Specials

Release info

강남 스캔들 Gangnam Scandal EP118 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-05-11
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa ini? Ini video.

Ini bukan video yang kami berikan sebelumnya.

- Se Hyun dan So Yu... - Astaga.

Apa benar mereka berpacaran?

- Apa ini? - Aku sudah punya rekaman ini.

Kamu sudah memilikinya?

Nona Yoon merekam video ini saat dia membuntuti mereka.

Aku rasa kalian melakukan segalanya untuk Hong Baek Hee.

Kenapa kamu melakukan ini saat bekerja untuk tim itu?

Bahkan aku sangat terkejut.

Jika ayah mertuaku melihat ini, dia mungkin akan pingsan lagi.

Mereka sungguh mengkhianati Seo Jun.

Masalahnya, itu tidak terjadi baru-baru ini.

Apa maksudmu?

Ini sebelum dia mulai berpacaran dengan Direktur Eksekutif Choi.

Apa maksudmu?

Tanggalnya menunjukkan bahwa kejadiannya masih baru.

Itu mudah direkayasa.

- Kamu merekayasa itu? - Ini mudah.

Aku pikir situasi menjadi kacau.

Apa yang kamu lakukan? Cepat tunjukkan ini kepada Ketua Choi.

Dia akan tahu itu bohong jika dia bertanya kepada Seo Jun tentang ini.

Apa kamu pikir

dia akan memercayai putranya jika buktinya ada di sini?

Bagaimana dengan So Yu dan Se Hyun?

Akan lebih sulit baginya untuk memercayai mereka.

Tapi tetap saja, ini kebohongan besar.

Kamu pernah melakukan yang lebih buruk.

Astaga, yang benar saja.

Jika kamu tidak bisa melakukannya, biar aku yang tunjukkan kepadanya.

Kamu akan menunjukkan ini kepada ayah mertuaku?

Aku akan menjadi tunawisma. Aku sanggup melakukan apa saja.

Astaga.

Astaga.

Apa yang kamu lakukan?

Aku hanya berlatih.

Berlatih?

Ketua Choi.

Mi Ri.

Tidak ada orang di sini. Ayo masuk. Ayolah.

Aku akan berjaga-jaga, jadi, nikmatilah

hubungan cinta rahasiamu.

Ada apa ini?

Apa yang kamu lakukan?

Ini kencan.

Selamat menonton film.

Allie sayang.

Aku tidak bisa tidur semalam karena aku tahu itu sudah berakhir.

Aku tidak sedih lagi karena aku tahu perasaan kita sungguh nyata.

Dan jika di suatu tempat yang jauh di masa depan kita berpacaran

dalam kehidupan baru kita...

Aku tadinya memilih komedi.

Tapi aku rasa

kamu sudah memaksakan diri untuk tertawa di depan orang lain.

Dan aku ingin kamu merasa bebas untuk menangis di hadapanku.

Chae Young merias mataku, tapi sekarang jadi luntur.

Riasanmu masih cantik.

Kamu bahkan tidak tahu selera film pacarmu.

Selera?

Bukankah semua wanita suka film romantis?

Setidaknya

5.000 orang harus mati dalam film

agar aku tertarik.

Setidaknya 5.000 orang?

Itu tidak baik untuk bayi kita.

Benar juga.

Apa dia belum menunjukkan tanda-tanda?

Dia?

Aku mencari di Internet dan menemukan

bahwa kamu akan kesulitan saat mulai merasa mual.

Apa kamu memanggil bayi kita "dia"?

Lalu bagaimana lagi aku harus menyebutnya?

- Mari cari nama panggilannya. - Nama panggilan?

Seorang temanku hamil di Bali,

jadi, nama panggilan bayinya adalah Bali.

Tapi dia masih memanggilnya Bali

meskipun anaknya sekarang duduk di kelas delapan.

Kalau begitu apa kita sebaiknya memanggil bayi kita Sokcho?

Sokcho?

Sokcho.

Itu tidak terlalu buruk.

Nanti semua orang akan tahu.

Tahu apa?

Astaga.

Jangan panggil dia Sokcho.

Tidak, Sokcho terdengar bagus.

Astaga.

Hai, Sokcho.

Sokcho, jangan buat ibumu mual.

Tinggallah dengan tenang di sana dan...

Ayahmu yang memiliki mata besar

akan menunggumu lahir

sambil mengejapkan bulu matanya yang lentik.

Dia mudah menangis.

