Release info

나도 엄마야ㅡI'm a Mother tooㅡE21 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-06-28
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bagaimana caramu menangani situasi ini?

Bagaimana kita akan mengambil bayi itu

dari rumah itu?

Kita tidak bisa masuk ke tempat itu begitu saja.

Apa yang akan kita lakukan, Sayang? Apa tidak ada jalan?

Astaga, kita dalam masalah.

Maafkan aku.

Pamannya pergi bekerja.

Yang lainnya masih di rumah.

Apa ini kemampuan terbaikmu?

Maaf. Aku benar-benar tidak mengira dia

akan segigih itu.

- Astaga, menggemaskan sekali. - Biarkan aku memeluknya juga.

- Bolehkah? - Tidak, jangan berisik.

Jangan berpikir untuk menyakitinya dengan tangan kasarmu.

Aku tidak akan menyakitinya.

Astaga, diamlah. Ibu tidak ingin kalian bertengkar lagi.

Ada tamu.

Buka pintunya.

Siapa itu?

Wanita itu.

Siapa wanita itu?

Siapa dia?

Apa yang membawamu kemari?

Aku ingin bertemu Ji Young.

Apa boleh aku bicara dengannya?

Aku tidak yakin.

Aku rasa dia tidak ingin bertemu denganmu.

Dia pasti ibu kandungnya.

Ini tidak akan lama.

Tolong minta dia menemuiku.

Maafkan aku.

Ji Young tidak ingin bertemu denganmu.

Tidak apa-apa.

Aku akan menemuinya.

Kenapa

kamu melakukan ini?

Apa yang kamu inginkan?

Aku tidak menginginkan apa pun.

Aku hanya berusaha membesarkan bayi yang kamu campakkan.

Kenapa kamu membesarkannya?

Dia bayiku, dan kamu melahirkannya karena kesepakatan kita.

Bayimu?

Kamulah yang menginginkannya mati.

Aku pikir dia cacat.

Bayi normal tidak masalah, tapi tidak dengan bayi cacat?

Bagaimana kamu bisa menyebut dirimu seorang ibu?

Apa kamu lupa bagaimana bayi itu diciptakan?

Bayi itu dibuat dari campuran genku dan suamiku.

Dia tercipta karena aku menginginkan bayi.

Dan bayinya juga tidak mirip denganmu secara biologis.

Kenapa itu penting?

Kamu belum tentu layak menjadi ibu hanya karena itu sel telurmu.

Kamu menyuruhku melakukan aborsi dengan mudahnya

karena yang kamu lakukan hanyalah memberiku sel telur.

Kamu tidak mencintai anakmu. Kamu hanya membutuhkannya.

Itu untuk kebaikanmu sendiri.

Kamu tidak akan memintanya jika dia ternyata cacat.

Meski begitu, kamu hanyalah pencuri.

Kamu penculik yang mencuri bayiku.

Kamu tahu apa?

Apa kamu tahu bagaimana rasanya menjadi seorang ibu?

Aku hidup dengan bayi di perutku selama 10 bulan.

Aku merasakan jantungnya berdetak,

dan aku merasakan dia menendang.

Aku tidur dan makan bersamanya.

Aku berbagi perasaanku bersamanya seolah-olah kami adalah satu.

Tapi di sisi lain,

kamu menginginkannya mati meski sudah mendengar detak jantungnya.

Kamu mengatakan aku seorang pencuri,

tapi akulah yang menyelamatkan hidupnya.

Ya.

Aku bersyukur kamu melakukannya.

Putraku bisa tetap hidup berkatmu.

Tapi membesarkannya adalah hal berbeda.

Bagaimana kamu akan membesarkannya?

Apa kamu akan membesarkannya tanpa ayah?

Apa kamu bahkan punya cukup uang untuk membesarkan dia?

Jika kamu sangat mencintainya, kamu harus memikirkan masa depannya.

Menurutmu, dengan siapa dia akan lebih bahagia?

Pikirkan itu.

Uang bukanlah segalanya.

Aku sangat mencintai Joon Su.

Aku bisa melakukan apa saja untuknya.

Cinta?

Kami juga mencintainya.

Bayangkan betapa besar cinta kami karena kami orang tua kandungnya.

Dia akan dicintai oleh orang tuanya

dan kakek-neneknya.

Dia akan tumbuh sebagai anak hebat di lingkungan yang kaya.

Tapi jika dia tumbuh bersamamu,

dia akan hidup seperti pengemis.

Menurutmu siapa yang akan dia benci ketika dia besar nanti?

Kamu tidak berhak mengatakan itu kepadaku.

Kamulah yang melepaskanku ketika aku memohon kepadamu

untuk mempertahankan bayi itu.

Kalian tidak mencintai bayi itu.

Kalian orang berhati dingin yang hanya memikirkan diri sendiri.

Kamu sangat bodoh.

Apa kamu pikir kamu bisa menang melawan kami?

Coba saja.

Silakan duduk, Pak Ji.

Aku tidak dapat memberitahumu perusahaan mana itu,

tapi aku dihubungi salah satu kontraktor kita,

yang mengatakan kamu perlu membantu mereka dengan sesuatu.

