Season 1

Release info

Love Generation 1997 S01E02 1080p WEB-DL AAC H 264-NSBC
A Commentary by Akogi
Viu

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2020-10-08
Downloads: 34
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Teppei!

Jangan meneriakkan namaku begitu keras.

Itu karena namamu mudah sekali dipanggil.

Apa maksudmu? Itu omong kosong.

Kenapa memegang lenganku? Kita di kantor.

Lagi pula, kamu lebih muda dariku. Kenapa memanggil namaku begitu saja?

Tunggu aku.

"Pameran Koleksi Baru Boneka Jepang 1998"

Kubilang lepaskan, astaga.

Pameran koleksi baru.

Ada banyak orang di sini, bagaimana aku tahu siapa Pak Hara?

Permisi. - Ya?

Boleh aku tahu siapa Pak Hara?

Ya.

Begitu rupanya. - Siapa kamu?

Ekspresi wajah bonekanya manis sekali.

Ya. - Ini model C, bukan?

Ya, benar.

Boneka-bonekanya manis sekali.

Ya.

Fitur wajah mereka benar-benar bergaya Jepang.

Karena ini boneka Jepang.

Kamu benar.

Biar kuperkenalkan diriku. - Silakan.

Aku Katagiri. - Baiklah.

Aku dari Departemen Penjualan Agensi Eko.

Aku akan mengurus rekeningmu.

Kamu dari biro periklanan?

Ya. - Apa-apaan ini?

Aku meneleponmu kemarin.

Omong-omong, kamu datang tepat waktu.

Sebenarnya, putri presdir kami belajar balet.

Belikan aku beberapa tiket pertunjukan

Leningrad Ballet di Jepang.

Mengerti?

Pak Hara.

Kamu sudah selesai bicara?

Dengar, mari kita kembali naik kapal dari Hamamatsu

dan makan di Rex.

Kenapa kamu mengikutiku ke sini?

Untuk bersantai. - Kita harus bekerja.

Jika kubilang aku membantumu dengan kunjungan pelanggan ini,

tidak akan ada yang mengatakan apa pun.

Pergi dan makanlah mochi Hishi.

Pak Hara, tunggu sebentar.

Tep? - Ya.

Kamu memotong rambutmu.

Kamu terlihat sama seperti dahulu.

Begitukah?

Kenapa kamu di sini?

Aku di sini sebagai penerjemah.

Begitu rupanya.

Aku sedang terburu-buru.

Aku harus pergi.

Semoga pekerjaanmu lancar. - Baiklah.

Ayo.

Tunggu.

Kurasa aku pernah melihatnya di suatu tempat.

Aku ingat sekarang.

Hai, aku Uesugi Riko.

Dia bergabung dengan perusahaan dua tahun setelah aku. Dia Uesugi.

Hai, aku Riko. - Hai.

Ayo kembali ke kantor.

Jika tidak, kita akan dimarahi. - Apa? Aku tidak akan kembali.

Pertemuan ini sudah ditakdirkan.

Sayang sekali jika menyiakannya.

Kamu pasti pacar Teppei saat SMA.

Dia Mizuhara Sanae, gadis yang tidak bisa kamu lupakan, bukan?

Apa maksudmu?

"Episode 2"

Sanae terlihat lebih cantik secara langsung.

Kulitnya berkilau.

Apa dia mengencani seseorang? - Kamu sudah selesai?

Jangan bicara denganku lagi.

Ada apa dengannya?

Aku kembali.

Terima kasih atas kerja kerasmu. - Terima kasih atas kerja kerasmu.

Katagiri. - Ya.

Bagaimana? Kamu sudah beradaptasi dengan pekerjaannya, bukan?

Bagaimana aku bisa beradaptasi dengan pekerjaan seperti ini?

Apa?

Maksudku...

Kami mengunjungi klien, mengangguk, dan membungkuk pada mereka,

mengikuti semua permintaan mereka, dan lakukan segalanya untuk mereka.

Bisakah ini disebut pekerjaan?

Jadi, kamu tidak mau rendah hati.

Tidak.

Aku hanya tidak ingin hidup seperti ini seumur hidupku.

Baiklah, aku mengerti.

Sebenarnya,

setelah sepuluh hari,

ada acara penawaran untuk Kampanye Musim Dingin Hokkaido.

Aku akan membiarkanmu melakukan presentasi di acara penawaran.

Tidak apa-apa, Kepala Bagian?

