Meteor Garden

Meteor Garden (流星花园)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

電影倉庫〜〜Meteor Garden E18
A Commentary by gudangfilmserial
ORIGINAL VIU

Tags

other
Published on: 2019-10-15
Downloads: 71
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Shen Yue sebagai Dong Shan-cai

Dylan Wang sebagai Dao Ming-si

Darren Chen sebagai Hua Ze-lei

Liang Jing-kang sebagai Feng Mei-zuo

Wu Xi-ze sebagai Xi-men Yan

Xi-men, bukankah kamu paling pandai menggoda gadis?

Menggoda gadis yang aku bilang bukan mewakili A Si minta maaf.

Teman-teman, kalian mencariku?/ Di mana Shan-cai?

Shan-cai? Tadi Shan-cai tidak masuk kelas, tidak tahu dia kenapa.

Telepon juga tidak diangkat. Ini tidak mirip dengan sifat dia.

Kapan terakhir kali kamu melihat dia?

Setelah kelas sebelumnya usai, dia pergi dengan orang bernama Shun-ping.

Shun-ping?/ Ya. Adik teman SMA kami.

Begini saja. Xiao Qing, jika Shan-cai kembali, kamu beritahu kami./ Baik.

Bisakah jangan memanggilku Xiao Qing lagi?

Halo?

Qing-he, bukankah sudah beritahu kamu telepon aku jika Shan-cai sudah kembali?

Aku sudah tunggu seharian./ Aku tidak lupa.

Shan-cai tidak masuk kelas. telepon dia juga tidak diangkat.

Tidak tahu dia ke mana./ Kalau begitu sekarang kamu datang cari kami.

Baik, aku ke sana sekarang.

Shan-cai tidak kembali sejak siang.

Ini tidak mirip dengan sifatnya. Aku rasa terjadi sesuatu.

Kalian masih ingat Qing-he bilang terakhir kali Shan-cai pergi dengan siapa?

Sepertinya orang yang bernama Shun-ping. Aku coba lihat ke kantor urusan akademik.

Baik, aku sudah tahu./ Xi-men sudah berhasil menghubungi Shan-cai?

Tadi Xi-men telepon bilang Shun-ping itu sudah dikeluarkan dari Ming De.

Tapi tadi pagi dia masih datang mencari Shan-cai.

Menurutku masalahnya gawat.

Kamu bilang teman SMA kamu adalah kakak Shun-ping.

Kamu ada nomor teleponnya?/ Aku cari dulu.

Tidak bisa. Ponsel A Si tidak aktif.

Ponsel Yan Zhi-bu sudah tersambung.

Halo? Kamu Yan Zhi-bu?

Kalian datang./ Paman Liu, A Si ada di rumah?

Begitu pulang, A Si mengurung diri di kamar belajar.

Kelihatannya suasana hatinya tidak baik./ Apa yang dia lakukan?

Kalau bukan lihat saham atau buku, maka main game atau tidur.

Dia tidak mau bicara dengan siapa pun.

Kak, dia sudah sadar.

Kalian mau apa?

Jangan melawan lagi. Kamu tidak bisa kabur.

Kak, kita bertindak saja.

Jangan tergesa-gesa, ambil fotonya dulu.

Jangan melawan.

Kak, sepertinya tidak cukup menyedihkan.

Foto sekali lagi.

Tidak bisa, menurutku sekarang bukan saat yang paling tepat untuk dijual.

Aku mau tunggu besok, selain itu besok…

A Si.

Ada apa? Ada masalah apa?/ Mengapa kamu tidak angkat telepon?

Suasana hatiku sedang buruk. Ada apa?

Shan-cai hilang.

Kak.

Shun-ping, kamu datang.

Kak, mengapa mengikat Shan-cai?

Shun-ping, apa yang kamu lakukan?

Shun-ping, kami berbuat seperti itu untuk antisipasi./ Kak, aku tidak mengerti.

Dulu kamu menyuruhku mendekati Shan-cai, kamu bukan bilang seperti itu.

Kak, kamu masih ingat Dao Ming-si yang melukai kakimu?

Aku mana mungkin lupa? Ada apa? Kamu bertemu dengannya?

Bukan aku, tapi kakakku.

Dua hari lalu dia berkumpul dengan teman SMA dan dipukul Dao Ming-si…

…sampai masuk rumah sakit./ Dipukul? Mengapa?

Sepertinya demi seorang gadis bernama Shan-cai, sepertinya pacar Dao Ming-si.

