Proud Mary

Proud Mary

Download Indonesian Subtitle

Release info

Proud Mary 2018 1080p BluRay x264-GECKOS
A Commentary by Bandar1

Tags

BluRay
x264
1080
Published on: 2018-03-24
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino

Jangan jawab itu.

Bagus.

Ya.

Setahun Kemudian...

Kau anak buah Uncle?/ Kau Jerome?

Ya. Masuklah. Ayo. Cepat.

Duduk.

Buat dirimu nyaman.

Kau membawanya?

Semua baik?/ Sebentar.

Ini, Nak.

Apa yang kau lakukan?

Kau kurang 500.

Apa yang kau bicarakan? Kesepakatannya 25.

Tidak, kesepakatannya 3./ Tidak, kesepakatannya 25.

Kesepakatannya 3./Mau hubungi Uncle? Minta dia memberitahumu?

Tidak, Uncle tahu kesepakatannya. Kau yang hubungi dia.

Hei, anak sialan./ Hei.

Kau sebaiknya berhati-hati dengan itu.

Aku memulai dengan hati-hati.

Sekarang, kau berutang 500 lagi padaku.

Pergilah ke kulkas.

Di sana ada tumpukan uang. Disana ada $1000.

Kau bisa ambil 500.

Tidak, kubilang kau bisa ambil 500.

Kau bohong./ Baiklah.

Oke, jangan khawatir soal itu, Nak.

Terima kasih.

Berhenti bicara.

Berhenti bicara. Diam! Kau membuat kepalaku pusing!

Kau terlambat. Masuklah. Duduk.

Karena itu tugasmu!

Tutup pintunya.

Tutup pintunya!

Apa ini? Ada sisa makanan di bajumu.

Aku tak beri kau uang untuk makan. Itu artinya kau mengambil dari kantong.

Lihat aku. Lihat aku!

Kau mau ujung jarimu dipotong karena mencuri?

Itu yang au inginkan?

Berikan itu padaku.

Kuenya 3 dolar.

Aku pakai pecahan 20 lalu sisakan kukembalikan ke dalam.

Aku mendapat tambahan 500 dari pembeli.

Kau apa?

Dia mencoba mengurangi 500, jadi aku urus itu.

Tetap saja bukan berarti kau boleh mencuri dariku.

Ayolah, Danny. Kami memberimu makan di sini.

Kau tidak kelaparan.

Yang kedua darimu.

Ini kedua kalinya kau mencuri dariku.

Aku lapar.

Berikutnya kau mencuri dariku, aku potong tanganmu.

Lalu memasukkannya ke kulkas.

Karena itu, aku minta kau pergi lagi. Berdiri.

Hei!

Hei! Keparat!

Hei!

Kembali dari kematian, ya?

Dimana aku?

Kau aman.

kau di apartemenku.

Siapa kau?

Aku Mary.

Kau terluka. Tak sadarkan diri di gang.

Ayo. Makan.

Dimana tasku?/ Kau akan dapatkan itu kembali.

Juga semua didalamnya./ Aku butuh itu sekarang.

Duduk.

Aku harus kembali.

Kembali ke mana?

Aku seharusnya ke Back Bay.

Begini saja,

Kau duduk dan makanlah...

Aku sendiri yang akan mengantarmu ke Back Bay. Bagaimana?

Pelan-pelan.

Kapan terakhir kali kau makan?

Ada apa di Back Bay?

Ibumu.

Ada keluarga atau teman di sana?/ Kenapa kau banyak bertanya?

Kau polisi?

Tidak terlalu.

Aku hanya berusaha membantu. Itu saja.

Ya? Aku tak butuh bantuanmu.

Kurasa kau butuh, khususnya dengan apa yang ada di tasmu.

Biar aku tebak, dua kilo kokain...

Dan pistol semi otomatis?

Orang yang memberimu tas itu, siapa namanya?

Dia akan membunuhku karena bicara denganmu./Dia takkan menyentuhmu.

Dia akan membunuh kita berdua.

Kau tahu apa yang terjadi...

...jika kau tertangkap dengan tas itu?

Polisi akan membuatmu menjadi informan./Ya?

Aku bukan pengadu./ Itu tidak penting.

Yang terpenting adalah apa yang orang pikirkan.

Tak ada yang mau bicara pada anak yang berbicara pada polisi. Benar?

Khususnya di tempat kita berasal.

Dengar, aku berada di pihakmu.

Ayo, kita bersihkan luka itu.

Darahmu mengotori seluruh bajumu.

Tunggu di sini.

Ini.

Siapa yang melakukan itu padamu?

Uncle?

Bagaimana kau tahu Uncle?/ Jangan khawatir soal itu.

Dia yang melakukan itu padamu?

Kau mau ke mana?

