The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh Edin Chawla Jakarta, 21 Februari 2017
Resync to Bluray : dayatkasela Credit to Edin Chawla
Penulis di India kini telah berkembang dari hari ke hari.
Biasanya dulu mereka datang dengan menggunakan sepeda.....
.. kini mereka datang dengan mobil.
ya, ya
Aku juga memiliki sebuah sepeda tahun lalu...
tapi aku harus menjualnya untuk mempublikasikan novel ku.
Ayo kita masuk - Ya.
Yang terhormat, Dr. Banerjee,...
Dr. Kulkarni dan hadirin semua...
Saya mewakili Rustomii Petit mengucapkan
terima kasih dan...
mengumumkan Saraswati award dan keberanian penulis.
Award ini diberikan kepada Buku Terbaik tahun ini.
Fakta paling luar biasa tahun ini adalah...
ini adalah hasil karya pertama dari penulisnya.
Dan penulisnya adalah seorang dokter. dokter Bhaskar Banerjee.
Dia tidak hanya dikenal dengan pengobatannya dan alkohol...
Tolong, singgung hanya masalah pengobatan.
Maafkan saya, Dr.Baneriee dikenal hanya untuk pengobatannya dan...
bukan karena alcohol.
Dia adalah spesialis kanker yang terkenal.
Dalam keadaan yang seperti ini...
menulis novel seperti Anand cukup mengherankan.
Sebelum memberikan award saya minta Dr Banerjee...
untuk mengucapkan beberapa kata tentang novel nya 'Anand'.
Dimana dan bagaimana dia menemukan inspirasi menulis buku ini.
Saya...
Maaf, saya tidak tahu bagaimana harus bicara...
Bicara sejujurnya, saya bukanlah penulis.
Menulis adalah kebiasaan aku sejak dulu, yaitu menulis buku harian.
Dan cerita saya yang anda asumsi sebagai novel...
adalah beberapa kisah dalam buku harian saya.
Jika kalian merasa Anand adalah kisah fiksi atau imaginasiku...
maka itu adalah kelemahan dalam penulisan saya. Kekurangan itu adalah dari saya.
Anand senang bersahabat.
Di manapun, di setiap tempat, dia membuat persahabatan.
Itulah kenapa aku mempublikasikan novelku.
Supaya semangat persahabatannya menyebar keseluruh dunia.
Ketika pertama kali aku bertemu Anand, pikiranku dalam keadaan tidak stabil.
Aku merasa kecewa dengan profesi pengobatan aku.
Setelah melihat banyak penyakit. kesedihan dan penderitaan..
.. Aku kehilangan harapan terhadap kehidupan. Aku putus asa.
Aku bisa berjuang melawan penyakit...
tapi bagaimana aku bisa melawan kelaparan dan kemiskinan.
Aku mencoba berjuang, tapi aku tidak memiliki senjata yang tepat.
Aku melihat ribuan orang mendapatkan vitamin.
Tapi ketika mereka kelaparan, apa gunanya vitamin?
Obat-obatan bisa menyembuhkan penyakit tapi tidak kemiskinan.
Setelah bertahun-tahun dalam kemerdekaan, aku melihat...
orang-orang tidak memiliki uang beli beras.
Bagaimana aku bisa meminta mereka untuk membeli obat.
dokter. - Ini diluar kuasaku.
- dokter, tolong lakukan sesuatu. - Apa yang bisa kulakukan. Apa aku Tuhan?
Berdoalah kepada Tuhan.
dokter, makanlah manisan ini, Laxmi mendapatkan bayi laki laki.
Cucuku.
Satu orang baru saja meninggal, dan satu lagi lahir untuk meninggal.
Aku akui kehidupan itu lebih kuat daripada kematian.
Tapi apakah hidup tidak lebih buruk dari kematian.
Saat menimba ilmu dikuliah, aku bersumpah akan menolong nyawa orang.
Dan sekarang dalam setiap langkah aku merasa aku mencoba menyelamatkan kematian.
Munna. Kamu belum makan?
Paman makan duluan saja. Jika mau, aku akan makan nanti.
