The first 200 lines.
Sebelumnya dalam SEAL Team...
Okay, aku harus apa dengan ini lagi?
Emma setuju tidak masuk ke mobil orang
mabuk, dan kita setuju tak menghukumnya
jika dia menelpon kita, yang mabuk, meminta tumpangan.
Ray, kamu baik saja?
Jika kamu ada masalah
lebih dari semua ini.../Aku tak punya masalah, Ray.
Sudah kutangani keuangan keluarga ini
selama 10 tahun.
Itu tidak bagus.
Benar-benar tidak bagus.
Kamu dengar kabar dari Danny?
Kalian cukup akrab saat itu.
Tidak, yeah, kami akrab saat itu.
Hingga dia mencoba menciumku.
Ooh. Anjing licik.
Ada rokok?
Dua lagi. Ada?
Aku tak mau bilang.
Kamu menimbunnya.
Jangan merokok dekat truk.
Bravo, Lima, Quebec, Mike Mike, Papa, Sierra.
Menunggu Teacher.
Masih menunggu Teacher.
Ayolah.
Kamu tahu dia akan marah jika kita tidak sesuai jadwal.
Sudah kuminta kamu memeriksa semua tekanan semua ban.
Menurutku ini baik-baik saja.
Karena kamu tak melihatnya cukup dekat.
Itu yang ada di belakang.
Kita tak bisa bermasalah karena membawa orang baru.
S01E11 Containment
Selamat lagi. Kamu akan menyukai rumah ini.
Terima kasih. /Daah.
Kini, mereka tampak senang.
Kudapat kredit $50,000 untuk rumah baru mereka,
jadi kuharap mereka senang.
Itu dia, benar?
Selalu menutupi, benar?
Yeah, sesuatu seperti itu. /Okay.
Uh-huh, jadi...
Kamu memanggilku kesini, meninggalkan pesan,
katamu butuh bicara padaku.
Emma diundang ke Narrows akhir pekan ini.
Orang tua Lily ada rumah disana.
Okay. Tampaknya bagus.
Atau tidak.
Aku tak mempercayai Lily.
Dia liar. /Apa...
Masalah macam apa yang mereka bisa temui?
Mereka bahkan tak mengemudi.
Aku cemas mereka bertemu dengan beberapa anak laki-laki.
Ooh.
Anak laki-laki. Okay.
Ada yang khusus?
Julian. Dia orang baru.
Kedengarannya itu tak terlalu...
Di Hudson State.
Kampus Hudson State?
Jason, kamu tak mau mengatakan apapun?
Kamu ingin aku mengatakan apa?
Emma bisa menjaga dirinya.
Gadis kecil ayah?
Ayolah. Kamu ingin berbuat apa?
Kamu ingin menghukumnya karena dia punya pacar?
Sudah kubilang padanya dia tak boleh pergi.
Sebelum aku datang untuk membahas ini...
Aku tak menelponmu kesini untuk membahasnya.
Aku hanya butuh kamu mendukungku.
Mendukung bagaimana? /Telpon dia.
Beritahu dia, kita membicarakannya,
dan kamu setuju denganku, dia tak bisa pergi.
Mungkin aku tak setuju denganmu.
Kamu meninggalkanku dengan anak-anak 300 hari setahun.
Paling tidak yang bisa kamu perbuat, sesekali,
tak menjadikanku orang jahatnya?
Kamu bukan orang jahatnya disini. /Maaf, apa kubilang "orang jahat"?
Maksudku "dewasa".
Akan kutelpon dia.
Jason.../Tak apa.
Akan kutelpon dia,
dan akan kukatakan yang kita bicarakan.
Dan bahwa kita di pihak yang sama.
OK?
Kamu semangat menemui Danny?
Yeah. Cuma, kamu tahulah.
Mereka akhirnya bangkit kembali, dan dia di kota.
Hanya penasaran seperti apa wajahnya.
Maksudku, ini sudah, enam tahun?
Kuyakin kita semua terlihat sedikit berbeda.
Tidak, ini hanya, kamu tahulah.
Seperti apa dia setelah granat mengenai wajahnya.
Yeah. /Begini, dari yang kuingat,
mengunjungi dia di RS, kebanyakan kerusakan itu
di bawah pinggang.
Aku tepat di samping Danny saat pembom
mengaktifkan rompinya.
