Release info

Tokyo Revengers S02E04 [1080p HEVC]
A Commentary by Popopupo1
Untuk releasan Nyaa, Judas, Asw, Anime Time, Jangan lupa berikan Ratings ya*Ig : @Sebastianus_Ariston20

Tags

1080
HEVC
Published on: 2023-01-30
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 189 lines.

Taka.

Terima kasih untuk semuanya!

Apa?

Bicara apa kau?

Aku tidak akan mengizinkannya.

Biarkan aku bicara dengan Taiju.

Apa?

Taka...

Ikatan Keluarga

Apa?

Kau keterlaluan.

Gunakan kekuatanmu hanya untuk melindungi orang lain.

Cup, cup.

Kakak itu menyeramkan, ya?

Orang aneh dengan dua anak kecil.

Itulah Taka.

Saat itulah aku bertemu Takashi Mitsuya.

Taka.

Ya?

Sebaiknya jangan bicara dengan kakakku.

Apa pun yang kau katakan tidak akan ada gunanya.

Kakakku berengsek.

Hentikan itu.

Sejak dahulu, kau selalu berusaha menyelesaikan masalah sendiri.

Omong-omong,

kenapa mereka berdua juga ikut?

Apa?

Aku yang dipukuli!

Aku mengawasinya karena dia bodoh.

Hei! Siapa yang kau panggil bodoh?

Kau yang bodoh karena membuat rencana gila itu!

Namun, hasilnya bagus, 'kan?

Ya sudahlah.

Senang bertemu denganmu, Taiju.

Jadi, kau Mitsuya yang memperdaya adikku selama bertahun-tahun.

Itu tuduhan yang berat.

Kubunuh kau, Berengsek.

Jadi, apa yang mau kau bicarakan?

Singkat saja.

Akan kubiarkan Hakkai ikut BLACK DRAGON dan tak berhubungan dengannya lagi.

Apa? Mitsuya, bukan itu janjimu!

Menarik.

Kukira kau kemari untuk mencegahnya.

Sebagai gantinya...

lepaskan Yuzuha.

Apa?

Taka! Kenapa kau meminta itu?

Taiju, kau memaksa Yuzuha untuk melakukan sesuatu untukmu, 'kan?

Hakkai selalu melindungi kakak perempuannya...

dari siksaanmu.

Apa?

Leluconmu lucu juga.

Hakkai, duduklah.

Apa?

Baiklah.

Hakkai bukan keluar dari Toman karena takut padamu.

Dia melakukannya demi melindungi Yuzuha.

Mitsuya!

Hei. Ternyata kau boleh juga.

Kukatakan sekali lagi.

Akan kami izinkan Hakkai bergabung dengan BLACK DRAGON,

tapi lepaskan Yuzuha.

Kalau kau menerima syarat itu, Toman tidak akan melawan BLACK DRAGON.

Kalau aku menolak?

Kita berperang habis-habisan.

Boleh juga.

Kita gencatan senjata.

Meski tidak pernah menyiksanya,

aku akan memegang janjiku.

Aku tidak akan memukul Yuzuha lagi.

Pada akhirnya, Hakkai tetap bergabung dengan BLACK DRAGON.

Ya. Namun, aku jadi tahu satu hal.

Hakkai akan membunuh Taiju demi Yuzuha.

Taka, terima kasih.

Aku...

Hakkai.

Sesulit apa pun itu, gunakan kekuatanmu untuk melindungi orang lain.

Taka...

Luna, berhenti mengejar Mana! Nanti dia marah.

Maaf karena berisik.

Tidak apa-apa.

Kau punya orang tua?

Hanya Ibu.

Dia bekerja sampai larut malam,

jadi, aku yang menjaga mereka.

Tambah!

Makanmu makin cepat, Luna.

Hei.

Apa tidak berat melakukan semua ini?

Ini.

Jangan membenci hidupmu...

Hakkai.

Kurasa aku akan kembali ke masa depan.

Apa? Kenapa?

Hakkai bergabung dengan BLACK DRAGON

dan tujuanmu belum tercapai.

Hakkai membunuh Taiju demi melindungi Yuzuha.

