The first 200 lines.
* Penerjemah: * —— Kevin McDanniel ™ ——
Dengarkan aku!
Kau terobsesi dengannya.
Aku tidak terobsesi. Aku hanya sangat tertarik.
Ayo. Kita selesaikan.
Silahkan, duduk. Duduk.
Biarkan Zela membaca masalahanmu.
Oh, tidak. Lupakan. Ini konyol.
Yang benar saja. Duduklah.
OK. Zela, ini dia.
Temanku ini sangat terobsesi dengan seorang pria dan ingin kembali padanya
dan kita ingin tahu jika dia bisa melupakannya untuk 20 tahun kedepan.
Pokoknya, apapun yang kau lihat, bilang saja, "Lupakan pantatnya."
Tidak, tidak, tidak. Aku ingin kau meramal temanku.
Darah.
- Maaf? - Aku melihat darah.
Darah yang sangat banyak.
OK, itu bagus, tapi...
Kau juga.
Kau sedang dalam bahaya.
Ingin tahu? Tidak. Kembali ke soal pria.
Ini bukan pria.
Ini... ini bahaya yang harus kau hindari.
OK.
Kita selesai sampai disini.
- Ayo, Becky. Kita pergi. - Menjauhlah dari bulan.
Terutama cahayanya.
Kau tidak bisa mengatakan omong kosong ini.
Jenny.
Dasar orang aneh.
Jenny.
Jenny!
- Aku akan mengunci yang dibelakang. - OK, José.
Hei, lihat kau punya pengunjung.
Hei, kau yang disana. Kau datang dari mana?
Kesini.
Oh.
Zipper? Zip?
Zipper. Hei, hei, Zipper.
Hei.
- Oh, disini kau rupanya. Maafkan aku. - Oh, tidak. Dia menyenangkan.
Ayo, kemari.
Maafkan aku. Satu menit dia disini, dan menit berikutnya...
Ap... Hei, uh, Brooke?
- Apa aku kenal kau? - Oh, ya. Kita satu sekolah.
Aku duduk dibelakangmu dipelajaran Ilmu Pengetahuan, Aljabar dan Perancis.
Oh, benarkah?
- Kau yakin? - Tentu, Brooke Mueller. Jimmy Myers.
M-u, M-y. Aku sudah duduk dibelakangmu, selama, 3 tahun.
- Oh. - Ya.
- OK. - Hei, Brooke, kau siap?
Ya, hampir. Lima menit.
- Sampai jumpa disekolah. - OK, ya. Tidak, Aku tahu.
Hei, Aku mengenalmu.
- Dari P.E. - Namanya Billy.
- Uh, aku, Jimmy. - Kau adalah target lemparan bola.
- Kau seharusnya memakai pakaian wanita. - Hentikan, Bo. OK?
Aku hanya memberitahunya. Dia tidak bisa membantu. Setiap sekolah punya satu, si aneh "itu."
Sebuah keputusannya untuk menjadi gay.
- Dengan. Aku bukan gay. - Oh, ya.
Maksudmu hanya jadi pecundang yang aneh tanpa alasan?
- Ya. - Itu menjijikan.
- Boo! - Whoa!
Kau sangat menyebalkan, Bo.
Hiraukan saja dia, Jimmy.
Kupikir anjingmu juga gay.
Bagaimana dengan tempat "Membuat Sebuah Permintaan", Brooke?
- Hei, Ellie. - Hai.
- Halo? - Ellie.
- Hai, Jimmy. - Aku menunggu.
Ya, aku tahu. Aku berhenti di Tinsel saat diperjalan, untuk melihat Jake.
- Tapi, aku adikmu. - Aku akan kesana nanti.
- Ya, bagaimana nanti? - Aku bilang nanti, OK?
- Apa kau tahu apa yang bisa terjadi padaku? - Ya.
Aku tahu apa yang bisa terjadi kepada anak muda Hollywood.
- Oh, ya? - OK. Tutup ponselnya.
- Baik. - Ya. Dah.
Sempurna.
- Sempurna. Sempurna! - Keren.
50 peralatan besar.
- OK. Terllihat bagus diatas sana tadi. - Kau mengerti.
- Ellie. - Hai.
Hai.
- Bagaimana kabarmu? - Kita belum selesai.
Aku punya 4 hari untuk bekerja dan pembukaan tinggal 2 hari lagi. Aku pusing memikirkannya.
Cium aku lagi.
Apa yang kau lakukan disini?
- Itu bagus. Aku bilang padamu. Itu bagus. - Aku belum melihatmu hari ini.
Aku mencarimu untuk membuat kau yakin kita masih tetap. Apa ini?
Ini tutorial peralatan medis.
Mungkin sebenarnya akan menyenangkan nanti.
Ayo. Aku akan memberikanmu tur 2 detik.
Instruksi Spanyol.
Laboratorium Frankenstein.
Peti Dracula.
Apa itu?
Oh, itu.
Itu adalah replika untuk pembukaan peringatan 50 tahun, "The Wolf Man".
Itu sumbangan dari Chaney estate.
Wow.
Planet Hollywood tidak ada padamu, teman.
Kita tidak memanggil mereka disini.
Jadi, Aku berpikir.
Aku akan disini untuk pembukaan dan kau akan disini.
Jadi bagaimana bisa kita disini bersama?
Jika sebenarnya pergi untuk pembukaan.
