The first 149 lines.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Sejak 2003, jenis tipuan istimewa yang mengincar manula
disebut tipuan transfer uang telah meluas di Jepang.
Kerugian keuangan meningkat tiap tahun, mencapai 56,5 miliar yen tahun 2014.
Kini, tahun 2019, para penipu mengubah teknik mereka,
dan kerugian berlanjut.
APRIL 2009
PENDAPATAN OPERASI KANTOR KEDUA TOKYO
Sampai di mana kita kemarin?
Kurasa kita sampai pada nomor 80.
Ayo lakukan yang ini.
Ayo lakukan ini!
Halo?
Halo?
Ibu! Ini aku, Kensuke!
Maafkan aku...
- Berikan teleponnya! - Kensuke? Ada apa?
Apa yang terjadi?
Hei, Wanita tua! Kau membesarkan putra bajingan seperti apa?
Dia meraba putriku! Matilah dia!
Akan kuberi tahu seluruh dunia,
akan kukirim surat ke perusahaannya, kliennya, ke mana-mana!
- Jangan uji aku, ya? - Maaf...
- Tolong, tunggu! - Halo, ini ibu Kensuke?
- Ya! - Ini Sugiyama dari kantor polisi.
Sekitar pukul 08.00, putramu ditahan karena meraba wanita di kereta,
dan kini kami sedang menyelidikinya.
- Kau keparat! - Maaf!
Hentikan sekarang! Tenanglah!
- Ayah korban sangat marah. - Kumohon...
Biasanya, kami akan membawanya ke kantor polisi
dan dia menunggu di sel sampai disidang, tetapi karena dia mengakui kesalahannya...
Jika mungkin, kami ingin urus ini di luar pengadilan.
- Ibu! - Bersepakat?
Jika boleh, aku kirim seseorang ke rumahmu sekarang,
mereka bisa ambil biaya kesepakatan yang sudah disetujui.
Jika kau setuju, ini jadi kasus perdata dan polisi tak perlu terlibat.
- Ya, kumohon! - Terima kasih.
- Dia kena! - Ya!
Ini penipuan tiga-orang biasa bernama "polisi stasiun."
Pada dasarnya, satu orang pura-pura jadi polisi stasiun kereta.
Tiap hari, aku menipu manula untuk dapat uang mereka.
Aku sama sekali tak menyesalinya.
BANK ATM BANK - KOPERASI - BANK DARING
PERINGATAN! WASPADA PENIPUAN KAMERA KEAMANAN BERFUNGSI
EPISODE 1
KARTU
HARAP PILIH TRANSAKSI
PENARIKAN
HARAP MASUKKAN NOMOR PIN ANDA
Kartu ini tak bisa digunakan.
Aku harus bagaimana?
Aku tak punya uang lagi.
- Kau bisa bayari aku? - Tak mungkin!
- Kumohon! - Tak mungkin. Urus dirimu sendiri.
- Tak ada yang menyelamatkanmu. - Bagaimana bisa katakan itu ke teman?
Kau lucu!
Kau kira kau populer saat pertama lulus.
- Sudahlah! - Universitas itu penipuan terbesar.
Biaya kuliah dan biaya hidup, lebih dari 10 juta yen setahun, untuk empat tahun.
Bagaimana melunasinya?
Kau banyak alasan.
Dunia ini kejam, dan dingin.
Bahkan orang yang bisa bekerja
akhirnya dipecat. Seperti kau.
- Selamat datang! - Maaf, aku terlambat!
- Misaki, kau akan suka ini. - Suka apa?
- Bayari aku. - Bodoh.
- Maaf, minta satu bir! - Segera!
Jika kau perlu uang, aku tahu kerja sampingan yang bagus.
Berapa?
Sekitar 300.000 yen untuk dua atau tiga jam.
- Sungguh? Itu ada? - Aku tahu pria yang berhasil.
Itu sangat mencurigakan.
Percayalah, itu kerja sampingan sah!
Kau bisa katakan itu pekerjaan keuangan.
Itu lebih mencurigakan.
Kau akan dapat uang banyak!
Lebih baik dari bekerja di tempat tanpa nama. Lagi pula...
- Maaf. Wah, kau manis! - Bos!
- Maaf. - Hei, kau, minum.
- Kataku minum! Telanlah! - Baik!
- Kau juga minum! - Astaga...
Lihatlah mereka, datang ke bar murah dengan bos mereka
dan minum agar bisa menjilatnya...
Makoto, ayo lakukan.
Tidak usah.
Kau pengecut! Ini sebabnya kau lajang.
Apa? Kalian berdua tak berkencan?
Itu 1.000% mustahil.
"1.000%"? Itu banyak.
- Persentase meningkat sejak kami kecil. - Ini untukmu!
Mari bersulang!
Kau lajang, Makoto?
- Datanglah kepadaku! - Tak mau!
- Kau yang terburuk. - Itu ibuku.
Hei, Bu, aku makan dengan Misaki dan yang lain, jadi tak perlu makan malam.
Tenanglah.
Apa?
Ayah bagaimana?
Ada apa?
Apa maksudmu?
Ayahmu mengidap kanker mata.
Cukup parah,
jadi kami harus mengoperasinya atau mencari rawatan stadium akhir.
Apa berarti dia akan meninggal jika matanya tak diambil?
Ya.
Juga, bahkan jika dioperasi untuk ambil kankernya,
dia mungkin tak sepenuhnya sembuh.
Kanker bisa menyebar.
Apa sungguh tak ada jalan lain?
Ada perawatan baru, mutakhir.
Tak merusak mata, dan ada pasien yang pulih sepenuhnya.
Namun,
tak dicakup asuransi.
Tak dicakup asuransi?
Berarti itu sangat mahal, ya?
- Benar. - Kami bisa lakukan sesuatu?
Itu peraturannya.
Jadi kenapa kami bayar pajak?
Kenapa asuransi mencakup penyakit tertentu dan bukan yang lain?
Kami bayar pajak karena ingin dibantu.
Itu aturannya, jadi aku tak bisa apa-apa lagi.
"Dunia kejam"?
"Tak ada yang menyelamatkanmu"?
Ini bukan semacam lelucon!
Ada hal-hal yang terjadi mendadak.
Ini datang untukmu.
Pengingat pembayaran untuk pinjaman mahasiswamu.
Seolah masalah kita belum cukup.
Melihat ini hanya membuatku jadi lebih gelisah.
Maaf.
Jangan minta maaf.
Aku bukan anak kecil lagi. Aku akan cari jalan.
Aku ada wawancara di perusahaan besar besok.
Aku akan dapat kerja,
dan akan bekerja siang malam.
Situasi akan baik-baik saja.
Makoto Kusano, lulus dari Universitas Churitsu.
Bekerja di Lahan Yasan Mitsuura...
Itu perusahaan besar. Kau lakukan apa di sana?
Ya, aku bekerja dengan klien perusahaan.
Kenapa kau berhenti setelah enam bulan?
- Perusahaan tawari pembelian firma... - Aku paham.
Kau dipecat saat resesi.
Tidak. Aku bisa saja tetap di sana, tetapi...
Aku tak nyaman dengan perusahaan yang minta itu ke pegawai baru.
Jadi kau memilih untuk pergi.
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.