The first 200 lines.
The Liar and His Lover -- Diterjemahkan oleh f4r1du5m4n --
Jangan membenciku. Tidak akan bisa.
Aku menyukaimu, Yoon So Rim.
Aku menyukaimu, So Rim!
- Kerja bagus hari ini. - Kau juga
- Kupikir itu akan menakjubkan nanti. - Terima kasih.
Tapi, K tadi ada janji?
Sepertinya begitu. Dia suka menyelesaikan segala sesuatu sekaligus.
Dia bertanya tentang showcase . Dia mungkin ada di sana.
Showcase ?
MUSH&Co showcase hari ini.
Apa?
Tidak, Jangan lepaskan tanganku.
Baiklah.
- Ya, Soo Yeon. - So Rim, kau ada di mana?
Yah, tadi ada sesuatu.
Jadi sekarang kau di mana?
Um... aku...
Sunbae, ini Han Gyul. Maaf, aku yang meminta So Rim untuk bertemu.
Soalnya aku ingin mengucapkan selamat padanya atas showcase -nya.
Ya. Aku mengerti.
Mereka sedang mengadakan pesta.
Kita ke sana. Aku akan mengantarmu.
Kau tak ingin masuk?
Mungkin tidak. Lagian Presdir Choi juga ada di dalam.
Apa itu tidak apa-apa? Sekarang ini kita--
Aku tahu.
Aku tahu kalau ini bukan saatnya kita berkencan.
Tapi aku tidak akan membuatmu menunggu lagi.
Aku berjanji, aku akan menemuimu.
Tapi tetap saja...
kita tidak boleh membocorkan ini pada siapa pun.
Bahkan pada Gyu Seon dan Jin Woo.
Aku tidak pernah merahasiakan sesuatu dari mereka.
Itu sebabnya aku akan memperlakukanmu lebih baik dari sekarang.
Aku akan...
berusaha lebih keras.
Sunbae!
Ayo, So Rim.
Masuklah.
- Chan Young, kutuangkan segelas. - Ya.
- Kerja bagus. - Terima kasih.
Hei, So Rim datang! So Rim datang!
Maaf, aku terlambat.
Hei, cepatlah makan sebelum keburu dingin.
Jadi Rim, Anda bekerja keras hari ini. - Terima kasih.
Yoon So Rim, kau tadi dari mana?
Apa? Um, itu--
Aku suruh dia membicarakan ini pada neneknya.
Aku lupa memberitahu kalian.
Aku yakin nenekmu sangat senang, iya 'kan, So Rim?
Ya, dia sangat senang.
Makanlah.
Makanlah.
- Wow. - Kita sekarang ada di van Crude Play!
- Apa kita sungguh layak menaikinya? - Ini hadiah dari Chan Young.
Begitu.
Pastikan kalian tidur nyenyak malam ini. Kalian akan sibuk untuk sementara waktu.
Kalian tidak bisa tidur banyak, dan kalian akan selalu lelah.
Tapi, kami punya waktu untuk makan, bukan?
- Kau harus diet! - Hei.
Kita mungkin tidak punya waktu untuk makan.
Benar. Kalian harus mengatur waktu dengan baik.
Kalian juga mungkin tidak punya waktu untuk bertemu dengan orang yang ingin kalian temui.
Lee Se Jung?
Nomor yang anda tuju tidak menjawab...
Ayo pulang.
Halo?
Ya. Ya...
Kapan dia akan meneleponku?
Bagaimana ini?
- Aku merindukanmu. - "Aku merindukanmu."
Han Gyul, kau belum tidur?
Lihatlah di luar jendela.
- Ya? - Lihatlah di luar jendelamu.
- Kenapa kau kemari? - Kau sangat sibuk...
jadi aku harus lari jika aku ingin menemuimu
Bagaimana ini? Kau datang karena kubilang aku merindukanmu? Maaf.
Hei, bukan begitu. Aku tidak datang karenamu.
Aku datang kemari karena merindukanmu.
Begitu.
Tapi kau terlalu jauh.
- Aku ingin melihatmu lebih dekat. - Aku juga.
- Oh ya. Hari Kamis kita jalan-jalan. - Apa?
Aku ada waktu luang setelah kesibukanku di pagi hari.
Kita bisa bertemu, 'kan?
Ya, tentu saja. Tidak ada yang akan menghentikanku.
Ini kencan pertama kita.
Kencan pertama kita!
- Han Gyul. - Ya?
- Kau mau datang 'kan? - Apa?
Mau datang 'kan?
Ini hari pertama kalian cuti. Apa yang akan kalian lakukan?
Aku akan tidur nyenyak.
Aku akan mengaktifkan ponsel yang diberikan Chan Young.
Apa? Kau masih belum melakukannya?