Apa maksudmu? Kau harus pergi. Ini malam besarmu. Kau harus menunjukkannya.
Aku ingin tidur dikasur dan dilupakan untuk 3 hari.
Ya, lebih baik.
Aku akan tidur juga.
Permisi. Aku butuh kau disini.
Sial. Bisakah kau tunggu sebentar?
- Disana. - Terima kasih.
Yeah.
Jake?
Apa ada sesuatu yang salah?
Tidak. Tidak ada yang salah. Aku hanya pusing dengan pekerjaan.
Aku hanya... Aku butuh waktu dan tempat.
OK.
Hubungi aku, saat kau merasa sudah nyaman, kau tahu? Tidak ada tekanan.
Aku menunggu berjam-jam untukmu.
Maafkan aku, OK?
- Apa kau ingin melupakannya? - Berjam-jam. Aku menunggu.
Ya, kebanyakan remaja punya teman ketika tak dirumah.
- Lalu aku tak harus bergantung padamu. - Tidak malam ini, Jimmy. Bisakah kita tak bertengkar?
Awas!
- Kau baik saja? - Ya.
Zipper.
Tak apa, sayang.
Seseorang mungkin terluka. Temukan ponselku. Hubungi bantuan.
- Halo? - Oh, Tuhan. Tolong aku. Kumohon!
Aku datang.
Tolong aku, kumohon!
Aku datang! Aku coba untuk menemukanmu.
- Kau baik saja? - Tolong keluarkan aku dari sini. Aku terjebak.
OK. OK.
Oh, Tuhan. Tolong!
- Tolong aku, Tuhan. - Kau bisa rasakan kakimu?
- Kurasa. Kakiku tertutup oleh dashboard. - OK.
- Apa kau punya penyungkil? - Uh, ya, Ya. Itu didalam bagasi.
Baiklah. Aku akan pergi membawanya, OK? Aku akan segera kembali.
OK. Cepat, tolong!
Oh, Tuhan.
Halo? Halo? Tidak, tidak. Aku tak bisa mendengarmu.
Sial. AT&T...
Hei! Hei, hei, hei, berhenti! Berhenti!
- Astaga, teman, ada apa denganmu? - 911 panggilan darurat. Halo? Halo?
- Halo? Tunggu. tunggu. Kau bisa mendengarku sekarang? - 911 panggilan darurat. Ya, Aku bisa, tuan.
- Baiklah, dengar, disini terjadi kecelakaan. - Dimana, tuan?
Aku ada di Mulholland Drive, dekat Coldwater.
- Jesus. - Hei, tenang. Ini aku.
- Aku menelepon untuk bantuan. - Oh, bagus.
Ada apa disana?
Aku tak bisa membuka bagasimu.
Tapi bantuan sedang dijalan, OK? Tunggulah beberapa menit lagi.
- Kau dengar itu? - Apa?
Aku dengar tetesan. seperti ada yang bocor.
Kau mencium bau gas? Aku mencium bau gas. Oh, Tuhan. Mobil ini akan meledak.
- Tidak, tidak, tidak. Mobilnya tak akan meledak. - Uh, sebenarnya, itu mungkin.
- Jesus Kristius, keluarkan aku dari sini! - OK, baiklah, baiklah.
Biar ku coba.
Uh, hai.
- Jika aku mungkin melepaskannya, dibawah... - Lakukan saja!
OK. OK. Baiklah.
- Tunggu. Baiklah. Kurasa aku mendapatkannya. - Oh, Tuhan. Kumohon, kumohon.
Tunggu, bisakah kau tetap disini sebentar?
Kau mencoba menghindari mobilmu masuk kebawah jurang dan lalu menabarakku.
Mungkin kalian harus lebih cepat.
- Baiklah. Tenang. - Aku sudah tenang!
Kurasa aku mendapatkannya.
Baiklah, OK.
- OK, Berhasil. - Oh, Tuhanku. Terima kasih.
Oh, tolong aku lepaskan sabuk pengaman ini.
Oh, sial.
Oh, sial. OK.
- OK. OK. - Oh.
- Kau baik saja? - Ya.
Kakiku... Sakit.
Polisi datang.
Ya. Kuharap kalian punya asuransi.
Apa? Tidak, tidak. Itu bukan kecelakaan. Kami menabrak binatang, atau menabrak sesuatu. Aku tidak yakin.
- Apa itu anjing? - Sebenarnya, itu...
Ellie! Pegang aku.
Jimmy!
Tidak!
Jimmy!
Ellie.
Ayo! Ayo!
- Apa kau pikir dia...? - Tidak. Tidak, ayo. Ayo, ayo, ayo.
Oh, Jimmy.
Sial, lihat tanganmu.
- Mereka siap sekarang. - Mereka bilang itu kecelakaan mengerikan.
Biarkan aku tangkap mahluk itu. Itu terlihat dari cakaran dilenganmu, tapi kau tidak melihatnya?
Itu terjadi sangat cepat dan disana gelap.
Aku melihatnya. Itu serigala, tapi lebih besar. Itu seperti monster serigala.
Yeah, Jimmy. Aku punya kesaksianmu.
Baik. Jangan percaya padaku. Aku tahu apa yang kulihat.
Apa yang terjadi padanya...
Apa mungkin binatang melakukan itu?
Singa gunung, beruang, mungkin.
No comments yet. Be the first to leave one.