikuti?
- Tidak. - Tidak? Jadi, kau menyangkalnya?
Kau bermaksud mengatakan kalau kau belum mengikutiku selama satu bulan 13 hari?
- Tidak... - Kau menyangkalnya lagi!
- Maksudku... - Ya, katakan padaku!
Aku akan berhenti mengikutimu.
Apakah aku menyuruhmu untuk berhenti mengikutiku?
- Tidak. - Terus kenapa?
Sialan!
Katakan padaku!
Kau menolakku.
Tapi kau masih tetap mengikutiku.
Apa yang kau rencanakan?
Kau bukan sembarang gadis.
Apa?
Bagaimana cara memberitahumu kalau kau itu istimewa?
Aku harus menjelaskan itu juga?
Jika aku harus menjelaskan betapa istimewanya aku, lalu apa yang akan kau lakukan?
Kau harusnya tahu itu.
Apa maksudmu?
Internet ke gyani jaane Para pakar internet tahu
Kaun Kabira rumi hai Siapa Kabir dan Rumi
Love ke funday Sunday Monday Tips cinta setiap hari minggu
Padh ke chakri ghoomi hai Mengisi kepalaku
Knowledge saari ho Kau pikir kau tahu semuanya
Har taiyari ho Kau pikir kau sudah siap
Par jab aati hai baari to Tapi ketika saatnya tiba
Kampan body mein Tubuhmu gemetaran
Halchal jeene mein Hidup menjadi terbalik
Aur phir seene mein jaari ho Karena detakan di dadamu
Wohi dhak dhak (2X) huyi dhak dhak, ui thak thak Jantungku berdetak kencang
Meri dhak dhak meri dhak dhak Jantungmu berdetak kencang
Wohi knocking, wohi locking Mengetuk, mengunci
Wohi talking, wohi bakbak Berbicara, chattingan
Wohi dhak dhak, yehi dhak dhak Hati kita berpacu
Chale dhak dhak, ruke dhak dhak Mereka tak tahu cara memperlambatnya
Kahan tak tak, yahin tak tak Disini
Kahan dhak dhak, yahin dhak dhak Sekarang
Wahin dhak dhak, rahi dhak dhak Dimana-mana
Qayamat se qayamat tak Sampai akhir dunia
Issi dhak dhak mein hai jeena Aku harus hidup seperti ini
Koyi bole love lena hair Kata orang cinta itu mengambil
Koyi bole dena hai Kata yang lain cinta itu memberi
Definition iske laakhon Cinta punya sejuta definisi
Definition mein yeh na hai Padahal itu tak bisa didefinisikan
Artificial hai ya orignal hai Mungkin buatan mungkin asli
Uljhan single hai saalon se Masalahnya abadi
Ik din aayega Akan tiba hari yang dimana
Bach na payega Kau tak bisa melarikan diri
Apne dil ki tu taalon se Hatimu menakjubkan
Wohi dhak dhak, wohi dhak dhak Hati kita berpacu
Huyi dhak dhak, ui thak thak Jantungku berdetak kencang
Meri dhak dhak, meri dhak dhak Jantungmu berdetak kencang
Wahi adchan wahi tadpan Masalahnya, keterbatasannya
Wahi phislan wahi jhakjhak Emosi yang tak terkendali
Wohi dhak dhak, yehi dhak dhak Hati kita berpacu
Jagi dhak dhak lagi dhak dhak kahaan tak tak Mereka belum siap
Yahin tak tak Mendengarkan
Kahaan dhak dhak yahin dhak dhak Terus berdetak
Wahin dhak dhak rahi dhak dhak Lebih kencang
Qayamat se qayamat tak Sampai akhir dunia
Issi dhak dhak mein hai jeena Aku harus hidup seperti ini
- Ini tak benar. - Apa?
Kita seharusnya jangan memanfaatkan situasi.
Dengar, kau salah paham.
Boleh minta nomormu?
Aku melihatnya lagi.
Dia sedang minum soda... sendirian. Maksudku, memangnya ada yang begitu?
Tidak, dia tak menyukaiku. Dia aneh.
Hati-hati, jika muncul lagi.
- Kau? - Ya, aku.
Ya.
- Kau menyewa tempat ini? - Apa itu salah?
Kau ingin apa?
Aku seorang programmer perangkat lunak.
Aku butuh tempat untuk bekerja. Karena aku kerja sepanjang hari tanpa jeda.
Dimana?
- Duduk disana saja. - Tidak, disini saja....
Ada apa?
jika kau merasa tersakiti olehku...
maka aku akan pergi.
Oh, ya? Begitu?
Bisa keluar sebentar tak? Ayo, ngobrol di luar kafe.
Ada apa?
Kau menolakku.
Dan sejak itu, kau mengikutiku.
Ada apa dengan pikiran konyolmu?
Bagaimana cara memberitahumu kalau kau itu istimewa?
Jadi, aku harus menjelaskan itu juga?
