This Is Us

This Is Us

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

This Is Us S03E14 PROPER 720p HDTV x264-CRAVERS C The Graduates
A Commentary by Riikean
untuk yang 42:06 menit

Tags

HDTV
hdtv
x264
720p
720
HD
Published on: 2019-03-18
Downloads: 35
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya dalam This Is Us...

Kau selalu bilang ingin menamatkan sekolah.

Kurasa sekarang saatnya.

Randall, aku kesulitan bangun pagi.

Memakan setiap ons energi yang kupunya,

dan tak ada yang tertinggal di sisa hari.

Tidak ada.

Aku masuk kantor beberapa minggu lagi,

dan hanya Tuhan yang tahu efeknya

yang akan dihadapi keluargaku.

Aku siap memberitahumu apa yang akan kulakukan selanjutnya.

Aku mau mengajar.

Kevin baru lepas dari alkohol, seperti ayahnya.

Dan dia sudah melalui tahun yang berat.

Say, kumohon pilih satu.

Aku akan zoom in.

- Apa kau baru saja bilang "pilih satu"? - Berhenti.

Jack, ayolah. Aku menutup muntahan si kembar3. Hentikan.

Bec, kau sadar kamera yang pilih

akan mendokumentasikan momn terpenting

dari kehidupan keluarga kita?

Kau jadi orang yang sangat berbeda

di toko ini. Kau tahu itu, kan?

Yeah. Radio Shack Jack.

- Radio Shack Jack? - Yeah.

Ya, mungkin dia bisa bilang kita butuh kaera baru.

Karena yang lama tak punya suara.

Oke? dan ada kejadian

di rumah kelarga Pearson yang kurasa perlu kita dengar.

Lihat, saat kita tua dan beruban

dan tidak ingat sarapan kita,

kau akan senang kita punya rekaman

dari 3anak terimut ini.

Tidak termasuk kejadian sekarang.

- Perlu kita tukar mereka? - Yeah.

- Mm-hmm. - Yeah.

Ayo.

Ini dia.

Tidak masalah. Ini, sayang, lihat. Ini saudarimu Kate.

Kate di sini.

- Gila ya mereka bisa saling menangkan. - Yeah.

Aku harusnya merekamnya.

Pengunjung membutuhkan bantuan di lorong empat.

Pengunjung membutuhkan bantuan di lorong empat.

Rebecca?

Hei, kupikir itu kau.

Matt. Matt Dixon.

SMP anak kita sama?

Yeah. Hai, Matt.

Hai. Yeah, kau satu-satunya pria di PTA.

Ya. Datang dengan wilayah ayah tunggal.

Kau perlu bantuan?

Sebearnya, ya. Tolong, aku...

Aku butuh kamera untuk acara wisuda besok.

Sebenarnya aku punya 2acara wisuda besok.

Karena putraku yang lainnya Randall di sekolah yang beda.

dan dia membawakan pidato perpisahan.

Wow. Selamat.

Terima kasih.

Ayo lihat. Ya...

Maksudku, aku punya ini dan aku menyukainya.

Yeah, layarnya bisa digerakkan

dan digital zoomnya sangat bagus.

Aku tak tahu maksudnya.

Maaf, suamiku biasanya yang mengurus hal ini.

Yeah.

Kau tahu, aku selalu ingin menemuimu

- sejak dia... - Tidak masalah. Terima kasih.

Oke.

- Yeah, itu terlihat bagus. - Baiklah.

Ya, senang bertemu denganmu.

Dan kuhargai rekomendasi ini.

Terima kasih.

Hei, Rebecca?

Maukah kau... aku tak tahu...

minum kopi atau apalah suatu waktu?

Atau kau tahu, aku harusnya tidak...

Aku akan bayar.

Yeah, oke.

Jadi, jadwalnya Tess dengan spidol pirus,

Deja dengan spidol ungu, Annie dengan spidol ungu muda

yang, sekarang lihat, kebanyakan terlihat

seperti ungu gelap. Menyebalkan. Hei, sayang.

Astaga, cewek. Bagaimana kubisa konsentrasi

dengan kau seperti itu di pulau dapur?

Oh,

astaga

Oh, oke.

Kau mengacaukan jadwalku?

Kutambahkan kelas baletku

karena aku sekarang guru balet.

Selamat hari pertama, sayang.

Aku ada kelas balet pemula

setiap Senin dan Rabu pagi dan lalu

- Yeah. - kelas modern malam 3kali seminggu.

- Mau pakai spidol merah? - Dan...

Wow.

Bagaimana kita melakukannya, Randall?

Jadwal kita gila.