Kalau begitu, karena Mitsuya membebaskan Yuzuha,

Hakkai sudah tidak punya alasan untuk membunuh Taiju.

Jadi, mungkin masa depan sudah berubah.

Mungkin.

Benar, 'kan?

Namun, bagaimana kalau tidak ada yang berubah?

Apa?

Hakkai membunuh demi kakaknya itu hanya asumsimu saja, 'kan?

Namun, cuma itu alasannya...

Bukankah kau ditangkap di masa depan?

Bagaimana kau akan bersalaman dengan Naoto Tachibana kalau dipenjara?

Benar juga.

Mungkin aku tidak bisa kembali lagi.

Itu terlalu berisiko. Lagi pula...

Apa?

Yang membebaskan Yuzuha bukan kau, tapi Mitsuya.

Apa?

Kalau kau belum mengubah apa pun di sini, aku tak yakin masa depan sudah berubah.

Mungkin kau ada benarnya.

Kau pintar juga, Chifuyu.

Kau memang bodoh, Takemitchy.

Kau yakin jiwamu berusia 26 tahun?

Aku jadi malu.

-Takemitchy! -Apa?

Ada apa, Hakkai?

Sampaikan terima kasihku pada Taka.

Mungkin aku tidak akan bisa sering bertemu dengannya lagi.

Ya.

Baiklah.

Begini...

Keluargaku berantakan.

Kami tidak punya ibu.

Dan sejak aku kecil, Ayah jarang di rumah.

Jadi, yang mengurus keluarga

selalu Taiju, anak tertua.

Sejak kecil, dia sudah jadi "bos".

Tubuhnya lebih besar dari yang lain, juga lebih kuat.

Namun, yang terpenting, dia mahir membuat orang menyukainya.

Semua teman-temannya mengaguminya.

Dia ahli menggunakan kekerasan.

Dia tidak pernah segan-segan memukul.

Dia akan menghajar habis-habisan.

Itu juga berlaku bagi kami, adik-adiknya.

Bangun, Hakkai.

Bukannya aku ingin memukulmu.

Aku paling peduli padamu. Aku memercayaimu lebih dari orang lain.

Jadi, saat kau tidak memenuhi harapanku,

aku merasa terluka.

Aku menyayangimu, Hakkai.

Aku selalu mengira

kasih sayang itu menyakitkan.

Karena begitulah caraku dibesarkan.

Karena itu yang selalu terjadi.

Namun, Taka mengubah hidupku.

Dia seharusnya pergi bermain, tapi malah menjaga dua anak kecil.

Situasi rumahnya terlihat sulit.

Kau lapar?

Namun, dia selalu tersenyum.

Waktu makan masakan Taka,

entah apa alasannya, tapi aku menangis sesenggukan.

Kalian tahu apa katanya?

"Gunakan kekuatanmu untuk melindungi orang lain."

Saat itu, aku berjanji...

untuk melindungi keluargaku.

Lantas, mulai sekarang,

kau akan kuhajar untuk jatah dua orang.

Kau setuju, 'kan?

- Geng Tokyo Manji Generasi Pertama --

Sejak saat itu,

aku menggantikan Yuzuha dihajar.

Aku melindungi Yuzuha selama ini.

Namun, dia melanggar janjinya.

Dia memukuli Yuzuha seperti dahulu.

Kakak melanggar janji!

Janji?

Kau melindunginya dari keluarganya sendiri!

Aku melakukannya untuk memberi dia pelajaran!

Dasar berengsek!

Dia benar-benar berengsek!

Kurasa kalian mengerti

janjinya dengan Taka tidak berarti apa-apa baginya.

Dia tidak akan pernah membebaskan Yuzuha.

Aku malu mengatakannya.

Namun, hingga kini, aku gemetar di hadapan Taiju.

Aku tidak bisa berbuat apa-apa.

Hakkai...

Andai Taiju tidak ada...

Jadi, aku sudah memutuskan.

Apa?

Itu sebabnya aku keluar dari Toman.

Aku tidak mau merusak reputasi Toman.

Mulai sekarang,

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left