The first 200 lines.
COFFEE PRINCE
Subs VIU
Apa yang dia lakukan? Dia bisa mati tercekik.
Siapa kau?
Kepalamu terasa berat?
Rambutmu sebesar sarang burung.
Apa kita akan bersaudara mulai sekarang?
Kenapa? Kau tak mau?
Tentu mau.
Hanya penasaran apa yang berubah di antara kita.
Apa kau akan menyayangiku?
Menyayangi? Apa yang kau bicarakan?
Kalau begitu, apa kau akan menjadi lebih baik padaku?
Tentu. Kurasa aku bisa lebih baik padamu.
Itu mudah.
Bagaimana?
Seperti ini.
Ham.
Dan toge.
Dan kimchi.
Jadi kau akan memberiku apapun yang kumau?
Kalau begitu, aku mau skuter,
rumah baru, mobil dan apa lagi ya?
Ini ada dua skuter,
mobil,
dan sebuah rumah.
Kau mau apalagi? Pesawat?
Ini.
Dan ada kereta api.
Lumayan juga mengingat aku melakukannya saat mabuk.
Sakit.
Biar kulihat. Sudah kutusuk dengan benar.
Sakit...
Jangan cengeng.
Bro.
Bro.
Bro.
Bro.
Astaga.
Apa yang lucu?
Bro...
Halo.
Ini aku.
Apa yang sedang kau lakukan?
Mau makan siang?
Aku akan menjemputmu.
Aku ada janji lain.
Kau menghindariku?
Tak bisa bilang tidak.
Berapa lama kau akan melakukan ini?
Baik.
Kurasa aku harus menunggu sampai kau siap.
Telepon aku.
Bro, bisa hitung meja nomor tujuh?
Tentu.
Mau pesan yang lain selain latte?
Bro.
Aku datang, Bro.
Terima kasih, semoga harimu cerah.
Tak apa, kerjakan saja tugasmu.
Aku sangat sibuk sekarang.
Bro.
Ada apa?
Aku ingin bertemu denganmu lagi.
Kau membalas dendam padaku karena aku bercanda pagi tadi, bukan?
Kau picik sekali.
Go Eun Chan.
Jadi, kau bersama bos pagi tadi?
Kalian berdua jatuh cinta?
Cobalah gunakan akalmu.
Untuk apa bos jatuh cinta dengan orang sepertiku?
Dan lagi, aku lelaki.
Tapi kau perempuan.
Dan, yang lebih penting lagi dari kau lelaki atau perempuan
adalah dia tertarik dengan kepribadianmu.
Kau mengancamku sekarang?
Astaga, kau.
Aku sudah berjanji akan membersihkan tempatmu, bukan?
Kapan? Hari ini?
Besok?
Akan kubersihkan dalam minggu ini.
Kenapa kau tertawa?
Menurutmu ini lucu?
Tentu, memangnya sedih?
Lihat kalau jalan!
Sakit.
Bukannya itu anting bos?
Ini milikku, bodoh.
Kalaupun milikmu, tak perlu berteriak.
Bos,
bisa minta la...
Maksudku moc...
Katakan saja...
Ya ampun. -Apa-apaan?
Makanya, katakan saja.
Kapan kalian jadi saudara sedarah?
Kemarin.
Nenek merasa dia manis dan bilang padaku untuk jadi saudara sedarah.
Apa? Saudara sedarah?
Jadi, kalian akan berbagi warisan?
Bagaimana bisa nenekmu melakukan itu?
Aku sudah mengenalmu duluan dan lebih dekat denganmu dari dia.
Apa itu mengikatmu dengannya secara hukum?
Kerja.
Jin Ha Rim,
ambil waffle-nya.
Bagaimana Han Keol bisa melakukan ini padaku?
Aku lebih dekat padanya daripada Eun Chan.
Akulah yang seharusnya jadi saudara sedarah dengannya.
Mereka belum lama saling kenal,
tapi dia sudah jadi saudara sedarah dengan Eun Chan.
Kau bodoh sekali.