Lagi tak ada waktu buat ke toko. Aku akan pergi hari ini.
Kau bodoh? Kau bisa beli di internet.
- Ah, dasar. - So Rim, apa rencanamu?
- Ya? - Kau diam-diam saja. Kau ada rencana?
Um, ya. Aku ada rencana...
Siapa yang ingin kau temui?
Um, seorang teman. Aku ingin bertemu dengan seorang teman.
Ini? Bukan.
Aku terlihat seperti nenek-nenek. Apa yang harus kukenakan?
Ah, aku tidak tahu.
Han Gyul-ssi.
Omo. Omo, omo.
Ini tidak benar. Salah ini.
Ah, dasar.
Ya, ini bagus.
Ini kencan pertama kita.
Apa ini terlalu berlebihan?
Mau kuapakan rambutku?
Han Gyul!
Hei, kau...
Kau gila?
- Ya? - Kau tak boleh di luar begini.
Di mana topi dan maskermu?
Tunggu, apa?
Baguslah aku membawanya.
Pakailah ini.
- Tunggu, apa ini? - Ini, pakailah.
Satu, dua...
Lihatlah? Orang-orang pada menatap kita.
Ayo.
Tunggu, Han Gyul. Tunggu aku!
Hei, mari kita menjaga jarak. Orang-orang pada menatap kita.
Ya?
Ah, mereka terlalu berlebihan.
Ayo kita lakukan ini juga. Yang ini.
Tidak boleh.
- Apa rasanya enak? - Ya.
- Mau coba? - Ya.
Hei, kenapa kau sangat terlambat?
Aku menunggumu.
- Kau sedang apa? - Apa?
Kenapa kau menariknya lagi?
Hei, turunkan kepalamu. Turunkan.
Ah, kau ini kenapa sih?
- Kenapa kau lepas masker itu? Pakai, dong. - Aku tuh tidak bisa bernapas.
- Biar kulihat. - Ya.
- Apaan ini? - Apa?
Kenapa tempat duduk kita terlalu jauh?
Hei, bagaimana jika ada seseorang melihat kita yang sedang duduk bersama?
Sudahlah! Aku mau pulang. Ini bukan kencan namanya.
Hei, So Rim. Tunggu.
Kalau kau mengikutiku, aku akan teriak. Nanti semua akan melihat kita.
Apa?
Kenapa kau begini?
Ah, dasar.
Ya, Soo Yeon Sunbae.
Apa mungkin kau akan bertemu dengan So Rim hari ini?
Apa? Apa yang kau bicarakan?
Han Gyul, fotomu dan So Rim diunggah secara online belum lama ini.
Apa kau tahu?
Apa?
Tolong hati-hatilah.
Han Gyul!
Kau sudah datang?
Kenapa kau masih memakainya di sini?
Kau akan cemas bila tidak kupakai.
Rambutku. rambutku jadi kusut ini.
Maaf. Kau cantik hari ini, tapi aku hanya khawatir terhadap orang lain.
Aku khawatir seseorang akan mengenalimu.
Aku jadi bodoh.
Aku tidak bisa memikirkan hal lain ketika aku fokus pada satu hal.
Jadi bisakah kau memaafkanku?
Tidak apa. Lagian aku sudah mengalaminya.
Kemari.
Duduk di sini.
Ta-da!
Apa ini?
Kurasa sepatu akan kurang jelas.
- Han Gyul. - Aku akan terus memakainya.
Kita merasa seperti berjalan bersama, walau kita tidak bersama.
- Ayo kita menonton film sekarang. - Ya.
Tapi kenapa tidak ada orang di sini?
- Aku menyewanya. - Ya?
Shi Hyun bilang padaku.
Katanya aku harus menghabiskan banyak uang, walau tak masuk akal.
Apa ini terlalu berlebihan?
Ya.
Kenapa ini, mendadak sekali?
Tidak mungkin.
- Se Jung! - Hei.
- Kapan kau sampai di sini? Apa kau lama nunggunya? - Tidak, barusan tadi sampai di sini.
- Sungguh? - Ayo makan.
Tapi aku lega. Susah sekali bertemu denganmu hari ini.
- Gyu Seon. - Ya?
- Kebetulan kau mengganti ponselmu? - Apa?
Ya, aku mengganti hp yang Chan Young berikan padaku.
Hari ini aku mengaktifnya, dan mengganti nomorku juga.
Begitu. Baguslah.
Tapi bagaimana kau tahu aku mengganti ponsel?
- Huh? - Aku tidak memberitahu siapa pun.
Apa? Kau yang bilang padaku.
Terakhir kali, kau bilang kau akan mengganti ponsel pada hari libur.
- Benarkah? - Ya.
Kurasa kau lupa ingatan.
No comments yet. Be the first to leave one.