Specials

Release info

비켜라운명아 It'sMyLife E55 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-19
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

"Episode 55"

Benar juga.

Mainan mobil yang ibu belikan saat usiaku empat tahun,

aku masih memilikinya. Ibu tidak tahu, bukan?

Saat aku menyukai sesuatu,

aku tidak pernah bosan.

Jadi, aku akan menghargainya jika Ibu bisa berhenti menganiaya

atau menghina pacarku.

Sepertinya Si Woo dan ibunya bertengkar.

Ya, tampaknya begitu.

Dia memang pemarah.

Kenapa dia memecahkan barang karena Si Woo tidak mendengarkannya?

Astaga.

Siapa yang mengizinkanmu masuk?

Aku kemari untuk membersihkan kekacauanmu.

Dengar, memecahkan vas tidak akan membantu putramu

memahami maksudmu, bukan?

Seperti kata pepatah, orang tua selalu kalah melawan anaknya.

Tutup mulutmu.

Apa? Astaga.

Aku membersihkan kekacauanmu. Apa katamu tadi?

Semua ini karena anakmu yang menjengkelkan!

Astaga, bukan main.

Kenapa kamu menyalahkan orang yang tidak ada kaitannya?

Kamu bertengkar dengan Si Woo. Kenapa ini salah Nam Jin?

Jika Nam Jin tidak muncul,

dan jika tidak pernah melirik Seung Joo,

Si Woo tidak akan pernah berurusan dengan Jin Ah.

Kamu menyalahkan Nam Jin agar kamu merasa lebih baik?

Putramu menyukai gadis itu. Tidak bisakah kamu

merestuinya meskipun kamu tidak menyukainya?

Astaga, kenapa membuat kehebohan ini?

Perasaan cinta tidak bisa dikendalikan, bukan?

Kita lihat saja apakah itu bisa dikendalikan.

Aku benar-benar tidak bisa menerima Jin Ah.

Entah kamu menerimanya atau tidak, itu bukan urusanku.

Astaga, jangan memecahkan barang

dan membuatku kerepotan.

Astaga.

Si Woo, ibu sudah mengatakan,

"Sekali mustahil, tetaplah mustahil."

Tidak biasanya kamu tertarik padahal hal yang mustahil.

Aduh, kepalaku. Aku pengar sekali.

Aku minum terlalu banyak kemarin.

Aku masih pengar.

Hei, istriku.

Buatkan aku kongnamulguk. Pengar ini menyiksaku.

Apakah ada suara anjing menggonggong?

Astaga, wanita ini.

Beraninya kamu bicara lancang kepada suamimu.

Kamu mau kuberi pelajaran?

"Pelajaran"?

Maksudmu, kamu akan menggunakan kekerasan?

Jika bicara tidak mempan untuknya, dia harus dipukul.

Berada di penjara telah membuatmu terlalu temperamen.

Periksakan dirimu.

Apa?

Waktu cepat sekali berlalu.

Aku akan berangkat kerja.

Dasar... /- Sampai nanti.

Astaga. /- Kapan kamu berencana pindah?

Apa maksudmu?

Kenapa aku harus pergi?

Aku yakin kamu melihat apartemen bersama Nam Jin kemarin.

Tidak. Kami tidak melakukannya.

Sudah kubilang kepadamu, aku akan tinggal di sini.

Kenapa kamu harus terus mengulangi ucapanku?

Astaga, buatkan saja sarapan untukku.

Perutku sangat sakit. Astaga.

Dia bisa makan di rumah utama setelah semua orang berangkat kerja.

Rumah utama?

Aku ingin membersihkan rumah tamu selagi dia makan.

Astaga. Tempat ini bau alkohol.

Man Seok.

Tidak bisakah kamu memintanya mengembalikan mantel buluku?

Kamu masih membicarakan soal mantel bulu?

Aku ada reuni SMA pekan depan.

Mereka akan memakai pakaian mahal.

Apa aku harus memakai pakaian lusuh?

Kulempar mantel itu dengan marah. Bagaimana mungkin kuminta kembali?

Kalau begitu

kamu akan membelikanku mantel bulu yang sama?

Aku tidak punya uang sekarang.

Aku akan membelinya untukmu tahun depan.

Katamu, aku cuma perlu memberitahumu jika menginginkan mantel bulu.

Ucapanmu tidak serius?

Dengar, aku harus bekerja sekarang, Yeon Sil.

Makanlah sesuatu yang enak dan sampai jumpa.

Tapi mantel buluku... Ini hanya 50 dolar. Mantelku...

"Hyunkang"

Selamat pagi. /- Selamat pagi.

Jin Ah.

Halo, Pak Choi.

Bukankah hari ini kamu cuti juga?

Aku tidak bisa cuti dua hari karena kontes kedua sebentar lagi.

Jin Ah, kamu memang tekun. Aku menyukainya.

Sampel kita akan tiba hari ini. Kami membutuhkanmu, Jin Ah.

