The first 200 lines.
Nick, ambil tali tambatnya.
Kita akan mengikatnya.
Perahunya tak terlihat lagi!
Mereka di belakang ombak. Mereka pasti akan menjemput kita.
Lalu bagaimana? / Tak ada yang bisa sejauh itu.
Ayo!
Kita akan mengurusnya!
Strand!
Perahunya sudah menurunkan barang.
Strand?
Sayang sekali. / Kita harus kembali.
Tidak, kau harus kembali.
Karena kita akan kedatangan tamu tak diundang.
Abigail bisa bertahan di laut cukup lama.
Yang lain akan menginginkannya.
Orang-orang itu akan menginginkannya.
Arahkan lampunya ke daratan seperti yang kutunjukkan.
Lakukan!
Travis! / Astaga, Maddie.
Chris!
Chris, pergi ke arah air! / Aku tak bisa.
Chris! / Aku takkan meninggalkannya!
Travis!
Travis!
Maddie, awas!
Ayo! Lekas!
Pergi!
Ayo!
Astaga.
Bagus, Nick.
Hati-hati.
"Gentarlah Pada Mayat Hidup"
Begitu mesin dereknya siap, ada tuas di bawah bagasi.
Bukankah seharusnya kau berada di anjungan?
Kapal ini akan memberi tahu jika ada halangan.
Kita bisa sampai sejauh apa?
Sejauh 4.828 kilometer.
Lebih jauh lagi jika mesinnya tak dipaksa.
Berarti kita punya pilihan.
Tentu saja, kita bisa berlayar sampai ke El Salvador.
Kita bisa bertahan di Abigail cukup lama.
Tolong!
Tolong!
Astaga.
Bagaimana ini?
Bu?
Panggil Travis.
Strand, hentikan kapalnya.
Lucu sekali.
Ada orang-orang di sana yang bisa kita tolong.
Mereka akan tenggelam.
Kalau begitu, mereka harus kembali ke daratan.
Kita terlalu jauh. Tak ada apa-apa di tempat asal kita.
Jangan melakukan ini.
Batas kasihanku sudah penuh.
Aku sudah menyelamatkan tujuh orang sampai saat ini.
Bersyukurlah.
Ada orang lain. / Sial.
Di mana Madison? / Berbicara dengan Strand.
Kita harus menolong mereka.
Kita akan menolong mereka, bukan? / Saat ini, tolong diri kita.
Di dalam ada radio. Dengarkan saluran-salurannya.
Kita harus menemukan jalur mana yang bisa kita lalui dengan aman.
Bagaimana dengan mereka? / Aku akan berbicara dengan Strand.
Bisa tolong kita melakukan itu? Sekarang juga. Lekas.
Kita harus menjauh dari pesisir, dari orang lain, dari kapal lain.
Setelah itu bagaimana? / Selatan.
Kita memutar ke San Diego. / Travis...
Marinir dan Angkatan Laut Pendleton di Coronado. Patroli perbatasan.
Jika mereka bertahan... / Mereka takkan membantu kita.
Kau lebih suka opsi lainnya? / Hentikan kapal ini.
Itu opsi lainnya.
Jika aku menghentikan kapal ini, itu untuk menurunkan penumpang,...
...bukan mengangkutnya.
Kita tak boleh berhenti, Maddie. Tak aman.
Bu, apa yang terjadi?
Tanya saja teman barumu.
Mayday! Ini Summer Wind.
Kapal kami kemasukan air dan... / Kapal lainnya. Mereka masuk.
Entah apa mereka yang coba lakukan.
Aku melihat orang-orang di tebing. Mereka melompat.
Astaga!
Mereka terluka dan tak sadarkan diri.
Aku melihat kepalanya. / Pergilah.
Dia baru saja pergi.
Ini markas penjaga pantai LALB.
Kami tak memberikan bantuan.
Aku ulangi, takkan ada bantuan laut, darat, atau udara.
Tak ada. Maafkan kami.
Kurasa seharusnya tadi kau berhenti.
Kita sudah membahas ini di ruang tahanan.
Apa aku masih belum jelas?
Ini berbeda.
Maaf kau merasa begitu.
Bagaimana jika rencana San Diego kita gagal?
Entahlah.
Saat ini, seluruh dunia tak punya kepastian.
Kau sebaiknya membiasakan diri.
Ayo mencari tempat untukmu tidur.
Tidak.
Kau sudah terjaga semalaman.