Mereka keberatan memakai jasa kita sebagai subkontraktor karenamu.

Apa yang terjadi?

Aku dengar itu ada hubungannya dengan keponakanmu.

Apa? Keponakanku?

Perusahaan mana itu?

Kamu tidak perlu tahu itu.

Tapi mereka sangat penting bagi kita,

jadi, aku menghargai jika kamu bekerja sama.

Jika tidak ada lagi pekerjaan, perusahaan kita harus ditutup.

Sungguh?

Baiklah, jaga toko dengan baik.

Ada masalah apa?

Tidak ada.

- Ada apa? - Apa?

Aku mendapatkan pekerjaan itu! Aku diterima!

Aku mendapatkan pekerjaan!

- Selamat! - Itu luar biasa.

- Kamu mendapatkan pekerjaan itu? - Ya.

Kupikir aku tidak akan diterima karena namaku dan CEO sama.

Tapi mereka ingin aku bekerja mulai besok.

Selamat, Bong Kyu. Aku turut bahagia untukmu.

Astaga, selamat. Kamu akhirnya dapat pekerjaan.

Coba cubit aku, Ibu.

Sakit.

Pamannya mungkin sedang merenung.

Aku bahkan mengirim beberapa orang ke toko kosmetik bibinya.

Aku menyuruh mereka mencegah siapa pun memasuki toko,

jadi, dia tidak akan menahan ini untuk waktu yang lama.

Sungguh?

Bagaimana jika dia bisa bertahan?

Aku menetapkan besok sebagai hari penentuan.

- Besok? - Ya.

Anak lelakinya harus kembali ke unitnya besok.

Dan putrinya juga mendapatkan pekerjaan.

Setelah semua orang pergi,

kita akan memancing bibinya keluar.

Saat itulah kami akan masuk dan mengambil bayi itu.

Jalankan rencananya.

Ji Young, ibumu ada di sini.

Aku tidak akan mengembalikan dia.

Lebih baik Ibu pergi jika ingin memberitahuku itu.

Apa kamu baik-baik saja meski mereka menghancurkan keluarga Ki Sook?

Sung Nam bilang dia melihat sekelompok pria

dengan jas hitam berdiri di depan toko bibimu.

Keluarga si bayi bertekad untuk membuat bibimu bangkrut.

Mereka tampaknya keluarga yang sangat berpengaruh.

Kamu tidak akan bisa menang.

Dan kenapa keluarga bibimu perlu menderita karenamu?

Mari akhiri sampai di sini.

Aku tidak percaya ibu masih memihak mereka.

Bibi Ki Sook dan Paman Dong Man bahkan tidak mengatakan itu.

Sebagai ibuku, kenapa Ibu tega melakukan ini?

Ibu melakukan ini karena aku ibumu.

Ibu memberitahumu semua hal

yang tidak bisa dilakukan oleh bibi dan pamanmu.

Kenapa kamu membuat mereka kesusahan dengan tetap di sini?

Aku berencana untuk pergi.

Benarkah?

Lalu apa yang akan terjadi setelah itu?

Di mana kamu akan bersembunyi?

Semua orang itu mengejarmu.

Kamu tidak punya tempat untuk bersembunyi.

Apa Ibu lupa kenapa aku menjadi seperti ini?

Ibu tidak berhak mengatakan itu kepadaku.

Anak nakal. Ibu tidak mengatakan ini karena merasa punya hak.

Setiap kali mengingat perbuatan ibu hingga kamu seperti ini,

ibu merasa ingin menggigit lidah sendiri dan mati.

Aku tidak bisa menyerahkan dia.

Aku tidak akan pernah menyerahkan bayiku.

Jadi, pergilah. Pergilah dari sini!

Aku mencari tahu sebuah perusahaan desain,

tapi mereka meminta terlalu mahal.

Mereka menginginkan lebih dari 10.000 dolar.

Apa? Lebih dari 10.000 dolar?

Itu tidak masuk akal.

Kenapa mereka meminta begitu mahal

untuk merancang wadah dan kemasan?

Mari bahas dahulu bagaimana kita akan melakukan pemasaran.

Produk kita bagus secara kualitas,

tapi kita harus fokus pada cara mempromosikannya.

Pak Shin.

Ingat bagaimana kamu menyuruhku melakukan semuanya sendiri?

Kamu menyuruhku pergi ke stasiun TV setiap hari,

agar aku bisa menyapa para produser dan memberi mereka kopi.

Kamu menyuruhku menelepon dan juga menghadiri acara keluarga mereka.

Kamu mengatakan kepadaku bahwa jika aku terus melakukan itu,

pada akhirnya mereka ingin menggunakan aktor dan penyanyi kita.

Hal terbaik adalah bertemu langsung dengan pelanggan, semudah itu.

Kamu benar.

Jadi, kita harus mengunjungi semua toko kosmetik,

menyapa, dan memperkenalkan produk kita kepada mereka.

Strategi terbaik adalah menjadi akrab dengan pemilik toko.

Tapi banyak anak muda mengandalkan apa yang mereka baca di internet.

Mereka membaca ulasan produk,

bahkan mencari tahu tipe bahan

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left