Release info

38 Wonderful Days E38 Indonesia
A Commentary by LeeLeeAnn

Tags

other
Published on: 2019-05-19
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

^_^ LeeLeeAndo ^_^

Jaksa Kang?

Ya?

Anda harus pulang awal hari ini.

Kerja memang penting, tapi anda kan baru saja menikah.

Bagaimana kalau Haewon kabur?

Begitukah?

Kamu tahu apa yang paling mengesalkanku?

Itu kamu, Cha Haewon!

Kenapa kamu akrab sekali dengan mereka?

Kenapa? Padahal aku kesusahan?

Haeju, kamu tidak paham,

tapi bagiku juga tidak mudah.

Sangat sulit, tapi aku berusaha menyesuaikan diri.

Lihat ini!

Rambutku rontok karena stres!

Paman!

Kamu dilarang masuk dapur.

Kenapa?

Apa?

Uh, begini...

Kamu pasti lelah. Kamu perlu istirahat.

Meskipun begitu, aku harus menyiapkan makan malam.

Tolong minggir.

Bisa janji kamu tidak akan memasak?

Apa?

Oh, iya.

Sayang! Bukankah kamu punya hadiah untuk Haewon?

Benar!

- Haewon! - Iya, Bibi.

Ini kado pernikahanmu. Kemarin aku lupa.

Seharusnya tidak perlu. Terima kasih.

Masuk dan bukalah.

Semoga kamu suka.

Ini pemberianmu. Aku pasti menyukainya.

Oh, Bibi! Bagaimana aku akan memakai ini?

Oh, Apa yang akan..

dikatakan Kang Dongseok kalau aku mengenakan ini?

Dia akan berkata, "Cha Haewon, kamu sudah gila!"

Dia pasti tidak suka, aku yakin.

Episode 38

Baiklah, ini milikmu.

Ini uang yang kamu pinjamkan padaku.

Aku tidak butuh. Ayah ambil saja.

Ambillah. Kulipatgandakan jumlahnya.

Aku memberi ayah uang ini.

Jadi itu milik ayah.

Baiklah, kamu memang malaikat.

Hanya kamu yang peduli padaku.

Ayah juga orang yang baik.

Bukan sangat baik tapi hanya sedikit baik.

Kenapa datang kemari?

Sudah kubilang. Aku datang karena rindu padamu.

Kamu menghilang begitu saja..

dan tidak kembali selama 9 bulan!

Kupikir kamu sudah mati.

Aku punya alasan kenapa melakukan itu.

Aku memulai bisnis di Rusia, tapi tiba-tiba...

Terserah!

Kamu sama saja dengan yang lainnya.

Kupikir kamu akan berbeda!

Kamu sama saja dengan semua pria yang kutemui!

Kamu sama seperti mereka Tuan Han!

Yeongchun!

Aku bukan adik iparnya Kang Taeseop.

Dia mengenalkan aku denganmu sebagai adik iparnya!

Tapi sebenarnya aku memiliki anak bersama dia!

Terkejut? Kamu membenciku sekarang?

Jadi lepaskan tanganku!

Aku sudah menipumu,

dan kamu sudah membuatku khawatir selama ini.

Tunggu, aku lebih buruk...

Siapa yang peduli? Kita sudah impas.

Selamat malam, Tuan Han.

Yeongchun!

Yeongchun!

Nomer yang anda tuju tidak dapat..

dihubungi. Harap rekam..

pesan anda setelah nada berikut.

Yeongchun, aku akan pulang untuk sekarang.

Tapi aku akan menelponmu lagi, Yeongchun.

Dongseok!

Siapa itu?

Aku tidak tahu.

Sepertinya temannya Yeongchun.

Aku sudah pulang.

Ibu! Ayah! Yeongchun!

Dongseok sudah pulang.

Oh, baiklah!

Apakah Yeongchun sok jual mahal?

Apa?

Pria itu terlihat khawatir.

Kamu melihatnya?

