Royalteen: Princess Margrethe

Royalteen: Princess Margrethe

Download Indonesian Subtitle

Release info

Royalteen Princess Margrethe NF-RT-01:38:52
A Commentary by DD_Movie
NF RETAIL | t.me/ddmoviechannel

Tags

other
Published on: 2023-06-18
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

ROYALTEEN PRINCESS MARGRETHE

Ingrid?

Kalian harus menunggu di sini.

- Tasnya ada padaku. - Ada ruang tunggu.

Bawa ke ruang operasi tiga.

- Bagaimana keadaan Putri? - Baik.

Hasil tesnya sudah ada?

Ya. Selain alkohol, ada benzodiazepin dan kokaina,

tapi tak ada tanda-tanda kerusakan organ, jadi...

- Kokaina? - Ya, dan benzodiazepin.

Itu bisa ditemukan di obat penenang,

seperti Sobril.

Kami sarankan Putri ditempatkan dalam pengawasan psikiater.

Tidak, terima kasih.

Itu tidak perlu.

Kita bicara lagi nanti.

Apa yang kau pikirkan?

Entahlah.

Apa kau sadar konsekuensinya?

Jika ini tersebar.

Bukan hanya bagimu.

Bagi semua orang. Seluruh keluarga.

Jangan ulangi.

Kau paham?

- Kau paham? - Ya.

Bagus.

Hore, kembali ke sekolah.

Margrethe.

Margrethe. Cobalah tidak stres. Orang-orang mungkin sudah lupa.

Kalle. Hentikan. Aku tak butuh disemangati.

- Tak apa. - Terserah. Ya. Maaf.

- Jadi, kau tak stres? - Sebenarnya, tidak.

- Hei. - Hai.

- Hei. - Hei.

- Apa kabar? - Baik.

Apa hasil tesnya sudah ada, atau...

Atau mereka tahu...

Maaf, aku akan... Aku takkan ikut campur.

Bagus.

MARGRETHE DIJEMPUT AMBULANS!

ADA YANG TAHU SEBABNYA?

KUDENGAR DIA PANIK...

DIA TELER, HARUS BILAS LAMBUNG.

SUMBER TEPERCAYA MENGATAKAN DIA DEHIDRASI.

DEHIDRASI? APA? DIA MINUM BANYAK!

NONA SEMPURNA DALAM MASALAH...

KELUARGA KERAJAAN YANG KACAU

PANUTAN APANYA?

SAYANG DIA TAK MATI!

SEMOGA SEMBUH! AKU KASIHAN KEPADANYA!

Margrethe! Hei!

- Hei. - Akhirnya.

- Hai. - Hei!

Senang berjumpa.

- Sama. - Kau mabuk. Aku juga.

Dijemput ambulans cukup dramatis...

Aku buru-buru...

Ya, aku juga...

Sampai nanti.

- Apa maunya? - Bukan apa-apa.

Hei. Kau pasti muak orang-orang menanyakan kabarmu.

Tapi...

Apa kabar?

Bodoh.

Kukira kau akan mati.

Hei...

Jangan mulai menangis. Jadilah pria sejati.

Kau saja.

- Hei. - Ya?

Apa kau bisa bercerita apa yang terjadi...

Aku...

Aku tak ingat.

Tak ada yang terjadi. Tapi... Atau...

Tidak, tak terjadi apa-apa. Tenanglah.

- Kau yakin? - Ya.

Oke.

Alexander?

Pangeran Alexander dari Denmark?

- Alexander yang itu? - Ya.

Apa dia menyukaimu?

Tidak. Dia hanya bersikap baik.

- Ya! Menurutku juga begitu. - Ya?

- Wajah mengedip dan hati merah? - Ya...

"Senang bisa segera bertemu denganmu."

Itu bahasa Denmark terburuk yang pernah kudengar.

Oke, maaf. Aku tak pandai bahasa Denmark.

Hati merah berarti dia menyukaimu. Cuma berpendapat.

...satu sama lain, lalu... Ya.

Kurasa itu sangat bagus. Mereka cocok. Saling melengkapi.

- Apa kabar, Nona-Nona? - Hei, Jens!

- Hei, Jens. - Hei. Hari Anda menyenangkan?

