Release info

뭉쳐야뜬다2 Carefree Travelers S02E15 190209-NEXT-VIU
A Commentary by RuoXi
Ep. 15 [VIU Ver.] Morocco "Final Journey". Synced for NEXT. Runtime : 01:23:27. Enjoy.... ;). Cast : Noh Hong-chul. Guests : Lee Hae-young, Oh Yun-soo, Im Soo-hyang

Tags

other
Published on: 2019-02-10
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tujuan utama pilihan pelancong"

"Maroko"

"Negara yang kalian mimpikan"

"Untuk dikunjungi paling tidak sekali seumur hidup"

"Negara penuh warna yang cerah"

"Berapa dalam kalian tahu tentang Maroko?"

"Menari"

"Melihat"

"Merasakan"

"Mengagumi"

Aku senang menjelajah seperti ini!

"Tujuan utama perjalanan ke Maroko"

"Gurun terbesar di Bumi"

"Tempat yang harus dikunjungi paling tidak sekali seumur hidup"

"Lapangan pasir tanpa ujung"

"Bagaimana tampilan asli Gurun Sahara?"

Butuh berapa jam untuk sampai ke sana?

Tiga jam.

Pertama kali ke Sahara?

Ya, kali pertama.

Kami semua kali pertama ke sini. - Selamat datang.

Sahara!

"Antusias"

Aku kenyang sekali.

Semua sangat kekenyangan.

"Soo Hyang tampak tidak nyaman"

Apa sinar mataharinya terlalu terang?

Ya, sinar mataharinya terlalu terik.

"Benarkah?"

"Dia mengeluarkan"

"Kantong belanja yang besar"

Coba halangi sinar mataharinya dengan ini.

Terima kasih. - Tepat di jendela.

Begini cukup. - Ya.

Bagaimana kalau di sini?

Tidak apa-apa selama wajahku tertutup.

"Perjalanan dengan mobil lebih mudah berkat Doo Shim"

"Bangga"

"Bus sudah meninggalkan kota"

"Dan semua tertidur"

"Anggota termuda juga tidur berkat Doo Shim"

"Apa yang sedang dilakukan Kakak tertua kita?"

"Dia mengagumi pemandangan di luar"

"Menggeliat"

"Merekam setiap momen, itu cara Kakak melakukan perjalanan"

"Puas"

"Kakak tertua tidur setelah memotret semua"

"Melewati sekumpulan pohon palem"

"Dan mengemudi di jalan berkelok"

"Kita dalam perjalanan menuju Gurun Sahara"

Bukankah sebaiknya kita mengenakan pakaian yang kamu belikan kemarin?

Bukankah itu menyenangkan?

Pasti luar biasa,

khususnya saat kita menunggang unta.

"Pakaian apa yang mereka bicarakan?"

"Saat berbelanja di Pasar Marrakesh"

"Dari Kakak tertua hingga yang termuda"

"Yun Soo membeli pakaian serasi untuk mereka semua"

"Mereka berubah menjadi warga lokal Maroko"

"Mereka tampak menawan bahkan dalam balutan pakaian tradisional"

Sekarang kita naik mobil ini.

Lokasi di sana berpasir,

di sana kalian akan bertemu dengan warga Sahara dan Berber

di kemah.

Malam ini kita akan menyaksikan bintang jatuh.

Ayo!

Kita bertemu di sana.

Sampai jumpa di unta. - Unta!

"Mobil biasa tidak bisa melaju di gurun"

"Jadi harus mengendarai SUV khusus gurun"

Abdul! - Ya?

Menarik.

Pasirnya akan terasa luar biasa.

Ayo!

"Ke Sahara!"

Sahara!

"Sahara, kami datang untukmu!"

"Bernyanyi"

Sulit dipercaya kita ke Sahara!

Aku cukup antusias. - Sangat antusias!

Aku hanya melihatnya di buku panduan.

Aku juga.

Hanya di buku.

Akhirnya kita ke sana.

"Tujuan impian setiap pelancong, Gurun Sahara"

Apa aku perlu pakai turban?

Dia membelikan kita pakaian ini.

Dia beli di alun-alun. - Benar.

Dia sangat perhatian.

Kita mirip Teletubbies.

"Teletubbies Maroko"

Dan soal mengendarai unta, ini kali pertama untuk kalian.

Ini kali pertama untuk kamu. - Ya, ini kali pertama untukku.

Apa ini kali pertama untukmu? - Ya, kali pertama menunggang unta.

Ini sangat berarti bagiku. - Tentu.

Apa itu? Itu bukan gunung. - Aku tidak tahu.

Itu gunung.

Gunung Sahara. - Apa pasir menumpuk...

karena angin?

Meluas seperti benteng. - Memang seperti benteng.

