The first 200 lines.
"Semua karakter, organisasi, lokasi"
"Dan peristiwa dalam drama ini adalah fiktif"
Kamu belum
merespons.
Putramu, Inspektur Han.
Bagaimana jika dia mengetahui semua ini?
Maka akankah kamu juga membunuh putramu?
Kenapa kamu harus membahas itu?
Karena aku harus tahu seberapa jauh kamu akan bertindak.
Seberapa jauh?
Beraninya kamu...
Menurutmu siapa bertanggung jawab atas semua ini?
Putramu dan rekannya mengganggu.
Tapi kamu mempromosikan Lee Dong Sik si gila itu.
Itu sebabnya kamu merusak sidangmu.
Hadapi saja. Semuanya terjadi karenamu.
Karena perbuatanmu 21 tahun lalu.
Andai kamu tidak membunuh gadis itu,
kita tidak akan berada dalam kekacauan seperti ini.
Apa maksudmu membunuh?
Itu kesalahan. Kesalahan kecil.
Kesalahan
kecil...
Kamu pernah mendengar fabel Aesop?
Tentang pertandingan antara kelinci dan kura-kura?
Kenapa kamu tiba-tiba menanyakan itu?
Selagi kelinci tidur,
kura-kura terus berlomba
dan akhirnya menang pertandingan. Kamu tahu ceritanya, bukan?
Menurutmu apa yang harus kita pelajari dari ceritanya?
Bahwa sikap sombong akan menghancurkan hidupmu?
Bukan.
Jika yang lebih kuat tidak membuat kesalahan,
tidak ada cara bagi yang lebih lemah untuk menang.
Han Ju Won.
Ya, dia putraku.
Tapi dia lebih mirip ibunya daripada aku.
Mereka menunggu orang lain menghubungi mereka.
Tapi mereka sangat lemah hingga tidak bisa menghubungi orang lain.
Ju Won.
Kemarilah dan peluk ibu.
Jika seseorang menghubungi mereka,
Ju Won, kemarilah dan peluk ibu.
Ju Won.
Tolong peluk ibu.
mereka tidak bisa menerimanya.
Mereka berpura-pura baik-baik saja, kuat, dan berhati dingin.
Mereka berpura-pura selama ini
tapi malah menghancurkan diri sendiri.
Orang-orang menyedihkan.
Pimpinan Lee, aku tidak akan pernah
membuat kesalahan lagi.
Tapi bagaimana jika putramu adalah kesalahanmu?
Maka kamu akan menyingkirkannya?
Jika penasaran, kamu bisa mengawasinya.
Lee Yu Yeon, adikmu.
Apa kamu yakin
kamu tidak membunuhnya?
Lalu apa yang akan kamu lakukan dengan rekannya, Lee Dong Sik?
Aku hanya aku khawatir dia akan menahanmu
saat dia mengintai di mana-mana seperti orang gila.
Tidak ada polisi di Korea yang bisa menangkapku.
Kamu benar. Aku tahu kamu akan menjadi Komisaris Jenderal.
Kamu bisa melupakan Kang Jin Mook.
Siapa peduli apa yang dilihat orang mati itu? Itu tidak penting.
Masalah sebenarnya adalah Do Hae Won.
Apa dan berapa banyak
yang dia dengar dari Kang Jin Mook?
Apa maksudmu dia mendengar sesuatu?
Sebelum Kang Jin Mook mati, dia mengatakan ini kepadaku.
"Tidakkah kamu mendengar apa pun..."
Tidakkah kamu mendengar apa pun dari anggota dewan?
Anggota dewan? Do Hae Won?
Tidak ada?
Apa yang seharusnya kudengar?
Kalian terus menyimpan
banyak rahasia antara satu sama lain.
Itu artinya Do Hae Won bungkam sampai hari ini.
Jika dia menyimpan rahasia lain
selain menyembunyikan laporan berisi sidik jari putranya...
Ada apa?
Itu...
Aku juga tidak tahu.
Itu untukmu, Kepala Superintenden...
Maksudku, Komisaris Jenderal, untuk mencari tahu.
Astaga.
Mereka semua pantas mati.
Mereka semua pantas mati.
"Beyond Evil"
"Episode 15: Melepaskan"
"Catatan Panggilan, Han Ju Won"
Aku berjanji.
Aku akan menghubungi.
"Han Ju Won"
Masuklah sekarang.
Apa dia melihatku?
Apa pria itu melihatku
pada hari itu?