Shun-ping, menurut aku seharusnya kamu berteman dengan Shan-cai…

…dan membujuk dia jangan bersama Dao Ming-si lagi.

Baik, aku tahu.

Terima kasih. Shun-ping.

Shan-cai, kita bertemu lagi.

Shun-ping, mukamu kenapa?

Hari ini berkelahi dengan Dao Ming-si./ Coba katakan apa yang terjadi.

Dao Ming-si sangat sombong, dia tidak memahami perasaan Shan-cai.

Aku kesal dan berkelahi dengannya.

Dulu aku bertemu dengannya, dia memang sangat sombong,

…membuat orang benci melihatnya. Orang seperti ini harus diberi pelajaran.

Shun-ping, besok kamu bisa bantu aku mengajak Shan-cai keluar?/ Bisa.

Tapi untuk apa?/ Tidak ada apa-apa, hanya mau mengobrol dengannya.

Mungkin bisa membujuk dia segera meninggalkan Dao Ming-si.

Ide bagus, aku pergi ajak dia./ Baik.

Kamu lupa bagaimana Dao Ming-si memperlakukan Kakak dulu?

Shun-ping, kamu mau mengkhianati kami?

Aku tidak mungkin mengkhianati kalian.

Orang seperti Dao Ming-si tidak layak dimaafkan.

Kaki Kakak cacat karena Dao Ming-si.

Aku sudah ambil foto dan mengirimnya kepada Dao Ming-si.

Dia membohongiku. Shun-ping yang bilang mau berteman denganku…

…dan melindungiku, dia membohongiku. Mengapa bisa begini?

Kak, aku mau bicara berdua dengannya, bisa?

Tenang saja, aku tidak akan melepaskannya.

Jangan lupa aku berada di pihak kalian.

Baik, jangan terlalu lama.

Mengapa?

Mengapa?

Mengapa? Aku begitu memercayaimu.

Mengapa? Kamu pembohong.

Manusia jahat, manusia tidak berguna./ Luapkan saja.

Jika bisa membuatmu lebih nyaman, maki saja sesukamu.

Apa tujuanmu berbuat seperti ini?

Aku rasa Kakak mau memanfaatkanmu untuk menghadapi Dao Ming-si.

Dao Ming-si membuat kaki kakakku cacat.

Dia harus menerima akibatnya.

Saat SMP, aku tidak suka tinggal di sekolah.

Aku juga tidak suka pulang ke rumah dan bertemu dengan Zhi-bu si bodoh itu.

Jadi aku keluar, kerja sampingan cari uang dan menemui banyak kesulitan.

Kemudian aku bertemu Kakak di bar.

Dia membantuku mengatasi kesulitan dan menasihatiku kembali ke sekolah.

Suatu hari Dao Ming-si sombong datang ke bar dan berkelahi dengan Kakak.

Dia memaki kakakku adalah manusia tidak berguna.

Kakakku marah dan berkelahi dengannya,

…tapi Dao Ming-si seperti orang gila dan memukul semua orang.

Kaki kakakku dipatahkan olehnya.

Karena hal ini, semua orang ditangkap polisi, termasuk Dao Ming-si.

Tapi kaki Kakak sudah tidak bisa sembuh lagi.

Bukankah seharusnya Dao Ming-si bertanggung jawab?

Shun-ping, kamu berbuat seperti ini melanggar hukum.

Kamu bisa dikeluarkan dari kampus, apakah kamu tahu?

Meski aku berhasil diterima di Ming De, tapi aku tidak bisa menerima…

…tekanan persaingan.

Seolah-olah semua orang lebih berbakat dan hebat darimu,

…jadi aku sudah putus sekolah.

Jadi kamu sengaja mendekati aku demi membalas dendam kakakmu?

Aku tidak mengerti mengapa gadis sebaik kamu bisa bersama…

…dengan Dao Ming-si yang jahat.

Orang sepertimu masih berani bilang Dao Ming-si jahat?

Meski Dao Ming-si arogan, tapi dia tidak mungkin seperti yang kamu bilang.

Kamu sudah melihat kaki kakakku. Bukankah kenyataan sudah di depan mata?

Jika mau dia hidup, datang sendiri ke tempat ini.

Ada apa? Kabar tentang dia?

Jika mau dia hidup, segera datang sendiri.

Siapa pun tidak boleh ikut.