Iya, kelihatannya dia baik.

Baguslah.

Apa ini?

Apa?

Uh! Bukan apa-apa!

Apa ini?

Bibi Myeongnan memberi itu..

padaku untuk kado pernikahan.

Sepertinya dia bercanda denganku.

Akan kuminta dia menukarnya.

Apa yang kamu lakukan? Aku tidak akan memakai itu.

Akan kutukarkan!

Kenapa? Kenapa kamu tidak mau memakai ini?

Bagaimana bisa? Itu memalukan!

Siapa yang akan melihatmu selain aku?

Uh, kamu benar juga.

Kupikir kamu akan terlihat cantik menggunakan ini.

Kamu harus memakai ini kalau mau tidur.

Apa kamu sudah gila!

Kenapa?

Kamu tidak percaya diri dengan bentuk tubuhmu?

Bukan itu!

Aku akan menukar itu.

Jangan lepas labelnya.

Kenakanlah.

Jangan lepaskan itu!

Kenakan!

Tidak!

Kamu sudah gila!

Cha Haeju, kamu bisa melakukan ini.

Mari mulai permainannya!

Apa itu cinta? Itu tindakan!

- Bicara dengan siapa? - Oh!

Donghui.

Apa kamu baik-baik saja?

Kenapa? Aku hanya sedang bosan.

Aku baik-baik saja.

Kamu mau ke rumahku?

Iya.

Oh, dia sungguh ksatria.

Donghui, tunggu aku!

Waktu sarapan pasti menyiksa.

Aku membeli ikan segar.

Tunggu saja. Akan kubuatkan sup yang enak.

Bisakah kamu berhenti memasak untuk kami?

Donghui, aku bisa memasak.

Aku sudah semakin pandai.

Aku menakjubkan.

Ibu, Haeju datang!

Oh, Haeju, selamat datang.

Hello.

Aduh! Apa yang kamu beli?

Bibi, kemana Ibu pergi?

Sepertinya beliau sedang istirahat.

Oh, apa ini? Ikan bandeng?

Iya.

Bibi.

Kenapa kamu memanggilnya Bibi?

Kenapa memanggilnya seperti itu?

Donghui.

Donghui...

"Bibi"?

Kamu sudah menikah hampir setahun,

dan kamu masih memanggilnya begitu?

Kenapa kamu begini!

Yah,

Aku... yah, kamu juga panggil dia Nenek Tua.

Aku melakukan itu karena..

Aku melakukan itu karena..

Kamu tidak mau memanggil dia Ibu!

Kamu tidak mau menerima dia sebagai Ibumu,

dan kamu berani memarahi Haeju?

Ayah.

Lihat betapa berantakannya keluarga ini.

Kata orang ikan bandeng bikin kotor perairan.

Karena ada ikan memakai baju kembang-kembang..

rumah ini selalu ada pertengkaran!

Ini sangat berantakan!

Paman!

Apa aku salah?

Hey, kamu yang pakai baju kembang-kembang!

Kalau aku salah, katakan!

Donghui!

Panggil dia lagi.

Panggil dia Ibu Muda sekarang!

Lancang kamu!

Dia tidak mau jadi jangan dipaksa!

Kenapa memaksa Haeju untuk menerimanya?

Panggil dengan benar!

Aku tidak percaya!

Baiklah.

Ini semua salahku.

Aku menjalani kehidupan yang buruk, dan membawa nama buruk!

Aku pantas mati.

Jadi apa kamu mau membunuhku?

Ayahmu sendiri?

Haeju, kamu tidak mau melakukannya?

Donghui.

Aku tidak akan memaafkanmu!

Aku akan meninggalkan rumah ini.

Aku akan pergi! Aku sudah berencana!

Nenek tua!

Aku berencana pergi setelah pernikahan Dongseok.

Aku sudah mencari tempat!

Aku bisa hidup sendiri, Donghui.

Sebelumnya aku juga hidup sendiri.

Kamu mungkin tidak tahu,

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left