Memberikan seseorang pelajaran tata krama.

Sial. Aku ikut denganmu.

Apa yang mau kau lakukan?/ Kau tunggu di mobil.

Tetap kunci pintunya. Mengerti?

Pakai tudungmu.

Ada yang bisa kubantu?

Semuanya di sana. Dia tak menyentuh itu.

Itu bukan urusanmu, bukan?

Aku berpikir untuk mengembalikannya.

Kami tak mau ada yang tersinggung./ Tak ada yang tersinggung?

Ya.

Kau pikir karena kau gadisnya Benny Spencer...

Kau bisa masuk ke sini dan bicara seperti beo berpayudara?

Oke, baiklah. Sekarang kau bersikap kasar.

Danny milikku./ Danny bukan milik siapa-siapa.

Tak apa. Kau tahu, aku suka gayamu.

Jangan tersinggung.

Kenapa kau tak panggil pencuri kecil itu? Suruh dia kemari.

Beberapa tahun lagi jika aku sudah tak menginginkan dia...

...dan jika dia masih hidup, mungkin aku akan jual dia padamu.

Kurasa maksudmu jika kau masih hidup.

Uncle?

Apa yang kau lakukan?

Aku baru saja mengacau.

Sangat buruk.

Kau tidur di sofa, mengerti? Kau harusnya merasa nyaman.

Aku harus keluar sebentar.

Kau akan tinggalkan aku di rumahmu?/Ya. Kenapa tidak?

Aku bisa merampokmu./ Ya, tapi kau takkan merampokku.

Anggap rumah sendiri. Ambillah apapun yang kau mau dari kulkas.

Kau tahu di mana kamar mandinya. Air panasnya agak lama menyala.

Satu peraturan,

Menjauh dari kamarku.

Kau tak bisa memberi kabar?

Ponselku mati.

Ada yang membunuh Uncle beserta krunya.

Kozlovs berpikir itu ulah kita.

Di mana Benny?

Kantornya./ Aku segera ke atas.

Kozlovs berpikir kita melakukan ini untuk mengambil wilayah Uncle.

Itu konyol./ Tentu saja.

Siapa pun yang membunuh bajingan itu sudah membantu dunia.

Siapa yang melakukan itu?/ Bajingan seperti itu...

Semua orang adalah tersangka./ Baiklah, Walter.

Kita harus mengambil tindakan sebelum mereka membalas.

Hal terakhir yang kita inginkan adalah perang.

Mungkin memang itu yang kita butuhkan.

Mungkin dia benar, Ayah.

Mary?

Mary, kau tak banyak bicara.

Aku sedang berpikir. Kau benar. Kita tak butuh perang lainnya.

Kita harus menyudahi ini sekarang juga.

Tom.

Atur pertemuan untuk besok./ Baiklah, Ayah.

Kau memeriksa barangku semalam.

Kupikir sudah memintamu menjauh dari kamarku.

Kau pikir itu lucu?

Tidak.

Kenapa ada senjata di kamarmu?

Kau tak melihat senjata apapun. Kau mengerti?

Kubilang, apa kau mengerti?

Ya, aku mengerti.

Lain kali saat aku katakan sesuatu padamu, kau sebaiknya mendengarkan.

Apa kita saling mengerti?/ Aku mengerti.

Karena aku harus pergi, tapi akan kembali.

Tetap di apartemen ini. Kunci pintunya.

Jangan buka pintu itu apapun alasannya.

Kau mengerti?/ Ya, terserahlah.

Jangan "terserah"-kan aku.

Apa yang akan kau lakukan?!

Jika kau mau memukulku, lakukanlah.

Maaf.

Maaf.

Simpan simpatimu untukmu.

Ambil ini. Ini.

Uncle adalah adik bungsu Ayahku.

Bukan yang tercerdas dan bukan kesukaanku...

Tapi dia keluarga.

Yang kami inginkan adalah keadilan.

Kami kemari untuk menghindari kesalahpahaman.

Beritahu aku, bagaimana kita tahu itu bukan ulah si mesum Walter King?

Dia dan Uncle selalu berselisih.

Siapapun yang membunuh Uncle bukan atas perintahku.

Tapi jika mereka bekerja untukku,

Aku yakinkan kepadamu mereka akan ditangani secepatnya.

Kau selalu menjadi orang yang cerdas.

Tapi apa yang kau minta untuk aku lakukan, Benny?

Memaafkan dan melupakan?/ Dia katakan padamu,

Hati-hati saat kau menyalahkan.

Siapa pun bisa melakukan ini, tapi jika itu salah satu orangku...

Kau boleh pegang perkataanku.

Aku hargai itu.

Baik, ada hal lain yang ingin aku bicarakan.

More Indonesian subtitles for Proud Mary

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left