Pak Choi, kita akan menentukan desain akhirnya hari ini, bukan?

Ya.

Jin Ah, jangan terlalu memaksakan dirimu.

Jika kamu merasa kurang sehat, pulanglah lebih cepat.

Ya, Pak Choi.

Kamu sudah menerima barangmu?

Kukira aku sudah mengemas semuanya,

tapi aku lupa mengemas sepasang sepatu dan payung.

Akan kubawakan kepadamu besok.

Santai saja.

Kamu sudah menemukan tempat tinggal?

Belum. Aku akan mencarinya.

Bagaimana ini terjadi, Si Woo?

Ada apa, Bu?

Ibu ditelepon dari ruang sampel.

Ibu mendengar salah satu desainermu menjiplak desain seseorang.

Apa maksudnya salah satu desainerku menjiplak?

Tidak mungkin.

Kamu pasti keliru, Bu Choi.

Aku baru saja ditelepon.

Aku ke sana untuk memeriksanya karena aku tidak memercayainya.

Desain siapa?

Bagaimana bisa kamu melakukan itu, Nona Jung?

Penjiplakan? Kamu tidak malu?

Aku?

Aku menjiplak?

Itu tidak mungkin.

Aku mendengar kamu meniru pola khas merek Italia terbaru.

Itu tidak mungkin.

Aku sudah memeriksa ulang pola bordir Jin Ah.

Maksudmu, ibu mengarangnya?

Ini benar-benar memalukan.

Nona Jung, aku kecewa kepadamu.

Kamu memang dasarnya berwatak buruk.

Kamu sengaja mengumpulkan desain tiruan untuk pameran perusahaan?

Tidak, Bu Choi.

Aku bersumpah tidak pernah menjiplak.

Nona Jung dan Pak Choi, temui tim investigasi internal.

Jika memang terbukti menjiplak,

kamu harus bertanggung jawab.

Kamu menyimpan desain akhirnya, bukan?

Ya, Pak Choi. /- Cetak itu segera.

Jangan khawatirkan hal lain.

Aku akan bertanggung jawab atas apa pun jika perlu.

Astaga, ini cantik sekali.

Warnanya bagus, dan terlihat nyaman untuk dipakai bergerak.

Lihat? Karena kita mengubah jahitannya menjadi garis lurus,

tidak ada jahitan yang mengerut.

Baiklah. Itu bagus.

Produk terbaru kita akan sukses jika strategi penjualan kita bagus.

Bagaimana kalau kita fokus

pada pemasaran viral kali ini?

Itu ide bagus.

Sebaiknya kita promosikan ke komunitas daring untuk ibu-ibu.

Itu maksudmu, bukan?

Kita bisa menghemat biaya promosi, dan saat kabarnya tersebar,

penjualannya akan meningkat pesat.

Semoga setidaknya ini efektif seperempat dari pengaruh Mi Ra.

Bagaimana kalau pinggang gaun ibu-ibu dibuat lebih ramping?

Tapi jika lebih ramping dari ini,

bukankah kainnya akan mengerut?

Kurasa kita hanya perlu mengurangi ukuran pinggang sebanyak ini.

Ada apa? Kamu tertusuk? /- Ya.

Biar kulihat.

Astaga. Lihat. Kamu berdarah.

Pak Ahn, aku baik-baik saja.

Kamu tidak baik-baik saja.

Ayo. Biar kupasangkan plester di jarimu.

Kubilang aku baik-baik saja. Hentikan.

Tapi kamu tertusuk jarum.

Kamu harus disuntik tetanus.

Aku malu.

Kita harus bicara, Pak Ahn.

Astaga. Mereka bahkan tidak menyembunyikan hubungan.

Seung Joo dan Pak Ahn berpacaran?

Kamu tidak tahu?

Aku tidak percaya ini.

Bagaimana ini bisa terjadi? Astaga.

Ada apa dengan reaksi mereka?

Sudah.

Kamu sangat ceroboh.

Kenapa kamu heboh tentang hal seperti ini?

Seolah-olah jariku patah.

Ini jari kepala desainer tim kita.

Siapa lagi yang akan menjaganya? Tentu saja aku.

Karena kamu tertusuk logam,

beri tahu aku jika itu bengkak atau kamu terkena demam.

Apa yang akan kamu lakukan?

Soal apa?

Kamu tidak sadar mereka melihat kita dengan terkejut?

Astaga. Kenapa mereka terkejut?

Apakah mencintai orang lain adalah kejahatan?

Itu bukan kejahatan,

tapi rasanya akan tidak nyaman jika mereka tahu.

Kenapa tidak nyaman?

Tidak masalah jika kita mempertahankan hubungan kita

untuk waktu yang lama.

Tapi jika kita bertengkar atau putus,

kita akan dalam suasana canggung.

Astaga. Kenapa kamu bilang begitu? Kita tidak akan pernah putus.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left