Season 1

Release info

She Would Never Know 2021 01-16
A Commentary by koleksifilmserial

Tags

webdl
Published on: 2024-06-16
Downloads: 88
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Foundation pelembab?

Benar, sudah ditambah dengan komposisi pelindung kulit dasar kita.

Jadi, ingin membuat gaya yang punya ciri khas bisa melembabkan dan mencerahkan kulit.

Oh, sungguh langsung terasa kenyal.

Ditaruh berapa persen?

70 persen.

Cara penggunaan, hanya pakai tangan?

Anggota peneliti membuatnya dengan menargetkan pada tangan.

Menurut kami, bedak tabur akan lebih baik,

akan menyebar secara bersamaan.

Benar, aku juga merasa bedak tabur lebih baik.

Saat pelatihan, cukup tekankan perlindungan kulit, melembabkan dan mencerahkan saja, 'kan?

Tekankan perbedaan antara foundation yang ada sekarang.

Kami akan siapkan dokumen dan mengirimnya pada Anda.

Wah, tapi setelah Hyun-seung jadi ABM, juga sudah bisa melakukannya sendiri.

Orang baru di kelompok lain masih sedang berusaha.

Memang cukup berbakat.

Tak tahu siapa yang mengajarinya.

Senior yang mengajariku.

Cukup pandai bersosialisasi juga.

Beri aku sampel pelatihan yang cukup.

Baik.

Kalian juga akan ke sana, 'kan?

Aku masih ada rapat.

Anda sudah bekerja keras.

Sudah bekerja keras.

Kerja kerasku tidak sia-sia.

Tak sia-sia membimbingmu.

Senior merasa aku seperti seorang anak kecil, 'kan?

Bukan anak kecil.

Kenapa? Tidak senang?

Bukan, bukan begitu.

Selalu merasa dibanding kakak-kakakku, kau lebih memperlakukanku seperti anak kecil.

Hanya beda usia satu tahun saja.

Hanya usia yang beda satu tahun, pengalaman beda dua tahun.

Memang anak kecil.

Cepat berkemas.

Kita akan ketinggalan bus.

Baik.

Sampelnya sudah dibawa semua?

Iya, sudah.

Tak ada yang ketinggalan, 'kan?

Kenapa?

Sopir!

Sopir, tunggu!

Sopir! Tunggu!

Itu! Tunggu!

Maaf.

Kami sudah kembali.

Sudah datang.

Soo-mi akan menikah.

Benarkah?

Selamat.

Terima kasih.

Apa sungguh hal yang pantas diselamatkan?

- Selamat. - Terima kasih.

Aula pernikahan...

Namun, nama suaminya sangat familiar.

Benar.

Agen Oh bagian marketing pusat perbelanjaan yang kita tahu itu.

Benarkah?

Maaf.

Sudah diam-diam pacaran sementara waktu.

Diam-diam pacaran selama tiga tahun?

Bagaimana bisa pacaran sampai tak ada yang tahu?

Semua ada tekniknya.

Sungguh menyebalkan.

Jadi, yang ingin diam-diam pacaran di perusahaan datang dan tanya aku saja.

Aku akan mengajarkan semuanya.

Benar.

Pacaran di perusahaan harus sangat rahasia.

Jika bisa membuahkan hasil seperti ini, sangat bagus.

Jika hasilnya tidak baik?

Memikirkannya saja sudah menakutkan.

Terutama wanita paling dirugikan.

Seperti sudah ditandai seumur hidup.

Benar.

Sama-sama pacaran, kenapa hanya wanita yang paling dirugikan?

Konyol.

Hal konyol di dunia ini tak sedikit.

Di dunia ini, aku merasa Agen An kau yang paling konyol.

ABM, Yoon Song-ah.

Iya.

BM di sini.

Benar.

Ayo.

Iya, BM.

Hari ini akan pergi ke semua toko, 'kan?

Toko yang dimasukkan rak produk baru.

Sebentar lagi akan pergi lihat dengan Hyun-seung.

Anda juga mau pergi bersama?

Tidak, aku lain kali baru pergi.

Hari ini akan ke sana dengan Manajer, periksa lebih teliti jangan ada kesalahan.

Aku akan memeriksanya dengan baik.

Kembalilah bekerja.

Halo, aku Lee Jae-shin dari KLAR.

Agen Lee di bagian kita...

Hanya Shorin lagi yang tingkat penjualannya tak mencapai 100%.

Begini terus, harus bagaimana?

Manajer, sungguh maaf.

Sedang berusaha keras... -Aduh, itu...

BM yang lain juga sedang berusaha.