Apa maksudmu?
Kau tak tahu bos jatuh cinta pada Eun Chan?
Apa yang kau katakan?
Mereka berdua jatuh cinta.
Apa itu aneh?
Sudah biasa di Jepang.
Kau juga tahu itu, bukan? Tn. Hong?
Kalau Eun Chan dan bos jatuh cinta?
Kenapa dua lelaki bisa jatuh cinta?
Dan kalau kau punya waktu untuk mengobrol tak penting,
kau harus kembali bekerja.
Aku yakin dia tahu.
Aku tahu kalau Min Yeob tak bisa menutup mulutnya.
Halo?
Hai, Eun Chan.
Ini aku, Han Yu Juk.
Halo.
Pelan-pelan.
Ya.
Aku tahu aku harus mengatakan sesuatu.
Tapi aku tak tahu harus bilang apa setelah bertemu denganmu.
Aku pasti tegang.
Aku juga, sedikit.
Sebenarnya, aku tak tahu harus bertemu denganmu apa tidak.
Sebenarnya,
dulu aku suka pada Tn. Han Seong.
Sebelum aku tahu kau adalah Nn. B.
Dan sekarang?
Aku masih sangat menyukainya,
tapi tidak seperti itu.
Aku jatuh cinta pada orang lain.
Han Keol?
Jangan bercanda.
Ya.
Kenapa kau tak bilang pada Han Keol kalau kau perempuan?
Aku sudah memikirkannya.
Tapi dia lalu bilang kita harus jadi saudara sedarah.
Kalau ia tahu aku perempuan, mungkin aku tak bisa ada di sisinya lagi.
Ditambah, seperti ini lumayan juga.
Aku tak tahu bagaimana kau akan menerima perkataanku ini.
Tapi kau tak perlu khawatir padaku.
Baik.
Apa? -Katakan,
aku jatuh cinta pada Go Eun Chan?
Untuk apa aku mencintai pria lain?
Kalau begitu, jangan terus-terusan menemaninya setiap waktu.
Ada apa denganmu?
Aku tak mau mengatakan ini padamu.
Tapi Seon Ki bilang ke semua orang bahwa kau dan Eun Chan jatuh cinta.
Dan bertanya padaku kenapa aku bisa tak tahu.
Tapi bukan hanya Seon Ki.
Tn. Hong terus tersenyum kalau melihat kalian berdua.
Dan Min Yeob terus melongo melihat kau dan Eun Chan.
Kau tahu betapa anehnya kafe ini beberapa hari belakangan...
karena kalian berdua?
Apa orang-orang tak punya kerjaan selain menyebar gosip?
Omong-omong, bagaimana keadaanmu dengan ayahmu?
Katanya, dia tak mau bertemu lagi denganku.
Katanya sebuah kesalahan...
menghabiskan uang menyewa pengajar untuk memasukkanku ke sekolah dokter.
Dia berteriak padaku, katanya,
uang...
Kenapa dia sangat terobsesi dengan uang?
Kurasa keadaanmu juga sulit.
Karena aku?
Apa kau menciumnya karena aku menyulitkanmu?
Bukan begitu.
Kuharap itu karena aku.
Kalau begitu yang harus kulakukan adalah berubah.
Aku mecoba mengerti...
apa yang terjadi padaku.
Tapi aku masih belum mengerti.
Yang kutahu adalah...
inilah yang...
terjadi padamu.
Selama dua tahun kita terpisah,
aku membuang banyak waktu mencoba mengerti dirimu.
Tapi karena sekarang aku berada dalam situasi yang sama.
Apa kau mengatakan padaku kalau itu bukan kesalahan?
Bahwa itu benar-benar cinta?
Begitukah?
Tadinya aku mencintainya.
Apa yang kau ingin aku lakukan?
Aku akan meluruskannya dengan Eun Chan.
Aku khawatir kalau...
Eun Chan akan menyakitimu.
Tapi,
dialah yang menyakitiku pada akhirnya.
No comments yet. Be the first to leave one.