Sebagian besar ledakan... saat itu juga,
dan meledakkan tubuh bawahnya sampai kaki Danny, dan...
Kudengar itu sebabnya luka-lukanya mengalami infeksi.
Siapa yang lapar?
Hey.
Itu dia.
Senang melihatmu, bung.
Aku suka ini. /Yeah.
Aku bisa menumbuhkannya sekarang.
Kelihatan bagus.
Perwira Kelas Ketiga Davis.
Senang melihatmu lagi.
Sebenarnya Perwira
Kelas Pertama Davis.
Tenang. Aku berjanji padanya
kamu tak berusaha mencarinya.
Oh, kamu mengenalnya.
Tak akan pernah.
Duduklah.
Jadi...
Senang mendengar kabarmu.
- Yeah. - Yeah.
Apa yang kamu kerjakan?
Keamanan swasta. /Tampaknya, uh...
bergaji bagus.
Jika kamu bilang begitu.
Bagaimana caramu keluar?
Serius, kamu ingin pekerjaan?
Ayolah. Dia punya, sisa dua tahun penugasan ini?
Dengar, aku menentang secara moral
bekerja untuk siapa saja
yang membuatku memakai jaket seperti itu.
Kuharap kamu tak menolak secara moral
mentraktir mereka makan siang. /Sepanjang
kamu mentraktirku segelas wiski lagi.
Tampak bagus, bung.
Yeah, cocok denganmu.
Membuat matamu membelalak.
Kamu harus menemui orang lainnya.
Sudah.
Yeah. /Yang tersisa darinya.
Dalam tubuhku masih ada pecahan peluru.
Sesekali, salah satunya ingin naik ke permukaan,
dan aku harus mengeluarkannya melalui kulitku.
Itu disebelah sana
membuatku ngidam daging kornet.
Siapa yang lapar?
Itu tadi sebenarnya lawakanku, sekedar info.
Baik, aku akan kembali. /Okay.
Yep. Kamu rasakan itu disana?
Disana nyerinya. Tepat disana.
Kamu harus memakai penjepit.
Yeah, yeah, penjepit. Aku paham.
Raymond. Beri aku waktu.
Aku akan segera bersamamu.
Ah, tak apa. Akan kutunggu
sampai kamu selesai dengan orang tua itu.
Orang tua ini angkat berat selama 318 hari belakangan.
Ini tak apa. /Saudara,
berapa kali aku harus bilang kalau angkat berat
sudah lenyap di tahun 90-an?
Ini sudah lengkap seluruh tubuh.
Deadlift, memulihkan kekuatan. /Okay.
Kamu mau sekolahkan si bodoh ini, Lucas?
Hey. Ini antara kalian. /Antara kami?
Baik, mari periksa bahu itu.
Bahumu bertingkah lagi?
Tidak. /Tidak?
Aku hanya memijatnya sedikit,
membawa orang besar itu di Yaman.
Itu benar? /Yeah, Lucas akan menyihirnya.
Itu akan bagus. /Sihir apa yang
kamu kerjakan disana, Lucas? Karena harus kupastikan
wakilku beroperasi dengan kekuatan penuh.
Aku baik saja, aku hanya...
Kedengarannya itu tak baik saja.
Ini akan baik saja.
Mengerti? Aku mungkin cuma menarik sesuatu... ini...
Melawannya.
Baik, okay, okay.
Lucas?
Mungkin bursitis,
tapi aku memikirkan sejenis sobekan labrum,
mungkin tendon robek.
Seperti kataku, kamu perlu mendapat MRI,
harus diperiksa oleh dokter sungguhan.
Maaf, "seperti katamu"?
Kamu juga bilang PT mungkin sudah cukup.
Cukup untuk mencegahmu teriak tiap kali
kamu berguling karena itu di tengah malam.
Menjagamu beroperasi itu urusan berbeda.
Okay, apa yang kita bahas? Pembedahan?
Ti..tidak... tenanglah.
Kita belum sampai kesana.
Saat ini, cuma kusarankan
dia pergi scan. Tergantung yang ditunjukkannya,
kita mulai bisa membicarakan pembedahan.
Waktunya tidak tepat.
Begini, ada penugasan 3 minggu lagi.
Pokoknya... beri kami waktu.
Aku tak bisa melewatkan penugasan, Jason.
Tidak. Kamu tak bisa membantu jika kamu terluka.
No comments yet. Be the first to leave one.