Specials

Release info

언니는 살아있다 Sister is Alive E08 170506 id-VIU
언니는 살아있다 Sister is Alive E07 170506 id-VIU
A Commentary by anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 7

Tags

other
Published on: 2017-05-07
Downloads: 17
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 7"

Kenapa kamu melakukannya?

Kenapa kamu membunuh ibuku? / - Aku tidak membunuhnya.

Wanita tua itu menyerangku. Aku tidak bersalah!

Dasar bedebah gila!

Apa kamu serius?

Kamu bahkan bukan manusia.

Kenapa harus ibuku?

Kenapa harus ibuku yang malang dan tidak bersalah itu?

Orang sepertimu pantas mati!

Aroma ini.

Aku merindukannya. / - Bedebah gila!

Kenapa kamu sangat marah?

Kamu bersikap begini karena pria kaya itu?

Kurasa kamu lebih cantik saat sedang takut.

Takut? Aku tidak lagi takut.

Pikirmu aku mengikutimu ke sini tanpa rencana apa pun?

Aku harus menjadi putri yang baik untuk sekali seumur hidup, bukan?

Apa?

Katamu kamu mau mati bersama.

Katamu harapanmu adalah mati bersamaku.

Akan kukabulkan itu.

Deul Lae! / - Deul Lae!

Sekretaris Choi.

Buat sebanyak mungkin tuntutan untuk Ki Chan

dan pastikan aku tidak melihatnya lagi.

Baik, Bu.

Pak Seol Ki Chan.

Kamu mengingatku?

Aku Jo Hwan Seung, Kepala Penelitian di Kosmetik Ruby.

Kosmetik Ruby?

Kamu yang melakukannya, bukan? Cepat katakan.

Aku tahu kamu memalsukan ini dan menyalahkan diriku.

Menurutmu kenapa kami yang melakukannya?

Lebih masuk akal kamu mendendam karena kehilangan kebunmu.

Itu bungaku!

Aku mengairinya, memupuknya, dan membolak-balik tanahnya

selama lima tahun lebih untuk menumbuhkannya.

Maksudmu aku menginjak-injak dan merusak sesuatu yang kurawat?

Bisakah kamu melakukan itu kepada anak-anakmu?

Kamu merampas itu dariku! Setidaknya kamu harus melindunginya.

Kamu mencuri itu agar bisa menghancurkannya?

Kak Ki Chan.

Apa yang terjadi?

Kakak tidak salah apa-apa.

Jangan terlalu khawatir. Semua akan baik-baik saja.

Aku memercayai Kakak. Kakak sangat menyukai bunga.

Ini sungguh tidak masuk akal.

Akan kucoba selesaikan ini.

Tidak, Jae Dong. Jangan. Mereka menolak menyelesaikan ini.

Mereka hanya mau aku lenyap dari pandangan mereka.

Pria itu memintaku meneleponnya untuk penyelesaian.

Penyelesaian?

Deul Lae. Pegang tanganku.

Kamu tidak boleh mati begini. Pegang yang erat!

Tidak. Aku tidak mau.

Dia sudah mati, jadi, kini aku mau bersama ibuku.

Aku sangat merindukannya. Aku mau bersamanya. Lepaskan aku.

Kamu tidak boleh mati. Tidak adil jika kamu mati.

Sedang apa kamu? Tarik dia.

Lepaskan aku! Memang kalian siapa sampai berhak menghentikanku?

Aku tidak mau hidup. Tidak mau!

Jika kamu mati begini, apa ibumu akan senang?

Aku juga sering berpikiran untuk bunuh diri.

Itu sangat menyakitkan dan membuatku gila,

tapi aku masih mampu melewatinya.

Itu semua karena kita bernyawa.

Kita semua bernyawa, jadi, harus hidup!

Naiklah untuk sekarang. Kamu tidak boleh mati begini.

Ayolah. Sedikit lagi. / - Lepaskan aku!

Kubilang aku tidak mau hidup. / - Naiklah.

Pegang yang erat.

Kenapa tidak membiarkanku mati saja? Kalian berdua tidak berhak!

Aku orang bodoh yang tidak bisa melakukan apa-apa tanpa ibunya.

Percuma saja hidup jika orang-orang meremehkanku.

Tinggalkan aku sendiri!

Deul Lae. Jangan lakukan itu.

Berhenti menggangguku dan lepaskan aku!

Deul Lae. / - Jangan hentikan dia.

Biarkan dia mati.

Eun Hyang. / - Katanya dia mau mati.

Dia sangat ingin mati. Kita tidak bisa apa-apa soal itu.

Kita bahkan bukan keluarganya. Sampai kapan kita harus mencegahnya?

Dia akan bunuh diri atau tidak, ayo urus urusan masing-masing.

Tunggu apa lagi? Melompatlah.

Katamu kamu mau mati. Katamu kamu enggan hidup.

Mengakhiri hidupmu adalah hal yang paling mudah di dunia.

Pikirmu kita semua hidup karena tidak mengetahuinya? Bodoh!

Lantas, kamu mau aku bagaimana?

Aku takut hidup sendiri tanpa ibuku.

Bagaimana bisa aku hidup sendiri?

Aku juga merasa begitu.