Apa yang terjadi ketika kau bersumpah bulan depan?

Kau akan ada di mobil 3jam sehari,

dan aku mengajar setiap malam.

AKu takkan pulang sampai jam9.

Lihat, kita akan sewa seseorang untuk bantu

anak-anak beberapa hari seminggu, jemput mereka dari sekolah.

Aku tahu kau berharap aku dapat pekerjaan yang lebih tinggi.

Tidak. Hei...

Lupakanlah.

Kita akan cari cara supaya ini berhasil. Kita adalah kita.

- Beth. - Hmm?

Aku butuh bantuanmu.

- Apa? - Mau melakukannya?

- Terima kasih, sayang. - Yeah.

- Love you. - Love you.

Hei, Deja.

Hei... Deja, kau baik-baik saja?

Apa?

Kau sedang apa?

Ini hari wisuda.

Aku pembawa acara, Emcee Cum Laude.

Kau tukang berisik.

Ayo, nak. Beranjak dari tempat tidur.

Kau menanti 16tahun untuk lulus kuliah.

Waktunya merayakannya.

Aku menyelesaikan 8kredit di komunitas kampus.

Ini bukan sesuatu yang sangat besar.

Ini besar.

Sangat besar. Hebat.

Sesuatu yang harus kita rayakan dengan makan pie besar

atau maraon nonton Whoopi Goldberg atau

- Okay. Ini hanya... ini... - Oke.

Kita tidak perlu perayaan besar-besaran.

- Aku mau besar-besaran. - Tidak.

Ini aku. Ini akan jadi besar.

Say, ayo. Biarkan aku merayakannmu.

- Tidak. - Kumohon, biarkan aku merayakanmu,

- Terima kasih. - Oh, kumohon.

- Tidak. - Tidak, tapi jika kau ingin keluar,

kau mungkin harus pakai jubah..

- Kenapa? - Ya...

Tunggu... apa?

- Ah! - Bu?

Hai, Bug.

Aw, selamat.

Kami adakan pesta wisudamu

di kampus. Jadi... whoop.

Tunggu. Ibu jauh-jauh terbang demi ini?

Manis sekali.

Ini secara aneh berlebihan tapi sangat manis.

Maaf Miguel tak bisa datang.

Tapi kau tahu siapa yang datang?

Petunjuk: dia terlihat seperti Chris Hemsworth punya bayi

dengan Hemsworth lainnya.

Oh.

- Hei. - Tebak aku dimana.

Kau di New York di HBO,

berbincang dengan mereka tentang dokumentermu.

Tidak. Mereka buat jadwal baru,

jadi aku ke L.A. untuk acaranya Kate.

Aku dalam perjalanan ke hotelmu.

Kejutan!

Jadi, bagaimana dengan rapatmu?

Steven Soderbergh pagi ini, kan?

Ya. Tidak, dia.... dia hebat.

Dia pria baik. Kau tahu, dia dangat cerewet.

Kau tahu, dia.. aku baru saja pulang...

belum lama ini. Seberapa dekat kau?

Dekat. Sekitar 10 atau 15 menit?

- Brapa nomor kamarmu? - Kau tahu, ada sesuatu.

Aku baru saja keluar,

sejujurnya. Aku harus bertemu

Toby dan Kate untuk menolong mereka

mempersiapkan pestanya. Jadi aku pulang telat, jadi

mungkin kita bisa ketemu di pesta.

Kau yakin?

Yeah, ketemu saja di sana. Aka kukirim alamatnya

saat ke sana, dan...

aku tak sabar menemuimu. Aku menantikannya.

- Aku merindukanmua. Love you. - Kevin, I love you.

- Kau menyentuh kotakku? - Apa?

- Ini bagaimana cara pakainya? - Kotakku. Kau membukanya?

Aku bahkan tak tahu kau punya kotak

Randall, bukankah acara wisudamu besok?

- Mau tidur dengan barang itu? - Jangan ganggu dia.

Wow. Itu 3kata yang utuh, Kate.

Lebih dari yang sudah kau katakan padaku berminggu-minggu.

Pakai topi dan jubahnmu.

Kate, ini tolol.

Aku paham kau marah padaku, tapi...

pada akhirnya kau akan bicara padaku.

Baik. Kau mau bicara soal ini?

Ayah meninggal 4bulan lalu.

Dan sekarang kau akan meningglkan kami untuk ikut Sophie

ke New York untuk jadi aktor?

Apa masalahmu dengan aktor?

Aku tak butuh ini.

Aku takkan ke acara wisuda.

Hallo!

Beli kamera baru.

Ada apa?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left