Bagaimana bisa?

"Mereka penasaran"

"Apa itu"

Aku sangat penasaran. - Soal apa?

Soal cara membuatnya. Atau itu gunung atau bukan.

Lihat bagian itu. Itu benteng. - Benar.

Abdul. - Abdul.

Itu apa? Apa itu gunung?

Itu pasir. Pasir. - Gunung?

"Itu sebuah gunung?"

Pasir? - Gunung.

Gunung?

Bukan gunung. Itu pasir.

Pasir. - Pasir.

Itu tumpukan pasir terbawa angin. - Begitu.

Itu tumpukan pasir. - Aku pikir dia bilang gunung.

Sepertinya dia sering mengantar turis Korea sebelum ini.

Begitu. Ini pasir.

Luar biasa. Menurutmu butuh berapa lama

agar pasir bisa menumpuk seperti gunung?

"Sementara Hae Young dan Yun Soo..."

Setiap tempat seperti di negara berbeda.

Selalu seperti di negara berbeda. - Benar sekali.

Iklimnya juga berbeda.

Begitu juga warnanya.

Apa yang dimakan orang di sini?

Apa mereka punya cadangan minyak di sini?

Apa banyak yang pacaran sebelum menikah?

Tidak begitu banyak hewan seperti bagian Afrika lainnya

karena tidak banyak makanan yang bisa disantap.

Di sini tidak ada rumput. - Mungkin karena itu tidak ada.

"Bentuk gurun mulai terlihat"

Itu gurunnya. - Apa kita ke sana dengan mobil?

Apa itu?

Itu unta. Unta! - Apa?

Ada unta, Doo Shim. - Unta.

Ada unta. - Di mana?

Di sana. Di sisi kiri. - Itu.

Apa itu unta untuk kita?

Aku rasa begitu. - Astaga!

Unta! - Manis sekali!

Itu unta. Unta.

Mereka sangat manis.

"Rekanmu tiba, unta"

Mereka terlihat senang.

Benar. Mereka terlihat senang.

Kami tiba.

Maju!

"Gurun terluas di Bumi"

"Tanah liar dataran merah"

"Tujuan daftar kunjungan semua orang sekali seumur hidup"

"Pemandangan lain terbentang saat matahari terbenam"

"Selama tur gurun, mereka bisa melihat bintang jatuh"

Ini menakjubkan.

Sulit dipercaya aku di gurun.

"Sekarang aku di Gurun Sahara!"

Sahara!

Sahara!

Ini pasirnya.

Lembut.

Dingin.

Angin yang dingin.

Selangkah demi selangkah.

"Angin di Gurun Sahara lebih dingin dari dugaan mereka"

Pertama, aku ingin menyambut kalian di Sahara.

Sebentar lagi, kalian akan menunggang unta

ke bukit pasir seperti ini hingga ke sana.

"Tunggangi aku"

Aku akan memberi kalian syal

untuk menunjukkan cara pakai. - Ya.

Aku suka itu. - Itu bagus. Bagus.

Pertama, kalian bisa pilih warna yang sesuai pakaian kalian.

Apa kamu ingin yang merah?

Astaga, bagiku semua tampak cantik. Aku tidak tahu pilih yang mana.

Astaga, Ini sempurna.

"Mereka tidak ahli menggunakan penahan angin"

"Jangan cemas. Abdul akan membantu"

Ini syal panjang. - Aku harus mengenakannya.

Di Maroko, kami menyebut orang dengan syal panjang

memiliki hati yang besar.

"Menjadi wanita cantik Maroko"

Aku bisa melihat kemiripannya.

Kamu mirip warga Maroko. - Sungguh? Benarkah?

Kamu seorang nomaden.

Ini sangat besar.

"Sebentar. Apa itu tisu toilet?"

Aku mengerti alasan memakai syal. - Lihat itu.

Menangkal semburan pasir.

"Untuk menangkal semburan pasir"

Ya. - Kenakan seperti ini?

"Terkesan"

Kamu cocok mengenakan itu.

"Selanjutnya Kakak tertua, Doo Shim"

"Dia menyodorkan wajahnya dulu"

Bisa tolong angkat kepalamu?

"Dia mengalami perubahan anggun menjadi setangkai mawar"

Syal ini sudah membuatku hangat.

"Kepala Hong Chul dibalut dengan syal"

Ini sangat cocok dengan gurun.

"Kepala Hae Young juga dibalut"

Carefree Travelers (Guided Adventure / Unite Together To Be Hot / Mungchyeoya Tteunda / 뭉쳐야 뜬다) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Carefree Travelers (Guided Adventure / Unite Together To Be Hot / Mungchyeoya Tteunda / 뭉쳐야 뜬다)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left