The first 88 lines.
Revenge Note
= Episode 11 =-
Siapa?
- Deok Hee... - Ada apa? Kenapa? Apa yang terjadi?
Jadi kau minggat dari rumah?
Aku tak bakalan pulang.
Deok Hee, biarkan aku menginap di sini beberapa hari.
Aku sih tak masalah, tapi kenapa kau sampai minggat?
Aigoo, kau ini dasar!
Kenapa makanmu cepat betul?
Makan sama-sama Oppamu. Gak lihat Oppamu cungkring begitu?
Anak satu ini, dasar.
Makan ini.
Aigoo... makan yang banyak.
Anak siapa sih ini, makan saja terlihat tampan?
Kebahagiaan Ibu itu ya melihat wajah putranya, kau tahu 'kan?
Lho, nih anak kenapa sih? Gak ada sopan-santunnya!
Ho Go Hee, kalau tak balik ke sini gak ada nasi untukmu!
Aku gak mau makan! Gak sudi!
Lagi makan juga, kenapa tingkahnya begini?
Ibu bisa cepat tua gara-gara anak satu itu! Cepat tua!
Kau lapar?
Cepat makan sana gih.
- Aku akan masak bibimyeon, Oppa mau juga? - Gak ah.
- Aku sudah kenyang. - Beneran ya? Aku cuman masak seporsi saja.
- Entar kalau Oppa minta, kumampusin lho. - Sudah makan saja sepuasmu.
Wah, keknya enak nih.
Go Hee, sesuap dong.
Ogah. Tadi kan sudah kutawarin.
- Sumpah, sesuap saja. - Ogah.
Beneran, beneran sesuap saja.
Awas kalau Oppa habisin!
Tidak! Jangan sebanyak ini! Kurangin!
Ini mah seiprit...
Tadi bilang gak mau!
Ih dasar, bagi sama Oppamu napa? Kau ini kecil, nafsu makanmu kenapa besar sekali?
- Go Jin, mau Ibu masakin lagi? - Tidak usah.
Sesuap saja, perutku sudah kenyang.
Itu punyaku. Aku yang masak. Kenapa main embat seenak jidat?
Kenapa teriak-teriak sih?
Baiklah, Ibu akan masakin untukmu!
Bukan gara-gara bibimyeon-nya. Kenapa Ibu selalu begini....
Ah, jadi gara-gara bibimyeon kau minggat dari rumah?
Bukan gara-gara bibimyeon...
Yang pasti, aku tuh marah gara-gara Oppa, bukannya Ibu.
Oppa kenapa?
Go Joon Oppa tuh tinggi, cakep dan manis. Aku berharap punya oppa sepertinya.
Dari luar terlihat normal memang, tapi kalau sudah di rumah, sifatnya berbeda 180⁰.
Hei, Go Hee.
Ini...
Apaan nih? Keknya mahal. Tumbenan. Oppa beliin untukku?
Makan saja.
Oppa, aku mencintaimu.
Sebagai gantinya, kau harus diam di kamarmu.
Napa?
Nanti temanku datang. Kau kan jelek, malu-maluin tahu!
Daebak!
Hei, Oppamu benar kali...
Gak mungkin! Bagaimana mungkin anakku keluar lagi?
Sepertinya Oppa main di luar lagi.
- Kau punya Oppa? - Belakangan Ibuku memanggilnya Oppa dan mengadopsinya.
- Padahal dia lebih muda dariku. - Eun Woo Oppa, maksudnya?
Ibuku itu mudah sekali jatuh cinta pada seseorang.
Wajah dan kemampuannya mendukung.
Aku... aku akan membuatnya debut dengan semua tabunganku!
Tunggu aku, XXX!
Kesal sekali aku!
Kenapa? Kenapa dia dieliminasi?
Mending aku pulang saja.
Lebay ya... Maaf. Mau kuantar pulang?
Tidak, aku pulang sendiri saja.
D
Di
Dit
Dite
Diter
Diterj
Diterje
Diterjem
Diterjema
Diterjemah
Diterjemahk
Diterjemahka
Diterjemahkan
Diterjemahkan
Diterjemahkan o
Diterjemahkan ol
Diterjemahkan ole
No comments yet. Be the first to leave one.