- Bagus. - Margrethe punya gebetan baru.

- Hentikan. - Bagus.

Tidak.

Cowok ini tampan? Atau cewek? Atau netral?

- Cowok. - Pangeran Alexander dari Denmark.

- Ya ampun. - Ya.

Ingrid berlebihan. Itu cuma pesan.

- Pesan yang sangat baik. - Ya, memang.

Kalian sudah lihat foto baru Alexander di pantai?

Dia cukup atletis.

Tidak, aku tak melihat foto paparazi.

- Aku akan... - Ya.

- Aku menyusul. - Ya.

Tolong...

Mata Ibu sakit.

Sudah pukul 16.00, Bu.

Aku pikir...

Pembukaan rumah sakit besok.

Haruskah aku hadir?

Margrethe...

Aku tahu.

Aneh jika aku tak hadir.

Jangan membantah.

Ini sudah lama diputuskan.

Lakukanlah.

Kau yang terkuat di antara kita.

Margrethe?

Ya?

Tutup pintunya.

Tertulis, "Temukan angka A," tapi "A" bukan angka. Itu huruf.

Bagaimana keadaannya?

Seperti biasanya.

Hei...

Semua akan baik-baik saja.

Bagaimana jika tidak?

Maka situasi akan buruk.

Ucapanmu dalam.

Kau harus mulai melakukan

ceramah motivasi,

karena kau sangat menginspirasi dan memotivasi.

Aku butuh rencana cadangan jika aku gagal di matematika

dan tak lulus sekolah, jadi...

Hentikan. Tidak akan.

Aku janji.

Tugas yang mana?

Tujuh sesuatu.

Bagaimana perasaan Anda kembali ke tempat Anda dirawat?

Saya sangat berterima kasih atas semua bantuan yang saya dapat. Ya.

Saya sangat menghormati sistem kesehatan Norwegia.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Bisakah Anda memberi tahu kami alasan Anda dirawat di sini?

Keluarga kerajaan takkan menjawab pertanyaan pribadi hari ini.

- Silakan. - Terima kasih.

Ini departemen baru kami. Kami akan memperluasnya nanti.

Baik.

...benzodiazepin dan kokaina...

Jangan ulangi.

Margrethe?

Margrethe?

Kau tak apa?

- Yang Mulia? - Ya.

Terima kasih.

Hentikan!

- Bagus. - Hentikan.

- Kau siap untuk pesta kejutan? - Ya!

Lihat yang kubeli.

Bagus!

Dia akan sangat senang. Kau mau?

Biar kulihat. Mungkin yang itu.

- Mau? - Tidak, terima kasih.

- Kau ambil dua? Ya! - Dapat dua. Kau mau?

Halo!

- Hai, Sayang. - Hei.

- Ini dia. - Terima kasih.

- Hei, Lena! - Terima kasih.

Pegang seperti ini.

Tenanglah.

Jika akan menjadi ratu nanti, cobalah pikirkan.

Teman-teman, dia datang. Siap di posisi.

Kejutan!

...untukmu...

Selamat ulang tahun, Tess

Selamat ulang tahun

- Kau sudah selesai berdansa? - Ya, aku...

Aku cuma takut.

Atau... Ya.

Aku mengerti. Tapi kau baik-baik saja?

- Ya. - Bagus.

Kau sendiri?

- Baik. - Ya? Itu bagus.

Jadi... Ya.

- Apa? - Konfeti di rambutmu.

- Konfeti, katamu. - Ya.

- Di rambutmu ada? - Ya, bisa kau periksa?

Ada satu.

- Benarkah? - Ya.

Rambutku seperti sarang burung.

Sudah. Jauh lebih baik.

Sempurna.

- Kalau aku? - Ada satu lagi.

Ya!

- Maaf. Aku hanya berpikir... - Tidak...

- Aku pasti salah paham. - Hei, DJ Arnie!

Mainkan lagunya.

Itu belum selesai.

Hampir selesai. Tak apa-apa.

Senang berjumpa. Apa kabar? Kau terlihat sehat.

- Halo! - Kami cuma... Kami akan kembali.

- Halo! - Hei.

More Indonesian subtitles for Royalteen: Princess Margrethe

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left