Sungguh maaf.

Masuklah.

Manajer, Anda mencariku?

Benar.

BM Seo keluarlah.

Masalah tanggung jawab bahas lain hari.

BM Lee duduklah di sana.

Tahu kenapa aku memanggilmu kemari, 'kan?

Tak terlalu jelas, Manajer.

Produk Shorin selalu tak laris terjual.

Tingkat penjualan harus ditingkatkan dengan produk itu.

Sebenarnya kenapa?

Itu semua harus Anda yang pikirkan.

Aku hanya seorang BM, bagaimana bisa tahu?

Namun, tanpa BM ini,

aku tak akan bisa duduk di posisi ini.

Tolonglah aku.

Shorin harus buat berapa banyak lagi?

Sudah pada limitnya.

Bagaimana dengan Bayer dan LASSIERE?

Aku hanya penuhi kekurangan pada angka penjualan Shorin.

Oke.

Jika tak ada kau, aku harus bagaimana?

Presdir kita tak pedulikan hal yang lain, tak ada kemampuan langsung dipecat.

Yang kesulitan adalah para anggota kelompok.

Berikanlah bayaran yang bagus.

KLAR sangat santai, 'kan?

Produknya bagus sampai duduk saja sudah bisa mencapai tingkat penjualan.

Di dunia ini mana ada yang mencapai penjualan dengan sendirinya.

Itu semua terjadi berkat usaha ABM dan BM kami.

Sebenarnya kami mendengar rencana BM dengan serius.

Maksudmu produk kami tak terjual karena aku tak berguna?

Untuk apa kau menjelaskannya seperti itu?

Sungguh tahu diri.

Agen Kang, apa yang baru saja kau katakan?

Apa itu dikatakan untukku?

Aku tak mengatakan apa pun.

Kepala Bagian Kwon mendengarnya, 'kan?

Dengar tidak?

Aku?

Aku tak mendengarnya.

Suara mesin uap ini agak besar.

Orang-orang ini sungguh...

Kalian sudah hebat jadi sudah sombong?

Manajer memanjakan kalian malah jadi tak tahu diri.

Agen Kang.

Ya, BM.

Rapikan tingkat keberhasilan setiap grup sesuai merek toko padaku.

Baik, BM.

Mengambil keuntungan darimu seperti ini lagi.

Terima kasih, BM Lee.

Mulai bulan depan tak akan ada hal seperti ini lagi.

Bulan depan produk baru kami pasti laris.

Benar.

Semoga akan seperti itu.

Tentu saja akan begitu.

Kembali lagi aku juga bukan orang tak tahu malu, aku harus balas kebaikanmu.

Ah, apa akhir-akhir ini juga main tenis dengan Manajer?

Cari waktu sama-sama main tenis dan makan, bagaimana?

Aku traktir.

Akhir pekan ini tak pergi?

Dunia ini sungguh tak adil, 'kan?

pegawai yang kompeten harusnya bisa lebih santai, malah diberi lebih banyak pekerjaan.

Namun, jika sebaliknya...

Musim penilaian akan segera tiba,

lebih perhatikanlah tingkat penjualan, BM Seo.

Ah, kusarankan mainlah tenis hanya untuk kesehatan tubuh sendiri.

Rasakan.

Apa pendapat senior tentang pacaran sekantor?

Apa?

Tadi mendengar perkataan semuanya, apakah benar begitu tak nyaman?

Memang sangat berhati-hati.

Jika pacaran, semuanya akan ribut karena pacaran.

Setelah putus masih harus terus bertemu.

Kekurangan seharusnya lebih banyak dari kelebihan, 'kan?

Jadi, Senior seharusnya tak akan pacaran dalam sekantor, 'kan?

Aku?

Memang sedikit terlarang.

Namun, jika muncul orang yang disukai, bisa bagaimana lagi?

Tak pacaran dalam sekantor atau lainnya, bisakah menahannya?

Intinya jika lihat ada yang pacaran diam-diam, pura-pura tak tahu saja.

Baik.

Kau lihat-lihatlah lagi.

Baik, mengerti.

Bagaimana dengan produk barunya?

Terjual cukup baik.

Benar, termasuk lumayan.

Namun, bisakah buatkan juga kaca promosi untuk kami?

Kali ini lihat kaca di sana sangat bagus.

Di sana.

Ada yang Anda butuhkan?

Tak perlu, tak masalah.

Aku lihat sendiri.

Sedang apa?

Senior.

Mau melihat produk?

Ingin melakukan survei pasar dulu baru pergi.

Terlalu jelas.

She Would Never Know subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for She Would Never Know

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left