The first 200 lines.
Episode 15- Find Yourself
Synchronizer Timing - By Yulia Chan [email protected]
Apa kau akan keluar?
Aku akan menemui klien untuk meninjau draf.
Semoga sukses.
Kau lihat apa?
Mereka berdua.
Apa kau punya gosip baru?
Cong Xiao berjanji menjadi penjodohnya Qingqing.
Jadi,
dia akan keluar dengan Chang Huan dan Qingqing akhir pekan ini.
Itu bagus.
Chang Huan punya penggemar seperti Qingqing.
Pada akhirnya, mereka akan bersama.
Kopi?
Tapi Nona He.
Tidakkah kau berpikir
Chang Huan tertarik pada Cong Xiao?
Itu tidak berarti jika cintanya bertepuk sebelah tangan.
Setuju.
Cong Xiao ingin menikahi seorang CEO.
Begini,
semua orang tampaknya menjalani hidup baik.
Kau dan Yuan Song juga semakin akrab.
Serangan!
Siaga satu!
Menurutku
kami hanya seperti kolega biasa.
Berbeda!
Bukankah kalian semakin akrab sekarang?
Tampaknya dia tidak merepotkanmu lagi.
Krisis berakhir.
Dia terlihat
senang dan ceria akhir-akhir ini.
Apa dia jatuh cinta?
Dia pasti bertemu
dengan junior cantik itu hari ini.
Cinta monyet
selalu mengasyikkan.
Junior?
Gadis yang menyatakan perasaan itu?
KRISIS BESAR
Jika kau tidak puas, aku bisa mengubahnya.
Desain interiornya hanya referensi.
Ini bisa diubah sesuai seleramu.
Baik. Aku cukup puas.
Jika semuanya diterima,
aku akan pergi
dan berdiskusi dengan kontraktor tentang tanggal konstruksinya.
Baiklah.
Kalung yang bagus.
Bagus, bukan? Pamanku membelinya untukku.
Pacarku sempat punya,
tapi hilang.
Yuan Song.
Aku punya pertanyaan untukmu.
Apa yang Profesor He sukai?
Kau mau beli hadiah untuknya?
Dia sering membantuku.
Aku ingin berterima kasih.
Kalau begitu, jangan bolos dari kuliahnya.
Meskipun begitu,
aku masih merasa tidak enak karena sikapku yang tidak sopan.
Aku bahkan mengelem kursinya.
Jangan khawatir. Dia tidak menyimpan dendam.
Jika kau bersikeras, traktir dia makan.
Baiklah, aku pamit.
Sampai jumpa!
Aku tahu!
Kau lupa mengunci mobilmu lagi.
Kau pasti bertambah tua.
Semua berkat Zhanni.
Kenapa kau menginap lagi?
Apa kau putus dengan Dongyang?
Dia sedang dalam perjalanan bisnis.
Jadi, kau bisa bertemu aku saat malam. Apa kau senang?
Aku sangat senang!
Ada apa di kursi belakang? Berantakan sekali.
Ibuku menginginkan itu.
Swalayan sedang obral.
Beli satu kotak detergen, dapat satu kotak gratis.
Bagus sekali.
- Ayo. - Ayo.
Tidak ada gunanya menatapku. Aku harus menyelesaikan acara TV ini.
Aku akan menaruh tas dan membawa anjing.
Baiklah.
Ayah, Ibu. Kami pulang!
Kalian pulang lebih awal.
Aku belum masak.
Aku akan masak makan malam.
Tidak usah, Pak He. Aku kenyang.
- Kemarilah. - Duduklah.
Duduklah.
Silakan makan buah kering.
Ini lezat. Ini merek Tiga Tikus.
"Tiga Tikus"?
Bukan "tikus"!
Tiga...
Tiga Tupai!
Apa Fanxing akan pulang?
Dia tidak makan malam di rumah.
Dia menonton film dengan koleganya.
Lupakan dia. Kita makan acar ikan malam ini.
Song Xue, apa kau mau ikut?
Aku sedang bebas.
Bu He, kami akan jalan.
Canyang.
Apa kau beli detergennya?
Ya. Ada di mobil.
Mau kubawakan sekarang?
Ya!
Baiklah!
Jangan menyalak. Aku bukan tandinganmu.
Bawa saja anjingnya dahulu.
- Ambil nanti saja. - Baiklah.
Dah, Bu He.
Apa ada orang di luar sana?
Tolong aku.
Seseorang tolong aku.
Daging Rebus!
Kau tak nakal?
Aku akan mandi dan ganti baju.
Filmnya pukul 19.30. Tidak usah buru-buru.
Kita punya waktu untuk minum teh.
Ya, mandilah.
Bahkan tukang catnya tidak serajin dirimu.
Daging Rebus!
Kau mau makan apa?
Ayam?
Sapi?
- Kau mau apa? - Fanxing.
Tolong ambil handuk dari balkon.
Begini,
tadi kau mengawasi tukang cat hari ini di lokasi konstruksi.
Kenapa kau lama sekali?
Pagi ini,
aku menemui klien.
Kenapa tadi kau gagap?
Apakah kau
tahu tentang itu?
Jawab dengan jujur.
Kenapa kau bertanya lagi?
Pagi ini, aku bertemu
juniorku.
Dia junior cantik yang mengaku padamu di pesta ulang tahunnya
dan ditolak tapi berjanji akan menunggu
sampai kau putus?
- Astaga! - Hentikan!
Kau anggun bahkan saat cemburu.
Aku tidak cemburu.
Aku...
Aku...
Aku hanya merasa tidak nyaman.
Ada pepatah.
"Iri lebih menyeramkan daripada mencuri."
Jangan khawatir.
Kalaupun aku tidak bersamamu, aku tidak mau bersamanya.
Dia bukan tipeku.
Aku suka wanita cantik dan tenang.
Jadi, kau suka wanita lebih tua?
Cukup tentang aku.
Bukankah kau bertemu teman baik saat kencan buta?
Siapa tahu dia akan jatuh hati denganmu pada akhirnya?
Itu omong kosong!
Dia menyukai seseorang
yang tak bisa dia dapatkan.
Dia pria malang.
Aku mau mengenalkan Cong Xiao
padanya akhir pekan ini.
Cong Xiao itu cantik dan ceria.
Mungkin, dia akan mampu
menyelamatkannya dari cinta tak berbalas.
Ide bagus.
Aku akan membuat teh.
Pelan-pelan!
Kembalilah!
- Baylor! - Berhenti atau aku akan merebusmu!
Baylor, kau membuatku lelah!
Kenapa kau kemari?
Ini rumahnya Yuan Song.
Apa dia tinggal di sini?
Dia punya anjing bernama Daging Rebus.
Kami selalu jalan berdua.
Dia kemari mencari teman.
PROFESOR HE
Halo, Profesor He.
Halo, apa kau sudah pulang?
Ayo membawa jalan anjing.
Tidak bisa. Aku ada kencan.
Jadi, kau sedang dengan pacarmu?
Baiklah.
Kau memprioritaskan pacarmu. Aku tutup.
Dia sedang kencan. Ayo.
Ayo!
Siapa tadi?
Profesor He.
Ada apa?
Lampunya menyala.
Jadi, dia sedang di rumah.
Dia membawa pulang pacarnya.
No comments yet. Be the first to leave one.