The first 200 lines.
Sub bY NETFLIX Resynced == ANANG KASWANDI ==
"Kakakku...
Aku hanya ingin dia mati saja."
Aku hanya ingin
dia mati saja!
"Aku hanya ingin dia mati saja.
Aku hanya ingin dia mati saja."
Begitu katamu.
Kau selalu bilang ke Ibu, kalau kau ingin aku mati saja.
Karena itu, kau mendorongku ke sungai waktu itu.
Aku terus meminta tolong.
Aku berteriak meminta tolong,
tapi kau meninggalkanku.
Kau pergi meninggalkanku.
Kau ingin aku mati. Tiap hari...
- Kau pasti ingin membunuhku. - Tidak...
Semua orang.
Dengar, semua orang!
Dia ingin membunuh kakaknya!
- Tidak. - Semua orang!
Tidak...
Dia ingin membunuh kakaknya!
Dengar, semua orang!
Dia...
- Dia ingin membunuh kakaknya! - Tidak...
Semuanya! Dia ingin membunuh kakaknya!
Sang-tae. Kau tahu dongeng Raja Bertelinga Keledai?
Dia ingin membunuh kakaknya!
Dengar, semua orang!
Dia ingin...
Semua orang!
Dengar, semua orang!
Dia ingin membunuh kakaknya!
Tidak...
- Dengar, semua orang! - Tidak benar.
- Adikku ingin membunuhku! - Tidak begitu.
Tidak, Sang-tae. Tidak begitu.
BAB 10 PENGGEMBALA DAN BIRI-BIRI
DALAM PENGARUH OBAT JANGAN GANGGU
Dia sudah tertidur?
Ya.
Dia tertidur setelah minum obat penenang.
Sementara waktu, biarkan dia di sini.
Tidak perlu dirawat,
hanya untuk perlindungan sementara.
Ya.
Dia akan tertidur cukup lama.
Sembari menunggu, carilah udara segar di luar.
Hei. Kau mau kemana?
Seberapa jauh kau akan pergi?
Kakiku sakit.
Moon Gang-tae!
Sudah kubilang jangan memunggungiku!
Salahmu sendiri
punya punggung yang bidang.
Kau tak lapar?
Dua stasiun dari sini
- ada kedai udon yang enak. - Ko Mun-yeong.
Berhenti mengikutiku.
Kita bergandengan. Kita harus selalu bersama.
Pulanglah.
Aku harus bersama Sang-tae.
Itu bukan salahmu.
Hari itu, Sang-tae jatuh ke sungai
karena kecelakaan tak terduga.
Selamatkan aku!
Gang-tae!
Meskipun pengecut, kau tak jahat.
Kau berniat meninggalkannya,
tapi kembali demi menolongnya.
Kau tak bersalah.
Aku sungguh
berharap dia mati
saat meninggalkannya.
Sang-tae tahu itu.
Kau sendiri
juga tahu itu.
Apa yang kau tahu tentangku?
Jangan berlagak sok tahu!
Munafik.
Aku bersalah.
Lantas
apa kau akan mengorbankan
seluruh hidupmu untuk Sang-tae demi menebus dosamu?
Kenapa kau
menolongku
dari sungai hari itu?
Seharusnya biarkan aku mati.
Jika aku mati hari itu,
aku tak akan hidup seperti ini.
Aku terus memanggilmu,
tapi kau pergi.
Kau meninggalkanku sendirian.
Kau pergi jauh
meninggalkanku.
Dia ingin membunuh kakaknya.
Katanya dia didorong ke sungai.
Kau tak bisa menilai orang dari luar saja.
Pantas senyumannya
selalu terlihat mengerikan.
Aku sudah tahu sejak awal.
- Apa? - Itu tertulis jelas
di wajah Perawat Moon.
Tertulis pembunuh berdarah dingin.
- Padahal tampan. - Abaikan. Dia meracau.
Ya. Benar.
Memangnya enak dibunuh pria tampan?
