The first 200 lines.
"Suatu Hari yang Panas di Bulan Juli"
Senang melihatmu. - Senang melihatmu.
Pekan lalu awal dari beberapa hari terpanas sepanjang tahun.
Dan Si Eon melakukan hal besar. - Ya.
Pada hari itu, aku bersepeda
melintasi negeri. - Kamu akhirnya pergi?
Akhirnya. - Dari Incheon, titik awal,
ke muara Sungai Nakdong.
Omong-omong... - Jaraknya 610 km.
"Totalnya 610 km"
"Dia memulai dengan percaya diri"
"Lalu seiring waktu"
"Dia terlihat makin kelelahan"
"Namun dia menyelesaikannya"
Omong-omong, dia membuat panggilan video padaku selagi melakukannya.
Dia juga mengemudi.
Apa? Tunggu sebentar.
Tunggu. Apa? - Apa?
Biar kujelaskan. - Kamu tidak mengatakan itu
di obrolan grup.
Pergelangan kakiku terluka di pinggiran Provinsi Gyeongsang Utara,
jadi, aku menyetir mobil hingga sejauh 100 km.
Lalu aku bersepeda kembali sampai akhir.
Kamu mau pergi bersamaku suatu hari?
Kamu bersedia? Kita pergi?
Kamu yakin? - Harmonis sekali.
Mari pergi bersama.
"Pekan lalu"
"Cara mereka saling memandang begitu berbeda sekarang"
"Semua orang mengolok-olok persaudaraan Kakak Beradik Bodoh"
Mari pergi bersama. - Apa kamu mau?
Kamu dan aku berderet. - Berderet?
Naik sepeda tandem. - Sepeda tandem?
Itu mungkin lebih mudah. - Itu terdengar menyenangkan.
Itu mungkin malah lebih mudah. - Jika pergi,
mereka entah menjadi akrab - Tentu saja.
atau tidak pernah bertemu lagi. - Kami baik-baik saja.
Benar, bukan? - Kami baik-baik saja.
"Kian84 meraih tangan Henry dengan hangat"
Ya, lakukan sesukamu.
"Kakak beradik yang hangat"
"Kapten Bodoh merasa bangga melihat mereka"
Kita punya seseorang di Klub Pelangi
yang sama penuh semangatnya seperti Kapten Bodoh.
"Aku?"
Tapi ada begitu banyak orang seksi di sini.
"Astaga, itu salahku"
Hwasa juga sangat seksi.
Tapi aku membicarakan Sung Hoon.
Ya. - Dia sedang tren sekarang.
Kamu tahu episode pekan lalu menjadi viral, bukan?
"Inilah yang disebut wajah"
"Dia mirip tokoh kartun"
"- Dia mirip patung. - Ini gila. Dia seksi sekali."
"- Aku menginginkan dia. - Dia memiliki seluruh dunia."
"Itu mendebarkan. Menjadi tampan itu hebat. Sung Hoon yang terbaik"
Itu hanya melebih-lebihkan.
Dia tampan dan sopan.
Di akhir video,
dia bilang merindukanku. - Ya.
"Aku merindukan Na Rae"
"Dia tidak bisa berhenti memikirkan Na Rae"
"Dia hanya memikirkan Na Rae"
Sejak kapan garis cinta ini dimulai?
Aku terkejut.
Dalam hidup,
kamu terkadang merindukan satu orang tertentu
Sung Hoon, ayolah. - dengan amat sangat.
Tidak perlu dikatakan. Hentikan itu.
"Dua orang dengan kecocokan mendalam"
"Dan seseorang yang merasa tidak nyaman melihat mereka"
"Pria pengusul peraturan melarang garis cinta makin tidak nyaman"
Mungkin dia tidak tahu apa yang dia bicarakan karena udara panas.
"Mungkin dia tidak tahu apa yang dia bicarakan karena udara panas"
"Perpeloncoan yang Penuh Peristiwa"
"Hwasa masih tinggal di ruang tamu"
Apa kamu bergerak?
Tidak. - Tidak.
Kalian berdua sungguh tidak pernah bicara pada satu sama lain.
Henry. - Henry.
Kamu masih tinggal di ruang tamu.
"Ruang tamu Hwasa belum berubah selama setahun"
Itu kentang panas. Kamu yakin akan baik-baik saja?
Dia sudah tinggal di rumah yang sama selama dua tahun sekarang.
Henry. - Astaga.
Maafkan aku. - Kamu akan berumur panjang.
Hwasa. Aku punya pertanyaan.
Kenapa namamu Hwasa?
Apa? - Tiba-tiba saja?
Dia punya nama aslinya. - Benar.