Kamu dokter macam apa ? Ayahmu juga seorang dokter.
Dia bekerja siang dan malam, tapi dia tidak pernah menolak makanan.
Dia juga mencari uang dan membeli beberapa barang.
Kamu tidak tertarik dalam mencari uang.
Kamu hanya bekerja keras.
Kawanmu Prakash telah membangun rumah sakit yang besar.
Paman Raghu tolong tinggalkan aku sendiri.
Maukah kamu melakukan sesuatu untukku? - Apa?
Bawakan menantu kedalam rumah ini...
maka aku akan pulang ke desaku.
Aku serius. Aku telah membesarkan kamu...
..aku tidak bisa melihatmu seperti ini dan juga tidak bisa meninggalkan kamu.
Hey, paman Raghu.
Ayo siapkan makanan. Lebih baik makan daripada menikah.
Parkir mobilnya didepan.
Halo dokter. - Tolong tunggu diluar, Aku sedang periksa pasien.
Aku sedang terburu-buru. - Anda bisa datang besok.
Baiklah, Aku akan menunggu.
Ambil alamat ini dan pergilah lakukan pemeriksaan X-Ray.
Apa itu perlu?
Aku memberikan les musik 2 lagi...
Jadi tenggorokan ku pasti robek dan kini berdarah.
Apa saja bisa terjadi, tapi pergilah untuk cek X-Ray.
Kenapa, ada apa? - Tidak apa apa, tapi untuk X-Ray...
Anda tahu keadaan saya. Kamu tidak ada uang untuk bayar. Aku akan menghubungi dia.
Dr. Prakash Kulkarni. Pergi dan temui dia.
dokter, apakah laporan aku sudah datang?
Ya. Silahkan duduk. Kamu baik baik saja.
Kamu tampak kecewa. - Tidak.
Dr. Kulkarni mengatakan bahwa anda adalah ahli dalam kanker.
Ahli dalam apa. Aku memberi kanker atau mengobati kanker.
Semua tidak masalah dokter.
Tapi aku memiliki komplikasi baru.
Aku tidak bisa tidur dimalam hari dan merasa sangat letih sepanjang hari.
Berikan aku obat yang bagus.
Kamu sangat suka minum obat ya?
Jika aku memberikan kamu beberapa kapsul dan tablet berwarna...
Atau memberitahumu obat yang tidak tersedia...
maka kamu akan merasa puas dan meyakini bahwa aku dokter yang bagus.
Jika kau bisa memberikan aku obat, maka berikan...
atau tidak ada kelangkaan dokter.
Aku menerima bayaran dari pengobatan, bukan dari konsultasi.
Berapa biaya konsultasi kamu?
Aku menerima bayaran dari pengobatan.
Tolong dengan Dr. Kulkarni. dari Dr. Banerjee.
Prakash, Aku Bhaskar.
Aku mengirim seorang laki laki untuk X-Ray. Namanya Ranjit.
Tolong diperiksa.
Apa kau memiliki sampel streptomycin. Simpan beberapa untukku.
Surat siapa?
Trivedi.
Gynaecologist dari Delhi, setelah beberapa lama dia ingat dengan teman.
iya
Aku akan ke laboratorium sore hari...
Aku akan sampa disana jam 4.00 sore.
oke?
Sister. - Selamat pagi, Dr. Banerjee.
Apa Dr. Kulkarni ada. - Ya, dia menunggu kamu.
Ingat Ny. Sanyal ambil kapsul hijau
dan merah secara bersamaan...
dan setelah satu setengah jam tablet pink.
Berikutnya capsul hijau dan kuning...
dan satu jam setengah kemudian tablet pink.
Dan ya, tablet putih yang aku berikan, lanjutkan itu...
satu dipagi hari dan satu disore hari.
Maafkan aku. - Tidak masalah, Bhaskar, masuklah.
Duduk.
Aku lupa mengatakan satu hal.
Aku tidak tahu apa yang salah denganku beberapa hari ini...
Aku merasa gelisah. - Kenapa ?
