The Blacklist

The Blacklist

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Blacklist Complete Season 1 Bluray x264
A Commentary by Kakek Salto
Just resync to bluray. All credits to the uploader

Tags

BluRay
x264
Download Indonesian Subtitle Files for Mobile (22)
Download Indonesian Subtitle
Translate with Pro
Show all subtitles
Published on: 2016-02-08
Downloads: 312
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pasti menyenangkan bisa pulang kembali, Pak.

Ya.

Kita lihat saja nanti.

Selamat siang.

Aku kesini untuk menemui Asisten Direktur Harold Cooper.

Anda sudah punya janji?

Tidak.

Katakan padanya, aku Raymond Reddington.

Ressler, Kantor Pusat Washington.

Aku yang menangani kasus Reddington.

- Kapan kejadiannya? - Hampir 1 jam yang lalu.

Sudah pastikan itu benar dia?

Iya, benar. Sidik jari. Tato.

Dia bahkan menjelaskan rincian misi rahasia Brussels tahun 2008.

Apa yang terjadi di Brussels?-/ Pak?

Kita berusaha membunuhnya, Pak.

Itu benar-benar dia.

Datang dengan tas berisi setiap samaran yang pernah dia gunakan.

Sebagian besar belum kita tahu.

Apa yang diinginkannya?

Entahlah. Tidak mau bicara.

Dia bungkam seperti batu.

Hubungi laboratorium.

Suruh pasang AlphaChip RFID padanya.

Persiapkan seluruh materi. NSA. CIA.

Apa yang Anda ingin ketahui?

Semuanya.

Raymond "Red" Reddington lulusan AL. Terbaik dikelasnya.

Lulus saat umur 24.

Dia dipersiapkan untuk menjadi Laksamana.

Pada tahun 1990, Reddington pulang

untuk bertemu istri dan putrinya saat Natal.

Dia tak pernah sampai.

Petugas yang paling dihormati ini

hilang begitu saja dari muka Bumi.

Sampai 4 tahun kemudian...

Saat dokumen rahasia NOFORN bocor di Magherb,

Islamabad, Beijing.

Kebocoran ini mengarah ke Reddington.

Orang ini setara ekstrimis,

semacam fasilitator atau sejenisnya

yang membangun jaringan informan sesama penjahat.

Dia tidak punya kebangsaan.

Dia tidak punya agenda politik.

Reddington hanya bertemu dengan penawar tertinggi.

Mereka memberinya nama khusus dikoran.

"Penjaga Kejahatan".

Dia sudah terhubung.

Akhirnya orang yang punya kuasa telah tiba.

Kurasa aku mencium bau parfummu, Agen Cooper. Bau keangkuhan.

Perbaiki jaringannya. Aku ingin ia ditampilkan disini.

Kau pasti punya banyak pertanyaan.

Mari kita mulai dari yang terpenting. Kenapa aku disini?

Ingat serangan tahun 1986 pada Kedutaan Amerika di Damascus?

Penculikan 6 orang asing dari

Konsulat Prancis di Algiers tahun '97?

Atau perampokan Bank Krungthai tahun 2002 di Bangkok?

Menurutmu kejadian itu tidak saling berkaitan.

Aku beritahu orang yang bertanggung jawab untuk 3 kejadian itu.

Namanya Ranko Zamani.

Kau inginkan dia. Aku inginkan dia.

Jadi katakanlah saat ini tujuan kita sama.

Ranko Sinisa Zamani.

Kebangsaan Serbia. Sekolah di Amerika.

Ranko Zamani sudah tewas selama 6 tahun.

- Dia bukan lagi ancaman. - Jadi ada orang mati

yang masuk United 283 dari Munich ke Dulles.

Dia masuk kesini dengan nama Sacha M. Chacko.

- Diperiksa bea cukai 10:56 siang. - Dengar, semuanya.

Lab baru saja menerima sidik jari terbaru dari bandara.

9 titik komparasi.

Zamani masih hidup.

Kau mendapat perhatianku.

Apakah kau salah?

Aku salah.

Ya, kau salah.

Setidaknya ini bukan pertama kalinya. Sudah biasa.

Aku akan bantu tangkap Zamani tapi pertama...

Tidak ada "tapi pertama". Kau tidak berhak.

Agen Cooper, kau telah melampaui otoritasmu.

Aku berkata akan bantu menangkap Zamani dan pasti kulakuan.

Tapi dari titik ini sampai kedepannya, ada satu aturan penting...

Aku hanya bicara pada Elizabeth Keen.

Siapa Elizabeth Keen?

Oh, sobat.

Yang benar saja?

Sayang, jam berapa ini?

Entahlah. Jam berapa kau kerja?

- Oh, sial. - Ada apa?

- Sial..! - Apa?

Tidak! Hari pertamaku!

Sayang, kau baik-baik saja? Butuh bantuan?

Aku ketinggalan bus, Sayang.

Aku akan bawa mobilnya.

Jangan. Aku butuh mobilnya.

Komite akan turun lapangan.