Aku ingin tahu bagaimana bisa memilih nama panggung Hwasa.
Aku sungguh penasaran, tapi tidak bisa bertanya padanya.
Kamu penasaran,
tapi tidak bisa bertanya? - Hwasa artinya anggun.
Astaga, artinya anggun? - Ya.
Hwasa artinya anggun? - Kukira artinya api dan maut.
Apa yang kamu bicarakan?
Itu artinya "mati kepanasan"?
Benar. - Lantas kenapa namamu Si Eon?
Itu bukan namamu?
Bukan, Hwasa. - Mereka tidak saling bicara.
Ada apa denganmu, Kim Hwasa? - Benar.
Jika arti namanya api dan maut,
apa namamu artinya membosankan dan tidak senang?
Wilson.
Halo?
Apa kamu membeli mobil?
Apa?
Apa kamu membeli mobil? - Ya.
Kamu membeli mobil?
Aku membeli mobil. - Itu benar.
Semuanya. Aku punya SIM.
Mari tepuk tangan untuknya. - Terima kasih.
"Bagus"
Aku pernah terlibat kecelakaan mobil besar.
Dan aku punya ketakutan soal mengemudi.
Jadi, aku berjanji pada diriku sendiri
bahwa bahkan saat lebih tua,
aku tidak akan pernah mengemudi.
Namun pada suatu titik,
aku ingin mengatasinya.
Jadi, hari ini akhirnya telah tiba.
Sungguh? - Aku benar-benar hebat.
Aku PT.
Pengemudi Terbaik. - Kamu tidak seandal
yang kamu katakan.
Kamu bilang akan melakukan ritual pemberkatan.
Ya, ajari aku caranya. - Kamu...
Kamu Katolik.
Aku suka setiap agama.
Letakkan kepala babi di meja,
berdoa di depan mobil
untuk tidak mengalami kecelakaan,
dan taruh uang di lubang hidung babi. Bukankah itu benar?
"Dia mengerti"
Baiklah.
Semoga sukses dengan ritualnya. Sampai nanti.
Semoga panjang umur.
Panjang umurlah hidupmu!
Sampai jumpa.
"Mereka mendoakan umur panjang bagi satu sama lain"
Sampai jumpa. - Sampai nanti. Kita bicara nanti.
Baik.
"Mari bangun sekarang"
"Dia keluar dari tempat tidur yang nyaman itu"
Mari kita lihat.
"Dia mengambil buku sketsa dan krayon"
Apa yang dia lakukan? - Untuk apa itu?
Apa kamu akan menggambar? - Tiba-tiba saja?
"Dia hendak melakukan apa?
"Hwasa mulai menggambar dengan lancar"
Dooly? - Apa itu Dooly? Itu Dooly.
Itu Dooly. - Bagaimana itu Dooly?
Itu jelas Dooly.
"Apa yang hendak dia gambar?"
"Itu kepala babi"
"Itu seekor babi, bukan Dooly"
Itu seekor babi.
Kenapa kamu menggambarnya? Untuk ritual?
Ya.
Kamu cukup terampil.
Itu agak menakutkan. - Babinya marah.
Jadi, "Hwa" artinya api.
Aku orang yang sangat realistis.
Menggemaskan.
"Berkonsentrasi keras"
"Dia selesai menggambar kepala babi dengan cepat"
Ini seharusnya cukup.
"Dia menyimpan gambar itu"
"Menghela napas"
"Hari pesta untuk mobil pertamanya"
Untuk mobil,
aku berencana mengadakan pesta kecil.
Kamu bilang itu untuk mobil,
tapi itu sebenarnya untuk dirimu sendiri.
Itu memang benar.
Gelas anggur?
"Dia juga membawa gelas anggur dari plastik untuk suasana"
"Kesulitan"
Kamu mengemas begitu banyak.
"Mari pergi piknik"
"Tangannya penuh"
"Menggeram"
Di mana kamu, Boong Boong?
Boong Boong.
"Setelah berjuang dengan barang berat untuk piknik"
"Dia akhirnya bertemu Boong Boong"
"Bagaimana kabarmu?"
Apa yang kamu lakukan? - Apa yang kamu lakukan?
Menepuk.
"Menepuk"
Apa? - Boong Boong.
Ibu di sini.
Apa kalian semua ingat mobil pertama kalian?
Tentu saja. Aku membeli mobil pertamaku waktu berusia 20 tahun.
20 tahun? Itu sangat cepat.
Aku membelinya begitu tamat SMA.
Mobil apa itu? - Capital.
Capital? - Bukankah itu pinjaman?
Frasanya adalah "Kota kecil di hatiku".
No comments yet. Be the first to leave one.