Kau juga. Yang lain juga. Tak ada yang tidur.
Apa yang kau lakukan? Travis menyuruhku melakukan ini.
Kita bahkan tak tahu tujuan kita.
Kita mengarah ke selatan menuju San Diego.
Atau tampaknya begitu.
Baiklah, dan bagaimana kau tahu itu aman?
Ya.
Biarkan saja aku.
Biarkan aku lakukan ini. Kumohon?
Baiklah. / Aku akan segera tidur.
Aku berjanji.
Chris hanya duduk di sana, menatap tubuhnya.
Aku tak tahu harus berbuat apa.
Tak ada yang bisa dilakukan. / Maddie.
Maddie, lihat aku.
Aku tahu kau mau membantu orang-orang itu.
Sudah berapa banyak orang yang kita tinggalkan?
Kau pikir itu mudah bagiku?
Lihatlah kita. Lihatlah di mana kita sekarang.
Kita di kapal ini, tanpa persediaan, tanpa rencana konkret.
Ada seorang pria tua, wanita yang terluka,...
...anak-anak yang ketakutan, dan satu mayat.
Kau pikir mengangkut orang-orang itu akan menolong mereka?
Aku memikirkan soal Matt, tetangga-tetangga kita.
Aku juga memikirkan mereka. / Ya, aku tak sanggup lagi.
Aku tak bisa hidup seperti itu.
Bagaimana jika orang-orang itu sakit?
Bagaimana jika mereka sudah tertular?
Kita tak tahu.
Kita tak bisa membantu orang lain...
...jika kita tak bisa menjaga keluarga kita sendiri.
Merekalah yang harus kita pertahankan, Maddie.
Kau, Alicia, Nick, Chris. Aku harus melindungi putraku.
Begitulah adanya.
Aku butuh kau sepakat denganku. / Aku memang sepakat.
Ditolak.
Ada yang mendengarkan? / Lebih dekat.
Kami tak punya makanan dan air.
Halo?
Halo?
Ada orang di sana? Ada yang masih hidup?
Kami masih hidup, Bung. Nyaris mati.
Kiamat ini membuatku mengenang masa lalu.
Hubungi aku jika kau suka lagu ini.
Ada orang di sana?
Ada orang di sana?
Kau takkan bisa melupakan lagu ini sekarang.
Sama-sama.
Kau pemalu, tak apa.
Sepertinya saat ini tak ada gunanya, tapi aku tahu.
Aku paham.
Ayolah.
Tolong bicaralah denganku.
Katakan sesuatu. Apa pun.
Aku di sini.
Maafkan aku.
Kabarmu baik?
Ayahmu yang mengajarimu? / Di danau.
Bukan seperti ini.
Danau Big Bear, saat aku masih kecil.
Apa yang kita pancing di sini? / Tergantung.
Kakap calico, madidihang, ikan rockfish, ikan putih.
Aku turut prihatin soal ibumu.
Aku turut prihatin soal istrimu.
Ya.
Kita sama-sama tak mengucapkan perpisahan.
Itu takkan ada bedanya.
Belut.
Tak cantik, tapi dagingnya enak.
Maaf.
Butuh bantuan dengan perbanmu? Itu tak tampak bagus.
Kata Eliza, sembuhnya akan cukup lama.
Sebenarnya aku cukup pandai memasang perban.
Aku bisa sendiri.
Baiklah.
Jika kau oleskan salep di bantalannya,...
...baru menutup lukanya, rasanya tak terlalu perih.
Terima kasih. / Es cukup manjur untuk nyerinya.
Juga vodka, yang banyak.
Kapal kami terbalik.
Saat meninggalkan marina, semua orang seperti hilang akal.
Apa itu kapal kakakmu?
Dia punya kapal kecil payah ini,...
...tapi dia memancing di Pedro, dia dan sepupu kami.
Apa tempatmu sekarang aman?
Kurasa begitu. Kami menemukan teluk kecil.
Hanya saja kami tak punya makanan dan ikan-ikan tak terpancing.
Di mana tempatmu?
Di...
Entahlah. Aku tak tahu apa sebaiknya kukatakan.
Maaf.
Tak apa. Aku paham.
Kau ada di mana saat semua ini terjadi?
Kau baik-baik saja?
Ini tak adil.
Alicia?
Ini berakhir sebelum aku tahu sudah dimulai.
Semua sudah berakhir.
Aku turut menyesal.
No comments yet. Be the first to leave one.