Kubiarkan kamu menangani proyek itu dan menguji kemampuanmu, ya?

Dia bisa, bukan?

Kurasa begitu.

Baiklah.

Itu tugas yang penting. - Ya.

Kepala Bagian...

Terima kasih.

Kenapa kamu tiba-tiba bersemangat?

Lihat baik-baik. Ini acara penawaran.

Ini bukan pertemuan untuk bertemu teman.

Akhirnya kamu menemukan motivasimu.

Ya, biar kutangani.

Hei, itu Kampanye Musim Dingin Hokkaido.

Kamu bisa, bukan?

Bagaimana kamu berencana memenangkan proyek itu?

Aku berencana mulai memikirkan itu sekarang.

Kamu baru mulai sekarang.

Dengar, presiden mereka mesum.

Traktir saja dia ke Kabukichou dengan uangmu sendiri.

Kamu pasti bisa memenangkannya. - Benar.

Itu ide bagus. - Kali ini, aku ingin

mengandalkan diriku sendiri.

Kamu sangat naif.

Aku juga sering mengatakan itu.

Katagiri. - Ya.

Ini informasi dari tahun lalu. Ambillah.

Selamat pagi.

Apa yang terjadi?

Kamu bekerja dengan baik di Departemen Penjualan.

Rambutmu terlihat jauh lebih baik. - Ya, aku memendekkannya.

Semuanya, ini Katagiri dari Departemen Penjualan.

Dia akan menangani penawarannya.

Hai, Semuanya. Aku Katagiri dari Departemen Penjualan.

Mari kita mulai.

Mengenai Kampanye Musim Dingin Hokkaido 1998...

Sakit.

Kamu punya waktu sekarang?

Ya.

Tep, kamu di sini.

Aku membuat makan malam. Daging panggang dengan kentang.

Kemari dan makanlah.

Tidak perlu.

Tidak perlu repot-repot. - Kalau begitu, ayo minum bir.

Tidak perlu.

Sebenarnya, aku punya sesuatu untukmu.

Aku datang untuk mengantarkannya.

Ini. - Apa ini?

Tiket untuk pertunjukan Leningrad Ballet.

Balet? Balet semacam itu? - Ya. Mereka menari

dengan berjingkat. - Sungguh?

Tidak apa-apa ini buat kami?

Apa maksudmu? Aku datang untuk memberikannya kepadamu.

Kenapa kamu berpikir untuk memberikan ini kepada kami?

Bukankah kamu selalu menyukai balet?

Tidak apa-apa, aku punya kontak untuk mendapatkan tiket ini.

Kebetulan aku punya dua, jadi, kubawakan untuk kalian.

Kalau begitu, aku akan pergi.

Kamu tidak masuk?

Tidak, selamat malam.

Baiklah.

Tep.

Ini untukmu.

Tidak perlu.

Aku sudah makan.

Taruh saja di kulkas. Kamu bisa memakannya besok.

Ambillah.

Terima kasih.

Nasi kepal bulat terbuat dari salem.

Yang segitiga... - Acar prem, bukan?

Ya.

Bagaimana kamu tahu?

Kamu biasa membuatnya begitu.

Dahulu kamu membuatkanku ini selama pelatihan musim panas.

Begitukah?

Ya, nasi kepal bulat terbuat dari salem.

Yang segitiga terbuat dari acar prem.

Di sampingnya, kamu akan menaruh

acar moster. - Acar moster.

Benar.

Begitu rupanya.

Terima kasih.

Untuk apa?

Tiketnya.

Katakan saja jika kamu butuh lagi.

Kamu belum berubah sedikit pun.

Apa?

Kamu tampak tidak peduli kepada dunia,

tapi sebenarnya kamu sangat penyayang dan perhatian.

Terima kasih untuk nasi kepalmu.

"Pertunjukan Leningrad State Ballet untuk mengenang Mussorgsky"

Dia membicarakan masa lalu, bukan?

Apa?

Kamu selalu menyukai balet?

Aku belajar balet saat SD.

Kami teman sekelas saat SMA.

Kami mungkin pernah membicarakan itu.

Kamu memanggilnya Tep?

Kalian berdua...

Kalian...

Begini...

Apa?

Jadi, kamu juga mengkhawatirkan hal ini.

Aku merasa agak tenang sekarang.

Departemen Kreatif sudah menyelesaikan Rencana A, B, C, D, E.

Aku sendiri lebih suka Rencana B. Bagaimana menurut kalian?

Rencana B sederhana dan bagus.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left