Sebenarnya aku sedikit kasihan padamu…

...karena siapa pun yang berhubungan dengan Dao Ming-si pasti bernasib sial.

Aku bernasib sial bukan karena Dao Ming-si, tapi karena memercayaimu.

Sifatmu yang pura-pura membuatku jijik.

Aku mengira kamu memahamiku, kelihatannya aku salah.

Tenang saja, tunggu Kakakku mengatasi Dao Ming-si,

…dia akan melepaskanmu./ Rencana kalian tidak akan berhasil…

…karena dia tidak akan datang./ Datang, dia akan datang.

Siang kemarin dia menyatakan cinta seperti itu padamu, jadi dia pasti datang.

Dao Ming-si, tolong kamu jangan datang. Ini hukuman Tuhan kepadaku…

…karena tidak memercayai Dao Ming-si.

Shun-ping, mengapa kamu melepaskan lakbannya? Bagaimana jika dia berteriak?

Tempat yang begitu terpencil, tidak mungkin ada yang lewat.

Jangan menyentuhku dengan tangan kotormu.

Lebih baik kamu jangan melawan.

Jika bukan karena Shun-ping, aku sudah menghajarmu dari awal.

Menangislah sambil siaran langsung dengan Dao Ming-si.

Aku tidak akan menangis.

Manusia keji./ Galak sekali.

Jika bilang keji, pacarmu lebih keji dari kami.

Kemarin di bar, dia memukul teman kami sampai pingsan.

Aku mengira kalian ada dendam besar.

Dipukul sampai pingsan, hanya bisa menyalahkan kalian tidak berguna.

Apakah kalian tidak bisa mengalahkan Dao Ming-si tanpa menggunakan cara keji?

Wanita busuk, tutup mulutmu.

Anjing gila, tidak berguna.

Kalian menggunakan cara keji seperti ini setelah kalah dari Dao Ming-si.

Aku beritahu kalian, Dao Ming-si tidak akan datang.

Kalau begitu kami akan membunuhmu, lihat dia mau datang atau tidak.

Tunggu sebentar. Kak, tujuan kita bukan mau melukai dia.

Tujuan kita adalah mau memancing Dao Ming-si kemari.

Aku bukan pacar Dao Ming-si.

Jika kalian tidak percaya, silakan kalian terus menggunakan ekspresi kalian…

…yang lucu itu menunggu di sini sampai mati.

Gadis tengik, mulutmu sangat keras.

Jika kamu berani menendang dia, aku jamin kamu akan menyesal seumur hidup.

Baiklah, kita cepat selesaikan masalah ini.

Bodoh. Untuk apa kamu kemari?

Idiot. Bodoh.

Kamu bisa melawan, tapi aku nasihati kamu jangan bertindak sembarangan.

Kamu tidak berharap melihat dia terluka,'kan?

Jangan menggunakan wajahmu yang kotor itu melihatku. Pejamkan matamu.

Masih tunggu apa lagi? Habisi dia.

Bukankah kamu sangat sombong? Bukankah kamu pandai berkelahi?

Melawanlah.

Melawanlah.

Tidak ada rasa sama sekali. Hanya ini kemampuan kalian?

Masih ada yang lebih hebat?

Pukul lagi.

Berhenti, jangan pukul lagi…

Dao Ming-si.

Dao Ming-si, kamu mau ke mana? Di depan sangat berbahaya.

Dao Ming-si.

Bukankah kamu membenciku?/ Aku… Aku tidak membencimu.

Tidak peduli kamu suka atau benci, bagiku sudah tidak ada gunanya.

Sampai jumpa.

Dao Ming-si, tunggu. Ini salahku, kamu jangan pergi.

Jangan pergi. Dao Ming-si.

Jangan, jangan pergi…

Sudah bangun… Shan-cai./ Kamu mengagetkan Ayah dan Ibu, Shan-cai.

Shan-cai.

Cepat…/ Ayo./ Baik.

Ayah. Ibu, aku di mana?/ Ini di rumah sakit.

Polisi telepon bilang…

…menemukanmu dan Dao Ming-si di gudang bekas di belakang sekolah.

Kalian berdua terluka parah dan dibawa ke rumah sakit.

Beritahu Ayah, siapa yang memukulmu sampai seperti ini?

Ayah akan buat perhitungan dengannya./ Apa yang kamu lakukan?

Putri kita baru sadar, untuk apa suaramu begitu keras?

More Indonesian subtitles for Meteor Garden

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left