Aku pun takut.

Aku membenci semua hal yang harus terjadi kepadaku.

Orang tuaku meninggal saat aku masih kecil,

dan kini suamiku pun meninggal.

Mungkin aku membunuh semua orang di sekitarku.

Kenapa aku sial sekali?

Aku

harus kehilangan putriku.

Semua itu karena suamiku.

Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata

betapa menyakitkannya itu.

Tidak akan sama sakitnya

seperti kulit yang tersayat

atau saat jantungku ditikam.

Aku

akan membalas perbuatan suamiku

karena telah membunuh Ah Reum.

Sebelum aku membalaskan kematian putriku yang malang,

aku tidak bisa mati meskipun mau. Tidak.

Aku bahkan tidak akan memikirkan soal kematian.

Karena itulah kamu harus hidup.

Meskipun karena kebencian,

hiduplah sambil menahan marahmu.

Kita harus menunjukkan kepada para bedebah yang telah

membuat kita menderita bahwa kita hidup dengan baik.

Jika kita berakhir di sini,

itu berarti kita benar-benar kalah.

Ha Ri, kamu akan mencari tahu

penyebab suamimu tewas, bukan?

Deul Lae, kamu bahkan tidak tahu

pria yang membunuh ibumu masih hidup atau tidak.

Tapi kamu malah mau mati? Kenapa kamu membantunya?

Bagaimana dengan pria tadi?

Haruskah kita melapor ke polisi?

Jika kita menundanya, itu akan mempersulit penyelamatan.

Kamu sungguh ingin aku mati?

Dia orang yang pantas mati.

Jika melapor ke polisi, aku akan langsung melompat.

Tapi seorang pria tenggelam. Kita harus bagaimana?

Kita berada di situasi yang sama.

Aku akan bertanggung jawab penuh.

Ha Ri, kamu tidak pernah kemari.

Lupakan saja kejadian ini.

Tapi...

Jika dia masih hidup, Deul Lae akan diserang lagi.

Jika hal itu terjadi, dia bisa benar-benar mati.

Kamu pasti tidak menginginkannya.

Kamu harus dirawat di rumah sakit untuk beberapa hari.

Aku benci rumah sakit. Aku lebih memilih rumahku.

Kamu hampir tidak bisa makan karena tanganmu.

Kenapa kamu menatapku?

Kamu ingin membunuh suamimu, benar?

Kamu tidak akan tinggal dengannya padahal dia berselingkuh

dan membunuh anakmu, bukan?

Kamu mungkin tidak punya tujuan.

Kenapa tidak tinggal denganku saja?

Itu boleh juga.

Jika kamu tinggal dengan Deul Lae, aku akan merasa lega.

Kamu harus melakukan itu.

Aku akan tinggal di sini mulai sekarang.

Ayo kita coba hidup bersama.

Tidak akan mudah bagi kita untuk tinggal bersama

karena kita kehilangan keluarga pada hari yang sama,

tapi kita akan mencobanya dan melihat hasilnya nanti.

Aku menyukainya. Ayo lihat nanti.

Takdir mempertemukan kita. Dua lebih baik dari satu.

Tentu saja, tiga lebih baik dari dua.

Itu benar.

Jika anggota keluarga kita tewas karena taksi itu,

kita harus menemukan siapa

yang keluar dari bangku pengemudi.

Itu hal terkecil yang bisa dilakukan

untuk mereka yang tewas tidak berdosa.

Benar. Pasti akan ada petunjuk.

Ayo mulai

dari pemilik gantungan kunci ini.

"Kami mencari penumpang taksi yang mobilnya menabrak ambulans..."

Hei, itu berbahaya!

Lepaskan!

Direktur Utama Goo,

Anda yakin telah mengurus kecelakaan empat kendaraan

di terowongan itu?

Ini adalah produk edisi terbatas yang kami keluarkan tiga tahun lalu.

Ya, pernah ada satu acara

dan gantungan ini diberikan kepada mereka yang membeli sepatu.

Pasti nama pembelinya tersimpan di sistem kalian.

Tunjukkan kepada kami.

Maafkan aku,

tapi kami tidak bisa memberikan informasi pribadi pelanggan.

Kami mengetahuinya, tapi ini sangat penting,

Ada inisial DH di situ.

Kami harus menemui orang ini dan menanyai mereka sesuatu.

Gantungan ini ada di TKP kecelakaan

dan orang ini satu-satunya saksi.

Jika ini edisi terbatas, pasti orangnya tidak banyak.

Bagaimanapun situasinya, aku tidak bisa memberikan itu.

Meskipun kalian meminta lagi, jawaban kami tetap sama.

Maafkan aku. Sampai jumpa.

Apa akan berakhir seperti ini saja?

Jangan patah semangat dahulu. Ini baru permulaan.

Apa polisi akan membantu jika kita meminta?

Polisi? Aku belum berani menemui mereka.

Bisakah kalian berdua pergi tanpaku?

Ini hadiah dari Sepatu Ray.

Bisakah kamu menelepon mereka dan meminta daftar pembelinya?

Itu informasi pribadi, jadi, mereka tidak memberikannya.

Kasus ini sudah ditutup.

Pelakunya tewas dan tidak ada penumpang.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left