Lalu apa yang akan kau laukan? Kau harusnya tahu itu.
Semua baik-baik saja????
Kau mau kemana?
- Pakai apa? - Taksi.
Kenapa selalu salah jalan?
Tak bisa lihat lokasiku dengan benar?
Ayo, katakan padaku.
- Kau pergi kemana? - Kemana saja.
Taksi butuh waktu lama.
- Aku mau ke Champa Gali. - Oh, aku juga mau kesana.
- Aku tak membutuhkanmu untuk seks. - Apa?
Aku bisa saja berhubungan seks dengan gadis manapun.
Tapi kau istimewa, kan!
Mungkin, kau!
Aku kesini untuk kencan.
- Terus? - Tak ada apa-apa.
Aku hanya memberitahumu.
- Tak boleh begitu. - Apa?
Kau tak boleh berterima kasih padaku.
Jangan terlalu bergairah.
Ada sesuatu tentangmu.
Tidak, ada sesuatu tentangmu.
Jangan terlalu dekat!
- Aku suka begini dengan semua gadis? - Memang benar kan?
Aku tak bawa sembarang orang ke tempat mahal seperti ini.
Kau itu istimewa..
Apa kau tahu harga segelas tequila disini?
Kau mau kemana?
Ambillah kembali. Aku belum meminumnya.
Hei, tunggu!
Awas kau!
- Zoe, disana lebih baik. - Ada apa dengan pikiran konyolmu?
Kesini saja. Bersenang-senang.
Ayo masuk kesana!
Oh, ya? Begitu?
Kau harusnya tahu itu.
Dan sejak itu, kau mengikutiku.
Dia pasti ada disekitar sini.
Hei, kak! Ini sepedamu?
Apa kau buta? Tak lihat ada mobilku?
Permisi, bisa dengar tak?
Mungkin, telinganya budek.
Sepertinya begitu!
- Pukul bajingan itu! Ayo! - Pukul dia!
Biarkan dia pergi! Dia cuma anak-anak. Hentikan!!
Dia yang mukul duluan.
Hei, kau...
Hei, sudahlah.
Boleh minta obat sakit kepala?
Biar, aku saja!
- Minuman spesialku. - Apa itu?
Apa kau tahu, aku punya pengalaman minum selama bertahun-tahun.
Aku ada rapat penting hari ini.
Jadi, bagaimana kencanmu?
Apa kau tahu... si pengendara motor?
Kau pergi dengan pria yang datang kesini untukmu, kan?
Itu bukan urusanmu.
Apa?
Bukan "Second of all". Harusnya "Secondly."
Aku tak kencan dengannya.
Dia memberiku tumpangan, jadi aku bisa bertemu dengan yang akan kukencani.
Memperdayakan orang!
Kau harusnya kencan dengan pengendara motor itu. Dia keren.
Dia... biasa saja.
Dia serius denganmu.
Itu dia! Itulah masalahnya.
Dia terlalu serius.
Itu masalahnya?
Leena, aku serius denganmu.
Dia serius denganmu dan itu masalahnya?
Aku tak main-main denganmu. Tak peduli apa yang orang katakan.
Bisa memberitahuku bagaimana masalahnya?
Keseriusan adalah hal yang baik bagi tempat asalku.
Dimana itu?
Di India lama... sejak beberapa tahun yang lalu.
Oke, jadi sekarang...
setelah bertahun-tahun, ada gadis 22 tahun di India baru...
yang--
Bagaimana mengatakan "sama sekali" dalam bahasa Hindi?
- Dedh. - Belum punya pacar sama sekali.
Jadi, itu sebabnya, dia tak tertarik pada hubungan yang serius.
Sekarang waktunya bersenang-senang dan menjelajah!
Aku memfokuskan semua energiku untuk karirku.
Lima tahun dari sekarang...
saat aku bekerja dengan baik dan aku mendapat penghasilan yang cukup...
maka aku akan punya hubungan yang serius untuk pertama kalinya.
Kau pikir semua ini akan berjalan sesuai rencanamu?
Waktu berlalu. Semuanya berubah.
Waktu ini juga akan berlalu.
Dan semuanya akan berubah.
Idiot ini...
baru tak berubah... karena dia belum berubah sedikitpun.
- Siapa? - Dia, siapa lagi?
Dia sama sepertiku.
Tidak, tidak... maaf!
Dia tak sepertiku.
Aku seperti dia...
Kulfi...
Kulfi!
Hatiku yang gila
Tak tahu kedamaian
- Tanpa kekasihku - Kulfi!
Hatiku yang gila
Tak tahu kedamaian
Cepatlah, kak!
- Kau sangat lama. - Aku akan kesana.
Tak pernah mendengarkan siapapun
Kulfi...
Hati ini gila
Tak pernah mendengarkan siapapun
Mari, ada yang satu rupee, ada yang dua rupee.
No comments yet. Be the first to leave one.