Adam

Adam (آدم)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Adam (2019) WEB-DL 1080p
A Commentary by ZSC
https://uptobox.com/yk0ruje4zadl

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2020-05-28
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Salam/ Salam.

Aku sedang mencari pekerjaan.

Aku kebetulan lewat sini.

Punya pengalaman?

Aku 5 tahun bekerja di salon.

Kau bisa apa?

Aku bisa mewarnai, meluruskan, mengeringkan rambut...

Menata rambut, merias, pedikur?

Ya, semuanya.

Tapi kau sedang hamil?

Tak masalah.

Baik. Besok jam 8 pagi.

Kita bicarakan masalah gaji.

Boleh aku tidur di sana? Kau takkan merasa terganggu.

Ini salon. Bukan hotel.

Dengar, sebaiknya kau cari tempat lain saja.

Salam/ Salam.

Kau butuh pembantu?

Tidak, aku hanya berdua dengan suamiku.

Aku bisa bersih-bersih.

Aku tidak butuh pembantu.

Jangan kecewa.

Aku mohon...

Ku harap aku bisa membantumu.

Semoga persalinan mu lancar.

Maaf.

Aku bisa memasak, bersih-bersih, mencuci...

Apapun perintahmu.

Salam, Nyonya/ Salam.

Bisa ku bantu?

Aku mencari pekerjaan.

Aku bisa memasak, bersih-bersih, mengurus suamimu.

Tidak, terima kasih.

Hei, Nyonya!

Nyonya!

Aku di sini.

Di atas.

Siapa namamu?

Samia.

Tunggu, aku akan turun membukakan pintu.

Salam/ Salam.

Aku sedang mencari pekerjaan.

Aku tak butuh bantuan.

Siapa itu?

Seorang wanita yang mencari pekerjaan.

Bukankah ibu butuh bantuan?

Tidak. Ibu tak butuh bantuan.

Kau mau cemilan?

Msemen .

Madu atau cokelat?

Cokelat/ Baik.

Ini. Naik ke atas dan kerjakan PR mu.

Baik.

Tidak, kalimat ini harus diakhiri huruf "t".

Kenapa?

Karena itu kata benda, bukan kata kerja.

Seperti ini?

Diakhiri huruf "t".

Kau berencana tidur didepan rumahku?

Tidak.

Aku akan mencari tempat lain.

Ayo, bangun.

Aku tak bisa menunggumu semalaman.

Kembali tidur.

Apa aku merepotkan mu?

Kami biasa sarapan pukul 7:30 pagi.

Ku harap kau bangun sendiri/ Aku bisa membantu.

Tidak perlu. Selamat malam.

Selamat malam.

Selamat pagi.

Warda.

Ayo bangun dan sarapan!

Namaku Warda, seperti penyanyi. Ibuku penggemarnya.

Cepatlah! Nanti kau terlambat.

Aku ingin berterima kasih.

Aku bisa membantumu.

Tidak perlu.

Kau istirahat saja.

Kau bisa tinggal di sini selama 2 atau 3 hari.

Setelah itu kau harus pergi...

...atau mencari pria yang menghamili mu.

Ini tak seperti yang kau pikirkan/ Aku tak peduli.

Itu urusanmu.

Salam, Abla. Dua msemen , tolong.

Belum matang. Kembali lagi nanti.

Baik.

Para tetangga bergunjing.

Aku tak ingin ada masalah.

Makan malam pukul 8.

Sebelum itu, Warda mengerjakan PR nya dan aku sibuk.

Ini aku, Samia.

Bisa mendengar ku?

Samia! Bagaimana kabarmu?

Baik, bagaimana denganmu?

Aku baik-baik saja.

Aku bertemu ibumu di pasar pagi tadi...

Benarkah?

Apa dia baik-baik saja?

Ya, dia baik-baik saja. Hanya sedikit kelelahan.

Bagaimana kabar ayahku?/ Baik

Dia sehat.

Fatna, aku sudah berusaha menghubungi orang tuaku...

...tapi tidak bisa.

Ya, mereka belum mengganti teleponnya yang rusak.

Katakan pada mereka kalau aku di sini sudah bekerja.

Aku punya banyak pelanggan.

Aku bekerja di sebuah salon.

Hebat.

Saat libur nanti aku akan pulang.

Dan menetap di sana.

Jika aku sudah punya cukup uang.

Fatna, tolong beri tahu mereka teleponku rusak.

Aku akan menelepon lagi nanti.

Jangan khawatir.

Aku akan pergi memberitahu mereka.

Aku harus kembali bekerja.

Oke, sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Hati-hati.

Salam, Abla/ Salam, Milouda.

Tolong, dua msemen .

Apa kabar? Bagaimana suamimu?/ Baik.

Seperti biasa.

Ini. Dia suka yang lembut dan halus.

Ku harap dia makan sesuatu.

Semoga saja/ Semoga beruntung.

Mau rasa apa?

Keju dan kalkun.

Makan disini atau bungkus?/ Bungkus.

Dan Raibi , tolong/ Baik.

Dia banyak makan!

Laki-laki atau perempuan?

Aku tak tahu.

Lebih baik begitu. Seperti ibu kita.

Mereka tidak mau tahu.

PR matematika mu sudah selesai?

Iya.

Kau terlihat kurang fokus belakangan ini.

Aku fokus, Bu.

Ini penting untuk nilai-nilai mu.

Ya, Bu.

Kau harus berusaha.

Disiplin dan tekun.

Ibu benar, aku harus berusaha lebih keras.

Sudah kemas tas mu untuk esok?

Iya.

Tak ada yang lupa?/ Tidak.

Apa bayi suka bakso?

Entahlah.

Apa kesukaannya?

Warda! Berhenti, itu bukan urusanmu.

Salam, Abla. Apa kabar?

Boleh pinjam remote mu?

Aku mau nonton tv...

...tapi remote ku rusak.

Sudah ku ketuk-ketuk.

Siapa dia?

Sepupu ku dari Meknes. Dia di sini selama beberapa hari.

Anaknya Fatima?

Bukan, anaknya Zhor. Anaknya Fatima pria.

Aki kira anaknya Zhor sudah tua.

Terlalu tua untuk punya anak, maksudku.

Ya sudah, aku mau nonton tv.

Ibu.

Iya?

Apa perut ibu sebesar itu...

...saat aku di dalam dulu?

Semua wanita begitu.

Apa aku cantik waktu bayi?

Besok kau sekolah. Cepat tidur.

Selamat pagi.

Aku bilang jangan membantuku.

Tak apa.

Wow, rziza !

Aku suka rziza !

Duduk dan makan dengan benar.

rziza ini tidak buruk.

Aku tak membuat rziza.

Karena makan waktu.

Dan rziza buatan mesin tidak sebagus ini.

Terlalu tebal dan rasanya tidak sama.

Aku membuat sekitar tiga puluh, jadi kau bisa menjualnya.

Lihat...

Lihat, kumis!

Kau mendapat rziza hari ini/ Iya.

Aku beli dua, dan dua roti.

Baik.

Ini.

Berapa?/ 10 dirham.

Tolong satu roti.

Salam.

Salam.

Terima kasih/ Terima kasih.

Salam.

Satu harcha dan tiga msemen .

Apa rziza ini buatan sendiri?

Iya/ Aku beli tiga.

Baik.

Ini.

Ini yang terakhir, dan aku yang ambil!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left