Aku menjahit baju bulan lalu, dan sekarang sudah ketat.
ltu bahannya sanfrize.
Tidak, Ny. Sanyal jangan abaikan itu.
Aku akan cek kolesterol darah kamu. Datanglah sabtu depan.
Oh tidak, jangan Sabtu, Aku ada pesta kitty.
Bisakah aku datang hari Jumat? - Jumat,... Coba aku cek.
Baiklah. Jumat pagi jam 9.00. - Okay.
Ini cek senilai 5001- rupees untuk bulan lalu.
Terima kasih. - Eh !
Maksudku untuk cek nya. - Tidak apa apa, dokter. Bye Bye.
Mari, Bhaskar...
Silahkan duduk.
Kamu bicara tentang kolesterol darah,
memang dia tahu?
Kamu akan tetap menjadi dokter.
Jika aku tidak menciptakan kesan, bagaiamana dia akan merasa nyaman?
iya
Aku tahu apa yang kamu sampaikan di dia saat dia datang ketempatmu.
Hal yang sama yang kau sampaikan pada Chandranath yang membuatnya marah.
Bekerjalah 2 jam pada pagi hari dan bermainlah selama 2 jam di sore hari...
Dan setelah 15 hari dia tidak akan butuh kamu atau aku lagi.
Dia akan bermain badminton...
dan kita akan mengemis dijalanan.
Jika kau ingin melakukan ini kenapa kau menamatkan pendidikan kedokteran kamu?
Buka saja sebuah toko.
Lalu bagaimana? Jika aku ingin menjual susu aku akan mencampurnya dengan air...
dan jika aku seorang pengacara...
Aku akan menerima uang dari sebuah masalah dan mencoba menyelamatkan dia,
Dalam profesi ini setidaknya aku bisa mengurangi sakit perut atau sakit giginya.
Apa kau pikir yang kau lakukan ini benar?
Tidak ada yang buruk dalam hal ini, Bhaskar.
Anak laki yang kau kirim padaku untuk pemeriksaan X-Ray pagi ini.
Ya, kenapa dia?
Ada T.B pada paru paru kirinya.
Aku katakan padanya untuk datang injeksi setiap hari.
Apa kau pikir dia bisa membayarnya...
Untuk pengobatan seperti ini aku harus mengambil uang dari orang seperti Ny. Sanyal.
Dia tidak menerima pengobatan gratis.
Aku tahu dia tidak sakit.
Tapi dia memiliki keraguan terhadap kesehatannya...
Aku mengobati keraguannya. Apa yang salah dengan itu.
Aku tahu, Prakash.
Tapi apa kau tidak pikir ada sesuatu yang salah?
Lupakan itu. Kau tidak akan mengerti dan aku juga tidak akan bisa membuatmu mengerti.
Ini surat dari Trivedi dan dia mengirim sebuah kasus.
Riwayat kasus, siapa ?
Bacalah. Dia ada seorang teman, Anand Sehgal.
Aku bertemu dengannya 5 tahun lalu di Delhi.
Kami menjadi teman baik dan dia sangat periang.
Ada apa dengannya? - Lymphocercoma usus.
Lymphocercoma. Apa dia sudah menjalani biopsy? - sudah.
Apa gunanya dikirim kesini?
Apa Trivedi tahu bahwa dia sudah tidak bisa disembuhkan?
Dia tahu. Tapi Anand sudah tidak memiliki siapapun.
Dan dia masih dalam tahap ambulatory.
Dia masih bisa berjalan makanya dia datang kesini untuk melihat Bombay.
Dan dia ingin bertemu kita.
Dan treatment yang dia dapatkan disana, juga bisa diberikan disini.
Ini adalah gambar X-Ray dia... Lihatlah.
Untuk apa melihat?
Dalam beberapa bulan, akan ada penggelembungan diperutnya...
dan tumor nya akan pecah.
Atau dia akan mengalami anemia akut dan dia tidak bisa bernafas.
Dia akan hidup sekurangnya 4 sampai 6 bulan.
Pak, Anand Sehgal dari Delhi telah datang.
No comments yet. Be the first to leave one.