Kau bisa bawa anjingnya jalan-jalan?

Ya. Untuk komite yang turun lapangan.... Air and Space atau Kebun Binatang DC?

Kebun binatang lebih netral.

- Pemikiran yang bagus. - Susunya habis.

- Maaf.. - Apa ini kencing?

Aku menginjak kencing, Sayang.

- Itu anjingmu. - Ya, Terima kasih.

Bauku akan seperti infeksi saluran kemih dihari pertamaku!

Jangan lupa janji adopsi terakhir hari ini. Jam 01:30.

Kau dengar, kan? 01:30?

Ya. 01:30. Janji terakhir.

Aku tunggu di mobil. Kau pegang kuncinya?

- Ya, dikantongku. - Aku bawa kopimu.

Tidak ada lagi kencing sembarangan, kawan.

Apa?

Kita berdua bangun 7 menit lalu.

Aku yakin celanaku terbalik

dan aku hampir tak bisa melihatnya.

Tapi kau, entah bagaimana, kau berpakaian...

dan tetap terlihat cantik seperti dihari pertama kita bertemu.

- Kurasa aku lupa sesuatu. - Ya.

Kau tahu aku takkan biarkan pekerjaan ini merusak hubungan kita, kan?

Aku tahu.

Kita ingin keluarga. Kita akan memiliki keluarga.

Apa kau serius soal adopsi anak? Karena aku...

Mama.

Hari inilah harinya.

Ya, aku tahu.

Aku sangat bangga padamu.

- Terimakasih. - Kau bekerja keras untuk ini.

Apa kau gugup?

Tidak. Tapi aku sangat terlambat.

Agen Keen!

Donald Ressler, Kantor Pusat Washington.

Aku minta Anda ikut denganku sekarang.

Sayang, kurasa aku tak butuh mobil.

Agen Keen, apa aku benar?

- Ya, Pak. - Harold Cooper

Asisten Direktur Anti Teroris.

Ya, Pak, aku tahu siapa Anda.

Jadi... Bisa jelaskan apa yang terjadi?

Andai aku bisa.

Aku bisa bilang...

Aku diperiksa oleh agensi seperti yang lain.

Pemeriksaan latar belakang, tes psikologi.

Kurasa OPR saat ini sudah mengetahui semua tentangku,

dan aku bisa memberitahu apa yang akan mereka temukan.

Apa yang akan mereka temukan?

Tidak ada. Aku tak punya hubungan dengan Reddington.

Katanya ini hari pertamamu sebagai penyidik.

Iya pak.

Aku dipindahkan dari New York. Aku lulus dari Quantico bulan lalu.

- Selamat. - Terimakasih.

Bantu aku. Jelaskan dirimu.

Maaf, Pak?

Siapa kau? Apa yang dia inginkan?

Jelaskan Elizabeth Keen.

Oh, oke...

Aku bekerja untuk Biro selama 4 tahun.

Aku kepala Gawat Darurat Psikologis di New York.

Kami menangani pembunuhan,

- pemerasan... - Aku sudah baca berkasmu.

Tentu.

Teman kantorku menyebutku "Pak".

Mereka pikir aku...

Menyebalkan.

Seperti kebanyakan anak tanpa orangtua,

aku memiliki sikap narsistik.

Aku bisa menghubungkan, memutuskan.

Aku sangat ingin memahami pikiran penjahat.

Aku lulusan psikologi forensik

tapi aku masih berimajinasi jika...

Aku bisa merubah masa lalu dengan memiliki anak sendiri.

Menurutmu apakah aneh Reddington menyerahkan diri

dihari pertamamu sebagai penyidik?

Kupikir itu menunjukkan ia menungguku.

Kenapa kau? Secara spesifik.

Karena aku baru dan ia pikir aku bisa dengan mudah dimanipulasi.

Jelas dia tidak tahu siapa aku.

Tempat apa ini?

Fasilitas Sortir Metro D.C, Kantor Pos Amerika.

Ditinggalkan dan dikritik dalam demo 12 tahun lalu.

Biro mengambil alih gedungnya setelah 9/11.

Sudah beroperasi secara rahasia sejak itu.

Jadi ini Lokasi Hitam?

Kami sentimentil. Lebih suka menyebutnya Kantor Pos.

Jika butuh apapun, ingatlah...

Kami disini.

Agen Keen, suatu kehormatan.

Baiklah...

Aku disini.

Kau menghilangkan pewarna rambutmu.

Kau terlihat seperti bukan orang Baltimore.

Kau sering pulang?

Ceritakan soal Zamani.

Aku sudah lama tidak pulang.

Kenapa libatkan aku? Aku bukan siapa-siapa. Ini hari pertamaku.

Tidak ada yang spesial dariku.

Aku rasa kau sangat spesial.

Dalam sejam, Ranko Zamani akan menculik

putri Jendral Daniel Ryker.

Akan ada semacam pengalihan.

Komunikasi akan terputus.

Lalu dia menculik anak itu.

More Indonesian subtitles for The Blacklist

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left