Jadi, dia akan menyambutmu sambil menangis.

Dan dia akan melindungimu

dengan tatapan hangat

dan tangan hangatnya.

Kita sampai.

Eun Byeol, kamu akan tidur denganku malam ini.

Mi Ri.

Kenapa kamu membawa Eun Byeol?

Apa Seo Hyung sakit lagi?

Tidak, dia minum sementara Eun Byeol ada di depannya,

jadi, aku membawanya bersamaku.

Sudah.

Bagaimana dengan Ketua? Apa Ketua dalam perjalanan kemari?

Ya, dia akan segera sampai.

So Yu masih di kamar. Kenapa kamu kembali sepagi ini?

Kamu pergi dengan Ketua untuk memberi mereka waktu bersama.

Benar juga. Aku lupa.

Kamu tidak bisa membawanya ke sini tanpa memberi tahu Seo Hyung.

Apa kamu tidak tahu betapa pemarahnya Seo Hyung?

Tae Bok, bawa dia kembali.

Tidak, aku ingin tidur dengannya hari ini.

Seo Hyung tidak akan membiarkanmu melakukan itu.

Kalau begitu, minta Tae Woong untuk menjemputnya saat pulang.

Ibu macam apa yang minum anggur

dan berteriak "bersulang" di depan bayinya?

Hei.

Astaga.

Apa pedulimu aku bersulang

di depan anakku atau tidak?

- Astaga. - Berikan dia kepadaku.

- Astaga. - Kemari.

Jin Bok, dia akan menjatuhkannya.

- Kamu harus menggendongnya. - Hei.

Kamu dapat menggendongnya begitu kamu sadar.

Apa Ayah pikir aku akan menjatuhkan anakku sendiri?

Ayah.

Apa Ayah meremehkan aku?

Kenapa semua orang

selalu mengatakan hal buruk tentang aku?

Apa salahku? Apa?

Astaga.

Kenapa kalian semua berdiri di sini?

Berhenti!

Aku akan menuntutnya karena menculik putriku!

Berhenti!

Tae Bok, naiklah dan cegah mereka agar tidak berkelahi.

Baik.

Astaga.

Tunggu, Ayah.

Apa?

Aku ingin mengatakan sesuatu.

Sokcho.

Aku tidak percaya kita menggunakan nama itu.

Ini menyenangkan.

Ya, benar.

Apa ini?

Aku sudah berpikir panjang

apa aku harus menunjukkan ini kepada Ayah atau tidak.

Apa ini?

Apa ini?

Itu So Yu dan Se Hyun.

Ya.

Seseorang mengirim ini ke sekretarisku.

Aku bahkan tidak bisa melacak pengirimnya.

Apa ini benar?

Aku pikir itu benar berdasarkan rumor yang beredar di kantor.

Rumor?

Ya, aku terlalu malu untuk mengatakannya.

Apa rumornya?

Begini...

Sudahlah. Mari kita lupakan saja.

Katakan sekarang juga!

Astaga...

Orang-orang bilang

So Yu hamil.

Apa?

So Yu hamil?

- Siapa ayahnya? - Aku tidak tahu.

Ada yang bilang itu bayi Seo Jun, dan ada yang bilang bayi Se Hyun.

Karyawan bertaruh tentang itu.

Telepon So Yu.

- Sekarang juga? - Telepon dia sekarang juga!

Astaga, kamu katakan apa kepadanya

sampai dia marah?

Jin Bok, mari kita naik.

Ayo.

Apa yang kamu lakukan? Telepon dia sekarang juga.

Aku tidak punya nomor So Yu.

Apa kamu tahu nomor So Yu?

Tidak, aku tidak tahu.

Kenapa kamu butuh nomornya?

Jangan bohong. Telepon dia dan suruh dia datang sekarang juga.

Kenapa kamu mendadak ingin dia datang?

Bawa So Yu ke sini sekarang juga! Lakukan sekarang!

Baik, Jin Bok.

Tae Bok, suruh So Yu keluar.

- Baik. - Keluar?

Apa dia ada di sini?

Jin Bok.

Apa yang kamu lakukan?

Ayah.

- Keluarlah. - Ayah bisa bicara denganku.

Ayah akan berbicara dengannya. Jangan ikut campur.

Aku memanggilnya ke sini.

Aku sangat merindukannya, jadi, aku memintanya untuk datang.

Aku meminta Tae Bok untuk membawanya ke sini.

Gangnam Scandal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Gangnam Scandal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left