Dasar dukun gila!
- Jeong-tae! - Jaga mulutmu!
Astaga.
Seka wajahmu.
Pak Jeong-tae sangat pandai
menyembur alat pemadam dengan tepat.
Kurasa dia mantan petugas damkar.
Seharusnya disemburkan ke api, bukan manusia.
Kau tak mendengar perkataannya?
Mulut adalah sumber api, ucapan adalah bara.
Kalian harus berhati-hati saat berbicara.
Jangan menggosipkan Perawat Moon.
Astaga.
- Kepala Perawat - Ya?
Ini riwayat konseling terbaru Bu Ok-ran yang kau minta.
Ya. Terima kasih.
Ada apa dengan Bu Ok-ran?
Itu... Suasana hatinya berubah drastis belakangan ini.
Afeknya pun berbeda.
EKSPRESI PERASAAN DAN EMOSI
Aku ingin memeriksa kemungkinan penyebabnya.
RUANG KONSELING
Bagaimana kehidupanmu di rumah sakit ini?
Aku punya pertanyaan.
Tanya saja.
Dia mau membunuhnya?
Apa?
Perawat Moon dan kakaknya.
Tidak begitu. Pasti ada salah paham di antara mereka.
Kepala Perawat.
Menurutmu kenapa Othello
membunuh istrinya?
Karena salah paham.
Aku membawakan tasmu.
Sang-tae sedang tidur?
Tidak lapar?
Kamarnya terasa sepi, ya?
Aku akan memindahkanmu jika sudah ada kamar kosong.
Jika kau mau pulang ke rumah...
Aku tak mau pulang ke rumah.
Baik. Kau boleh tinggal sementara di sini.
Panggil aku saat kau butuh sesuatu.
Ya?
Dia tak mengangkat teleponku sepanjang hari ini.
Aku bisa gila.
Dia pasti sangat syok.
Haruskah kutemani?
Kau bisa apa untuk Mun-yeong?
Maksudku Ilustrator Moon.
Hei.
Pembuatan karya baru Mun-yeong terus tertunda
karena dia mencoba melerai pertengkaran itu.
Kenapa kau mencemaskan Ilustrator Moon?
Hei!
Otak bisnismu sungguh menyeramkan.
Apa katamu?
Orang tuamu memberi nama yang bagus.
"Sang-in" artinya pebisnis! Dasar mata duitan!
Lantas namamu Jae-su karena kau selalu sial?
Aku membayar 300.000 won untuk nama ini.
Nama ini diberikan kakek buyutku, mantan pejuang kemerdekaan!
Hentikan semua ini.
Aku bahkan tak tahu apakah temanku masih hidup atau sudah mati.
Kau malah memikirkan penjualan buku!
Jika Mun-yeong tak merayu temanku untuk bepergian dengannya,
ini semua tak akan terjadi!
Itu pasti kemauan mereka berdua.
Dia menuruti Mun-yeong karena kemauannya!
Dia meninggalkan kakaknya di sini,
dan bermalam dengan Mun-yeong!
Dia pasti berniat jahat!
Lebih baik kalian berhenti.
Ko Mun-yeong adalah penyebab utama dari semua masalah ini!
Moon Gang-tae! Bajingan itu sangat licik!
- Apa katamu? - Apa?
- Apa katamu? - Sialan.
Kau kuat sekali.
Ayo makan.
- Ya. - Ya.
Meski sedang banyak pikiran,
mereka tetap harus makan.
DALAM PENGARUH OBAT JANGAN GANGGU
Sang-tae.
Kenapa kau menolongku dari sungai hari itu?
Seharusnya biarkan aku mati.
Bajingan.
Dia bisa langsung masuk. Kenapa diam begitu?
Autisme berarti menutup dirinya sendiri.
Gang-tae
sedang menunggu Sang-tae membuka pintunya terlebih dahulu.
Dia seperti hantu penunggu saja.
Dia tak bisa mendekatimu,
tapi tak bisa meninggalkanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.