Jadi, Kang Jin Mook melihatku
mengalami kecelakaan itu,
menabrak Lee Yu Yeon
pada hari itu?
Kamu belum
merespons.
Apa dia melihatku?
Apa pria itu melihatku pada hari itu?
Jadi, Kang Jin Mook melihatku
terlibat dalam kecelakaan itu,
menabrak Lee Yu Yeon
pada hari itu?
Pak Lee.
- Minggir. - Aku...
Biar aku saja.
Apa?
Aku akan menangkapnya.
Apa yang bisa kamu lakukan jika menghampirinya sekarang?
Kamu pikir akan mendapat permintaan maaf
jika kamu memutar ini untuknya?
Itu direkam tanpa sepengetahuannya.
Itu tidak bisa digunakan sebagai bukti.
Meskipun kita mengungkapkannya pada dunia,
dia akan menyalahkan semuanya kepada Lee Chang Jin.
- Aku bisa membunuhnya. - Biar aku saja.
Kamu melindungi ayahmu.
Akan kupasang perangkap untuknya.
Aku akan menjadi umpannya.
Aku akan menjadi monster,
menangkap Han Gi Hwan,
lalu menjatuhkannya
ke lubang api dari tempat tertinggi.
Begitulah caraku meminta maaf.
Itu
cara terbaik untuk membalas pria itu.
Jika aku tidak melakukannya...
Tidak, jika aku tidak bisa, silakan mengungkap
rekaman itu kepada dunia.
Kamu tidak bisa
melakukan ini lagi.
Tolong jangan lakukan ini.
Biar aku saja...
Biar aku saja
yang tersiksa.
Sidang konfirmasi Han Gi Hwan,
calon Komisaris Jenderal akan dilanjutkan besok pukul 10.00.
Pada tanggal 26, sepuluh hari lalu,
sidang itu diadakan untuk calon Han Gi Hwan.
Namun, putra sang calon,
Inspektur Han dari Polsek Manyang
ditahan tanpa surat perintah selama sidang,
sehingga sidang tertunda.
Keesokan harinya, calon Han
mengumumkan bahwa putranya telah diskors.
Sekali lagi, dia berjanji melakukan investigasi yang adil
tanpa membuat pengecualian.
Insiden ini terjadi sebelum dia bisa menjelaskan
kecurigaan pada penyuapan
selama sidang.
Banyak yang ragu terhadap calon...
Aku sudah selesai membuat sarapan. Ibu mau ke mana?
Bekerja.
Bekerja? Untuk apa?
Ibu anggota dewan Munju,
dan calon wali kota.
Ibu sudah cukup beristirahat. Ibu harus kembali bekerja.
Kukira Ibu akan berhenti.
Benarkah? Kenapa?
Jangan mendekat. Kamu akan menyiram ibu dengan air.
Bukankah sudah cukup
ibu melakukan hal seperti itu, lalu menyembunyikannya 20 tahun?
Sekarang apa?
Bekerja sebagai anggota dewan kota Munju?
Setidaknya ibu bisa menyerahkan diri,
- tapi ibu akan menjadi wali kota? - Kenapa
kamu pikir Ibu melakukan itu?
Menurutmu siapa
yang membuat ibu kesulitan selama 20 tahun terakhir
berusaha menyembunyikan kejadiannya?
Namun, kamu selalu menganggap temanmu
lebih berharga daripada ibu, bukan?
- Ibu, bukan itu maksudku. - Jeong Je.
Kamu masih bisa mendengar tangisan rusa itu?
- Apa? - Saat kamu masih muda,
ibu biasa mengurungmu di peternakan rusa ayahmu.
Ibu muak dan lelah denganmu.
Kamu tidak bisa menatap mata ibu. Rasa seganmu membuat ibu kesal.
- Ibu. - Tiap kali kamu bilang
kamu bisa melihat rusa
dan kamu bisa mendengar suara tangisan rusa,
ibu mulai berpikir mungkin ibu membuatmu gila.
Saat itulah ibu mempersiapkan diri
dan melakukan yang terbaik untuk hidup sebagai ibumu.
Selama lebih dari 20 tahun, ibu sudah berusaha sangat keras.
Tapi Park Jeong Je,
haruskah kita berhenti di sini sekarang?
- Ibu. - Ibu.
Sudah cukup aku menjadi seperti itu.
Cinta seorang ibu tidak cocok untukku.
tapi aku sudah lama berpura-pura memilikinya.
Kini, aku harus mendapatkan namaku kembali.
Aku harus menjadi diriku sendiri.
No comments yet. Be the first to leave one.